Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbedaan Intensitas Nyeri Haid Sebelum dan Sesudah Diberikan Kompres Hangat pada Remaja Putri di Universitas Dharmas Indonesia Husna Husna
Journal for Quality in Women's Health Vol. 1 No. 2 (2018): Journal for Quality in Women's Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolesence or adolescence comes from the Latin adolescere (the difference is adolecentia, which means teenager) which means "body" or grow into adulthood. In englishmurabaqoh is adolecence which means at-tadaruj (gradual). So the meaning is gradually towards physical, resourceful, psychological, and social and emotional maturity. Dysmenorrhoea is pain during menstruation, usually with cramping and is concentrated in the lower abdomen. Complaints of menstrual pain can occur ranging from mild to severe. The severity of dysminorrhoea is directly related to the length and amount of menstrual bleeding. As is known menstruation almost always followed by a feeling of heartburn / pain.
Hubungan Lama Pemakaian Dengan Gangguan Menstruasi Pada Akseptor Kb Suntik 3 Bulan (Depo Provera) Eni Yuliawati; Husna Husna; Arpia Arpia
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.970

Abstract

KB suntik 3 bulan merupakan alat kontrasepsi yang diberikan setiap 3 bulan sekali. KB ini mengandung hormon progestin dan medroxyprogesterone. Hormon tersebut dapat bertahan selama 12 minggu atau 3 bulan. Efek samping dari KB suntik 3 bulan ini antara lain gangguan menstruasi (amenorrhea, menoragia, spotting atau perubahan siklus menstruasi), gangguan berat badan, gangguan kesuburan, dan dalam jangka panjang dapat menurunkan kepadatan tulang, vagina kering, depresi, keputihan, jerawat, dan perubahan hasrat seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adalah untuk mengetahui hubungan lama pemakaian kontrasepsi kb suntik 3 bulan (depo provera) dengan gangguan menstruasi pada akseptor kb 3 bulan. Penelitian ini dilakukan pada bulan juli tahun 2025 di wilayah kerja Pukesmas Koto Baru Jorong Pinang Gadang Kabupaten Dharmasya kepada 28 responden ibu akseptor KB Suntik 3 bulan. Hasil penelitian  membuktikan bahwa lama pemakaian ibu akseptor KB suntik lebih dari 1 tahun sebanyak 19 responden  diantara 19 responden tersebut  17 responden mengalami  gangguan menstruasi dan hasil Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan hasil p-value = 0,036 (p< 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan antara lama pemakaian suntik KB 3 bulan (depo provera) dengan gangguan menstruasi. Dapat disimpulkan bahwa lama pemakaian suntik KB 3 bulan memiliki hubungan dengan gangguan menstruasi yang di alami oleh ibu akseptor KB suntik 3 bulan  dan disarankan agar petugas kesehatan agar dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan kepada WUS serta dapat memberikan KIE kepada pengguna kontrasepsi Suntik. 
Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Dengan Anemia Ringan di Pondok Pesantren Al-Barokah Husna Husna; Siti Khotimah; Zahrotun Niswah SF
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1115

Abstract

Anemia merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri, terutama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan. Menstruasi bulanan serta kecenderungan membatasi asupan makanan seperti diet vegetarian demi menjaga penampilan, dapat memperburuk risiko terjadinya anemia. Konsumsi sayur daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya zat besi, vitamin A, vitamin C dan senyawa bioaktif lainnya, merupakan salah satu cara alami yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di Pondok Pesantren Al Barokah tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sebanyak 15 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa konsumsi sayur daun kelor diberikan selama 14 hari. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan alat Easy Touch dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin meningkat dari rata-rata 11,40 g/dL menjadi 12,26 g/dL, dengan nilai signifikansi p = 0,007 (p < 0,05) Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian sayur daun kelor berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan.