Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kemampuan Bakteri Endofit dalam Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah dan Layu Sclerotium (Sclerotium rolfsii) pada Kedelai Husda Marwan; Sri Mulyati; Weni Wilia
JPT : JURNAL PROTEKSI TANAMAN (JOURNAL OF PLANT PROTECTION) Vol 1 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Faperta Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.115 KB) | DOI: 10.25077/jpt.1.2.52-61.2017

Abstract

Endophytic bacteria have potency as candidates of biological control agents to plant disease, because the bacteria as reported to be associated with plant resistance to pathogens. The study aimed to determine the ability of endophytic bacteria to inhibit the growth of Sclerotium rolfsii in vitro, and suppress damping off disease incedence and Sclerotium wilt disease severity on soybean. The ability of endophytic bacteria to inhibit S. rolfsii was carried out on 44 isolates that isolated from soybean, rice and banana. The ability of endophytic bacteria to control damping off disease was carried out on 13 isolates were selected in vitro (BE-CW1, BE-M1, BE-M2, BE-M3, BE-M4, BE-S1, BE-S6, BE-S13, BE-S14, BE -BRRG2, BE-KH1), and also fungicides and two controls (healthy plant and diseased plant). The ability of endophytic bacteria to control Sclerotium wilt was carried out on 6 isolates which showed pressure on damping off disease (BE-M1, BE-M2, BE-M3, BE-M4, BE-CW1, BE-KH2) and 2 controls (healthy plants and diseased plants).The results showed that the thirteen isolates of endophytic bacteria could inhibit mycelial growth and germination S. rolfsii. Soybean seed treatment revealed that dipping the seed in endophytic bacterial isolates suppressed damping off disease incedence with a range of 37.4 to 49.9% and Sclerotium wilt disease severity of 20.1 to 85 % , as well as reduced the mortality of soybean by 26.3 to 84.4 % . BE-KH2 isolate was able to suppress Sclerotium wilt in soybean by 85% and reduce the mortality by 67.5%.
Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Tani Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi Melalui Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif dengan Penanaman Tanaman Lada Perdu (Piper Nigrum) Anis Tatik Maryani; Tiur Hermawati; Sri Mulyati
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v2i2.732

Abstract

Pepper Plant (Piper nigrum L), better known as pepper, is one of the most economically valuable plantation commodity crops that has the opportunity to be developed in order to increase economic income for the State and for the farming community. This plant starts to bear fruit at the age of 2-3 years. Historically, the Nyogan villagers used to plant climbing pepper as their livelihood. So far, farmers have planted climbing pepper which requires a sturdy climbing pole. Climbing poles for pepper plants besides being expensive are also increasingly rare nowadays, for the Nyogan villagers to do socialization and planting of pepper shrubs. In theory, shrub pepper plants will grow and develop well if cultivated properly and grow without climbing poles so as to reduce the cost of purchasing climbing poles and do not require large areas. On this basis it is very possible if applied to sleeping land that is not used anymore or (on land that already has unproductive commodities). Pepper plants are very likely to be developed on people's lands around residential areas or empty plantation areas that have not been utilized in the Nyogan Village, Mestong Subdistrict, Muaro Jambi Regency. By utilizing this pattern, people can use their land to be productive and have economic and ecological added value
Pengaruh Aplikasi Bakteri Endofit Terhadap Perkembangan Penyakit Darah (Ralstonia solanacearum Phylotipe IV) pada Tanaman Pisang Husda Marwan; Rainiyati Rainiyati; Sri Mulyati
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbdp.2020.16.1.95

Abstract

Endophytic bacterium EAL15 and EKK22 isolated from banana plants can suppress the development of blood diseases caused by Ralstonia solanacearum Phylotype IV in banana. This study aims to obtain the best liquid media for multiplying endophytic bacterial isolates EAL15 and EKK22, as well as the effect of the application of endophytic bacteria to the development of blood diseases in banana plants in the field. The liquid media tested were: coconut water waste + peptone, coconut water waste, and peptone. The application of endophytic bacterial suspension on Raja Bulu banana seedlings was done one month before planting, during planting, and 3 months after planting. Inoculum of R. solanacearum was inoculated on roots and banana flowers. Observations were made on the number of endophytic bacterial populations in each liquid media, the severity of blood diseases in plants and the incidence of blood diseases in bananas. The results showed that the liquid media of coconut water waste +peptone was the best medium for multiplying endophytic bacterial isolates. The application of endophytic bacteria influences the severity of blood diseases in banana plants and the incidence of diseases in bananas. The frequency of application of endophytic bacteria has no effect on the development of blood diseases in plants and bananas. Keywords: banana; blood disease; endophytic bacteria ABSTRAK Isolat bakteri endofit EAL15 dan EKK22 yang diisolasi dari tanaman pisang mampu menekan perkembangan penyakit darah yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum Phylotipe IV pada bibit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media cair terbaikuntuk memperbanyak isolat bakteri endofit EAL15 dan EKK22, serta pengaruh aplikasi bakteri endofit terhadap perkembangan penyakit darah pada tanaman pisang di lapangan. Media cair yang diuji yaitu : limbah air kelapa + pepton, limbah air kelapa, dan pepton. Aplikasi suspensi bakteri endofit pada bibit pisang Raja Bulu dilakukan satu bulan sebelum ditanam, saat tanam, dan 3 bulan setelah tanam. Inokulum R. solanacearumdiinokulasikan pada perakaran dan bunga pisang. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah populasi bakteri endofit dalam masing-masing media cair, keparahan penyakit darah pada tanaman dan kejadian penyakit darah pada buah pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media limbah air kelapa + pepton merupakan media terbaik untuk memperbanyak isolat bakteri endofit. Aplikasi bakteri endofit berpengaruh terhadap keparahan penyakit darah pada tanaman pisang dan kejadian penyakit pada buah pisang. Frekuensi aplikasi bakteri endofit tidak berpengaruh terhadap perkembangan penyakit darah pada tanaman dan buah pisang. Kata kunci: Bakteri endofit, penyakit darah, pisang
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK-PP Negeri Jambi Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Husda Marwan; Sri Mulyati; Reni Yustien
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i3.4517

