Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Metode Video SADARI Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Karyawan Ritta Wijiastuti; Putri Azzahroh; Vivi Silawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i1.661

Abstract

Prevalensi kanker payudara di Indonesia tahun 2018 sebesar 42,1/100.000 penduduk. Namun program deteksi dini kanker payudara di Indonesia belum efektif, sehingga mengakibatkan terlambatnya penanganan dan mortalitas akibat kanker payudara tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh metode video SADARI terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan karyawan di RSUD Cempaka Putih Kota Administrasi Jakarta Pusat Tahun 2022. Metodologi: Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimental dengan pendekatan pretest posttest one group desain. Jumlah sampel yaitu 59 karyawan yang didapatkan dengan teknik purvorsive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan checklist keterampilan. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Hasil penelitian pengetahuan sebelum pemberian video didapatkan nilai rerata 15,05, sedangkan sesudah pemberian video didapatkan rerata 15,75. Hasil penelitian keterampilan sebelum pemberian video didapatkan nilai rerata 13,81, sedangkan sesudah pemberian video didapatkan rerata 70,00. Hasil uji Wilcoxon didapatkan rerata pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian video mengalami kenaikan sebesar 0,70 dan rerata keterampilan sebesar 56,19 dengan P-value 0,000. Kesimpulan dan Saran: Pemberian video SADARI mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan tentang SADARI. Diharapkan media video dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan tentang SADARI.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Kadar Kolesterol Total pada Remaja di SMK Mutiara Insani Kabupaten Bogor Tahun 2022 Rosmawaty Lubis; Vivi Silawati; Rosmilawati Rosmilawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9336

Abstract

ABSTRACT In 2020 the number of adolescent prevalence in the world shows around 18% of the world's population or around 1.2 billion people. Based on the latest report from WHO in 2021, the number of adolescents is 16% of the total world population. The effect of giving garlic extract (Allium Sativum) on total cholesterol levels in adolescents at Mutiara Insani Vocational School, Bogor Regency, 2022. This research method is Quasi-Experimental (quasi-experimental) which can be interpreted as a research method based on the philosophy of positivism. This type of research uses a Pre-Experiment with a One Group Pretest Posttest design. The sample in this study was 67 teenagers. The mean before was 208.54, the standard deviation was 20.890, the standard error was 2.552, the minimum value for adolescent cholesterol was 175 mg/dl, the maximum value for adolescent cholesterol was 279 mg/dl. The mean after 170.09 was the standard deviation value of 23.887, the standard error value was 2.918, the minimum value for adolescent cholesterol levels was 131 mg/dl, the maximum value for adolescent cholesterol levels was 268 mg/dl. Garlic extract is consumed 200 mg 2 times a day and consumed for 4 weeks to reduce cholesterol levels in adolescents. Health workers should be more active in educating adolescents with excess nutrition regarding the risk of abnormal total cholesterol and the risk of complications later in life Keywords: Garlic (Allium Sativum), Total Cholesterol Levels, Adolescents  ABSTRAK Pada tahun 2020 jumlah prevelensi remaja di dunia menunjukkan sekitar 18% dari jumlah penduduk yang ada di dunia atau sekitar 1,2 milyar jiwa Berdasarkan laporan terakhirdari WHO tahun 2021, jumlah anak remaja merupakan 16% dari total penduduk dunia. Pengaruh pemberian ekstrak bawang putih (Allium Sativum) terhadap kadar kolesterol total pada remaja di SMK Mutiara Insani Kabupaten Bogor tahun 2022. Metode penelitian ini bersifat Quasi Eksperimen (eksperimen semu) yang dapat diartikan sebagai metode penelitian berdasarkan pada filsafat positifme Jenis penelitian ini menggunakan Pre Eksperiment dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel dalam penelitian ini sebnayai 67 remaja. Mean sebelum sebesar 208,54, nilai standar deviation sebesar 20,890, nilai standar error sebesar 2,552 nilai minimum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 175mg/dl, nilai maximum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 279mg/dl. Mean sesudah sebesar 170,09 nilai standar deviation sebesar 23,887, nilai standar error sebesar 2,918, nilai minimum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 131 mg/dl, nila maximum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 268 mg/dl. Ekstrak bawang putih dikonsumsi sebanyak 200mg 2 kali sehari dan dikonsumsi selama 4 minggu untuk menurunkan kadar kolestrol pada remaja. Agar tenaga kesehatan lebih aktif melakukan edukasi pada golongan remaja dengan gizi lebih terkait risiko kolesterol total yang tidak normal dan risiko terjadinya penyulit di kemudian hari. Kata Kunci: Bawang Putih (Allium Sativum), Kadar Kolesterol Total, Remaja
Efektivitas Pemberian Air Jahe Merah dan Air Kunyit Kuning Dengan Perubahan Skala Nyeri Haid Pada Siswi Kelas IX SMP Negeri 1 Cikarang Timur Tahun 2020 Triana Indrayani; Wartini Wartini; Vivi Silawati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.110

