Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Hermeneutika Foto “Phantom” Karya Peter Lik Nugroho, Yulius Widi
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v8i2.7515

Abstract

Interpretation with the hermeneutic theory of the artwork entitled Phantom by Peter Lik which is known as one of the most expensive photographic works. The analytical method used is Gadamer's hermeneutical theory to interpret meaning based on the visual appearance and conceptual background of Phantom. In contemporary photographic works, they are presented as representations of multiple realities which are analyzed using hermeneutic methods. The object of research is interpreted as a text from an image that has layers of meaning whose essence is extracted and identified from the text analysis process and the creation process. The theory of Gadamer is used because it is a philosophical hermeneutic that frees from aesthetic and methodological boundaries, and develops the universal ability of humans to understand. Artwork plays an important role in understanding hermeneutics. Gadamer calls it reproductive art, so that discussion through works of art can take him further to question the interpretation of texts/discourses, history, and traditions. Hermeneutic discussion is a way that allows one to make an understanding of the claim of understanding to give meaning to a work. The results of hermeneutic extraction produce an interpretive study of Phantom's work which is full of meaning from historical studies, social arts, even branding, and success in creating publicity. The study of the Phantom photo object is expected to provide positive benefits for the development of photography, especially academically.
Photography Poetry as A Hybrid Art Work Nugroho, Yulius Widi
Journal of Urban Society's Arts Vol 11, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jousa.v11i1.11085

Abstract

Photography Poetry is a form of creative expression that combines literary and visual elements to create powerful and inspiring works of art. This research develops an art creation method using photography media to explore meaning directed towards poetry literary works, as a manifestation of the potential of poetry photography as a hybrid work of art. This creation aims to explore the process of making poetry photography, explore how to compose poetry words based on the visual elements of photography, and analyze how poetry photography works can be understood and enjoyed by the audience. Explore and develop methods used in creating hybrid works of art, using Roland Barthes’ theory of visual meaning. Producing unique and profound works of art, which are able to communicate meaning and emotion in a more complex way than words or images alone. An in-depth analysis of the results of the creation of this work reveals that poetry photography is a medium that allows artists to convey emotional and intellectual messages in a deeper and broader way. Poetic photography shows that hybrid art is a bridge between different types of creative expression, creating engaging experiences and changing the way we view art in a broader context. It is hoped that this research will become a basis for further development in the field of artistic and literary photography, as well as inspiring artists/researchers to continue exploring the boundaries of creativity in poetry photography. Fotografi Puisi merupakan bentuk ekspresi kreatif yang menggabungkan unsur-unsur sastra dan visual untuk menciptakan karya seni yang kuat dan menginspirasi. Penelitian ini mengembangkan metode penciptaan seni menggunakan media fotografi untuk menggali pemaknaan yang diarahkan untuk karya sastra puisi, sebagai wujud potensi fotografi puisi sebagai karya seni hibrida. Penciptaan ini bertujuan untuk menjelajahi proses pembuatan fotografi puisi, mengeksplorasi cara menyusun kata-kata puisi berdasarkan elemen visual fotografi, serta menganalisis bagaimana karya fotografi puisi dapat dipahami dan dinikmati oleh penonton. Menggali dan mengembangkan metode yang digunakan dalam menciptakan karya seni hibrida, menggunakan teori pemaknaan visual dari Roland Barthes. Menghasilkan karya-karya seni yang unik dan mendalam, yang mampu mengkomunikasikan makna dan emosi dengan cara yang lebih kompleks daripada kata-kata atau gambar sendiri. Analisis mendalam terhadap hasil penciptaan karya ini mengungkapkan bahwa fotografi puisi merupakan medium yang mampu memungkinkan seniman untuk menyampaikan pesan emosional dan intelektual dengan cara yang lebih mendalam dan luas. Fotografi puisi menunjukkan bahwa seni hibrida adalah jembatan antara berbagai jenis ekspresi kreatif, menciptakan pengalaman yang menarik dan mengubah cara kita melihat seni dalam konteks yang lebih luas. Diharapkan penelitian ini akan menjadi landasan untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang fotografi seni dan sastra, serta menginspirasi para seniman/peneliti untuk terus menggali batas-batas kreativitas dalam fotografi puisi.
Peran Alat Peraga dan Permainan Edukatif sebagai Media Pembelajaran untuk Menstimulasi Minat dan Kecerdasan Literasi Siswa SD Muhammadiyah 4 Surabaya Setyati, Endang; Nugroho, Yulius Widi; Gunawan, Tjwanda Putera
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 9, No 2 (2025): November (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2025.v9i2.8321

Abstract

Pendidikan di Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menemukan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif, terutama dalam meningkatkan literasi pada jenjang sekolah dasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada mitra SD Muhammadiyah 4 Surabaya, di mana teridentifikasi permasalahan berupa rendahnya minat dan kecerdasan literasi siswa kelas rendah serta keterbatasan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Solusi yang ditawarkan adalah pemberdayaan guru melalui pelatihan dan workshop untuk merancang, membuat, dan mengimplementasikan Alat Peraga dan Permainan Edukatif (APPE) yang murah, mudah direplikasi, dan efektif. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar literasi, serta memberdayakan guru dengan keterampilan praktis yang berkelanjutan. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dengan memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua. Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan dampak langsung di sekolah mitra tetapi juga menjadi model yang dapat diadopsi oleh sekolah lain.