Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN NILAI BAKAR BRIKET BATUBARA DAN BRIKET ARANG (CAMPURAN CANGKANG BINTARO (Cerbera Manghas) DAN BAMBU BETUNG (Dendrocalamus Asper) Ida Febriana; Zurohaina Zurohaina; Sahrul Effendy
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.203 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i1.99

Abstract

Charcoal briquettes are smokeless fuels which are a type of solid fuel whose fly substance is made low enough so that the smoke generated on its utilization will not interfere with health. In this study charcoal briquettes were made from bintaro shell waste and betung bamboo using tapioca flour adhesives. This study aims to obtain the best quality sub-bituminous coal briquettes and coal briquettes. In this study the carbonization temperature used was 400ᵒC and the composition of raw materials for bintaro shells and betung bamboo was 50:50, the composition of raw materials for sub-bituminous coal and straw 90:10. The method used in this research is experiment or experimental method, with fuel value collection using ASTM D5865-03 standard. The results obtained from this study are for charcoal briquettes with 4000C carbonization temperature Inherent Moisture value of 1.91%, ash 2.29%, volatile matter 23.79%, fixed carbon 72.01% and calorific value 5878.7 kal / gr, and for coal briquettes obtained value Inherent Moisture 0.52%, ash 4.42%, volatile matter 17.98%, fixed carbon 77.08% and calorific value 7152.6 kal / gr. The fuel value of coal briquettes is greater than that of charcoal briquettes, but the combustion value of charcoal briquettes includes a good calorific value as an alternative energy source, and is in accordance with the SNI standard of 5000 kal / gr, even close to the Japanese standard 6000 cal / gr. Keywords: Bintaro, briquette, calorific value
Konsumsi Energi Pirolisator Kondensor Ganda Untuk Konversi Serbuk Kayu Jati Dan Meranti Menjadi Asap Cair Ida Febriana; Sahrul Effendy; Zurohaina; Venny Krysthin; Nova Fenoldi
Jurnal Redoks Vol. 8 No. 2 (2023): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v8i2.9234

Abstract

Biomassa merupakan salah satu dari sekian banyak jenis sampah yang ramah lingkungan karena dapat didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat jika dikelola dengan baik. Terdapat suatu metode yang cukup efektif untuk mengolah biomassa menjadi bernilai ekonomis yaitu dengan menggunakan metode pirolisis guna menghasilkan asap cair. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah konsumsi energi, total rendemen dan kualitas asap cair yang dihasilkan sesuai standar ASTM D7544. Proses pirolisis yang dilakukan ini memiliki variabel tetap berupa variabel bahan baku yaitu limbah serbuk kayu jati dan limbah serbuk kayu meranti dengan ukuran sampel yaitu 20-60 mesh sedangkan untuk variabel kendali, percobaan dilakukan dengan suhu 325⁰C. Dari hasil penelitian yang dilakukan, nilai konsumsi energi terendah diperoleh dari serbuk kayu meranti 60 mesh sebesar 9,08 kWh/l pada konsumsi daya 5,28 kWh dan total produk 0,581 liter, rendemen tertinggi sebesar 16% dari serbuk kayu jati 60 mesh, dan semua kondensat 1 asap cair dari masing-masing bahan baku sudah memenuhi standar fisik dari ASTM D7544 (densitas 1,1-1,3 gr/ml dan pH 2-3), serta standar kimia dari jurnal Maulina (2018) yaitu kadar asam 2,8-9,5% dan kadar fenol 0,2-2,9%.  
Pelatihan penulisan ilmiah dan sosialisasi dampak negatif plagiasi dan perjokian untuk mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tamansiswa Palembang Boni Junita; Putri Afifa Nur Oktadina; Mutiara Putri; Muhammad Noviansyah Nugraha; Lety Trisnaliani; Sahrul Effendy
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31728

Abstract

AbstrakPelatihan penulisan ilmiah dan sosialisasi dampak negatif plagiasi serta perjokian untuk mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tamansiswa Palembang merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah yang berintegritas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap maraknya kasus plagiarisme dan praktik perjokian di kalangan mahasiswa, yang disebabkan oleh faktor seperti tekanan akademik, kurangnya pemahaman tentang teknik penulisan, dan akses mudah terhadap jasa tidak etis. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: pemaparan materi tentang penulisan ilmiah, sosialisasi dampak negatif plagiasi dan perjokian, serta pelatihan praktis penggunaan alat pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin dan Grammarly. Mahasiswa peserta kegiatan yang terlibat aktif dalam diskusi interaktif dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa mengenai teknik penulisan ilmiah, etika akademik, dan cara menghindari pelanggaran. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh keterampilan menggunakan alat bantu untuk memastikan orisinalitas karya tulis. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi risiko plagiarisme dan perjokian tetapi juga membangun budaya akademik yang jujur dan bertanggung jawab. Dampak jangka panjangnya adalah peningkatan kualitas lulusan dan reputasi institusi. Saran untuk keberlanjutan kegiatan ini adalah menjalin kerjasama lebih luas dan mengadakan pelatihan berkala untuk memastikan pemahaman yang berkelanjutan. Kata kunci: pelatihan; sosialisasi; penulisan ilmiah; plagiasi; perjokian. AbstractScientific writing training and socialization of the negative impact of plagiarism and cheating for Mechanical Engineering students of Tamansiswa University Palembang is a community service activity with the aim of increasing students' understanding and skills in writing scientific papers with integrity. This activity was carried out in response to the rampant cases of plagiarism and cheating among students, caused by factors such as academic pressure, lack of understanding of writing techniques, and easy access to unethical services. The implementation method consisted of three main stages: material presentation on scientific writing, socialization of the negative impact of plagiarism and cheating, and practical training on the use of plagiarism detection tools such as Turnitin and Grammarly. Students participating in the activity were actively involved in interactive discussions and hands-on practice. The results showed a significant increase in students' understanding of scientific writing techniques, academic ethics, and how to avoid violations. In addition, students also acquire the skills to use tools to ensure the originality of the written work. These activities not only reduce the risk of plagiarism and cheating but also build an honest and responsible academic culture. The long-term impact is to improve the quality of graduates and the reputation of the institution. Suggestions for the sustainability of this activity are to establish wider cooperation and conduct periodic training to ensure continuous understanding. Keywords: training; socialization; scientific writing; plagiarism; cheating.