Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Public Administration and Local Governance

Introduksi Weekend Service di Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang, Provinsi Banten Samodra Wibawa; Markus Bandhu; Fadlurrahman Fadlurrahman
Journal of Public Administration and Local Governance Vol 5, No 1 (2021): Prioritizing Public Service in an Uncertain Era
Publisher : Social and Political Science Faculty - Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v5i1.3858

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pengelolaan perubahan yang dilakukan oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang dengan ditambahkannya waktu kerja pada hari Sabtu dan Minggu. Dengan metode kualitatif ditemukan bahwa: (1) Pegawai pada prinsipnya tidak keberatan dengan penambahan waktu kerja, namun seringkali mereka absen atau terlambat masuk kerja; tapi sebaliknya (2) Penambahan jam kerja pada waktu weekend ini ternyata tidak maksimal dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna layanan; (3) Motivasi pegawai untuk mejalankan tugas weekend service adalah motivasi intrinsik (pegawai memanfaatkan fasilitas kantor untuk menyelesaikan tugas lain) dan motivasi ekstrinsik (upaya pimpinan meyakinkan pegawai dengan cara: penerapan kelompok kerja, insentif, fleksibilitas waktu kerja dan penggunaan teknologi). Disarankan agar dilakukan evaluasi berkala guna menilai manfaat program ini, baik bagi pegawai maupun masyarakat.
Turn-Around Strategy to Develop Community-Based Ecotourism on The Maratua Island, Indonesia Yudha Wahyu Pratama; Samodra Wibawa; Abdul basith Ramadhan; Rizki Rahmasari
Journal of Public Administration and Local Governance Vol 6, No 1 (2022): Develop Tourism From Various Sides
Publisher : Social and Political Science Faculty - Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v6i1.5655

Abstract

This paper aims to find out the most appropriate strategy to develop community-based ecotourism on the Island of Maratua, East Kalimantan, Indonesia. This paper employs a descriptive research method with qualitative analysis techniques. Data was collected through observations, interviews, Focus Group Discussions (FGDs), and documentation studies. The data were further analyzed using the SWOT Analysis, which compares internal factor analysis system (IFAS) and external factor analysis system (EFAS). The results show that Maratua is in Quadrant III in the SWOT diagram. It means that community-based ecotourism on Maratua has an opportunity to develop despite internal weaknesses. It is suggested that in the future Maratua should be developed through a turn-around strategy, i.e., weakness–opportunity (WO) strategy, a redesign of the island, a strengthening of community capacity, a make-up of supporting facilities, and an improvement of social institutions.