Abstract

SMK-PP Negeri Jambi merupakan salah satu sekolah kejuruan yang dimiliki oleh pemerintah Provinsi Jambi untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai keterampilan dasar dalam bidang ilmu pertanian. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) Mengenalkan kepada siswa tentang prospek dan potensi usaha jamur tiram; (2) Memberikanketerampilan carabudidaya jamur tiram.Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah : (1) Penyuluhan tentang prospek dan potensi budidaya jamur tiram; (2) Pelatihan budidaya jamur tiram : pembuatan media tanam (baglog), penanaman bibit jamur pada baglog, pemeliharaan dan pemaanenanjamur tiram. Hasil evaluasi kegiatanmenunjukkan bahwa : (1) Kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang potensi usaha budidaya jamur tiram; (2) Pelatihan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang budidaya jamur tiram
Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi Tahun 2021 Sri Mulyati; Ratih Chintia
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.954 KB)

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2018 ada sekitar 20 juta anak di dunia yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, bahkan ada yang tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Padahal Untuk mendapatkan kekebalan komunitas (herd Immunity) dibutuhkan cakupan imunisasi yang tinggi (paling sedikit 95%) dan merata. Imunisasi yang tidak lengkap disebabkan karena ketidakpatuhan ibu terhadap jadwal pemberian imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di Wilayah kerja Puskesmas Paal X Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21-28 September 2021. Populasi penelitian ini adalah data cakupan pemberian imunisasi tahun 2020 sebanyak 449 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Paal X dengan menggunakan kuisioner yang diisi langsung oleh responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan imunisasi yang tidak lengkap sebanyak sebanyak 22 responden (55%) dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang imunisasi dasar sebanyak 24 responden (60%). Ada hubungan ingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar dengan kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi dengan p value 0,008 <0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mempengaruhi kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi. Untuk itu, diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai rujukan untuk menentukan kebijakan-kebijakan dalam hal pelayanan yang langsung dan memberikan penyuluhan pentingnya pemberian imunisasi dasar.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Agama Siswa Melalui Metode Diskusi di Sekolah Dasar Sri Mulyati; Dhurrotun Nafisyah
Journal of Basic Education Research Vol 2 No 3 (2021): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v2i3.197

Abstract

Tujuan Penelitian: Proses pelajaran di sekolah dasar dapat meningkatkan keaktifan belajar agama siswa melalui metode diskusi di sekolah dasar. Penelitian ini ditunjukkan untuk mendeskripsikan metode diskusi untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambatnya. Metode Penelitian: Penelitian ini penelitian lapangan. Metode yang dipakai deskriptif kualitatif. Informan yang di dapat dari guru kelas sekolah dasar instrumen yang digunakan mengumpulkann data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan Utama: Hasil yang ditemukan bahwasanya metode diskusi dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik dijenjang sekolah dasar. Faktor yang mendukung hasil ini adalah penerapan strategi pembelajaran dapat memicu siswa lebih aktif lagi dalam proses pembelajaran dengan ditunjang sarana dan prasarana di sekolah dasar. Keterbaruan Penelitian: Pendidikan sebagai upaya mengubah perilaku peserta didik menjadi lebih baik lagi. Terutama dalam meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran agama melalui metode diskusi di sekolah dasar.
Perbandingan Kompres Hangat Serai Dengan Kompres Hangat Jahe Terhadap Penurunan Nyeri (Rematik) Sri Mulyati
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.823 KB)

