Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Sentimen UU Omnibus Law pada Twitter Menggunakan Metode Support Vector Machine Syafrial Fachri Pane; Alfadian Owen; Cahyo Prianto
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v11i2.10874

Abstract

Pada media sosial Twitter semua orang bebas memberikan opini ataupun memberikan tweet yang bermanfaat bagi pengguna media sosial tersebut. Namun dalam memberikan opini masyarakat harus bisa membedakan opini yang positif, negatif, ataupun netral. Permasalahan yang ada adalah belum adanya pemberian sentimen otomatis dalam tema tertentu. Maka dari itu dibuatlah sistem untuk memberikan sentimen secara otomatis agar masyarakat tahu opini yang positif, negatif, dan netral. Dalam analisis sentimen ini dilakukan dengan memanfaatkan machine learning salah satu metodenya adalah Support Vector Machine yang merupakan metode pengklasifikasian supervised learning yang dapat membedakan opini positif, negatif, dan netral dalam penelitian ini, menggunakan Bahasa pemrograman Python, dan menggunakan data yang berasal dari Twitter sebanyak 150. Data tersebut diambil pada tanggal 3 November 2020 sampai 9 November 2020 setelah Omnibus Law disahkan. Penerapan metode Support Vector Machine memiliki tiga tahap yaitu mengambil data opini masyarakat Indonesia tentang UU Omnibus Law dengan melakukan Scraping, lalu dilanjutkan ke tahap Text Preprocessing, dan Feature Extraction. Menghasilkan akurasi sebesar 83% dengan menggunakan teknik K-Fold Cross-Validation sehingga hasil yang didapatkan cukup akurat.
SIREUBOH: KLASIFIKASI DATA LOKASI BARANG MENGGUNAKAN REGION OF INTEREST (ROI) DAN ALGORITMA RANSAC Syafrial Fachri Pane; Rolly Maulana Awangga; Maulyanda Az
Jurnal Tekno Insentif Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.503 KB) | DOI: 10.36787/jti.v12i2.98

Abstract

Abstrak - Perusahaan yang bergerak pada bidang logistik membutuhkan inovasi untuk meningkatkan daya saing dalam memberikan layanan terbaik mereka kepada konsumen, salah satunya pada Warehouse Management System (WMS) karena sistem tersebut masih kesulitan dalam mencocokkan data lokasi dengan sistem Logistics Execution System (LES) yang dipakai konsumen. sehingga pada bagian operation system management masih kesulitan dalam proses penempatan barang. Penelitian ini menggunakan algoritma RANSAC untuk mengukur keakuratan data lokasi barang pada proses penempatan barang yang sesuai, Region Of Interest (ROI) untuk memperkecil ruang lingkup data lokasi barang. Hasil analisis yang telah dilakukan dengan melakukan pencocokan data WMS dan LES didapatkan nilai persentase sebesar 87% untuk tingkat keakuratan data lokasi barang dengan mengolah 100 sample data lokasi barang yang dimiliki perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan sangat bermanfaat karena dapat melakukan pencocokan data berdasarkan lokasi barang. Abstract - Companies that are engaged in logistics need innovation to improve competitiveness in providing their best services to consumers, one of which is the Warehouse Management System (WMS) because the system is still having difficulty matching location data with the Logistics Execution System (LES) system used by consumers. so that in the operation system management section there are still difficulties in the process of placing goods. This study uses the RANSAC algorithm to measure the accuracy of item location data in the process of placing the appropriate goods, Region of Interest (ROI) to reduce the scope of the location data of goods. The results of the analysis that have been done by matching WMS and LES data obtained a percentage value of 87% for the level of accuracy of the location data of goods by processing 100 samples of location data of goods owned by the company. The results of this study indicate that it is very useful because it can do data matching based on the location of the item.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA UNTUK OPTIMALISASI PELAYANAN KEPENDUDUKAN Syafrial Fachri Pane; Rolly Maulana Awangga; Esi Vidia Rahcmadani; Seta Permana
Jurnal Tekno Insentif Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.745 KB) | DOI: 10.36787/jti.v13i2.130