Abstract

Prevalensi dismenore pada penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut WHO, rata-rata antara 16,8-81%, menunjukkan kejadian dismenore pada wanita muda. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control group design terhadap 32 siswi kelas IX SMPN 1 Cikarang Timur yang terdiri dari 16 siswi kelompok jahe merah dan 16 siswi kelompok kunyit kuning. Hasil dari penelitian ini, Ada perbedaan signifikan antara minuman jahe merah dengan minuman kunyit terhadap penurunan tingkat nyeri haid siswi dengan p-value 0,042. Minuman jahe merah dalam tingkat nyeri penelitian ini 1,38 sedangkan minuman kunyit kuning dengan tingkat nyeri 1,94 hal ini terbukti jahe merah lebih efektif dengan nilai selisih atau Gian 0,56. Minuman jahe merah lebih efektif dibandikan kunyit kuning sedangkan untuk tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan komunikasi, informasi dan edukasi masalah kesehatan reproduksi pada remaja khusunya tentang terapi nyeri haid menggunakan minuman jahe merah atau kunyit kuning
Pengaruh Terapi Murottal Qur’an dan Sholawat terhadap Kecemasan Ibu Hamil dengan Preeklampsia di RSUD Koja Jakarta Utara Cynthia Indah Febrina Yamin; Vivi Silawati; Cholisah Suralaga
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.11546

