Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Variety Seeking Terhadap Brand Switching dengan Product Attributes Sebagai Variabel Moderasi dalam Perspektif Manajemen Bisnis Syariah Ema Seftiana; Dimas Pratomo; Zathu Restie Utami
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 6 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i6.8101

Abstract

Variety Seeking is a person's action in looking for something else because of a sense of saturation in the use of a product so that looking for new things and doing Brand Switching is the solution, in that process seeing the advantages and disadvantages of product attributes becomes a determining factor especially in Gen-Z who really sees something that has advantages is definitely interested in trying. The population in this study is Gen-Z who are in Bandar Lampung with the criteria that the researchers have determined. The sample size was 100 respondents. This research method is quantitative with online questionnaire data collection techniques through google form with the analysis method using a structural equation model approach with the SmartPLS 4 application. The results showed that Variety Seeking has a positive and significant effect on Brand Switching, and the next results show that Product Attributes moderate strengthen and significant the relationship between Variety Seeking and Brand Switching, superior attributes are the reason people try other variations and switch brands.
The Effect Of Industrial Agglomeration, Education Level, Population And Labor On Regional Income Inequality In Sumatera Island (Panel Data Analysis 2015 – 2024) From The Perspective Of Islamic Economics Elvia Laili Putri; Ghina Ulfah Saefurrohman; Dimas Pratomo
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.8260

Abstract

This study analyzes the influence of industrial agglomeration, education level, population, and workforce on regional income inequality in Sumatra Island for the period 2015–2024 from an Islamic economic perspective. Data were analyzed using the panel data method and measured by the Gini coefficient. The results of the study indicate that income inequality between provinces in Sumatra is fluctuating but generally still low. Industrial agglomeration, education level, population, and workforce have been shown to influence income inequality. The principle of Islamic economic justice emphasizes the importance of equitable distribution of wealth so that community welfare can be achieved. These findings recommend the need for policies for equitable development and improving the quality of human resources to reduce income inequality in Sumatra Island.
Fiscal Decentralization, Effectiveness, and Independence in Islamic Economics: Evidence from Local Government of Bandar Lampung Indonesia 2015-2024 Dirga Ananda Syahputra; Dimas Pratomo; Citra Etika
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 4 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i4.18548

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis dinamika kinerja keuangan daerah Kota Bandar Lampung dalam kerangka desentralisasi fiskal di Indonesia, dengan fokus pada efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), derajat kemandirian fiskal, serta tingkat desentralisasi fiskal, dan menginterpretasikan temuan tersebut melalui perspektif keuangan publik Islam. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari APBD Kota Bandar Lampung tahun anggaran 2015–2024 yang dilengkapi dengan wawancara bersama Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung. Tiga rasio utama dihitung dan dianalisis secara longitudinal, yaitu: rasio efektivitas PAD, rasio kemandirian fiskal, dan rasio desentralisasi fiskal. Analisis tren digunakan untuk menilai arah dan kekuatan perubahan selama periode sepuluh tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rata-rata rasio efektivitas PAD berada pada kategori cukup efektif, namun mengalami fluktuasi yang tajam, dengan kinerja sangat tinggi pada tahun-tahun awal dan penurunan signifikan pada periode 2020–2022 sebelum mengalami pemulihan parsial pada 2024. Rasio kemandirian fiskal meningkat dari sekitar 10% menjadi lebih dari 40%, yang mengindikasikan tren penguatan kapasitas fiskal daerah, meskipun secara rata-rata masih merefleksikan tingkat kemandirian rendah–menengah. Rasio desentralisasi fiskal juga menunjukkan peningkatan, dari sekitar 9% menjadi mendekati 30%, yang mencerminkan penguatan kontribusi PAD terhadap total penerimaan, namun ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat tetap relatif tinggi. Ditinjau dari perspektif ekonomi dan keuangan publik Islam, konfigurasi fiskal tersebut menggambarkan adanya kemajuan menuju pengelolaan dana publik yang lebih amanah dan berorientasi maslahah, tetapi masih memerlukan optimalisasi mobilisasi penerimaan, penyusunan target yang lebih realistis dan akuntabel, serta penguatan tata kelola untuk secara lebih efektif mendukung tercapainya keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini memberikan penilaian kinerja fiskal daerah selama satu dekade dengan pendekatan rasio pada salah satu kota utama di Provinsi Lampung, serta mengintegrasikan metrik desentralisasi fiskal konvensional dengan perspektif keuangan publik Islam secara eksplisit, sehingga menawarkan kontribusi empiris dan normatif bagi penguatan tata kelola fiskal daerah.
Pengaruh Korupsi, Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Bonus Demografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Tahun 2004-2023 Gea Anisa Kusuma Ananda; Dimas Pratomo; Mia Selvina
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.7558

