Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Biaya Lingkungan Dan Kualitas Audit Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Komisaris Independen Sebagai Variabel Moderasi Arnold Setiawan Manulang; James Sylvanus Uly Reke; Valentine Siagian
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.16173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak penerapan Biaya lingkungan dan Kualitas Audit terhadap Nilai Perusahaan, dengan Komisaris Independen sebagai variabel moderasi, pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Biaya lingkungan diukur dengan rasio biaya lingkungan terhadap laba bersih, Kualitas Audit diukur dengan skala ordinal opini audit, sementara Komisaris Independen diukur melalui proksi proporsi Dewan Komisaris Independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya Lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan (p-value 0,447), sedangkan Kualitas Audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan (p-value 0,032). Pada pengujian efek moderasi, Komisaris Independen terbukti secara signifikan memperlemah pengaruh Biaya lingkungan terhadap Nilai Perusahaan (p-value 0,045) dan tidak mampu memoderasi pengaruh Kualitas Audit (p-value 0,640). Koefisien determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 0,038 menunjukkan bahwa variabel-variabel ini menjelaskan hanya 3,8% variasi Nilai Perusahaan, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi valuasi pasar perusahaan. Temuan ini menegaskan perlunya strategi komunikasi yang lebih komprehensif dari manajemen terkait investasi lingkungan agar tidak direspons negatif oleh pasar modal.
DAMPAK PENERAPAN AKUNTANSI HIJAU TERHADAP KINERJA KEUANGAN: AUDIT LINGKUNGAN SEBAGAI FAKTOR MODERASI PADA PERUSAHAAN CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2022-2024 Desirely Gabrilia Alexander; James Sylvanus Uly Reke; Harman Malau
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/rr18xm89

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak penerapan akuntansi hijau terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di BEI periode 2022–2024 dengan audit lingkungan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini diangkat karena meningkatnya tuntutan keberlanjutan yang menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan profitabilitas, sambil tetap menjalankan tanggung jawab lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi moderasi dengan variabel akuntansi hijau diukur melalui biaya lingkungan, audit lingkungan melalui PROPER, dan kinerja keuangan melalui ROA, ROE, serta NPM. Setelah dilakukan uji regresi didapati bahwa biaya lingkungan berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif terhadap kinerja keuangan, namun pengaruh tersebut melemah ketika dimoderasi oleh audit lingkungan. Kesimpulannya, audit lingkungan berperan penting dalam menyeimbangkan tanggung jawab keberlanjutan dan profitabilitas, sehingga akuntansi hijau dapat diimplementasikan sebagai strategi bisnis yang berkelanjutan.