Abstract

Abstrak - Pelayanan merupakan deretan peristiwa yang terjadi dalam berinteraksi langsung kepada masyarakat disekeliling atau dengan alat secara fisik dan menyajikan fasilitas yang memuaskan untuk penduduk lebih tepatnya dalam proses pembuatan surat pengantar akta kelahiran, seperti penjadwalan tanggal yang terlalu lama setelah penduduk mendaftar. Pada pelayanan kependudukan membutuhkan inovasi terbaru untuk meningkatkan dalam memberikan pelayanan yang baik tepat dan cepat kepada masyarakat. Proses pelayanan pada pembuatan jadwal pengambilan surat pengantar akta kelahiran yang dicatat dengan proses manual belum bisa dibuat secara maksimal sehingga perlu adanya perbaikan konsep kegiatan yang dikelola secara maksimal melalui penggunaan aplikasi optimalisasi penjadwalan yang tersusun secara otomatis. Oleh karena itu, kebutuhan tentang optimalisasi penjadwalan menjadi penting dan pembuatan aplikasi pada pelayanan tersebut harus dibangun secara lebih lengkap dan meliputi ruang lingkup yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penjadwalan pengambilan akta kelahiran menggunakan Algoritma Genetika, serta mendefinisikan Algoritma Genetika dalam proses penjadwalan. Algoritma Genetika yang terdiri dari definisi individu, inisialisasi chromosome, evaluasi chromosome, proses seleksi (crossover) dan proses mutase. Hasil dari algoritma genetika berupa tanggal dan bulan yang digunakan untuk pengambilan surat pengantar akta kelahiran berupa data penjadwalan yang tepat agar tidak terjadi keterlambatan. Hasil dari penelitian ini adalah berupa penjadwalan yang sudah terdapat waktu ruangan yang sudah tersusun lebih cepat dan akurat dari pada proses penjadwalan manual yang memakan waktu yang cukup lama sehingga menyulitkan petugas di catatan sipil serta menciptakan kinerja yang lebih maksimal dalam proses pemilihan dan pengolahan data terhadap aplikasi yang sudah dikelola sehingga menciptakan penjadwalan yang lebih terstruktur. Abstract - Service is a series of events that occur in interacting directly with the community around or with physical means and presenting satisfying facilities for residents more precisely in the process of making a birth certificate cover letter, such as scheduling dates that are too long after residents register. In population services, the latest innovations are needed to improve in providing good and fast service to the community. The service process in making schedules for taking birth certificates for birth certificates that are recorded with a manual process cannot be made to the maximum, so there needs to be an improvement in the concept of activities that are managed optimally through the use of automated scheduling optimization applications. Therefore, the need for optimizing scheduling is important and making applications for these services must be built more fully and cover a wider scope. This study aims to implement scheduling birth certificate using Genetic Algorithms, as well as defining Genetic Algorithms in the scheduling process. Genetic Algorithms which consist of individual definitions, chromosome initialization, chromosome evaluation, selection process (crossover) and mutase process. The results of the genetic algorithm in the form of dates and months are used to retrieve the birth certificate cover in the form of appropriate scheduling data so that there is no delay. The results of this study are in the form of scheduling where there is a time that has been arranged more quickly and accurately than the manual scheduling process which takes quite a long time, making it difficult for officers in the civil registry and creating maximum performance in the process of selecting and processing data on applications which have been managed so as to create more structured scheduling.
OVMP : OPERATIONAL VEHICLE MANAGEMENT APPLICATION USING EXTREME PROGRAMMING (XP) METHOD Rolly Maulana Awangga; Syafrial Fachri Pane; Cahya Kurniawan
Jurnal Tekno Insentif Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.01 KB) | DOI: 10.36787/jti.v14i1.169