Abstract

Economic growth is the process of increasing the economic welfare of a country within a certain period of time. Therefore, economic growth is important in assessing the success of a country in achieving its economic development. This study aims to analyze the effect of corruption, open unemployment rate and demographic bonus on economic growth in Indonesia in the short and long term. This research uses a quantitative type with a Vector Error Correction Model model. The type of data collected is secondary data sourced from the Transparency International website and the Central Bureau of Statistics. The results of the discussion of this study indicate that in the short term corruption and demographic bonus affect economic growth while the open unemployment rate has no effect on economic growth. In the long run corruption, open unemployment rate and demographic bonus affect economic growth
Perilaku Konsumtif Generasi Z Di Bandar Lampung: Impulsive Buying Dan Gaya Hidup Dengan Kontrol Diri Sebagai Variabel Moderasi Dalam Perspektif Bisnis Islam Laili Heri Yanti; Dimas Pratomo; Nurhayati Nurhayati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh impulsive buying dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Bandar Lampung, serta menguji peran kontrol diri sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Fokus penelitian diarahkan pada perilaku konsumsi generasi muda yang dipengaruhi oleh impulsive buying dan gaya hidup modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian impulsive buying dan gaya hidup dalam satu model perilaku konsumtif dengan menempatkan kontrol diri sebagai variabel moderasi. Selain itu, penelitian ini dilakukan pada Generasi Z di kota menengah, yaitu Kota Bandar Lampung, serta mengaitkan perilaku konsumsi dengan perspektif bisnis Islam, yang masih terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling pada Generasi Z di Kota Bandar Lampung. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impulsive buying dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z. Kontrol diri terbukti memoderasi hubungan antara impulsive buying dan perilaku konsumtif dengan arah memperkuat, sedangkan perannya dalam memoderasi hubungan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dan cenderung melemahkan hubungan tersebut. Penelitian ini terbatas pada Generasi Z di Kota Bandar Lampung, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi akademisi dan praktisi dalam merancang edukasi dan strategi pengelolaan konsumsi yang menekankan penguatan kontrol diri dan nilai moderasi sesuai prinsip bisnis Islam.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA ZAKAT PRODUKTIF PADA PROGRAM BAZNAS MICROFINANCE MASJID: STUDI PADA MUSTAHIK BAZNAS KABUPATEN PESAWARAN Salman Al Farisi; Dimas Pratomo; Muhammad Kurniawan
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i1.784