Abstract

ABSTRACT One of the causes of Maternal Mortality Rate (MMR) is Preeclampsia. The risk of Preeclampsia increases in pregnant women who experience anxiety. One of the non-pharmacological therapies to reduce anxiety and blood pressure is giving murrotal Qur'an therapy and prayer. To determine the effect of murottal Qur'an therapy and prayer on the anxiety of pregnant women with Preeclampsia at Koja Hospital, North Jakarta in 2023. Quasy Experiment with Two Group Pretest and Posttest Design. The sample in this study was pregnant women who were anxious because of Preeclampsia at Koja Hospital, North Jakarta in May 2023, as many as 30 respondents using a purposive Sampling Technique. Data analysis used the Paired Sample T-Test and Independent T-Test, which were previously tested for Normality and Homogeneity. The results of the univariate study showed that the level of anxiety in pregnant women with Preeclampsia before and after listening to the murottal Qur'an decreased with an average difference of 13.07. The level of anxiety in pregnant women with Preeclampsia before and after the sholawat was heard decreased with an average difference of 13.27. The results of the bivariate study were Paired Sample T-Test murottal Qur'an and sholawat (P-Value 0.000). Independent T-Test test results with a P-Value of 0.681. There is an effect of murottal Qur'an and prayer on the anxiety level of pregnant women with preeclampsia. There is no difference in the effect of murottal Qur'an therapy and prayer on the anxiety level of pregnant women with Preeclampsia. Pregnant women with Preeclampsia who experience anxiety should do murottal Qur'an therapy or prayer to reduce anxiety at least twice a day for 15 minutes to get closer to Allah and create peace and comfort in life. Keywords: Murottal Qur'an, Prayers, Anxiety for Pregnant Women, Preeclampsia  ABSTRAK Salah satu penyebab Angka kematian Ibu (AKI) adalah Preeklampsia. Risiko Preeklampsia meningkat pada ibu hamil yang mengalami kecemasan, begitu juga yang mengalami Preeklamsia akan meningkatkan kecemasan. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan kecemasan dan tekanan darah adalah pemberian terapi murottal Qur’an dan sholawat. Mengetahui pengaruh terapi murottal Qur’an dan sholawat terhadap kecemasan ibu hamil dengan Preeklampsia di RSUD Koja Jakarta Utara tahun 2023. Quasy Experiment dengan rancangan Two Group Pretest and Posttest Design. Sampel dalam penelitian yaitu ibu hamil yang mengalami cemas karena Preeklamsia di RSUD Koja Jakarta Utara sejak bulan Mei – Juni 2023 sebanyak 30 responden dengan teknik Purposive Sampling, analisa data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan T-Test Independent yang sebelumnya dilakukan uji Normalitas dan Homogenitas. Hasil penelitian univariat tingkat kecemasan pada Normalita ibu hamil dengan Preeklampsia sebelum dan sesudah diperdengarkan murrotal Qur’an mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata 13,07. Tingkat kecemasan pada ibu hamil dengan Preeklampsia sebelum dan sesudah diperdengarkan sholawat mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata 13,27. Hasil penelitian bivariat uji Paired Sample T-Test Murottal Qur’an dan sholawat (P-Value 0,000). Hasil uji T-Test Independent dengan P-Value 0,681. Ada pengaruh murottal Qur’an dan sholawat terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dengan Preeklampsia. Tidak terdapat perbedaan pengaruh terapi murottal Qur’an dan terapi sholawat terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dengan Preeklampsia. Ibu hamil Preeklamsia yang mengalami kecemasan hendaknya melakukan terapi murotal Qur’an atau terapi sholawat untuk mengurangi kecemasan minimal dua kali sehari selama 15 menit dan dapat lebih mendekatkan diri pada Allah serta dapat menciptakan ketenangan dan kenyamanan dalam hidup. Kata Kunci: Murottal Qur’an, Sholawat, Kecemasan Ibu Hamil, Preeklampsia
Perbandingan Pengaruh Aromaterapi Citrus Aurantium (Bitter Orange) dengan Aromaterapi Mawar terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif di RSUD Koja Raden Nova Nurutami; Cholisah Suralaga; Vivi Silawati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.11550

