Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Virtus Nigra Harpyopsis Novaeguinea From Tanah Papua Analogi Burung Rajawali Papua ke dalam Busana Exotic Dramatic Pratiwi, Aldina; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1489

Abstract

Burung rajawali papua adalah salah satu spesies burung rajawali terbesar di dunia yang hidup di Indonesia. Hewan ini adalah spesies endemik di Indonesia yang berada di Papua. Pada umumnya ukuran dan berat tubuh rajawali papua betina lebih besar dari yang jantan. Bagian atas berwarna coklat keabu-abuan, dada bagian atas berwarna coklat pucat, sayap lebar tiga band, paruh kuat, iris besar. Dibagian ekor, rajawali papua memiliki ekor pendek dan memiliki kaki yang panjang dan kuat.Karakteristik Rajawali Papua divisualisasikan ke dalam siluet busana dan pemilihan tone warna dengan menggunakan gaya ungkap analogi. Hasil penciptaan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan referensi akademis khususnya pada bidang fesyen dan diharapkan supaya masyarakat mengetahui dan lebih mengenal satwa yang dilindungi atau yang biasa disebut fauna endemik yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya, karena masyarakat umum belum mengerti tentang fauna endemik satu ini.
Mabo Sagara Sandra, Dewi; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1490

Abstract

Mabo Sagara adalah judul koleksi buasana Tugas Akhir bertemakan Diversity of Indonesia yang terinspirasi dari hewan yang dilindungi yaitu Penyu Belimbing menggunakan casual look dan edgy style.Koleksi merupakan jenis busana ready to wear deluxe dan semi haute couture. Penciptaan koleksi Mabo Sagara menggunakan delapan tahapan yaitu “Frangipani” . Tahapan-tahapan dari Seni Fashion Art. Ide pemantik ini diimplementasikan melalui gaya analogi yang akan diuraikan pada teori semiotika dan keywords berupa karapas, kulit, flipper, plastron, dan lemak. Kemudian setelah menemukan hasil dari riset mendalam mengenai keywords, dengan keywords explanation maka didapatkanlah pengaplikasian keywords pada karya dengan sedemikian rupa yang menggambarkan fisik penyu belimbing itu sendiri dengan teori estetika yang juga mencakup prinsip desain dan elemen desain yang tampak dari desain busana, siluet, pemilhan bahan detail sehingga terbentuk keindahan dalam busana ini. Adapun warna yang dipilih merupakan warna dari penyu belimbing itu sendiri yaitu hitam dan bercak putih, dengan menggunakan perpaduan bahan yaitu katun licra, bahan jas, leather, nylon shine, nylon latex, tile glitter, satin, dan satin duces. Busana ini mengutamakan ketegasan pada potongan dan jahitan yang rapi dan tegak, dan hanya bagian tertentu yang menggunakan teknik fabric manipulation yang berhubungan dengan keywords.
Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi dalam Karya Busana Sexy Alluring Sudiantari, Ni Komang Erma; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1492

Abstract

“Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi” adalah judul koleksi busana Tugas Akhir bertemakan Diversity of Indonesia yang terinspirasi dari satwa endemik Indonesia yaitu Monyet Hitam Sulawesi yang merupakan satwa endemic yang berasal dari daerah tersebut dan memiliki ciri khas pada bagian tubuhnya yang membedakannya dengan monyet lainnya. Look yang ditampilkan pada koleksi karya busana adalah Sexy Alluring yaitu Look yang menampilkan karakter tipe perempuan sexy menggoda dianggap sebagai seseorang yang sangat percaya diri.Koleksi karya busana ini merupakan jenis busana Ready To Wear Deluxe dan Semi Haute Couture. Penciptaan koleksi Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi menggunakan delapan tahapan yang bertajuk “Frangipani”, Tahapan – tahapan rahasia dari Seni Fashion Art oleh Dr. Tjok Istri Cora Sudharsana, S.Sn, M.Si. Ide pemantik ini diimplementasikan melalui gaya ungkap analogy yang akan diuraikan pada teori dan penciptaan karya busana yang berdasarkan 5 kata kunci terpilih yaitu, Hitam Legam, Jambul, Rambut, Raksasa, Mata.
AESTHETIC FORM OF SEGARA KELANGON ART FASHION WORKS Dewa Ayu Putu Leliana Sari
Proceeding Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference Vol. 2 (2022): Proceedings Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Earth is the only planet in space that has an ocean of water on its surface. The world is mostly covered by sea level. The oceans play an essential role in Earth's climate and the world's water cycle. The water cycle never stops from the atmosphere to the Earth, one of which is the ocean. The sea itself is a global water system that connected. The influence of currents in the sea causes waves. The waves crashing and rolling in the sea create inspiration in designing a dress. The method used in analyzing the aesthetics of this art fashion form is a qualitative research method. The qualitative approach aims to describe an object or problem under study. Collecting data is in the form of documentation and a literature study. Sustainable fashion in the form of free styling draping is one of the solutions to responding to the latest fashion trends. This piece of clothing is sewed 100 percent using hand stitches, with the freestyling draping technique (making clothes by draping, pleating, twisting, wrapping, sewn without cutouts, and machine stitching). This technique is one way to respond to sustainability because the work can be unstitched as a sheet of cloth and can do a new job again. Segara kelangon means the beauty of the sea's waves, the endless ocean applied by the freestyling draping technique that is not cut off. The aesthetics of this clothing include a cocktail dress intended for morning or afternoon parties. The light blue or light blue color itself symbolizes honesty and trust.
PUSPA RAKSAKA JAGAD; DESIGN OF ECO-FRIENDLY FASHION INNOVATIONS IN CHILDREN’S KEBAYA Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i3.11304

