Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kajian Tentang Uji Jalan Kendaraan Listrik Dengan Studi Kasus Perjalanan Bandung Jakarta Maulana Dwi Nur Dawami; Heryanto Heryanto; Akhmad Wahyu Dani
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2020.v11i2.001

Abstract

Kendaraan bermotor listrik (KBL) berperan penting dalam peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, konservasi energi sektor transportasi, dan terwujudnya energi bersih, kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta komitmen Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019. Ketika melakukan perjalanan terdapat beberapa hal yang perlu dicatat untuk pengambilan data seperti jam berangkat, lokasi keberangkatan, kondisi baterai dan kWh pada saat berangkat, jam tiba di titik pemberhentian, sisa baterai, kWh ketika tiba, mode berkendara, jarak tempuh, kondisi jalan, rata-rata kecepatan, dan besar AC. Pada saat pengisian diantaranya jam mulai, lokasi pengisian, presentase baterai pada saat mulai dan selesai, jam selesai dan konsumsi kWh ketika 80% dan ketika 100% atau selesai pengisian, total kWh, serta jenis charger. Jarak yang telah ditempuh sekitar 180,6 km dengan total konsumsi baterai 154%. Total waktu pada saat melakukan pengecasan 173 menit, total konsumsi kWh untuk pengisian sebanyak 25,03 kWh dan ketika perjalanan sebesar 24,54 kWh dan ketika perjalanan di dapat nilai efisiensi 7,36 km/1 kWh, estimasi biaya yang dikeluarkan untuk kWh ketika perjalanan sebesar Rp. 36.007,05 atau setara dengan 4 liter pertamax, sedangkan untuk kWh pengisian sebesar Rp. 36.726,01 atau setara dengan 4,08 liter pertamax.
OPTIMIZATION IN QUALITY OF SERVICE FOR LTE NETWORK USING BANDWIDTH EXPANSION Fadli Sirait; Akhmad Wahyu Dani; Yuliza Yuliza; Ulil Albab
SINERGI Vol 23, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.542 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.1.007

Abstract

QoS (Quality of Service) of LTE networks can bring the providers to provide broadband services with high performance to end user.  Furthermore, the expected data rate transfer is up to 300 Mbit/s per user while the range of bandwidth varies from 1.4 MHz to 20 MHz.  The network worked in 1800 MHz bands, 64 QAM modulation technique and used 10 MHz and 15 MHz channel bandwidth.  There is a congestion problem for LTE network with 10 MHz channel bandwidth due to high utilization.  The paper tries to analyze the QoS parameters, named Key Performance Indicators (KPI) for LTE Networks to solve the problem using bandwidth expansion. The KPIs parameter that is measured by drive test is accessibility, retainability, PRB downlink utilization, and user number.  Based on the KPIs measurements results, it is showed that the proposed method to expand the bandwidth from 10 MHz to 15 MHz can avoid congestion problem and impact on improving the performance of LTE network.
IMPROVEMENT OF NETWORK SURVIVABILITY USING THE EFFECTIVE REDUNDANCY DESIGN Akhmad Wahyu Dani; Fadli Sirait; Fina Supegina; Rohilah Sahak; Kresna Jery Kusnanto
SINERGI Vol 23, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.494 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2019.3.010

Abstract

Network survivability is a very important issue due to the sustainability of the network services.  Failure in a network system conduce to disturbance of the network services and causes trouble to millions of applications.  Implement an effective redundancy design is one of method to cope nuisance in terms of sustainability in a network. In this paper, there are two design networks with and without redundancy respectively by Metro Ethernet-based technique to support transmission of data and voice. Furthermore, there is a validation performance of networks by measuring and comparing the throughput, latency and jitter between the two network designs. The value of bandwidth capacity is 100 Mbps as plan bandwidth link. Measurements results denote that network with redundancy design is able to enhance performance of the network, the parameters are: the throughput on single link tends to moderate (25%-50%), on the other hand, the throughput values on the main link and back uplink are in accordance with very good condition (75%-100%). The values of frame loss ratio 69.979% - 56.679% (single link), 6.77% -9.999% (main link) and 6.676 %-9.999% (back uplink). The values of jitter and latency in network with redundancy design are much better than in single link network. The recovery time for each frame length is ranging from 48.999ms to 49.887ms, where it is still meet with the standard that must below 50ms. Finally, when the main link in the network topology with redundancy design undergo link fails condition, the backup link is able to maintain the quality of network throughout that time, on the contrary, network topology without redundancy design is unable.
MONITORING OF ELECTRICAL SYSTEM USING INTERNET OF THINGS WITH SMART CURRENT ELECTRIC SENSORS Muhammad Hafizd Ibnu Hajar; Akhmad Wahyu Dani; Satriyo Miharno
SINERGI Vol 22, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.163 KB) | DOI: 10.22441/sinergi.2018.3.010

