Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Capacity Improvement and Protection of LTE Network on Ethernet Based Technique Fadli Sirait; Akhmad Wahyu Dani; Triyanto Pangaribowo
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 16, No 1: February 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v16i1.7674

Abstract

High demands for data rates in mobile communications is the reason for developing broadband wireless access technologies. Long Term Evolution (4G LTE) networks which offer significantly higher data rates and require suitably higher capacity backhaul networks. To prepare for the high data rates usage in 4G LTE, operators are using ethernet services in terms of backhaul connectivity. Protection packet switching developed to anticipated network failure on ethernet based network technology. The failures in the network include the link fails to connect to each network element, the network element fails to transfer the data to the destination, or the quality drops below the standard. In this paper we used two ethernet based technique, namely Ethernet over SDH and MPLS-TP with ring protection to anticipated network failure on these techniques. Furthermore, we measured performance of network by measuring and comparing the throughput, latency and jitter between Ethernet over SDH and MPLS-TP. We used bandwidth capacity 240 Mbps as plant bandwidth link and worked in MIMO 2 2. The results of measurements indicated that MPLS-TP with ring protection is the best technique to enhanced the performance of LTE network.
Optimalisasi Pertumbuhan Pada Sayuran Hidroponik Nutrient Film Technique Dengan Metode Fuzzy Logic Berbasis Internet of Things Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.382 KB) | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i1.001

Abstract

Pada tahun 2015 persentase penduduk di daerah perkotaan sebesar  53,3%, proyeksi pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan pada tahun 2030 yaitu sebesar 63,4% dan pada tahun 2045 diproyeksikan sebesar 72,9%. Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan penunjang kehidupan, salah satunya yaitu kebutuhan akan sayuran. Dengan berkurangnya lahan tanam sayuran dan meningkatnya kebutuhan sayuran maka diperlukan model budidaya sayuran yang dapat diterapkan di daerah pemukiman maupun di daerah perkotaan. Salah satu model budidaya  sayuran yang dapat diterapkan yaitu sistem hidroponik nutrient film technique  (NFT). Oleh karena itu dirancang sebuah sistem yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan sayuran pada hidroponik NFT yang dapat mengendalikan kadar nutrisi, keasaman, dan suhu udara secara otomatis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman menggunkan fuzzy logic. Dalam sistem juga dilengkapi dengan koneksi internet sehingga hidroponik dapat dipantau dari mana saja dengan koneksi internet. Berdasarkan hasil pengujian pada hidroponik NFT sistem kendali fuzzy logic dapat mengoptimalkan pertumbuhan sayuran. Sayuran pada hidroponik NFT terkendali fuzzy logic lebih tinggi daripada sayuran pada hidroponik NFT tanpa kendali fuzzy logic. Lebar daun sayuran pada hidroponik NFT terkendali fuzzy logic lebih lebar daripada sayuran pada hidroponik NFT tanpa kendali fuzzy logic
Perangkat Uji Penciuman sebagai Protokol Kesehatan Menggunakan Fuzzy Mamdani Berbasis Internet Of Things Akhmad Wahyu Dani; Ahmad Mundhola; Rizky Rahmatullah; Ahmad Mundhofa
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 3 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i3.010

Abstract

Penerapan protokol kesehatan terhadap pandemi Corona Virus Disease 2019   (Covid-19) di tempat umum dapat dilakukan dengan tes identifikasi bau berdasarkan penilaian fungsi indera penciuman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe alat uji indera penciuman yang bekerja secara otomatis sebagai wahana protokol kesehatan Covid-19 dan mengetahui pengaruh kontrol fuzzy Mamdani terhadap kinerja perangkat dalam mengelola pengujian aroma. Prototipe dirancang di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggunakan uji identifikasi bau dengan memberikan pengujian 5 jenis aroma secara acak yang dihasilkan oleh odor generator penghasil aroma. Generator aroma dilengkapi dengan kendali fuzzy Mamdani sebagai pengontrol PWM kecepatan kipas yang digunakan dalam menghembuskan gas aroma, dengan parameter masukan himpunan fuzzy sensor jarak dan sensor pendeteksi gas Volatile Organic Compounds (VOC). Pengujian tersebut didasarkan pada skor tes penciuman dari identifikasi setiap responden dengan total skor maksimal 5 pada identifikasi aroma yang sempurna. Hasil uji indra penciuman untuk setiap responden dikirim ke server yang terintegrasi dengan platform IoT ThingsBoard dan dikirim kepada setiap responden yang melakukan pengujian. Berdasarkan hasil pengujian fungsi prototipe, nilai keluaran PWM hasil perhitungan fuzzy Mamdani mikrokontroler Arduino memiliki akurasi sebesar 99,70% berdasarkan perbandingan simulasi di Matlab. Kendali fuzzy Mamdani dapat meningkatkan persentase rata-rata skor jawaban benar pada tes indra penciuman sebesar 14% terhadap 3 responden dan hasil tes dapat dikirim ke email akun ThingsBoard untuk setiap pengguna yang terdaftar pada sistem.
Analisa Kendali Dan Pemantauan Pintu Perlintasan Kereta Api Berbasis IoT (Internet Of Things) Menggunakan Aplikasi MIT Inventor Adikrisna Nugraha; Andi Adriansyah; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.796 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i3.001