Abstract

This research explores the concept of Puspa Raksaka Jagad, which involves creating children's kebaya based on eco-friendly principles by integrating upcycling techniques from thrifted clothing and ecoprinting using natural dyes derived from ylang-ylang, frangipani, and hibiscus flowers. The aim of this research is to produce children's kebaya that are not only aesthetically pleasing and comfortable to wear, but also environmentally friendly and sustainable. The methods employed include exploring recycled materials in the form of thrifted clothing, designing kebayas with unique ecoprint motifs, and creating products through the ecoprint pounding technique, which utilizes natural pigments from local plants. The results of the study show that the use of upcycling and ecoprint pounding techniques can produce children's kebaya with high aesthetic value, while reducing textile waste and the use of synthetic chemicals. This product also makes a positive contribution to cultural and environmental preservation. Puspa Raksaka Jagad is a children's fashion innovation that prioritizes sustainability, creativity, and local wisdom.
NGELEBUR MALA: ANALOGI TRADISI SIAT SARANG DALAM BUSANA BERGAYA DRAMATIC GLAMOUR Adi, I Gusti Ngurah Krisna; Sujana, I Wayan; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 1 No. 2 (2021): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1836.116 KB) | DOI: 10.59997/bhumidevi.v1i2.736

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan busana bergaya dramatic glamour yang terinspirasi dari tradisi siat sarang yang berasal dari desa selat, kecamatan selat, kabupaten Karangasem. Siat sarang adalah sebuah tradisi penolak bala yang dilaksanakan serangkaian dengan upacara ngusaba dimel (dodol) bertujuan untuk meminta kesuburan serta terhindar dari segala kekuatan negatif yang dapat menggangu jalanya upacara. Keunikan tradisi ini menjadikan inspirasi sebagai ide pemantik dalam menciptakan karya busana ready to wear, ready to wear deluxe, dan haute couture . Dengan mengunakan teknik digital printing, manipulation textile, embroidery, beading, dan makrame, sebagai perwujudan dari keyword yang dipilih yaitu sarang, gambar mahluk bhuta kala, sore hari dan tali persaudaraan sesuai dari visual, filosofis serta keunikan lain dari tradisi siat sarang. Selain itu juga menciptakan sebuah brand yang bernama Unique Hand dilengkapi dengan name card, prise tag, paper bag, dan paper boks yang sesuai dengan karakter dari Brand Unique Hand melalui strategi promosi, pemasaran, branding, dan penjualan dengan system bisnis model canvas. Metode penciptaan yang digunkan adalah analogi dan frangipani. Frangipani adalah delapan tahapan penciptaan meliputi Design Brief, Research and Sourcing, Design Development, Sample,Prototype, Dummy, Final Collection Promoting, Branding, Sale, Production, The Business. Hal ini membuktikan bahwa untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal yang kita miliki bisa melalui apapun salah satunya melalui desain fashion.
Virtus Nigra Harpyopsis Novaeguinea From Tanah Papua Analogi Burung Rajawali Papua ke dalam Busana Exotic Dramatic Pratiwi, Aldina; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.419 KB) | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1489