Abstract

Electricity is one of the most important human needs. In the presence of electricity it can facilitate human work. But it should be noted that too large and uncontrolled electricity use will be wasteful and get high costs. The problem is that electricity is not monitored accurately, easily and efficiently. This study aims to design an electric current monitoring device with an IoT system. IoT is a concept with the ability to transfer data by network, no need humans to humans or humans to PCs. In this concept, the SCT 013-000 electric current sensor is connected to the load, it will be show electric current value in the LCD, if the electric current which is determined exceeds the capacity, Wemos D1 including Wifi ESP 8266 will be sending a notification to the telegram. The system has been implemented with ironing load for 3.29%, the dispenser load is 0.20% and Magicom's get load for 1.07%. The delay time also has been implemented in the relay for 1.50 second when relay is on and 0.78 second when relay is off. When the notification send to the telegram also have a delay for 6.2 second. So, monitoring of electrical system using internet of things with smart current electric sensors has been done.
Pelatihan Penataan Dan Penerangan Ruang Baca Di Sekolah PKBM Wiyata Utama Triyanto Pangaribowo; Trie Maya Kadarina; Fadli Sirait; Akhmad Wahyu Dani; Fina Supegina
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 4 (2021): August Pages 725-1020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i4.391

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penataan dan penerangan ruang baca di sekolah PKBM Wiyata Utama yang terletak di daerah Kembangan Utara, Jakarta Barat. Pelatihan ini merupakan solusi terhadap permasahalan yang dihadapi pihak sekolah yaitu minimnya pemahaman dan pengetahuan mengenai penataan dan penerangan ruang baca yang baik. Tujuan penataan ini untuk memberikan kenyamanan pada siswa dan guru sehingga optimal dalam memanfaatkan ruang baca. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi identifikasi masalah dengan melakukan survei, pemaparan desain ruang baca secara online, tahap pelaksanaan kegiatan penataan, dan evaluasi kegiatan melalui kuisioner secara online. Hasil dari kegiatan ini, para guru dan siswa secara optimal melakukan kegiatan di ruang baca dengan penerangan lampu yang baik sehingga aman untuk mata. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sangat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan penataan di ruang baca sekolah.
Pelatihan Perancangan Rangkaian Elektronika dengan Menggunakan Software Proteus untuk Siswa PKBM Wiyata Utama Jakarta Barat Triyanto Pangaribowo; Yudhi Gunardi; Muhammad Hafizd Ibnu Hajar; Julpri Andika; Akhmad Wahyu Dani; Fadli Sirait
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 1 (2022): February, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i1.557

