Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Tax Avoidance dan Green Accounting Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 -2023 Gultom, Chintya Evangeline Oktaviani; Reke, James Sylvanus Uly; Ismail, Marthinus
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 4 No. 6 (2024): November - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v4i6.2280

Abstract

Nilai Perusahaan menjadi hal yang diperhatikan pada suatu perusahaan. Dengan penelitian ini tentunya memiliki suatu tujuan yang mana dilakukan untuk meneliti serta menganalisis pengaruh Tax Avoidance dan Green Accounting terhadap Nilai Perusahaan di sektor manufaktur yang mana terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019-2023. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dan pada penelitian ilmiah ini menerapkan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 25. Untuk pengumpulan sampel nya sendiri penulis menerapkan metode yang disebut purposive sampling. Di mana populasi yang ada dalam penelitian ini didapatkan sebanyak 155 perusahaan, setelah dilakukan pemilihan sampelnya berdasarkan kriteria yang ada maka diperoleh 61 sampel yang diobservasi. Temuan dari yang di dapatkan pada penelitian ilmiah ini menghasilkan bahwa secara simultan Tax avoidance dan Green Accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil juga menunjukkan bahwa secara parsial Tax Avoidance tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, akan tetapi pada Green Accounting hasilnya menunjukkan bahwa Green Accounting berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
ASSESSMENT OF FINANCIAL DISTRESS USING THE ZMIJEWSKI METHOD: EVIDENCE FROM INDONESIA’S HEALTH SOCIAL SECURITY FUND Reke, James Sylvanus Uly; Perangin-angin, Mori Agustina br
Distribusi - Journal of Management and Business Vol. 13 No. 2 (2025): Distribusi, September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/distribusi.v13i2.655

Abstract

This study analyses the financial condition of the National Health Insurance Program (JKN) in Indonesia, managed by BPJS Kesehatan, from 2020 to 2024 using the Zmijewski Method. Although membership coverage increased to 98.45% of the total population by 2024, the program showed fluctuating financial results, recording a surplus from 2020 to 2023 but expected to face a deficit in 2024 due to higher claims and operational costs. Zmijewski's method, which is applied through three financial ratios—Return on Assets (ROA), Debt-to-Asset Ratio (DAR), and Current Ratio (CR)—shows that although ROA continues to decline to a negative value in 2024, DAR has improved significantly, and CR indicates better liquidity. The X-Score value is consistently below zero, which means that BPJS Kesehatan is not in a state of financial distress. However, the movement of the X-Score close to zero indicates the potential for future vulnerabilities if a corrective strategy is not implemented.
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP DIVIDEND PER SHARE (Studi Pada Indeks LQ 45 di BEI Periode 2015- 2017) Uly Reke, James Sylvanus
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v9i1.446