Abstract

Abstrak - Manajemen layanan adalah fasilitasi untuk membantu melayani bidang yang dibutuhkan dalam segala hal yang diinginkan atau dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan juga mengelola layanan dalam inventaris, peminjaman, pemeliharaan, dan pengelolaan pajak kendaraan operasional pada kantor LLDIKTI Wilayah IV. Dimana permasalahan yang terdapat pada kantor LLDIKTI Wilayah IV adalah pengelolaan kendaraan operasional yang masih dilakukan secara manual dalam pengelolaannya, serta pengelolaan pajak kendaraan operasional yang masih dilakukan manual juga. Penelitian ini menggunakan metode Extreme Programming (XP) di mana metode ini adalah metode pengembangan perangkat lunak yang cepat, efisien, tingkat risiko rendah, fleksibel dalam penggunaan, diprediksi dengan jelas dan terperinci. Dan metode Extreme Programming (XP) diterapkan dalam pembuatan aplikasi. Berdasarkan masalah yang ada, manajemen kendaraan operasional kurang efektif dalam implementasinya. dimana dalam pengelolaan kendaraan operasional harus melakukan pencatatan manual peminjaman pada divisi administrasi yang mengelola dan bertanggung jawab untuk mengelola kendaraan operasional dengan menulis di buku peminjaman, tentu saja, ini sangat tidak efisien dan membutuhkan waktu lama, kemudian mengenai pengelolaan pajak kendaraan yang dilakukan dengan cara manual atau pengecekan tanggal berlaku STNK pada STNK membuat tidak dapat terkontrol secara baik. Dengan pembuatan aplikasi mengenai layanan kendaraan operasional, tentu saja bertujuan untuk mengubah semua masalah menjadi keunggulan yaitu efisiensi dan efektivitas. Dalam aplikasi hanya perlu mengkonfirmasi peminjaman dan pengembalian dan pencatatan pemeliharaan dan pengelolaan pajak kendaraan operasional yang telah dimasukkan oleh sistem. Dimana dalam alurnya ketika memasukkan semua data yang diinginkan dapat dikelola secara singkat, cepat dan tepat. Abstract - Service management is a facilitation to help serve the required fields in everything that is desired or needed. This study aims to determine and also manage services in the inventory, lending, maintenance, and management of operational vehicle taxes at LLDIKTI Region IV offices. Where the problems in the LLDIKTI Region IV office are the management of operational vehicles which are still done manually in their management, as well as the management of operational vehicle taxes which are still carried out manually as well. This study uses the Extreme Programming (XP) method in which this method is a software development method that is fast, efficient, low-level risk, flexible in use, predicted clearly and in detail. And the Extreme Programming (XP) method is applied in making applications. Based on existing problems, operational vehicle management is less effective in its implementation. where in operational vehicle management must record lending manuals on the administrative division that manages and is responsible for managing operational vehicles by writing in the borrowing book, of course, this is very inefficient and takes a long time, then regarding vehicle tax management which is done manually or checking the STNK validity date on the STNK makes it unable to be controlled properly. By making applications regarding operational vehicle services, of course it aims to turn all problems into excellence namely efficiency and effectiveness. In the application only need to confirm the borrowing and return and record maintenance and management of operational vehicle taxes that have been entered by the system. Where in the flow when inputting data all the desired data can be managed briefly, quickly and precisely.
Studi Komparasi Metode Entropy dan ROC dalam Menentukan Bobot Kriteria Cokro Edi Prawiro; Muhammad Yusril Helmi Setyawan; Syafrial Fachri Pane
Jurnal Tekno Insentif Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v15i1.353

Abstract

Abstrak Bobot kriteria yang sangat penting dan berpengaruh pada hasil pengambilan keputusan perlu dicari metode untuk menentukan bobot yang tepat dalam menentukan kriteria. Pada penelitian ini dilakukan studi komparasi antara metode Entropy dan ROC untuk mencari metode dalam pembobotan kriteria yang sesuai untuk pengambilan keputusan. Pada penelitian ini dilakukan uji sensitivitas dan nilai efektif pada kriteria yang dijadikan parameter pembanding antara metode entropy dan ROC. Hasil dari penelitian ini uji sensitivitas untuk metode ROC mendapatkan nilai sebesar 2,98752381 Sedangkan entropy 1,406581327 dan untuk uji nilai efektif pada metode ROC semua kriteria efektif sedangkan metode entropy dua kriteria efektif dan tiga kriteria tidak efetif. Berdasarkan hasil tersebut metode ROC lebih baik dalam menentukan bobot kriteria untuk pengambilan keputusan. Abstract The weight of the criterion which is very important and has an effect on the results of decision making, it is necessary to find a method to determine the appropriate weight in determining the criteria. In this study, a comparative study was carried out between the Entropy and ROC methods to find a method of weighting the appropriate criteria for decision making. In this study, the sensitivity and effective value of the criteria were tested as parameters of comparison. The results of the sensitivity test for the ROC method obtained a value of 2.98752381 while the entropy was 1.406581327 and for the effective value test on the ROC method, all criteria were effective while the entropy method was effective with two criteria and three criteria were ineffective. Based on these results the ROC method is better at determining the weight of the criteria for decision makers.
Cryptography: Perancangan Middleware Web Service Encryptor menggunakan Triple Key MD5. Base64, dan AES Maulyanda Az; Syafrial Fachri Pane; Rolly Maulana Awangga
Jurnal Tekno Insentif Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v15i1.497