Abstract

Perkembangan dunia teknologi elektronika saat ini sudah begitu pesat sehingga menuntut permintaan sumber daya manusia yang mampu menguasainya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam perancangan dan analisis rangkaian elektronika untuk siswa di sekolah PKBM. Saat ini sekolah tersebut belum diberikan pembekalan keahlian dibidang elektronika karena mengingat siswa yang mengikuti program pendidikan paket C banyak yang bekerja setelah lulus.  Pelatihan ini sebagai solusi dalam memberikan pembekalan keahlian dasar elektronika untuk siswa agar menguasai bidang tersebut baik elektronika analog maupun digital dengan menggunakan simulasi proteus. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi identifikasi masalah dengan melakukan survei, pembuatan materi pelatihan, tahap pelaksanaan kegiatan dan evaluasi kegiatan melalui kuisioner. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan ini telah memberikan manfaat dalam menambah ilmu pengetahuan bagi siswa dan menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan siswa di bidang elektronika.
Desain Yang Efektif Pada Sistem Koordinasi Rele Arus Lebih Menggunakan Logika Fuzzy Fadli Sirait; Ansyori Fernanda; Ika Sari Damayanthi Sebayang; Akhmad Wahyu Dani
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 7 (2022): Proceeding of TEKNOKA National Seminar - 7
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem proteksi yang baik pada peralatan kelistrikan sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan listrik di dunia industry. Salah satu gangguan listrik yang biasanya dicegah adalah arus hubung singkat atau arus lebih (over current) dengan menggunakan over current relay (OCR). Untuk mendapatkan kinerja yang optimal dari over current relay dibutuhkan perhitungan parameter setting rele antara fuzzy inference system (FIS) dan perhitungan secara konvensional. Pada akhir penelitian, didapatkan kesimpulan bahwa tingkat keakuratan setting waktu operasi dari fuzzy inference system (FIS) terhadap perhitungan waktu operasi rele secara konvensional mencapai 98%. Standar error waktu operasi t (detik) hasil fuzzy inference system (FIS) terhadap waktu operasi hasil perhitungan konvensional adalah 0.0045 – 0.1. Selisih terkecil waktu operasi antara kedua metode adalah 0.009 detik sedangkan selisih waktu terbesar antar metode keduanya adalah 0.2 detik.
Implementasi Load Balancing pada Local Traffic Manager Menggunakan Algoritma Round Robin dan Pengaruhnya Terhadap Performansi Jaringan Fadli Sirait; Malia; Akhmad Wahyu Dani; M. Ainur Rofiq
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 7 (2022): Proceeding of TEKNOKA National Seminar - 7
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan trafik yang semakin meningkat menyebabkan beban server yang semakin meningkat. Peningkatan beban server berakibat terjadinya overload pada server. Implementasi load balancing merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan overload pada server. Pada penelitian ini round robin adalah algoritma load balancing yang digunakan, yang diimplementasikan pada F5 Big-IP sebagai load balancer. Selain F5 Big IP, juga terdapat Debian sebagai server, ubuntu sebagai client yang sudah terinstall httperf yang berfungsi untuk melakukan request http secara banyak dalam satu waktu. Sementara itu, performansi jaringan dapat ditentukan dari parameter Throughput, Round trip time, Packet loss, dan Delay. Dengan merujuk hasil eksperiment, sistem load balancing yang dirancang mampu melakukan pemerataan beban request atau beban permintaan kearah server. Sementara itu, penggunaan dengan penambahan jumlah server juga dapat meningkatkan throughput sebesar 1.195%, mengurangi packet loss 0.986%, mengurangi delay 0.848%, dan RTT 0.859%.
Simulasi mini tesla coil (wireless electric) bagi siswa pusat kegiatan belajar masyarakat di Kembangan Utara Jakarta Barat Imelda Uli Vistalina Simanjuntak; Yuliza; Akhmad Wahyu Dani; Fadli Sirait
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 18 No. 2 (2022): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v18i2.5086

