Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FACTORS INFLUENCING ECONOMIC GROWTH IN LAMPUNG PROVINCE DURING THE COVID-19 PANDEMIC ARE MODERATED WITH THE HUMAN GROWTH INDEX Fitri Yanti; Safia Maulida; Suharto Suharto; Teguh Setiawan Wibowo; Neneng Hidayat
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023, September
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampung province, which consists of 15 regencies/cities, is one of the provinces that has the fastest economic growth to recover during Covid-19. Therefore, researchers have a very high curiosity about what factors have influenced Lampung's economic growth in the last 5 years, especially in the year the Covid-19 pandemic occurred.
Infrastructure Development Inequality: When Big Projects Sacrifice Local Acess Loso judijanto; Suharto Suharto; Kukuh Lukiyanto; Helmi Ali; Wahyu Sri Atutik; Maria Yosefina Meinadia Sekar Kinanti Aswirawan
Oikonomia : Journal of Management Economics and Accounting Vol. 2 No. 2 (2025): Oikonomia-February
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/oikonomia.v2i2.292

Abstract

 Major infrastructure development in developing countries often focuses on improving national connectivity and economic growth, but often ignores the social impact on local communities. Projects such as expressways or railway lines can break vital links between regions and increase accessibility inequalities, hinder mobility and exacerbate socio-economic inequalities. In addition, land acquisition for large projects often harms farmers and micro entrepreneurs who lose their livelihoods without adequate employment solutions. These projects also ignore local needs, such as access to essential public facilities. This inequality is exacerbated by a lack of inclusive planning, where local communities are not involved in the decision-making process. As a result, although large infrastructure development can improve the macroeconomy, its positive impact is not felt by society at the micro level. This study uses a qualitative approach with case studies to explore the impact of infrastructure development on local community access. Through interviews, field observations, and document analysis, this study aims to provide an in-depth picture of social inequalities that arise due to the dominance of large projects without considering the interests of local communities. More inclusive planning and community participation are needed to ensure sustainable and equitable development.
Remedial Learning Implementation Through the Peer-Tutor Method in The Entrepreneurship Course Ninik Sudarwati; Suharto Suharto; Nur Iffah
Jurnal Simki Pedagogia Vol 7 No 1 (2024): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v7i1.629

Abstract

The global issue appears on the students' problem, especially in remedial learning.The purposes of this study are: (1) to describe the activities of lecturers in classroom management and remedial activities, (2) to describe the activities of students in peer-tutor learning method, (3) to describe students' learning mastery after having remedial activity with the peer-tutor method. The type of this research is action research, consisting of planning, action and observation, reflection, and revision. The action was given in three rounds in the classroom (Classroom Action Research). This research was conducted in STKIP PGRI Jombang, Economic Education Study Program. This research was conducted from August to September 2022. The subject of this research is 44 students of STKIP PGRI Jombang. The object of this study is Break-Even Point (BEP) material. Findings show that the average skill of the lecturer in managing the class and remedial activity in 3 rounds of Classroom Action Research is 3.29% which indicates that the lecturer has succeeded in improving students' achievement.
PENGARUH PENDIDIDKAN DAN LATIHAN KRR (KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA) DAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHA REMAJA SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Suharto Suharto
Dharma Pendidikan Vol 17 No 1 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i1.187

Abstract

Selama ini pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK masih belum bisa menunjang pencapaian tujuan yang ditetapkan di kurikulum sekolah yaitu, lulusannya 100% bisa terserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta mampu berwirausaha, di sisi lain prilaku siswa sebagai remaja sekolah sudah memprihatinkan di Jombang yang sering disebut kota santri ternyata perilaku gaya hidup remaja sudah mulai bergeser yang mengarah ke perilaku menganggur, konsumtif, miras dan sek bebas. Khususnya sek bebas remaja di Kabupaten Jombang mengalami kenaikan 16% per tahun, yang menunjukkan bahwa perilaku seks bebas remaja dengan perilaku konsumtif mempunyai korelasi yang kuat, karena selama ini materi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) atau sek remaja sudah diberikan tetapi masih parsial yang tidak segera diikuti pemberian materi kewirausahaan (KWU). Dengan permasalahan tersebut maka dipandang sangat urgen untuk segera ada solusi perbaikan melalui pendidikan dan latihan kewirausahaan yang inovatif dengan pengintegrasian isi materi pendidikan kewirausahaan dengan materi pendidikan sek remaja yang terorganisasi secara lebih terstruktur, sehingga dapat mengubah perilaku negatif sek bebas dan konsumtif menjadi prilaku positip dengan materi Kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan; (1) Mengembangkan “Bahan Ajar KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) dan Wirausaha Tetap Sekolah Terpadu” untuk siswa SMK yang efektif, sebagai bahan ajar tambahan untuk pegangan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar khususnya pada mata pelajaran kewirausahaan. (2) Memberikan pendidikan dan pelatihan secara terpadu dengan lebih intensif untuk peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku sek bebas melalui materi KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) yang disertai dengan pemberian keterampilan berwirausaha melalui materi Wirausaha. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Reseach (DBR) karena pendekatan ini mempunyai sifat fleksibelitas yang baik untuk model pengembangan bahan ajar. Alur pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan dasar kerangka operasional DBR yang mengadopsi dari model 4-fase yang dikembangkan oleh Heerington (2007). Fase 1(satu); analisis masalah dan kebutuhan, fase 2 (dua); penyusunan produk bahan ajar KRR dan KWU terintergrasi, fase 3 (tiga); implementasi produk, fase 4 (empat); evaluasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitra menghendaki bahan ajar yang digunakan untuk “Diklat KRR dan KWU Terpadu” bisa diterima siswa dengan sangat baik (85%), sehingga siswa tertarik, mudah dalam memahami, dan mempunyai minat yang sangat baik untuk belajar KRR dan kewirausahaan. untuk peningkatan kamampuan siswa praktek berwirausaha secara keseluruhan adalah sudah baik (67).
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Project Citizen Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Kelas VIII SMP 1 Rejoso Tahun Pelajaran 2021/2022 Luluk Wahyuni; Suharto Suharto; Umi Hidayati
Dharma Pendidikan Vol 17 No 2 (2022): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v17i2.201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui minat belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual project citizen pada mata pelajaran PKn Kelas VIII SMP Negeri 1 Rejoso, 2) Untuk mengetahui minat belajar siswa sesudah menggunakan model pembelajaran kontekstual project citizen pada mata pelajaran PKn Kelas VIII SMP Negeri 1 Rejoso, 3) Untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh model pembelajaran kontekstual project citizen terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn Kelas VIII SMP 1 Negeri Rejoso. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen yang berbentuk one group pre-test post-tes design. Tempat yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMP Negeri 1 Rejoso Tahun Pelajaran 2021/2022. Populasi penelitian yaitu kelas VIII sebanyak 288 siswa, sedangkan sampel yang digunakan peneliti yaitu kelas VIII-B sejumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data statistik t-test. Minat belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual project citizen mempunyai nilai rata-rata 69,84. Minat belajar siswa sesudah menggunakan model pembelajaran kontekstual project citizen mempunyai nilai rata-rata 86,79. Berdasarkan hasil analisis diketahui taraf signifikasi 5% untuk Db = 32 nilai ttabel = 1,696 dan thitung = 5,16, maka thitung > ttabel yang bearti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga “Ada pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual project citizen terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn Kelas VIII SMP Negeri 1 Rejoso”.