Abstract

Kereta Api merupakan transportasi umum yang banyak digunakan masyarakat di Indonesia karena, dengan Kereta Api masyarakat dapat terhindar dari kemacetan dan juga harganya pun terjangkau. Namun pintu perlintasan Kereta Api di Indonesia memang masih sangat kurang fasiltas di bagian kendali dan pemantauan keamanan perlintasan kereta api sehingga petugas pos yang bekerja mengalami kesulitan untuk memantau keamanan di area perlintasan kereta api. Pada perancangan akan dibuat sebuah alat kendali dan pemantauan secara manual dan berkala yang akan terpantau melalui Android yang terhubung dengan Database Firebase agar dapat membantu petugas pos dan masinis untuk mengupayakan pengurangan angka kecelakaan di pintu perlintasan kereta api. Petugas pos dan masinis hanya cukup memantau pada Smartphone Android yang terkoneksi dengan internet. Dari pengujian dapat disimpulkan purwarupa kendali dan pemantauan pintu perlintasan kereta api berbasis IoT menggunakan Aplikasi MIT Inventor dapat bekerja ketika sensor RFID bergerak dengan kecepatan rata – rata 12,55 cm/detik yang akan mentrigger motor servo serta kendaraan yang mentrigger sensor ultrasonik yang berada di palang pintu perlintasan kereta api dan dapat  langsung terhubung dengan mikrokontroler NodeMcu dengan menggunakan aplikasi MIT Inventor yang akan langsung diolah oleh Firebase sebagai realtime database. Pada aplikasi MIT Inventor akan menampilkan situasi palang dan keramaian yang ada di area palang pintu perlintasan. Smartphone dan mikrokontroler akan selalu terhubung dengan internet.Kata Kunci: Aplikasi MIT Inventor, Firebase, Internet of Things, Motor Servo, Ultrasonik, RFID
Rancang Bangun Pendeteksi Wajah Bermasker Dan Tidak Bermasker Dalam Absensi Di Masa Pandemi COVID-19 Menggunakan Convolutional Neural Network Ahmad Prasetya; Eko Ihsanto; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2021.v12i2.006

Abstract

Pada awal tahun 2020 dunia dikejutkan dengan Penemuan virus baru yaitu Coronavirus yang dapat mengakibatkan kematian. Penyebaran virus tersebut ialah dengan kontak lansung antara individu, batuk, dan flu. Oleh sebab itu pencegahaan ialah agar menggunakan masker apabila beraktivitas diluar rumah maupun di keramaian. Oleh sebab itu teknologi ikut peran dalam mengatasi penyebarannya dengan sebuah pendeteksian terhadap orang yang menggunakan masker dan tidak menggunakan masker yang menggunakan sebuah kamera. Pendeteksian dalam menggunakan sebuah kamera banyak diterapkan menggunakan konsep dari Deep learing. Deep learing (DL) merupakan bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana menjadikan mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia, bahkan bisa lebih baik. Pada penelitian ini menggunakan salah satu dari Deep Learning yaitu Convolutional Neural Network yang dirancang menggunakan filter pertama 32 dengan Kernel 3x3 berikutnya menggunakan filter 64 dengan kernel yang 3x3. Berdasarkan hasil pengujian training menggunakan model Convolutional Neural Network memiliki akurasi 95% pada testing menghasilkan akurasi 91% dalam hal ini Convolutional Neural Network mempunyai potensi untuk mendeteksi wajah dengan performa yang optimal dalam mengklasifikasi Wajah bermasker dan Tidak Bermasker
Rancang Bangun Sistem Pintu Busway Otomatis Berbasis Internet Of Things Akhmad Wahyu Dani; Fina Supegina; Fadli Sirait
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i3.001

