Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pemetaan Industri Kreatif Sektor Kerajinan Sebagai Strategi Pengembangan Ekonomi Kabupaten Pemalang Febriyanti Nur Izzati; Hetika Hetika; Fitri Amaliyah
JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI
Publisher : JURNAL RISET TERAPAN AKUNTANSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4275341

Abstract

TheCreative economies have been developed in various countries and show significant positive results, including employment and additional regional income. The development of the handicraft industry is part of the industrialization process that is broad-minded and has an important contribution to the development of the regional economy. Methods of collecting the data used in this research were interviews, observation, and literature study. Data analysis methods used in this research were SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats) analysis and SWOT matrix. The results of the study of mapping the creative industry of the craft sector conducted in Pemalang Regency based on the SWOT Analysis when viewed from the calculation of internal strategy factors the total strengths and weaknesses of 2.973 while the external strategy factors total opportunities and threats of 2.78. This shows that the creative industry of the handicraft sector in Pemalang Regency has good strengths and opportunities from the weaknesses and threats that occur. So that if they are able to make the best use of the opportunities, they can increase the regional economic income of Pemalang Regency. Based on the SWOT matrix, a suitable strategy is used in the creative industries of the craft sector, namely the SO strategy, which is to use strength in exploiting opportunities.
PENERAPAN AKUNTANSI DAN KESESUAIANNYA DENGAN SAK ETAP PADA UMKM KOTA TEGAL Hetika Hetika; Nurul Mahmudah
JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis - Desember 2017
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaemb.v5i2.531

Abstract

Small and Medium Enterprises (SMEs) have a very important role for the economy of Indonesia, especially the economy of Tegal City, because the development of SMEs in Tegal City increases the absorption of the highest labor force compared with other business units. This study aims to analyze the application of accounting at SMEs in Tegal City and to determine whether SMEs in Tegal City have prepared financial statements in accordance with Financial Accounting Standards Entities Without Public Accountabulity (SAK ETAP). The sample of this research is SMEs in Tegal city taken by purposive sample technique. Methods of data collection in this study used the method of observation with questionnaires and direct interviews with respondents. This study uses descriptive analysis techniques to determine the application of accounting in the preparation of financial statements of SMEs in the City of Tegal. The results showed that the implementation of accounting conducted by the perpetrators of SMEs in the city of Tegal is still very simple and the perpetrators of SMEs in the city of Tegal has not prepared financial statements in accordance with SAK ETAP due to lack of knowledge of SMEs regarding SAK ETAP.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN APLIKASI AKUNTANSI MYOB PADA SISWA SMK AL-IRSYAD KOTA TEGAL Hetika Hetika; Fitri Amaliyah; Krisdiyawati Krisdiyawati; Anita Karunia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.948-952

Abstract

Accounting information is one of the basis for making economic and business financial decisions. The importance of accounting information as a basis for decision making is increasingly recognized by business actors. Accounting information is generated by a process known as the accounting cycle. Along with the development of technology, the accounting cycle carried out by companies is mostly computer-based. Therefore, the ability in the field of computers is a necessity and even a demand for professionals, especially professionals in the accounting field. Students majoring in accounting are prospective professionals in the accounting field. Therefore, students majoring in accounting need to be equipped with computer skills in accounting. MYOB accounting computer application is an application designed to assist in the preparation of financial statements. MYOB accounting computer application is one of the skills that must be possessed by Vocational High School (SMK) students majoring in accounting. Currently, the Uji Kompetensi Keahlian (UKK) and Lomba Kompetensi Siswa (LKS) use the MYOB accounting application as one of the test subjects. The problems faced by schools are related to the limited ability of students to operate accounting computers, especially MYOB and the school's concerns regarding the inability of students to solve UKK and LKS questions for MYOB accounting applications. Therefore, the community service team provides MYOB accounting application training. This activity is carried out in three stages. The first stage of the activity team discusses with partners related to the problems that occur. The second stage, the activity team determines the theme of the activity and prepares the material for the activity. The third stage, the activity team conducts an evaluation. The results of the activity showed that there was an increase in the ability of participants in compiling reports of pleasure using the MYOB accounting application. 
Persepsi Akuntansi Pengelola Usaha Apotek Hetika Hetika; Fitri Amaliyah
Monex: Journal of Accounting Research Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v11i2.3519

Abstract

Abstract Informasi akuntansi merupakan salah satu aspek penting yang menentukan keberhasilan usaha, termasuk bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bidang usaha UMKM secara umum dibagi menjadi tiga jenis, yaitu UMKM yang bergerak di bidang jasa, dagang dan manufaktur. Apotek merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang perdagangan. Usaha Apotek memiliki karakter khusus dibandingkan dengan usaha dagang lainnya yaitu harus mampu mencatat obat resep, data dokter dan pelanggan. Persediaan barang dagang usaha Apotek berupa obat-obatan yang memiliki karakter berbeda dibandingkan dengan persediaan barang dagang usaha dagang pada umumnya. Sistem akuntansi manual terbukti tidak efektif dan efisien jika diterapkan pada usaha Apotek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perspektif akuntansi pengelola Apotek di Kota Tegal. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini mengggunakan metode observasi dengan kuesioner dan wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif untuk mengetahui perspektif akuntansi pengelola Apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola usaha Apotek di kota Tegal belum memahami dan memanfaatkan informasi akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan keuangan usaha. Pengelola usaha Apotek di Kota Tegal belum dapat memberikan masukan secara rinci terkait system informasi pengelolaan keuangan seperti apa yang dibutuhkan karena keterbatasan pengetahuan dan pemahaman akuntansi.
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DALAM MEMPERSIAPKAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) AKUNTANSI PADA SMK YPE NUSANTARA SLAWI Fitri Amaliyah; Hetika Hetika; Krisdiyawati Krisdiyawati; Ririh Sri Harjanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1826-1831

