Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sebatik

PEMETAAN SOSIAL SEBARAN KRIMINALITAS DI KOTA SAMARINDA BERBASIS SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Indah Fitri Astuti; Ekky Fardinan; Addy Suyatno
Sebatik Vol 19 No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.407 KB)

Abstract

Kriminalitas adalah bentuk perbuatan sosial yang melanggar norma hukum yang berkaitan dengan perbuatan merampas hak milik orang lain, mengganggu ketertiban masyarakat, dan pembunuhan satu maupun sekelompok orang. Tindak kriminalitas terjadi karena adanya kepincangan sosial, kebencian, tekanan mental, ataupun perubahan l ingkungan yang terjadi di masyarakat. Samarinda merupakan salah satu kota terpadat di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki rentetan kasus kriminalitas yang sangat tinggi menurut Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Kota Samarinda dan tercatat 2.783 laporan kriminal terjadi pada tahun 2016. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah, menyimpan, mengumpulkan, menimbun, dan mengambil kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi peta Samarinda dengan informasi sebaran daerah perseberan kriminal agar dapat menjadi peringatan bagi para penduduk maupun pendatang tentang daerah rawan, daerah berbahaya, maupun daerah yang jarang terjadi kriminalitas. Studi ini menggunakan metode Single Exponential Smoothing yang merupakan salah satu metode peramalan kuantitatif dengan menambahkan parameter α dalam modelnya untuk mengurangi faktor acak dalam menghitung data akan datang berdasarkan perhitungan data sebelumnya. Hasil yang dicapai dari penelitian ini menerapkan metode peramalan dalam SIG yang dapat memberikan informasi mengenai kriminalitas yang ada di 10 Kecamatan Kota Samarinda sebagai acuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi bahaya kriminalitas di Kota Samarinda.
SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA BANJIR KOTA SAMARINDA MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN BUZZER DAN SMS Indah Fitri Astuti; Arton Nuary Manoppo; Zainal Arifin
Sebatik Vol 22 No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.783 KB)

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki curah hujan tinggi karena memiliki iklim tropis basah, banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia salah satunya adalah di ibukota Kalimantan Timur yaitu kota Samarinda, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan membuat sungai-sungai di kota Samarinda meluap dan dapat mengakibatkan banyak kerugian seperti bangunan, uang dan harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk mambangun suatu untuk mengetahui kemungkinan datangnya banjir sebelum banjir terjadi menggunakan peringatan berupa pesan teks pendek. Sistem pendeteksi banjir peringatan dini ini dibangun dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang mengendalikan sensor ultrasonik dan sensor pendeteksi air dalam mendeteksi air (kemungkinan banjir) serta ketinggiannya. Pesan pendek akan dikirim oleh sistem dan SMS gateway yang tergantung dari tangkapan sensor air dan ketinggian air. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pendeteksi peringatan dini banjir Kota Samarinda mengunakan se¬¬¬nsor ultrasonik berbasis mikrokontroler dengan buzzer dan sms. ini diharapkan mampu memudahkan pengguna untuk mengetahui keadaan luapan air melalui tiga jenis pesan pendek yaitu status aman, siaga, dan bahaya. Setiap ketinggian air berubah maka sistem merespon dengan mengirim pesan yang sesuai.