Abstract

Busway yang bertujuan sebagai transportasi massal yang diharapkan dapat menanggulangi kemacetan yang ada di Jakarta. Dan di bangun pula jalur busway yang bertujuan untuk memisahkan antara jalur utuk kendaraan umum dengan jalur khusus busway serta di buat portal sebelum memasuki jalur busway supaya tidak ada kendaraan lain yang ikut masuk ke jalur busway. Namun pemasangan portal ini memiliki kelemahan yaitu harus adanya petugas yang harus siap membukanya dengan tepat supaya busway dapat melaluinya dan menutupnya dengan cepat. Dengan adanya perkembangan di bidang teknologi yakni RFID (Radio Frequency Identification) yang dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi busway yang hendak melewati portal, yang kemudian portal akan membuka dan menutup secara otomatis tanpa harus adanya lagi petugas. Oleh karena itu dibuatlah sistem automasi palang pintu busway ini supaya dapat berkerja otomatis dengan teknologi RFID. Dari pengujian yang telah dilakukan pada rancang bangun sistem palang pintu busway otomatis berbasis internet of things ini adalah pada pengujian motor Servo 1 dengan aplikasi MIT App Inventor 2 didapat hasil rata-rata waktu 2.26 detik sedangkan dengan pembacaan RFID didapat hasil rata-rata waktu 1.4 detik. Pada pengujian motor Servo 2 dengan aplikasi MIT App Inventor 2 didapat hasil rata-rata waktu 2.33 detik sedangkan dengan pembacaan RFID didapat hasil rata-rata waktu 1.15 detik.
Smart Planter Based On IoT Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.82 KB) | DOI: 10.22441/jte.v10i2.002

Abstract

Tanaman hias, terutama yang langka, indah dan tidak murah merupakan tanaman yang cenderung memiliki kebutuhan dan perawatan khusus yang harus dijaga dan dipantau secara teratur oleh pemiliknya.Maka diperlukan teknologi yang berfungsi pemeliharaan tanaman secara otomatis yang dapat mengendalikan dan memantau tanaman dari jarak jauh menggunakan smartphone android seperti penyiram tanaman, pendeteksi jarak ketinggian dan kekosongan tangki air, menyalakan atau mematikan cahaya LED, mengetahui suhu dan kelembaban udara sekitar tanaman. Sistem ini dapat dioperasikan dengan mode auto atau manual pada aplikasi android. Jika menyalakan mode auto, maka sistem bekerja berdasarkan pembacaan sensor, dan akan menampilkan status serta nilai pada setiap pembacaan masing-masing sensor. Apabila menyalakan mode manual maka hanya dapat melakukan perintah menyalakan atau mematikan pompa air penyiraman tanaman dan LED grow light. Berdasarkan hasil pengujian, sensor kelembaban tanah akan bernilai 1 jika lembab akan menyebabkan pompa berhenti bekerja dan akan bernilai 0 jika kering akan menyebabkan pompa bekerja, sedangkan persentase kesalahan rata-rata sensor ultrasonic adalah 3.58%, persentase selisih pertumbuhan tanaman dengan sinar LED dan cahaya matahari mencapai 45 %, persentase kesalahan dari pengukuran suhu sebesar 1.72% dan kelembaban sebesar 8.61 %, hal ini membuktikan dengan sedikitnya kesalahan persentase pembacaan sensor, maka sensor soil moisture, ultrasonic, LDR dan DHT22 ini baik untuk di aplikasikan pada alat yang dibuat.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGAIRAN TANAMAN MENGGUNAKAN SENSOR KELEMBABAN TANAH Akhmad Wahyu Dani; Aldila Aldila
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.863 KB) | DOI: 10.22441/jte.v8i2.1612