Abstract

Baznas Microfinance Masjid (BMM) di Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan dana zakat produktif kepada 37 pelaku usaha mikro di sekitar Masjid Ar-Rayyan, dengan tujuan memberdayakan ekonomi mustahik dan mendorong kemandirian usaha. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai kendala, baik dari sisi mustahik maupun lembaga pengelola, seperti rendahnya motivasi berusaha, kurangnya disiplin dalam penggunaan dana, minimnya pengetahuan pengelolaan usaha, serta pengawasan yang belum optimal. Selain itu, belum optimalnya perencanaan, monitoring, dan evaluasi program juga menjadi tantangan dalam memastikan efektivitas pendayagunaan dana zakat produktif agar benar-benar meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme distribusi zakat produktif dalam program Baznas Microfinance Masjid Kabupaten Pesawaran serta mengetahui dan menganalisis efektivitas pengelolaan dana zakat produktif pada program baznas microfinance masjid. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Mekanisme distribusi zakat produktif dilakukan dengan pengajuan mendapatkan zakat produktif yang terstruktur dan sesuai prinsip syariah, penyaluran modal usaha tanpa bunga, pendampingan, monitoring, dan evaluasi yang konsisten mendukung pengembangan usaha mustahik secara mandiri dan berkelanjutan. Distribusi zakat produktif yang dilaksanakan oleh Baznas Kabupaten Pesawaran melalui Program Baznas Microfinance Masjid (BMM) kepada mustahik sudah efektif, karena dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pendapatan dari 37 mustahik ada 10 orang yang diwawancarai, 4 orang yang pendapatannya tetap dan 6 orang yang pendapatannya meningkat telah mencapai tingkat muzaki.
Investment Opportunity Set, Firm Growth, and Profitability on Firm Value: The Moderating Role of CSR in Indonesian Manufacturing Firms (JII) Geodimas Wibowo; Dimas Pratomo; Citra Etika
Golden Ratio of Auditing Research Vol. 6 No. 1 (2026): July - January
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grar.v6i1.1461

Abstract

This study investigates the effect of the Investment Opportunity Set (IOS), firm growth, and profitability on firm value, with Corporate Social Responsibility (CSR) as a moderating variable. The research focuses on manufacturing companies listed in the Jakarta Islamic Index (JII) for 2019–2024. IOS is measured using the Market to Book Value ratio, firm growth by changes in total assets, profitability by Return on Equity (ROE), firm value by Price to Book Value (PBV), and CSR by the Global Reporting Initiative (GRI) 2016 indicators. A total of six companies were selected through purposive sampling, resulting in 36 observations. The data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with EViews 12. The results show that IOS and profitability positively and significantly affect firm value, while firm growth has no significant effect. CSR significantly moderates the relationship between IOS and firm value, but does not moderate the effects of growth and profitability. These findings support signaling and agency theory and highlight that strategic CSR aligned with substantial investment and profit potential can enhance firm value, especially in sharia-based capital markets.
Pengaruh Angkatan Kerja dan Investasi Terhadap Aglomerasi Industri di Pulau Sumatera Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Analisis Data Panel 2018-2024) Veri Yulianto; Dimas Pratomo; Citra Etika
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 12 No. 4 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v12i4.20310

Abstract

This study analyzes the influence of labor force and investment on industrial agglomeration in Sumatera Island from an Islamic economics perspective during 2018–2024. The study employs a quantitative approach using panel data covering 10 provinces in Sumatera Island. The study obtained secondary data from Statistics Indonesia (BPS) and analyzed them using panel data regression techniques. Model selection used the Chow and Hausman Tests, which indicated that the Fixed Effect Model (FEM) was the most appropriate estimation model. The results show that the labor force variable has a positive and significant effect on industrial agglomeration, with a coefficient of 0.219315 and a probability value of 0.0492. Meanwhile, investment has a negative and insignificant effect on industrial agglomeration, with a coefficient of -0.003042 and a probability of 0.8274. Simultaneously, labor force and investment significantly affect industrial agglomeration, as indicated by an F-statistic probability value of 0.000000. The Adjusted R-squared value of 0.994003 indicates that labor force and investment explain 99.40% of the variation in industrial agglomeration, while the remaining 0.60% is explained by factors outside the model. From the perspective of Islamic economics, labor force and investment are strategic instruments for promoting economic development that is just, balanced, and oriented toward public welfare (maslahah). Therefore, industrial agglomeration should be directed not only to improve economic efficiency but also to achieve equitable regional development in accordance with the principles of al-'adl (justice), tawazun (balance), and maslahah (public interest).