Abstract

Burung rajawali papua adalah salah satu spesies burung rajawali terbesar di dunia yang hidup di Indonesia. Hewan ini adalah spesies endemik di Indonesia yang berada di Papua. Pada umumnya ukuran dan berat tubuh rajawali papua betina lebih besar dari yang jantan. Bagian atas berwarna coklat keabu-abuan, dada bagian atas berwarna coklat pucat, sayap lebar tiga band, paruh kuat, iris besar. Dibagian ekor, rajawali papua memiliki ekor pendek dan memiliki kaki yang panjang dan kuat.Karakteristik Rajawali Papua divisualisasikan ke dalam siluet busana dan pemilihan tone warna dengan menggunakan gaya ungkap analogi. Hasil penciptaan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan referensi akademis khususnya pada bidang fesyen dan diharapkan supaya masyarakat mengetahui dan lebih mengenal satwa yang dilindungi atau yang biasa disebut fauna endemik yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya, karena masyarakat umum belum mengerti tentang fauna endemik satu ini.
Mabo Sagara Sandra, Dewi; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.658 KB) | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1490

Abstract

Mabo Sagara adalah judul koleksi buasana Tugas Akhir bertemakan Diversity of Indonesia yang terinspirasi dari hewan yang dilindungi yaitu Penyu Belimbing menggunakan casual look dan edgy style.Koleksi merupakan jenis busana ready to wear deluxe dan semi haute couture. Penciptaan koleksi Mabo Sagara menggunakan delapan tahapan yaitu “Frangipani” . Tahapan-tahapan dari Seni Fashion Art. Ide pemantik ini diimplementasikan melalui gaya analogi yang akan diuraikan pada teori semiotika dan keywords berupa karapas, kulit, flipper, plastron, dan lemak. Kemudian setelah menemukan hasil dari riset mendalam mengenai keywords, dengan keywords explanation maka didapatkanlah pengaplikasian keywords pada karya dengan sedemikian rupa yang menggambarkan fisik penyu belimbing itu sendiri dengan teori estetika yang juga mencakup prinsip desain dan elemen desain yang tampak dari desain busana, siluet, pemilhan bahan detail sehingga terbentuk keindahan dalam busana ini. Adapun warna yang dipilih merupakan warna dari penyu belimbing itu sendiri yaitu hitam dan bercak putih, dengan menggunakan perpaduan bahan yaitu katun licra, bahan jas, leather, nylon shine, nylon latex, tile glitter, satin, dan satin duces. Busana ini mengutamakan ketegasan pada potongan dan jahitan yang rapi dan tegak, dan hanya bagian tertentu yang menggunakan teknik fabric manipulation yang berhubungan dengan keywords.
Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi dalam Karya Busana Sexy Alluring Sudiantari, Ni Komang Erma; Sukmadewi, Ida Ayu Kade Sri; Leliana Sari, Dewa Ayu Putu
BHUMIDEVI: Journal of Fashion Design Vol. 2 No. 1 (2022): Bhumidevi
Publisher : Pusa Penerbitan LP2MPP Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.827 KB) | DOI: 10.59997/bhumidevi.v2i1.1492

Abstract

“Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi” adalah judul koleksi busana Tugas Akhir bertemakan Diversity of Indonesia yang terinspirasi dari satwa endemik Indonesia yaitu Monyet Hitam Sulawesi yang merupakan satwa endemic yang berasal dari daerah tersebut dan memiliki ciri khas pada bagian tubuhnya yang membedakannya dengan monyet lainnya. Look yang ditampilkan pada koleksi karya busana adalah Sexy Alluring yaitu Look yang menampilkan karakter tipe perempuan sexy menggoda dianggap sebagai seseorang yang sangat percaya diri.Koleksi karya busana ini merupakan jenis busana Ready To Wear Deluxe dan Semi Haute Couture. Penciptaan koleksi Macaca Nigra : Pitaruh Witu Jenggala Sulawesi menggunakan delapan tahapan yang bertajuk “Frangipani”, Tahapan – tahapan rahasia dari Seni Fashion Art oleh Dr. Tjok Istri Cora Sudharsana, S.Sn, M.Si. Ide pemantik ini diimplementasikan melalui gaya ungkap analogy yang akan diuraikan pada teori dan penciptaan karya busana yang berdasarkan 5 kata kunci terpilih yaitu, Hitam Legam, Jambul, Rambut, Raksasa, Mata.