Abstract

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) suatu kegiatan lomba yang diselenggarakan setiap tahun yang diikuti siswa SMK berdasarkan kompetensi masing-masing yang bertujuan mengetahui kemampuan siswa. Permasalahan pada kegiatan ini yaitu kurang maksimalnya persiapan yang dimiliki siswa untuk mengikuti kegiatan LKS. Permasalahan yang terjadi disebabkan karena guru belum memiliki tips dan trik yang maksimal dalam menyampaikan materi kepada siswanya. Selain itu, pelatihan yang diberikan guru kepada siswa juga waktunya  sangat minim. Persiapan yang kurang maksimal membuat rasa kurang percaya diri siswa pada lomba kompetensi akuntansi tersebut. Sehingga alasan tersebut memperkuat tim pengabdian untuk mengadakan upaya peningkatan profesionalisme guru dalam persiapan mengikuti kegiatan LKS. Pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi tiga tahap. Pertama, tim pengabdian melakukan survei tentang permasalahan yang dihadapi SMK serta menentukan tema. Kedua, tim pengabdian menyusun materi dan perlengkapan yang dibutuhkan. Tahap ketiga, tim kegiatan melakukan pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah, tutorial dan diskusi. Pelatihan tersebut memberikan hasil adanya peningkatan wawasan tentang tips dan trik menyusun laporan keuangan dalam persiapan lomba kompetensi siswa (LKS) Akuntansi.
MENGASAH KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING UNTUK KARIR AKUNTANSI Hesti Widianti; Teguh Prihandoyo; Ghea Dwi Rahmadiana; Ida Farida; Hetika Hetika; Hikmatul Maulidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.370-376

Abstract

Dengan berlatih public speaking, siswa akuntansi dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun keterampilan kepemimpinan, memperluas jaringan dan koneksi, serta meningkatkan kepercayaan diri, yang semuanya sangat penting dalam persiapan karir di bidang akuntansi. Melalui kegiatan pelatihan siswa dapat memahami pentingnya mempunyai kemampuan berbicara di depan umum, tujuan penting dari Public speaking, manfaat Public speaking serta siswa dapat mempraktekan sehingga bisa mengevaluasi kelebihan serta kekurangan.  kegiatan pelatihan diikuti 50 siswa SMK. Metode yang dilakukan melalui dua tahap yaitu : tahap pertama siswa mendapatkan materi public speaking dari expert, tahap ke dua yaitu praktek langsung, umpan balik konstruktif, simulasi, pembelajaran kolaboratif dan pemanfaatan tekhnologi. Dosen berperan sebagai pemateri dan pendamping, guru berperan sebagai pendamping dan pengawas. Secara keseluruhan acara berjalan dengan baik selama  dua hari yaitu tanggal 20-21 september 2023, antusiasme peserta terlihat dari tidak adanya peserta yang ijin baik di hari pertama atau ke dua. Melalui kkegiatan ini, dapat diambil garis besar bahwa pentingnya melibatkan perguruan tinggi untuk memberikan pelatihan sesuai dengan bidan dan kompetensi masing masing
PENINGKATAN KOMPETENSI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK ETAP PADA GURU SMK AKUNTANSI SEBAGAI PERSIAPAN UJI KOMPETENSI TEKNISI AKUNTANSI Hetika Hetika; Fitri Amaliyah; Ida Farida; Hikmatul Maulidah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1595-1600

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu jenis institusi pendidikan formal yang memberikan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah dan mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu. SMK menghadapi kesulitan dalam menyediakan tenaga kerja berkualitas tinggi yang diperlukan untuk mengikuti perkembangan zaman. Untuk meningkatkan kualitas lulusan, guru harus memiliki tingkat kompetensi yang cukup. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah telah mendorong program uji kompetensi untuk guru, termasuk guru akuntansi di SMK. Guru yang memenuhi syarat dapat mengikuti penilaian kompetensi kejuruan akuntansi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Dalam uji kompetensi Teknisi Akuntansi, ada beberapa klaster. Klaster pertama terdiri dari penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP, yang terdiri dari lima unit. Untuk memperoleh sertifikat kompetensi dalam klaster ini, guru akuntansi harus dilatih dan dipersiapkan. Untuk guru akuntansi di SMK di wilayah Bregaslang (Brebes, Tegal, Slawi, dan Pemalang), program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam uji kompetensi klaster penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP. Aktivitas dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, tim kegiatan berbicara dengan mitra tentang masalah. Tim kegiatan menentukan tema dan menyusun materi pada tahap kedua. Selanjutnya, mereka melakukan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam membuat laporan keuangan.