Abstract

ABSTRACT Mothers in the active phase of labor usually experience anxiety due to discomfort due to contractions. One effort to reduce anxiety is by giving Citrus aurantium (bitter orange) Aromatherapy and rose Aromatherapy. Based on the results of interviews from 10 pregnant women who were carried out in the delivery room at the Koja City General Hospital in North Jakarta, it was found that all of them said they were worried about the delivery process. To determine the comparison of the effect of Citrus aurantium (bitter orange) Aromatherapy and rose Aromatherapy on the anxiety level of mothers during the first active phase of labor at Koja Hospital in 2023. Quasy experiment with pre-test and post-test two group design. The sample in the study was pregnant women whose estimated delivery was in June 2023 as many as 30 respondents using a purposive sampling technique. Data analysis used the paired sample t-test and Independent T-Test, which were previously tested for normality and homogeneity. The results of a univariate study showed that maternal anxiety during the first active phase before being given Citrus aurantium (bitter orange) Aromatherapy decreased with a difference in average value of 4.14. The anxiety of the mother during the first active phase before being given rose Aromatherapy decreased with an average difference of 1.07. The results of the bivariate study were paired sample t-test Aromatherapy of Citrus aurantium (bitter orange) (P Value 0.000) and Aromatherapy of roses (P Value 0.001). Independent T-Test test results with a P Value of 0.003.There is a difference in the effect of Citrus aurantium (bitter orange) Aromatherapy and rose Aromatherapy on the anxiety level of mothers during the first active phase. It is hoped that giving Citrus aurantium and rose Aromatherapy can be used as therapy for pregnant women who are experiencing anxiety. Keywords: Citrus Aurantium (Bitter Orange) Aromatherapy, Rose Aromatherapy, Maternity Anxiety  ABSTRAK Ibu bersalin fase aktif biasanya mengalami kecemasan sehubungan dengan rasa tidak nyaman karena kontraksi. Salah satu upaya untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memberikan aroma terapi Citrus aurantium (bitter orange)dan aroma terapi mawar. Berdasarkan hasil wawancara dari 10 ibu hamil yang dilakukan di ruang bersalin RSUD Koja Kota Jakarta Utara didapatkan seluruhnya mengatakan cemas akan proses persalinannya. Mengetahui perbandingan pengaruh aroma terapi Citrus aurantium (bitter orange) dengan aroma terapi mawar terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif di RSUD Koja tahun 2023. Quasy experiment dengan rancangan pre-test and post-test two group design. Sampel dalam penelitian yaitu ibu hamil yang taksiran persalinannya pada bulan Juni 2023 sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling, analisa data menggunakan uji paired sample t-test dan T-Test Independent yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian univariat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan aroma terapi Citrus aurantium (bitter orange) mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata 4,14. Kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan aroma terapi mawar mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata 1,07. Hasil penelitian bivariat uji paired sample t-test aroma terapi Citrus aurantium (bitter orange) (P Value 0,000) dan aroma terapi mawar (P Value 0,001). Hasil uji T-Test Independent dengan P Value 0,003. Ada perbedaan pengaruh aroma terapi Citrus aurantium (bitter orange) dengan aroma terapi mawar terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif. Diharapkan pemberian aroma terapi Citrus aurantium  maupun mawar dapat dijadikan sebagai terapi pada ibu bersalin yang sedang mengalami kecemasan. Kata Kunci: Aroma Terapi Citrus Aurantium (Bitter Orange), Aroma Terapi Mawar, Kecemasan Ibu Bersalin
Perbandingan Pemberian Foot Massage dengan Effleurage Massage Terhadap Nyeri Luka Operasi Sectio Caesarea (Sc) di RS Marinir Cilandak Jakarta Selatan Anjar Restinah; Vivi Silawati; Bunga Tiara Carolin
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.11543

