Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Tour Guide Di Desa Wisata Kurau Barat Agci Hikmawati; Iful Rahmawati Mega; Rindu Handayani; Dwi Indra Aprilliandari
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i1.2841

Abstract

Pelatihan Tour Guide ini dilakukan untuk menumbuhkan kemampuan masyarakat desa wisata Kurau Barat dalam berbahasa Inggris untuk mempromosikan kekuatan wisata yang ada di Desa Kurau Barat. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pelatihan Tour Guide berbahasa Inggris untuk masyarakat desa wisata Kurau Barat. Program ini dilakukan di Desa Kurau Barat, Kabupaten Bangka Tengah dengan peserta berjumlah 15 orang selama 8 minggu. Pengurus Desa Kurau Barat sangat mendukung dengan adanya pelatihan ini. Tujuan dari kegiatan yaitu peserta menerapkan praktik Tour Guide untuk mempromosikan wisata di Desa Kurau Barat. Keberhasilan peserta pada pelatihan ini dilihat dan diukur dari hasil praktik dalam mempromosikan wisata dengan menjadi Tour Guide serta mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian dalam mempromosikan wisata desa. Hasil akhir dan saran sesuai dengan evaluasi peserta merasa puas dan bersedia mengikuti kegiatan apabila diselenggarakan pelatihan ataupun kegiatan pengabdian lainnya selama itu bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. 
Pelatihan Pembuatan Media Ajar Sains Terintegrasi Bahasa Inggris Pada Guru Sekolah Dasar Rindu Handayani; Feni Kurnia
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i1.2894

Abstract

Live learning experience bagi siswa di tingkat sekolah dasar dengan menggunakan media visual mampu menambah wawasan dan pengalaman belajar. Namun kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan di masa pandemi COVID-19 karena mayoritas sekolah menerapkan pembelajaran daring. Berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Selain itu, penggunaan media pembelajaran sains masih kurang diterapkan dalam pembelajaran dan mengingat pentingnya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris bagi peserta didik, maka dipandang perlu untuk mengadakan suatu pelatihan guna meningkatkan keterampilan mengembangkan media pembelajaran visual pada pelajaran sains yang terintegrasi dengan Bahasa Inggris bagi guru sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan agar guru sekolah dasar mampu membuat media pembelajaran visual yang mudah dibuat dan digunakan pada saat pandemi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan online melalui aplikasi Zoom. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mampu merancang dan mengembangkan media pembelajaran sains terintegrasi bahasa Inggris yang efektif dan inovatif.
Promoting an Integrated Science and English Pop-Up Book for Primary School Students Rindu Handayani; Feni Kurnia
Linguists : Journal Of Linguistics and Language Teaching Vol 8, No 1 (2022): JULY
Publisher : Islamic State Institute of Bengkulu (IAIN) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ling.v8i1.5968

Abstract

After doing an observation and interview with teachers, the researchers found that English and science were taught in a conventional method and were not thoroughly learnt. Hence, the teaching was not effectively conducted, and learning often ended up in boredom, which resulted in ineffective teaching and learning atmosphere. The objectives of this research were to create a combined English language and science pop-up book learning media for animal and human movement organs and to acknowledge its feasibility. The 4D development steps developed by S. Thiagarajan et al. were used in the research design, consisting of four stages: define, design, develop, and disseminate. The participants included in this research were the 5th-grade students of SD N 26 Belinyu, consisting of 35 students. Out of 35, 20 were female, and 15 were male. Two senior female teachers in the same school were also included in the interview. Data were collected by documentation, expert validation sheets, feasibility test sheets and user response questionnaires. Expert validation was conducted by two expert judgments, while language validation was justified by two language experts in Bahasa Indonesia and English. The results showed that the benefits students gain from using pop-up book media include seeing, opening, and shutting images on the pop-up book, which helps strengthen children's motor development.
Bilingual Pop Up Mathbook Based on Bangka Belitung Culture: An Innovative Learning Media of Geometry Iis Juniati Lathiifah; Rindu Handayani
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3321

Abstract

Tiga jenis literasi yang baiknya dikuasai adalah literasi matematika, bahasa, dan science. Sayangnya, laporan PISA tahun 2022 menunjukkan ketiga literasi tersebut menurun. Ditambah minimnya media ajar inovatif yang mampu memvisualisasikan konsep dan pemahaman abstrak matematika. Siswa Sekolah Dasar memerlukan integrasi pembelajaran yang meningkatkan kreatifitas, kolaborasi, komunikasi, serta cara berpikir yang kritis sesuai dengan keterampilan abad 21. Penelitian bertujuan mengembangkan pop up mathbook bilingual dengan sajian budaya Bangka Belitung yang valid pada materi bangun ruang. Penelitian menggunakan model Pengembangan ADDIE dengan lima tahapan penelitian yang terdiri dari tahap Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Instrumen menggunakan lembar validasi, dan angket. Hasil validitas instrumen didapat bahwa bilingual pop up mathbook berbasis budaya Bangka Belitung sangat valid dengan nilai konten 100%, konstruk 96,59% dan Bahasa 90,63%. Sehingga pop up mathbook dapat diimplementasikan kepada siswa untuk menyiapkan generasi abad 21. Adapun hasil respon siswa didapat bahwa media dinyatakan sangat praktis digunakan dengan nilai 87,23%. Media yang dihasilkan memiliki karakteristik khas menggunakan bentuk bangun rumah adat, jembatan, makanan, alat transportasi serta produk pangan khas Bangka Belitung. Three types of literacy that should be mastered are mathematical, linguistic, and scientific literacy. The 2022 PISA report shows that three types of literacy have declined. Lack of innovative teaching media capable of visualizing abstract mathematical concepts and understanding. Students need learning that enhances creativity, collaboration, communication, and critical thinking to 21st-century skills. This study aims to develop a valid bilingual pop-up mathbook with Bangka Belitung cultural. Research uses the ADDIE development model with steps of the Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results showed that Bangka Belitung culture-based bilingual pop-up mathbook was very valid, with a content score of 100%, a construct score of 96.59%, and a language score of 90.63%. Therefore, the pop-up mathbook teaching book can be implemented for students to prepare the 21st-century generation. The results of student responses showed that the media was stated to be very practical to use with a value of 87.23%. The resulting media has unique characteristics using the forms of traditional houses, bridges, food, means of transportation and typical Bangka Belitung food products.
DEVELOPING METACOGNITIVE AWARENESS READING QUESTIONNAIRE (MARQ) FOR READING COMPREHENSION; A PRELIMINARY STUDY Dwi Indra Aprilliandari; Rindu Handayani
Linguists : Journal of Linguistics and Language Teaching Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ling.v11i2.5370

Abstract

This initial study seeks to create a Metacognitive understanding Reading Questionnaire (MARQ) to evaluate university students' understanding of metacognitive methods in reading comprehension. The MARQ emphasises critical tactics including preparation, monitoring, and evaluation, which are vital for enhancing reading comprehension, especially in academic and assessment environments such as the TOEFL. The study used a qualitative method to assess the initial usefulness of the MARQ, highlighting its potential to guide treatments and improve students' metacognitive awareness and reading ability. Three experts were asked to validate the questionnaire; one expert to validate a construct validation sheet and two experts to validate the content validity sheet. The statements in validation sheets used a Likert-scale from a range of Strongly Agree and Strongly Disagree. The results from the experts were then described in percentages to obtain the validity and reliability of the questionnaire. It is recommended that the tool undergo more improvement for wider use. Integrating metacognitive strategy training into the academic curriculum may augment learning results, enhance reading efficiency, and elevate overall performance in high-stakes reading assessments.