Abstract

Penelitian ini membantu dalam melalukan proses Keamanan data atau informasi untuk menjamin kerahasiaan dan keaslian data atau informasi. Dalam perancangan ini menggunakan Kriptografi sebagai salah satu solusi dalam mengamankan data atau informasi. Metode kriptografi digunakan untuk mempersatukan algoritma Md5, Base64 serta AES (Advanced Encryption Standard). Kombinasi dari tiga algoritma menghasilkan ciphertext, yang dapat mengamankan data dari proses tag NFC. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian yang dapat menyatakan bahwa sistem yang dibangun dapat berfungsi dengan baik dan untuk keamanan nya aman digunakan, dari hasil penerapannya didapatkan hasil persentase keberhasilan 100%. Jadi, penelitian ini mampu menjawab permasalahan yang terjadi pada sistem keamanan data. Abstract This research helps in carrying out data or information security to ensure the confidentiality and authenticity of data or information. This design uses Cryptography as a solution in securing data or information. Cryptographic methods to unify the Md5, Base64, and AES (Advanced Encryption Standard) algorithms. The combination of the three algorithms produces ciphertext, which can secure data from the NFC tag process. This study uses a research methodology that can state that the system built can function correctly, and for security, it is safe to use because it has a 100% success percentage. So, this researchable to answer the problems that occur in the data security system.
Implementasi Middleware Pada Evomo Dengan Metode Web Service Restfull Dan Pengujian CI/CD, Coverage Serta Simulasi Protokol Grafana Syafrial Fachri Pane; Amri Yanuar; Alit Fajar Kurniawan; Maulyanda Az
Jurnal Tekno Insentif Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Tekno Insentif
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jti.v15i2.507

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membantu dalam melakukan proses analisis data monitoring dalam bentuk grafik, memanfaatkan CI/CD pipeline dalam melakukan implementasi CI/CD dapat memberikan kenyamanan dalam melakukan develop dan mengurangi bug, dari hasil implementasi CI/CD didapatkan hasil statements 93,33%, branch 100%, functions 87,88%, lines 94,92%. Grafik data disiapkan oleh grafana dalam bentuk script iframe diterapkan pada code program sistem. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian yang dapat menyatakan bahwa sistem yang dibangun dapat berfungsi dengan baik. Jadi, penelitian ini mampu menjawab permasalahan yang terjadi pada sistem Evomo. ABSTRACT This research helps in carrying out the monitoring data analysis process in graphical form, utilizing the CI/CD pipeline in implementing CI/CD can provide convenience in developing and reducing bugs. functions 87.88%, lines 94.92%, Graphic data prepared by grafana in the form of iframe script applied to the system program code. This study uses a research methodology that can state that the system built can function properly. So, this research is able to answer the problems that occur in the Evomo system.
Pengajuan Perubahan Peta di Google Maps Syafrial Fachri Pane; Amri Yanuar; I Made Yadi Dharma
Merpati: Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pos Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020): Merpati
Publisher : LPPM Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.244 KB) | DOI: 10.36618/merpati.v2i1.851