Abstract

ABSTRACTDividend or capital gain is one of the goals of the investor or prospective investor in making an investment. The financial performance contained in the financial ratios is often used by investors as information in making investment decisions. Population in this research that all stocks in the LQ 45 index in ISE and is never out of the LQ 45 index from 2015-2017. Purposive sampling used and result in 48 samples of the study. Multiple regression analyses selected in this study with the help of SPSS version 25 with previous data were examined using the classical assumption.The result showed that the independent variables simultaneously have a significant effect on the dividend per share by the Coefficient of Determination (R2 ) is 85,4%. While the partially variable current ratio has no significant effect on the dividend per share. Debt to equity ratio shown a negative also a significant effect on the dividend per share, while earning per share has a significant impact on dividend per share.Keywords: current ratio, debt to equity ratio, earning per share and dividend per share
Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Green accounting Terhadap Tax Avoidance Sektor Industrials Tahun 2022-2024 Tobing, Matthew Bagus Putra Alexander Lumban; Waty, Lenita; Reke, James Sylvanus Uly
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan penerapan green accounting terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sektor industri selama periode 2022–2024. Meningkatnya tuntutan terhadap akuntabilitas lingkungan dan keterbukaan informasi perusahaan mendorong perhatian yang lebih besar pada hubungan antara praktik akuntansi lingkungan dengan perilaku perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga menghasilkan 123 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,204 (>0,05). Sebaliknya, green accounting terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance, dengan nilai signifikansi 0,002 (<0,05). Uji simultan menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan green accounting secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, dengan nilai signifikansi 0,005 (<0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pengungkapan lingkungan berkaitan dengan strategi pengelolaan pajak perusahaan, meskipun ukuran perusahaan tidak menjadi faktor penentu dalam perilaku tax avoidance. Dengan demikian, praktik tax avoidance pada perusahaan sektor industri dipengaruhi tidak hanya oleh karakteristik perusahaan, tetapi juga oleh kebijakan pelaporan dan strategi manajerial yang terkait dengan keberlanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya literatur akuntansi serta menjadi bahan pertimbangan bagi regulator dan praktisi dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat.
Moderasi Komite Audit dalam Hubungan Green Accounting terhadap Financial Peformance Perusahaan Pertambangan Umbora, Desire Fenner Waldensi; Reke, James Sylvanus Uly; Hutapea, Joan Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Green Accounting terhadap Financial Peformance dan meneliti Komite Audit sebagai variabel moderasi dalam perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX). Penelitian ini mengadopsi desain deskriptif kuantitatif, menggunakan purposive sampling untuk memperoleh 52 observasi perusahaan tahun dari tahun 2021 hingga 2024. Data penelitian ini menggunakan software SPSS dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Moderasi dengan transformasi Cochrane-Orcutt   untuk memastikan hasil yang kuat dan bebas dari autokorelasi. Temuan menunjukkan bahwa Green Accounting, yang diukur dengan PROPER (peringkat kepatuhan Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia), bertindak sebagai biaya kepatuhan wajib daripada penggerak strategis, sehingga menghasilkan efek yang tidak signifikan terhadap Return on Assets. Selain itu, rapat Komite Audit gagal memoderasi hubungan Green Accounting terhdap Financial Performanc, karena seringkali hanya berfungsi sebagai pemenuhan seremonial persyaratan administratif OJK (Otoritas Jasa Keuangan Indonesia). Fenomena ini menunjukkan bahwa di industri ekstraktif Indonesia, akuntabilitas lingkungan belum terintegrasi secara substantif ke dalam penciptaan nilai finansial. Akibatnya, perusahaan harus beralih dari sekadar kepatuhan regulasi ke manajemen lingkungan strategis untuk mengubah biaya keberlanjutan menjadi keunggulan kompetitif. Regulator harus mewajibkan kompetensi lingkungan bagi Komite Audit untuk memastikan pengawasan melampaui frekuensi administratif. Studi ini menawarkan hal baru dengan meneliti tata kelola dan Green Accounting di sektor ekstraktif pasar negara berkembang selama era pasca-pandemi.
Pengaruh Green Accounting Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Komite Audit Sebagai Moderasi Pada Sektor Energi yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) 2020-2024 Naomi Octafiyanti; James Slyvanus Uly Reke; Herold Moody Manalu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8311

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena operasi sektor pertambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menilai laporan keberlanjutan dan memberikan peringkat. Peningkatan produksi, lapangan kerja baru, dan daya saing nasional adalah hasil dari perkembangan industri kontemporer, yang pada gilirannya memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Terdapat sektor pertambangan yang operasinya dibekukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup karena tidak memenuhi standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Green Accounting terhadap nilai perusahaan dengan komite audit sebagai moderator pada sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IEP). Metode yang digunakan adalah kuantitatif kausal, dengan teknik purposive sampling, menggunakan SPPS VERSI 31 yang menghasilkan 30 data observasi dari 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di IEP. Green Accounting diukur melalui peringkat yang tepat, peringkat perusahaan melalui Tobin's Q dan komite audit berdasarkan jumlah anggota. Hasil analisis regresi moderasi menunjukkan bahwa Green Accounting tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (sig. 0,112), komite audit tidak dapat memoderasi hubungan antara Green Accounting dan nilai perusahaan (sig. 0,515). Koefisien determinasi sebesar 81,8% menunjukkan bahwa variabel yang tidak termasuk dalam model penelitian lebih penting dalam menentukan nilai suatu perusahaan. Untuk mendapatkan harga yang lebih representatif, penelitian selanjutnya sebaiknya menambah jumlah variabel, memperpanjang periode, dan mengurangi ukuran sampel.
Pengaruh penerapan green accounting dan komite audit terhadap profitabilitas pada perusahaan basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sabet Tina Sibarani; Riky Sai Maruli; James Uly Reke
AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/akurasi.v8i1.1821

