Mariyah Mariyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan alat peraga untuk meningkatkan kemampuan belajar matematika pada anak dengan ADHD Mariyah Mariyah; Christiyanti Aprinastuti; Brigitta Erlita Tri Anggadewi
Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia Vol 1 (2017)
Publisher : Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan untuk anak dengan Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD) membutuhkan usaha yang lebih dibandingkan dengan pendidikan pada anak yang tidak ADHD. Anak dengan ADHD yang cenderung sulit berkonsentrasi dan memiliki aktivitas yang berlebih sehingga dalam pembelajaran dibutuhkan alat yang selain dapat membantu anak untuk memahami materi pelajaran juga dapat menarik perhatian dan menyalurkan aktivitas anak tersebut. Penggunaan alat peraga menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk membantu anak dengan ADHD menghitung penjumlahan dan pengurangan serta menarik perhatian anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pengembangan Alat Peraga Papan Penjumlahan dan Pengurangan dan kualitas alat peraga tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). Langkah-langkah dalam penelitian yang digunakan memodifikasi tujuh dari sepuluh prosedur R&D menurut Sugiyono, Penelitian ini dilakukan di SD N Sarikarya dengan subjek penelitian seorang anak dengan ADHD kelas II. Prosedur pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi tujuh langkah yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk dan (7) revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga papan penjumlahan dan pengurangan yang dikembangkan memiliki kualitas yang sangat baik menurut skala 4. Pengembangan alat peraga papan penjumlahan dan pengurangan dilengkapi dengan album berupa petunjuk cara penggunaan alat peraga dan juga dilengkapi dengan bilik. Rata-rata hasil validasi papan penjumlahan dan pengurangan adalah 3,73, sedangkan rata-rata hasil validasi album oleh validator 1,2, dan 3 yaitu 3,77.Kata kunci:  Alat Peraga, ADHD, dan Matematika 
Pelatihan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) untuk Peningkatan Kapasitas Pencatatan Keuangan Rumah Cokelat Lung Anai Mursidah Mursidah; Mariyah Mariyah; Lalu Danu Prima Arzani; Agung Enggal Nugroho; Nailla Nursalsa Fadila; Sella Sella
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i3.9380

Abstract

Rumah Cokelat Lung Anai is a Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) located in Lung Anai Village and managed by the Dayak Kenyah Community. The financial transaction recording system of Rumah Cokelat Lung Anai is still maintained manually and has not been properly documented. A digital financial application is needed to assist the enterprise in recording financial transactions and preparing financial reports. This community service program aimed to enhance the financial record-keeping capacity of Rumah Cokelat Lung Anai through the implementation of the Financial Information Recording Application System (SIAPIK). The program consisted of socialization, training, and mentoring activities. The results showed that participants gained an understanding of the important role of MSMEs in the economy, financial planning, manual financial record-keeping, and the use of the SIAPIK application. The managers of Rumah Cokelat Lung Anai were also able to practice creating a business account in SIAPIK and complete simulations of financial transaction data entry. The main challenge encountered was the incomplete availability of historical records. Ongoing mentoring continues to be provided to further improve the enterprise’s management capacity.