Abstract

Kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat, dan efisien merupakan suatu hal yang harus ada di era yang serba cepat seperti era sekarang ini. Ketidakefektifan dalam penyajian informasi yang dibutuhkan akan menimbulkan informasi tersebut menjadi tidak relavan bagi pengguna. Dengan demikian suatu sistem yang harus baik harus mampu memberikan informasi pada waktunya dengan data-data yang akurat dan tepat. Pemetaan harus dilakukan secara realtime untuk membantu desa Wangunharja dalam pengambilan keputusan akan kebijakan terkait lokasi. Pemetaan dilakukan secara digital agar peta lebih mudah untuk diperbaiki dan cepat mengikuti perubahan yang terjadi di lapangan. Peta digital dibuat dengan menggunakan Google Map yang kemudian filenya diserahkan kepada perangkat desa untuk digunakan sebagaimana mestinya
MENGEVALUASI PENGELOLAAN DAN PERENCANAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASIDARI SUMBER DANA HIBAH PEMERINTAH UNTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA MENGGUNAKAN COBIT 5 (STUDI KASUS POLITEKNIK POS INDONESIA): MENGEVALUASI PENGELOLAAN DAN PERENCANAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASIDARI SUMBER DANA HIBAH PEMERINTAH UNTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA MENGGUNAKAN COBIT 5 (STUDI KASUS POLITEKNIK POS INDONESIA) Syafrial Fachri Pane; Muhammad Ruslan Maulani
Competitive Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prinsipnya kebutuhan teknologi informasi sangat dibutuhkan bagi seluruh Perguruan Tinggi Negeri maupunSwasta (PTN/PTS).PTN/PTS menggunakan teknologi informasi untuk mendukung seluruh proses akademik yangdijalankan baik operasional maupun administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisiensi.dengan demikian untukmenggunakan teknologi informasi tersebut dibutuhkan sumber daya yang memadai terutama pada investasiteknologi.Sehingga dalam pengelolaan investasi teknologi dibutuhkan dukungan tata kelola TI agar pelayananan TIPTSPoliteknik Pos Indonesia dapat mendukung percepatan strategi bisnis PTS.Pada kenyataannya, tidak semua investasi TI yang dilakukan perusahaan bisa memberikan manfaat seperti yangdiharapkan sebelumnya. Dalampenelitiannya tentang tata kelola TI, Peterson mengungkapkan bahwapengelolaaninvestasi TI yang baik harus mengakomodasi keterlibatan unit bisnis pada setiapproses pengambilankeputusan dalam investasi TI. Sumber dana Investasi TI yang didapatkan pada PTS Politeknik Pos Indonesiabersumber dari dana HIBAH (PHKI) 2009-2011. Sehingga pada penelitian ini berfokus sumber dana investasi TI darihibah bukan dari dana internal.Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengkajian tentang keterlibatan team head pada pengelolaan investasi TIdengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penelitian dilakukan dengan studi kasus di PTS Politeknik PosIndonesia. Kajian yang dihasilkan juga sertai pengukuran tingkat maturitas dari setiap proses pengelolaan investasiTI, sehingga Perguruan Tinggi Politeknik Pos Indonesia memiliki gambaran tentang proses-proses yangmembutuhkan pengembangan selanjutnya.Pada Pelaksanaan Program Hibah (PHKI) telah memanfaatkan layanan TI sebagai bagian yang tidak terpisahkan darikegiatan operasional utamanya pada tahun 2009-2011. Adanya pengkajian pengelolaan investasi TI denganmenggunakan kerangka kerja COBIT 5 bisa membuat PTS Politeknik Pos Indonesia menyadari keunggulankeunggulanyang dapat dipertahankan dan kekurangan-kekurangan harus diperbaiki terkait pengelolaan investasi TI.
MENGEVALUASI PENGELOLAAN DAN PERENCANAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASIDARI SUMBER DANA HIBAH PEMERINTAH UNTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA MENGGUNAKAN COBIT 5 (STUDI KASUS POLITEKNIK POS INDONESIA): MENGEVALUASI PENGELOLAAN DAN PERENCANAAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASIDARI SUMBER DANA HIBAH PEMERINTAH UNTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA MENGGUNAKAN COBIT 5 (STUDI KASUS POLITEKNIK POS INDONESIA) Syafrial Fachri Pane; Muhammad Ruslan Maulani
Competitive Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada prinsipnya kebutuhan teknologi informasi sangat dibutuhkan bagi seluruh Perguruan Tinggi Negeri maupunSwasta (PTN/PTS).PTN/PTS menggunakan teknologi informasi untuk mendukung seluruh proses akademik yangdijalankan baik operasional maupun administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisiensi.dengan demikian untukmenggunakan teknologi informasi tersebut dibutuhkan sumber daya yang memadai terutama pada investasiteknologi.Sehingga dalam pengelolaan investasi teknologi dibutuhkan dukungan tata kelola TI agar pelayananan TIPTSPoliteknik Pos Indonesia dapat mendukung percepatan strategi bisnis PTS.Pada kenyataannya, tidak semua investasi TI yang dilakukan perusahaan bisa memberikan manfaat seperti yangdiharapkan sebelumnya. Dalampenelitiannya tentang tata kelola TI, Peterson mengungkapkan bahwapengelolaaninvestasi TI yang baik harus mengakomodasi keterlibatan unit bisnis pada setiapproses pengambilankeputusan dalam investasi TI. Sumber dana Investasi TI yang didapatkan pada PTS Politeknik Pos Indonesiabersumber dari dana HIBAH (PHKI) 2009-2011. Sehingga pada penelitian ini berfokus sumber dana investasi TI darihibah bukan dari dana internal.Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengkajian tentang keterlibatan team head pada pengelolaan investasi TIdengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penelitian dilakukan dengan studi kasus di PTS Politeknik PosIndonesia. Kajian yang dihasilkan juga sertai pengukuran tingkat maturitas dari setiap proses pengelolaan investasiTI, sehingga Perguruan Tinggi Politeknik Pos Indonesia memiliki gambaran tentang proses-proses yangmembutuhkan pengembangan selanjutnya.Pada Pelaksanaan Program Hibah (PHKI) telah memanfaatkan layanan TI sebagai bagian yang tidak terpisahkan darikegiatan operasional utamanya pada tahun 2009-2011. Adanya pengkajian pengelolaan investasi TI denganmenggunakan kerangka kerja COBIT 5 bisa membuat PTS Politeknik Pos Indonesia menyadari keunggulankeunggulanyang dapat dipertahankan dan kekurangan-kekurangan harus diperbaiki terkait pengelolaan investasi TI.