Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MODERASI BERAGAMA SEBAGAI RESPON BIJAK DI TENGAH WABAH COVID-19 Khabib Musthofa
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v22i2.16671

Abstract

Artikel ini mencoba menggambarkan respon masyarakat Indonesia dalam menyikapi wabah covid-19. Mulai dari response yang menganggap wabah ini telah menghalangi mereka dari beribadah kepada Allah, hingga respon ikhtiar kesehatan dengan berlebihan hingga memborong atribut protokol kesehatan (masker, handsanitizer) yang mengakibatkan kelangkaan hingga mahal barang tersebut demi kepentingan pribadi dan kelompoknya sendiri. Fenomena tersebut sejatinya tidak sejalan dengan pesan moderasi beragama yang mengandung nilai-nilai adil, tawazzun; seimbang, tolerir dan moderat. situasi pandemi seperti saat ini moderasi beragama menjadi sesuatu yang mutlak dimaksimalkan dalam menghadapi situasi yang tidak normal tersebut. Dikarenakan Covid 19 merupakan virus yang tidak memilih targetnya berdasarkan pertimbangan kesalihan diri, agama, suku dan budaya serta aliran. Setiap individu berpotensi terjangkit apabila ketahanan dan kondisi tubuh tidak kuat, tidak menerapkan pola hidup sehat atau tidak menjaga jarak (phsysical distancing).
Analisis Peran Social Commerce Dalam Peningkatan Penjualan Usaha Mikro Di Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah Freti Anggriani; Ikhwatun Hasanah; Khabib Musthofa
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v7i2.4263

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial mendorong pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan social commerce sebagai sarana pemasaran dan penjualan. Di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pemanfaatan social commerce oleh usaha mikro sektor makanan belum berjalan optimal karena adanya keterbatasan jaringan internet, kemampuan digital marketing, serta kendala pengemasan dan distribusi produk. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran social commerce dalam meningkatkan penjualan usaha mikro di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Social commerce, yang merupakan kombinasi antara e-commerce dan media sosial, menjadi alternatif strategis bagi pelaku usaha mikro dalam memasarkan produknya secara luas dengan biaya yang lebih efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha mikro sektor makanan yang memanfaatkan platform seperti WhatsApp, Facebook, Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan social commerce memberikan dampak terhadap peningkatan penjualan, perluasan jangkauan pasar hingga ke luar daerah, dan kemudahan dalam menjalin komunikasi dengan pelanggan. Namun, beberapa kendala juga ditemukan seperti keterbatasan sinyal internet, kurangnya tenaga kerja terampil di bidang digital marketing, serta kendala dalam pengemasan dan distribusi produk. Meskipun demikian, penggunaan social commerce terbukti mampu meningkatkan penjualan usaha mikro di Puruk Cahu.
Spirit Mitsaqan Ghalidza Dalam Pernikahan Sebagai Penguatan Keluarga di Kalimantan Tengah Khabib Musthofa; Subiono
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 2 (2020): Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v2i2.1199

Abstract

Artikel ini mencoba menggambarkan fakta buram perceraian di Kalimantan Tengah. Karena Perceraian merupakan malapetaka hidup, karena dampaknya akan banyak mulai dari anak yang menjadi korban, berantakannya keluarga, hingga ke ekonomi. Jenis artikel ini adalah penelitian pustaka dengan metode retrosktif atau melihat permasalahan yang ada kemudian mencari pemecahannya. Yakni melalui nilai-nilai mitsaqan ghaliza, hasil penulisan ini antara lain nilai-nilai mitsaqan ghaliza mengajarkan kesungguhan, penuh komitmen dalam membangun keluarga, karena pernikahan merupakan ikatan sakral mengandung komitmen ilahi tidak sekedar dengan pasangan tapi juga melibatkan Allah Swt. Kemudian, salah satu janji yang terniang ketika akada pernikahan adalah Muasyarah Bilma’ruf atau menggauli dengan baik. Nilai-nilai tersebut yang nantinya sebagai fondasi awal penguatan keluarga.