Abstract

ABSTRACT Postoperative pain is still a problem in health services worldwide. One way to manage pain management is through massage, such as foot massage and effleurage massage. The results of a preliminary study on post SC at the Marine Hospital found that 90% felt moderate pain and 10% felt severe pain. To find out the comparison of giving foot massage with effleurage massage to sectio caesarea (SC) surgical wound pain at the Cilandak Marine Hospital, Jakata Selatan, in 2023. Quasy experiment with pretest-posttest design with control group design. The sample in the study was post SC mothers in May 2023 as many as 30 respondents using a purposive sampling technique. Data analysis used the paired sample t-test and Independent T-Test, which were previously tested for normality and homogeneity. The results of univariate research on surgical wound pain before and after giving foot massage decreased with a difference in mean value of 3.00, surgical wound pain before and after giving effleurage massage decreased with a difference in average value of 0.67. The results of the bivariate study were paired sample t-test foot massage (p value 0.000) and effleurage massage (p value 0.003). Independent T-Test test results with a p value of 0.000. There are differences in giving foot massage with effleurage massage for sectio caesarea surgery wound pain. It is hoped that health workers, especially midwives, can intervene in foot massage combined with effleurage massage in an effort to reduce pain levels in postoperative mothers with sectio caesarea because in addition to reducing pain levels it can also create a feeling of comfort so that it affects the physical and psychological conditions of the mother. Keywords: Foot Massage, Effleurage Massage, Sectio Caesarea Surgery Wound Pain  ABSTRAK Nyeri pasca operasi masih menjadi permasalahan dalam pelayanan kesehatan di seluruh dunia. Penatalaksanaan manajemen nyeri salah satunya dilakukan dengan massage seperti foot massage dan effleurage massage. Hasil studi pendahuluan pada post SC di RS Marinir didapatkan 90% merasakan nyeri sedang dan 10% merasakan nyeri berat. Mengetahui perbandingan pemberian foot massage dengan effleurage massage terhadap nyeri luka operasi sectio caesarea (sc) di RS Marinir Cilandak Jakata Selatan Tahun 2023. Quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel dalam penelitian yaitu ibu post SC pada bulan Mei 2023 sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling, analisa data menggunakan uji paired sample t-test dan T-Test Independent yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian univariat nyeri luka operasi sebelum dan sesudah pemberian foot massage mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata 3,00, nyeri luka operasi sebelum dan sesudah pemberian effleurage massage mengalami penurunan dengan selisih nilai rata-rata sebesar 0,67. Hasil penelitian bivariat uji paired sample t-test foot massage (p value 0,000) dan effleurage massage (p value 0,003). Hasil uji T-Test Independent dengan p value 0,000. Terdapat perbedaan pemberian foot massage dengan effleurage massage terhadap nyeri luka operasi sectio caesarea. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat melakukan intervensi foot massage dikombinasikan dengan effleurage massage dalam upaya penurunan tingkat nyeri pada ibu bersalin post operasi sectio caesarea karena selain dapat menurunkan tingkat nyeri juga dapat menciptakan rasa nyaman sehingga berpengaruh pada kondisi fisik maupun psikologis ibu. Kata Kunci: Foot Massage, Effleurage Massage, Nyeri Luka Operasi Sectio Caesarea 
Analisis Faktor Risiko Keterlambatan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Anak Usia Balita Systematic Literature Review Iponi Saraswati; Dini Liani; Karen Fitriya Ahmad; Lisa Trina Arlym; Vivi Silawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita di negara berkembang. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data dari ProQuest, PubMed, SpringerLink, dan ScienceDirect tahun 2021–2026, yang diseleksi menggunakan kriteria PICOS serta dianalisis berdasarkan pedoman PRISMA dan penilaian kualitas CEBM. Hasil menunjukkan bahwa status gizi yang buruk, rendahnya asupan protein, kurangnya keragaman pangan, sanitasi lingkungan yang tidak memadai, status sosial ekonomi rendah, serta kurangnya stimulasi dan peran caregiver berkontribusi terhadap keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Intervensi gizi berbasis keluarga, edukasi gizi, program nutrisi Multi domain, serta pemberian makanan tambahan berbasis protein terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan linear, perkembangan kognitif, dan status gizi anak. Disimpulkan bahwa faktor gizi, lingkungan, dan pola pengasuhan memiliki peran penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita sehingga diperlukan intervensi komprehensif dan berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Biji Klabet terhadap Produksi ASI Ibu Systematic Literature Review Fitria Tristianti; Sarah Sausan; Vina Nurmayanti; Lisa Trina Arlym; Vivi Silawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian biji klabet (Trigonella foenum-graecum) terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah Systematic literature review (SLR) dengan sumber data dari PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, Wiley, dan Taylor & Francis tahun 2021–2026, yang diseleksi menggunakan kriteria PICOS serta dianalisis berdasarkan pedoman PRISMA dan penilaian kualitas CEBM. Hasil menunjukkan bahwa pemberian biji klabet dapat membantu meningkatkan produksi dan volume ASI pada ibu postpartum. Kandungan fitoestrogen pada biji klabet diduga berperan dalam merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga mendukung kelancaran produksi ASI. Disimpulkan bahwa biji klabet memiliki potensi sebagai galaktagogum herbal dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.