Abstract

Penghijauan sangat penting dalam kehidupan manusia. Tanaman adalah kekayaan keanekaragaman hayati yang menyediakan jasa ekosistem yang penting, seperti mengatur aliran air dan mempengaruhi pola cuaca. Tanaman juga membantu mengatur jumlah gas rumah kaca, karbon dioksida di atmosfir. Dengan berkembangnya teknologi saat ini dimungkinkan membuat sebuah teknologi dalam penyiraman. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah merancang dan membuat sebuah sistem yang mampu melakukan penyiraman secara otomatis dan mendeteksi ketersediaan air untuk penyiraman. Sistem ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu sistem otomatis penyiraman tanaman dan sistem pendeteksi kekosongan air pada tangki air penyiraman. Sistem ini menggunakan Arduino Uno sebagai pengotrol utama. Sensor yang digunakan adalah sensor kelembaban tanah yang digunakan untuk membaca keadaan tanah dan sensor ultrasonik yang digunakan untuk mendeteksi ketinggian air pada tangki. Berdasarkan hasil pengujian, persentase kesalahan rata-rata sensor kelembaban tanah adalah 3,285%, sedangkan persentase kesalahan rata-rata sensor ultrasonik adalah 4,91%. Buzzer akan menyala jika diberi tegangan kecil sekitar 0V sampai dengan 0,07V, dan berhenti berbunyi jika diberi tegangan 4V sampai 5V.Kata Kunci— Penghijauan, Sensor Kelembaban Tanah, Sensor Ultrasonik, Arduino Uno
PERANCANGAN APLIKASI VOICE COMMAND RECOGNITION BERBASIS ANDROID DAN ARDUINO UNO Akhmad Wahyu Dani; Andi Adriansyah; Dodi Hermawan
Jurnal Teknologi Elektro Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.059 KB) | DOI: 10.22441/jte.v7i1.811

Abstract

Perkembangan  teknologi  saat  memungkinkan  akan  konsep  rumah  yang  Hi  – Tech, pada saat ini TV, Home System Audio, mesin cuci, mesin pompa air, dan lain-lain adalah  contoh  beberapa  peralatan elektronik yang  penggunaaannya masih menggunakan tombol  atau  remote  control.  Namun  dengan  konsep  “  Hi-Tech  future  Home  “  dimana semua  peralatan  elektronik  yang  terhubung  dengan  internet  memungkinkan  dapat dikembangkan  dengan  mudah.  Voice  Command  Recognition  System  adalah  salah  satu konsep pengendalian perangkat elektronik dengan menggunakan perintah suara. Dengan konsep tersebut maka semua peralatan elektronik bisa dikendalikan dengan perintah suara dari penggunannya.Pada Jurnal ini akan menjelaskan perancang system voice command recognition yang  digunakan  untuk  aplikasi  peralatan  rumah  tangga  yang  dikendalikan  oleh  suara pengguna.  Perancangannnya  akan  menggunakan  teknologi  Google  Voice  Recognition system, Arduino Uno, Bluetooth dan teknologi transistor untuk mengefisiensi dalam hal biaya perancangannya. Dari  hasil  pengujian  dapat  disimpulkan  bahwa  sistem  ini  memiliki  kelebihan yaitu  mudah  untuk  digunakan,  penerapannya  sederhana  yang  dapat  membantu meningkatkan  kenyamanan  pengguna  (penghuni  rumah).  Akan  tetapi  kekurangan  dari sistem  ini  adalah  sangat  bergantung  kepada  server  google  untuk  dapat  mengartikan perintah suara yang ada, sehingga apabila paket data pengguna system ini terbatas dapat dikhawatirkan system ini tidak dapat digunakan.
Analisa Inverse Kinematics Pada Prototype 3-DoF Arm Robot Dengan Metode Anfis Indra Sulaeman; Akhmad Wahyu Dani; Triyanto Pangaribowo; Fadli Sirait
Jurnal Teknologi Elektro Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2022.v13i1.003

Abstract

Perkembangan teknologi yang sudah semakin maju memberi dampak pada perkembangan sistem kendali lengan robot. Sistem kendali lengan robot yang digunakan bermacam-macam. Beberapa teknik yang umum digunakan adalah metode forward kinematics dan inverse kinematics. Namun, metode inverse kinematics memiliki kompleksitas yang tinggi karena diperlukan perhitungan fungsi turunan dari forward kinematics. Metode terbaru yang saat ini dapat digunakan yaitu metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Pada umumnya ANFIS dilakukan untuk memprediksi data keluaran berdasarkan pelatihan hubungan data masukan dan data keluaran yang dimuat dalam dataset. Penerapan metode ANFIS yang dilakukan pada penelitian ini sebagai solusi inverse kinematics untuk mengurangi kompleksitas dari metode tersebut. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan bahwa RMSE pada inverse kinematics bernilai 25.36137736 sedangkan RMSE pada metode ANFIS bernilai 42.18690271. Meskipun nilai error yang dihasilkan dari metode ANFIS cukup besar akibat beberapa faktor error yang mempengaruhinya, metode ANFIS ini terbukti dapat digunakan untuk kontrol lengan robot 3-DOF.