Dahlanuddin Dahlanuddin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kecukupan Nutrisi Sapi Bali Dara Yang Dipelihara di BPT-HMT Serading Kabupaten Sumbawa Oscar Yanuarianto; Sofyan D Hasan; Muhammad Amin; S. H. Dilaga; Dahlanuddin Dahlanuddin; Suhubdy Suhubdy
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v7i1.87

Abstract

Penelitian berjudul Evaluasi Kecukupan Nutrisi sapi Bali dara yang dipelihara di BPT-HMT Serading Kabupaten Sumbawa ini telah dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan April hingga Juni 2019 di BPT-HMT Serading. Penelitian menggunakan 10 ekor sapi dara dengan bobot badan rata-rata 146,86 ± 4,2 kg yang ditempatkan dalam sistem kandang kolektif yang dilengkapi bak pakan dan air minum. Pengambilan data untuk produksi hijauan menggunakan metode survey serta pengukuran dan pengamatan langsung dilapangan dengan menggunakan quadran dengan ukuran 1 m x 1 m. Penempatan quadran pada padang rumput dilakukan dengan cara acak sistematis sedangkan komposisi botani dilakukan, dengan metode pengukuran Summed Dominance Ratio (SDR) berdasarkan frekuensi (keseringan), berdasarkan density (kepadatan), berdasarkan area cover (penutupan tanah). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi pengamatan sistem pemeliharaan, jumlah dan jenis pakan yang diberikan, Produksi hijauan dan komposisi botani di padang penggembalaan dan pertambahan bobot badan ternak. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif (Mean dan Standart Deviasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemeliharaan sapi dara bali yang dipelihara di HMT Serading adalah sistem semi intensif, pakan yang diberikan dalam kandang adalah rumput raja (50,6%), lamtoro (16,3%), jerami padi (22,6%), dan jerami jagung (10,5%). Pakan yang tersedia dipadang penggembalaan adalah rumput bintang, rumput para dan ilalang dan termasuk dalam komposisi botani padang penggembalaan yang kurang baik dengan kapasitas daya tampung 0,4 UT/Ha/Tahun.
Diseases Characteristic of Pre-Weaning Bali Calf (Bos Javanicus) in Central Lombok, Indonesia Adji Santoso Dradjat; Muhamad Imran; T.S. Panjaitan; Dahlanuddin Dahlanuddin
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.096 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v3i1.37

Abstract

The aim of the study was to evaluate Bali cattle pre-weaning calf death in Central Lombok. Sick calves were examined their condition, followed by physiology examination. Then feces and blood samples were collected and examined for internal parasites and hematology. The results showed that the newborn calf was 57,2% (61), while calves sick was 16.5% (101) consisted of 7,2% (57) death calves and 9,3% still alive. Calves examination showed that 21, 05 % (12) was under weak conditions, 38.5% (22) with high temperature, 73, 5% (42) calves were found diarrhea. This diarrhea calves consisted of 50,8% (29) diarrhea, 3, 5% (2) diarrhea with blood stain, and 19, 2% (11) diarrhea with high temperature. The results of coproscopy showed that 14.03% (8) calves diarrhea were infected with parasites, such as protozoa (Eimeria sp), liver fluke (Fasciola sp) and gastro intestine worm (Trichuris sp, Trichostrongilus sp, and Bunostonum sp). Following evaluation of hematocrit, it was found that 33.3% (19) calves higher while 3.50% (2) lower. Following examination of Red Blood Cell, it was found that 98.2% (56) calves showed anemia hypochromic, 28.07% (16) showed anemia microcytic, 15,7% (9) macrocytic anemia, 5.2% (3) anemia hypochromic, 3.5% (2 calves) showed erythropenia. Leucocytes examinations showed that 35.08% (20 calves) showed by lymphocytosis, 7.01% (4 calves) leucocytosis, 1.75% (1 calf) leucopenia and 1.75% (1 calf) lymphocytopenia. It can be concluded that from the ill calves in the middle of the rainy season showed diarrhea with protozoa, liver fluke, and worms infestations. Hematology examination the sick calves indicated that there were anemia, lymphocytosis, dehydration, low content of blood corpuscular. Finally, the sick calves may be infected with parasites, protozoa’s, bacteria’s and viruses.