Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Prologia

Pemaknaan Publik terhadap Narasi Iklan dalam Platform Digital Christian, Charles; Loisa, Riris
Prologia Vol. 10 No. 1 (2026): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v10i1.36467

Abstract

Over the past decade, the development of digital technology has significantly transformed marketing communication practices, particularly through digital advertising. One increasingly adopted approach is narrative, as it is considered effective in building emotional connections and creating more relevant experiences for audiences. This study aims to analyze how audiences interpret the narrative presented in a digital advertisement for a UHT milk product that offers a different approach compared to conventional milk advertisements, which typically emphasize nutritional value and positive family imagery. The research employs the narrative paradigm theory, focusing on the concepts of coherence and fidelity. A qualitative case study method was applied through in-depth interviews with four informants who had watched the advertisement. The findings reveal that audience interpretations vary, yet generally converge on a central meaning related to self-restoration and maintaining balance, both physically and emotionally. These results confirm that the meaning of digital advertising is constructed through the interaction between narrative structure and the audience’s lived experiences, rather than solely through the explicit message conveyed by the advertiser. Perkembangan teknologi digital dalam satu dekade terakhir, telah membawa perubahan signifikan dalam praktik komunikasi pemasaran, khususnya melalui iklan digital. Salah satu pendekatan yang semakin sering digunakan adalah narasi, karena narasi diyakini mampu menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana khalayak memaknai narasi dalam iklan digital produk susu UHT yang menghadirkan pendekatan berbeda dibandingkan iklan susu konvensional yang umumnya menekankan aspek gizi dan citra keluarga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori paradigma naratif dengan menitikberatkan pada konsep koherensi dan fidelitas. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan yang telah menyaksikan iklan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan khalayak bersifat beragam, namun secara umum mengarah pada makna pemulihan dan penjagaan keseimbangan diri, baik secara fisik maupun emosional. Temuan ini menegaskan bahwa makna iklan digital terbentuk melalui interaksi antara struktur narasi dan pengalaman hidup audiens, bukan semata-mata dari pesan eksplisit yang disampaikan pembuat iklan.