Abstract

[Bahasa]: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Widya Utama di Kembangan Utara Jakarta Barat memiliki permasalahan terkait masih minimnya kemampuan lulusan dalam bidang teknologi listrik. Padahal kemampuan tersebut merupakan bekal penunjang ketika lulusan terjun dalam dunia kerja. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan kemampuan lulusan dalam bidang teknologi listrik melalui program yang dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kemampuan kepada siswa PKBM Widya Utama terkait listrik tanpa kabel (wireless electric). Pelatihan dilaksanakan di dormitory laboratorium teknik elektro Universitas Mercu Buana Meruya melalui penjelasan sejarah dan teori singkat mengenai mini tesla coil serta merakit komponen-komponen sistem listrik tanpa kabel. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR) melalui proses pengujian laboratory mengenai aplikasi mini tesla coil pada lampu TL dan speaker aktif melalui mp3 telepon seluler. Tahap selanjutnya adalah demo alat, pengujian dan analisa sederhana dimana peserta mengisi lembar evaluasi sebagai upaya perbaikan pelatihan selanjutnya. Hasil program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa lebih dari 83% dari peserta memiliki minat yang sesuai dengan pelatihan yang diberikan. Lebih dari 70% pesrta dapat menyerap pengetahuan tersebut. Lebih dari 80% peserta merasakan interaksi dan keaktifan dari tutor/pelatih selama pelatihan berlangsung. Selanjutnya lebih dari 70% peserta menyatakan bahwa tujuan pelatihan telah tercapai. Kata Kunci: lampu TL, listrik tanpa kabel, mini tesla coil [English]: The Widya Utama community learning activity center (PKBM) school in the North development of West Jakarta has a problem regarding graduates who need more skills in the field of electrical technology. Whereas these abilities are supporting provisions when graduates become workers. Therefore, some efforts are needed to improve graduates' ability in electrical technology through regular training programs. This community service program aimed at providing skills to PKBM Widya Utama students related to wireless electricity. The training was held in the dormitory of the electrical engineering laboratory of Mercu Buana University Meruya through a brief historical and theoretical explanation of the mini tesla coil and the assembly of the components of the wireless electrical system. The method used in this community service program was Participatory Action Research (PAR) through a laboratory testing process regarding the application of mini tesla coil on TL lamps and active speakers via mp3 cellular phones. The next stage is a tool demo, testing, and simple analysis where participants fill out an evaluation sheet to improve further training. The results showed that more than 83% of the participants were interested in the training process. More than 70% of participants could absorb the knowledge. More than 80% of the participants experienced the interaction and activeness of the trainers during the training. Furthermore, more than 70% of participants stated that the training objectives had been achieved. Keywords: TL Lamp, mini tesla coil, wireless electric, wireless electric
Prototype Pretreatment Proses Pengecatan Part Motor Menggunakan Metode Logika Fuzzy Berbasis Internet Of Thing (IoT) Akhmad Wahyu Dani; Fina Supegina; Fadli Sirait; Yuliza Yuliza; Abim Ridha Gautama; Said Attamimi
Jurnal Teknologi Elektro Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2023.v14i1.006

Abstract

Abstrak— Proses pengecatan part motor memiliki beberapa tahapan. Salah satu proses dalam pengecatan adalah pretreatment. Proses ini adalah proses pembersihan part motor menggunakan air yang di campur dengan bahan kimia, berfungsi untuk membersihkan part yang akan dicat dari kotoran yang menempel pada part Pada saat penyemprotan part proses penyemprotannya dilakukan terus menerus tanpa adanya penghematan penggunaan air dan tidak ada indikator level air. Sehingga dapat menggangu proses didalam pretreatment pembilasan part. Permasalahannya adalah pengecekan level air, suhu dan penyemprotan air ke part tidak terkontrol. Dan juga akan berdampak pada proses kualitas dalam produksi. Dalam hal ini system pengontrolan sangat diperlukan guna mengontrol seluruh parameter yang ada pada pretreatment sehingga dapat memaksimalkan proses produksi. Sehingga penelitian membahas implementasi logika fuzzy pada pengontrol motor pompa, temperatur dan ketinggian air. untuk proses penyemprotan bagian di area preatreatment, guna membantu proses pengontrolan kecepatan pompa air dan pengontrolan kecepatan pompa air. suhu dan ketinggian air pada proses pretreatment pembilasan bagian. Konsep IoT diterapkan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, pada pengukuran suhu sensor DS18b20 mempunyai error sebesar 0.73%, pengukuran level menggunakan sensor ultrasonic mempunyai error sebesar 2.07%. Pada pengukuran kecepatan motor mempunyai error sebesar 1.6 %. Kecepatan transfer data IoT sebesar 14 second menggunakan ThinkSpeak. Dan untuk pengukuran nilai keluaran fuzzy logic mempunyai nilai yang hampir sama dengan peracangan menggunakan matlab. Dengan sample pengujian menggunakan suhu 44 C dan level 10 cm menghasilkan nilai pwm 127