Abstract

This study aims to analyze the influence of Green Accounting and Audit Committees on the profitability of Basic Materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2021–2024 period. The study population consisted of 113 companies. The raw materials sector experienced 10 delistings during the research period. Based on purposive sampling criteria, 93 companies that did not experience delistings during the study period were selected. Over 4 years, the total sample size was 372. GA was measured using the ratio of Net Income to Environmental Expenses. At the same time, the Audit Committee was proxied by the number of audit committee members listed in the company's annual report. Company profitability was measured using ROA. The analysis method was a quantitative, multiple linear regression approach. The results showed that GA had no significant effect on company profitability. Similarly, the Audit Committee, measured by the number of members, did not significantly influence ROA. Simultaneously, these two independent variables also had no significant effect on profitability. Public interest statements This research reveals that implementing green accounting and having an audit committee do not always directly increase profitability. Therefore, an optimal implementation is needed to improve performance and enhance the company's competitiveness.
Menciptakan Generasi Antikorupsi : Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD dan SMP Perguruan Advent Parongpong James Sylvanus Uly Reke; Eddy Thimothi Peranginangin; Faith Cornelia Judd Sinaga
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/p83qd221

Abstract

The implementation of this community service activity aims to foster the development of an anti-corruption generation by emphasizing the early inculcation of anti-corruption values among students at the elementary and junior high school levels, in order to prevent corrupt practices across various sectors in the future. An interactive outreach approach was conducted through group-based classroom sessions involving 128 students, ranging from Grade 1 elementary school to Grade 9 junior high school at Perguruan Advent Parongpong. The activity was carried out in several stages, including program planning, determination of location and target participants, preparation of educational materials, facilitator training, and evaluation conducted both prior to and following the delivery of materials, particularly for 40 junior high school students.The results indicate an increase in the proportion of students categorized as having very high scores, from 2.5% (1 student) to 72.5% (29 students).
Pengaruh penerapan green accounting dan komite audit terhadap profitabilitas pada perusahaan basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sabet Tina Sibarani; Riky Sai Maruli; James Uly Reke
AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/akurasi.v8i1.1821

Abstract

This study aims to analyze the influence of Green Accounting and Audit Committees on the profitability of Basic Materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2021–2024 period. The study population consisted of 113 companies. The raw materials sector experienced 10 delistings during the research period. Based on purposive sampling criteria, 93 companies that did not experience delistings during the study period were selected. Over 4 years, the total sample size was 372. GA was measured using the ratio of Net Income to Environmental Expenses. At the same time, the Audit Committee was proxied by the number of audit committee members listed in the company's annual report. Company profitability was measured using ROA. The analysis method was a quantitative, multiple linear regression approach. The results showed that GA had no significant effect on company profitability. Similarly, the Audit Committee, measured by the number of members, did not significantly influence ROA. Simultaneously, these two independent variables also had no significant effect on profitability. Public interest statements This research reveals that implementing green accounting and having an audit committee do not always directly increase profitability. Therefore, an optimal implementation is needed to improve performance and enhance the company's competitiveness.
DOES BOARD STRUCTURE FOSTER ENVIRONMENTAL INITIATIVE AND MITIGATE FINANCIAL RISK? Valentine Siagian; Judith Tagal Gallena Sinaga; James Sylvanus Uly Reke
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/hz6bra21

Abstract

This study examines whether board structure serves as an effective governance mechanism in promoting environmental initiatives and mitigating financial risk among publicly listed firms in Indonesia. Drawing on Agency Theory and Stakeholder Theory, it explores how board independence, size, and gender diversity shape sustainability-oriented decisions and financial outcomes. A quantitative research design is employed using secondary panel data from 161 firm-year observations over the period 2013–2024. The study analyzes the impact of board characteristics on the adoption of emission-reduction initiatives and financial risk, proxied by leverage, using empirical regression. Results show that board independence and size are associated with greater emission reductions, suggesting that better governance enhances accountability. However, there is no clear, direct link between board traits and financial risk, implying that board structure alone does not drive stability. This study extends ESG research in emerging markets by showing that governance has different roles in environmental and financial matters. It suggests boards should be strengthened to support sustainability, while financial results may depend on broader factors.