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Rheumatoid arthritis menyerang kelompok usia dewasa produktif dan akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Hampir 8% orang yang berusia 50 tahun ke atas mempunyai keluhan pada sendinya. Salah satu terapi yang dapat menurunkan rasa nyeri pada penderita rematik adalah pemberian kompres hangat. Kompres hangat dapat dikombinasikan dengan tanaman herbal yang memiliki khasiat yang lebih diantaranya jahe dan serai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kopmres hangat serai dengan kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri (rematik). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasy experiment dengan rancangan two group prestest posttest design. Populasi adalah seluruh lansia yang mengalami rematik di Panti Sosial Tresna Werda Budi Luhur Kota Jambi yaitu sebanyak 48 lansia dengan besar sampel adalah 20 responden. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14-23 September tahun 2021. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan uji bivariat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa ada pengaruh kompres hangat serai terhadap penurunan nyeri (rematik) dengan nilai p = 0,046 < 0,05 yang berarti ada pengaruh kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri (rematik) dengan nilai p = 0,004 <0,05. Hasil uji mann whithney menunjukkan ada perbedaan kompres hangat serai dan kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri (rematik) dengan nilai sig. 2 tailed 0,015 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan yang berada di panti dapat memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada lansia sehingga dapat menggunakan kompres hangat jahe ataupun serai sebagai teknik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri pada lansia yang menderita rematik
Keparahan Beberapa Penyakit Pada Buah Kakao di Perkebunan Rakyat Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Enyla Manurung; Husda Marwan; Sri Mulyati
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Agroecotania: Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v5i1.22828

Abstract

This research aims to determine the severity of diseases found in cocoa plants (Theobroma cacao, L.) in people's plantations in Kumpeh Sub-district conducted in Sungai Bungur village, Pematang Raman village, Betung village, Petanang village, and Mekar Sari village. Sampling technique using purposive sampling method, plant samples are randomly selected in people's cocoa plantations. Observations are made on the symptoms of the disease in cocoa fruits caused by the disease. Then collected data by calculating all the fruits both healthy and diseases so that the percentage of plants attacked. Identification of disease pathogens is carried out in the Laboratory of the University of Jambi and in the Laboratory of the Village Quarantine Center of Agriculture Class I Jambi. The results showed that fruit anthrax disease is caused by Colletotrichum gloesporiodies and rotten fruit caused by Phytopthora palmivora. The severity of disease attacks in cocoa fruits is highest at 25.50 % and the percentage of disease is 58.00%.
Hubungan antara Tingkat Stres Belajar dengan Kecanduan Game Online pada Remaja SMK Revany Putra Jambi Winna Kurnia Sari AZ; Rica Tri Septinora; Sri Mulyati
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.789 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2879

Abstract

Remaja dengan tingkat stres tinggi cenderung menggunakan game online. Data dari WHO tahun 2018 menyatakan bahwa ada 45,3% dari 3.264 siswa sekolah yang bermain game online selama sebulan terakhir dan tidak berniat untuk berhenti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress belajar dengan kecanduan game online pada remaja di SMK Revany Indra Putra Jambi 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Waktu penelitian dilaksanakan tanggal 09-14 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa XI dan XII di SMK revany indra putra jambi sebanyak 254 siswa laki laki dan perempuan. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik Purposive sampling dengan rumus Solvin. sample penelitian sebanyak 72 siswa siswi. Data yang terkumpul dianalisis secara Univariat dan Bivariat mengunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres sebanyak sebanyak 42 responden (58,3%) dan sebagian besar responden mengalami kecanduan game online sebanyak 54 responden (75%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres mempengaruhi kecanduan game online pada remaja.
Effect of Distraction Therapy on Reducing Pain Levels Winna Kurniasari; Dini Suryani; Sri Mulyati; Richa Tri Septinora
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v5i2.3546

Abstract

Severe pain during labor causes the mother to experience psychological disorders. Therefore, interventions to reduce labor pain are needed in order to reduce complications for the mother and fetus during the process and after delivery. according to research suggests that 7-54% of mothers give birth without experiencing pain if distraction therapy is done. It turns out that through this distraction or relaxation therapy the smoothness of the birthing process naturally increases. This therapy is also very useful for creating a beautiful birthing experience for mothers giving birth. This study aims to determine the effect of distraction therapy on reducing pain perceived by mothers in the first stage of labor in the BPS Dewi delivery room, Jambi City in 2022. This study was an experimental study with a pre and post design. The research location was conducted at BPS Dewi, Jambi City. The population of this study were all mothers giving birth at BPS Dewi as many as 20 people, and all populations were used as samples. Based on the results of the analysis of the data obtained before the distraction therapy was carried out, the pain scale was obtained with a mean = 4.90 and after the distraction therapy was carried out, the mean = 3.45. So it can be seen that there is a decrease as a result of giving distraction therapy. After recapitulation, there was a mean difference between before and after giving distraction therapy 4.90 to 3.45 with a p value of .000, meaning the effect of distraction therapy on reducing pain levels. It is hoped that this research for health services can improve the quality of services for women giving birth through distraction therapy for mothers who are useful for expediting the delivery process.