Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penggunaan Lumut (Octoblepharum Albidum Hedw) Untuk Menyerap Fenol dari Limbah Pengeboran Minyak Bumi Fatma Fatma; Nova Yuliasari; Theresia Evy Yulianti Nedeak
Jurnal Penelitian Sains No 17 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5477.501 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i17.379

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan lumut (Octoblepharum albidum Hedw) untuk penyerapan fenol dari limbah pengeboran minyak bumi. Kondisi optimum proses penyerapan didapatkan dengan menvariasikan waktu kontak, berat adsorben (lumut), dan pH larutan fenol. Pengukuran konsentrasi larutan fenol dilakukan secara Spektrofotometri UV-VIS pada panjang gelombang 504 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: proses penyerapan optimum pada waktu kontak 90 menit, berat adsorben 0,25 g dan pH 7, memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,41%. Aplikasi kondisi optimum terhadap limbah pengeboran minyak bumi memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,78%.
Studi Pengaruh Temperatur, Kelembaban dan Tekanan Udara Terhadap Polutan SO2 di Sepanjang Jalan Pelembang-Inderalaya Nova Yuliasari; Miksusanti Miksusanti; Eviyanti Eviyanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5639.407 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i3.452

Abstract

Analisa kadar SO2 di udara sepanjang jalan Palembang-Prabumulih menggunakan metoda kompleks pararosanilin secara spektrofotometri tampak telah dilakukan. Cuplikan udara diserap impinger yang disambungkan dengan pompa vakum, masung-masing cuplikan diserap selama satu jam. Hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 tertinggi berada di kawasan publik sulfat yaitu 154,5 mg/M3 (pagi); 226,0 mg/M3 (siang) dan 201,1 mg/M3 (sore). Kadar SO2 terendah berada di Kertapati yaitu 63,2 mg/M3 (pagi); 88,6 mg/M3 (siang) dan 77,7 mg/M3 (sore). Kecenderungan hasil penelitian menunjukkan kadar SO2 siang hari selalu lebih tinggi dibanding pagi dan sore hari. Faktor kelembaban udara lebih mempengaruhi kadar SO2 dibanding temperatur dan tekanan udara. Kadar polutan SO2 yang terukur masih dibawah nilai ambang batas yang diizinkan sesuai KEP-03/MENKLH/II/1991 yaitu 260,0 mg/M3.  
Penurunan Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng Bekas dengan Menggunakan Adsorben Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit Poedji Loekitowati H; Nova Yuliasari; Fachriah Fachriah
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4788.244 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i12.385

Abstract

Penelitian penurunan bilangan peroksida dengan menggunahan karbon aktf dari tempurung kelapa sawit pada minyak goreng sawit bekas karena pengaruh lama pemanasan dan penyimpanan telah dilakukan.  Aktivasi karbon dari tempurung kelapa sawit dilakukan dengan NaOH 5 % dan dilakukan uji daya serap karbon aktif  terhadap iodium, metilen biru dan kadar abunya. Minyak goreng sawit dipanaskan selama 1 jam, kemudian ditentukan waktu kesetimbangan terhadap karbon aktif.  Bilangan peroksida pada minyak goreng sawit ditentukan sebelum dan sesudah penambahan karbon aktif pada pemanasan 1,2, dan 3 jam dengan penyimpanan 2, 4, 6, 8, 10 dan I2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon akfif dari tempurung kelapa sawit yang diaktivasi dengan NaOH 5% mempunyai daya serap terhadap iodium 743,634 mg/g, metilen biru : 20,570 mg/g dan kadar abu sebesar 4,13 9‘. Semakin Iama waktu pemanasan dan penyimpanan maka bilangan peroksida cendrung meningkal Persentase penurunan bilangan peroksida pada minyak goreng terbesar adalah 56,52 % dengan lama pemanasan 2 jam don disimpan selama 4 hari.
Studi Penyerapan Ion Kromium oleh Serbuk Batang Enceng Gondok dan Aplikasinya pada Limbah Industri Pelapisan Seng Nova Yuliasari; Fahma Riyanti; Christina A Christina A
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5162.552 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.443

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan serbuk batang enceng gondok kering berukuran 100 mesh dalam penyerap ion lromium dari limbah industri pelapisan seng. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi optimum dan persen penyerapan ion kromium yang diaplikasikan ke limbah. Parameter yang diteliti adalah waktu kontak optimum, berat optimum penyerap dan pH optimum. Pengukuran kadar ion kromium pada semua perlakuan dilakukan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk penyerapan 25 mg/L ion Cr6+ pada 100 mL larutan didapat kondisi optimum pada waktu kontak 60 menit (persen penyerapan 66,52%), berat penyerap 300 mg (persen penyerapan 79,19%) dan pada pH 7 (persen penyerapan 76,81%). Kadar ion Kromium yang terdapat pada limbah industri pelapisan seng adalah 80,543 mg/L. Aplikasi yang dilakukan terhadap ion kromium yang terdapat di limbah industri pelapisan seng pada kondisi optimum menunjukkan persen penyerapan sebesar 33,02% dengan menggunakan konsentrasi ion kromium limbah yang telah diencerkan yaitu 24,407 mg/L.
Studi Gangguan Kaporit terhadap Analisis Natrium secara Spektroskopi Atom Nova Yuliasari
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 3 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.414 KB) | DOI: 10.56064/jps.v12i3.168

Abstract

Penelitian gangguan kaporit sebagai desinfektan terhadap analisis Natrium (Na) menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom pada air ketel (Waste Heat Boiler dan Package Boiler) dan air pendingin pabrik PT.PUSRI telah dilakukan. Kaporit berkonsentrasi 1 ppm hingga 30 ppm menghasilkan klorida (Cl−) sebesar 39,9% hingga 31,57 %. Persamaan garis lurus dari hubungan ini adalah [Cl−] = 0, 3209[kaporit] + 0, 1569, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,9982. Larutan Na 1 ppm dengan variasi konsentrasi klorida (Cl−) dari 0 ppm hingga 150 ppm tidak memberikan kecenderungan perubahan hasil pengukuran. Air ketel (WHB dan PB) tidak mengandung Na dan mengandung klorida masing-masing sebesar 0,16 ppm dan 0,24 ppm. Air pendingin mengandung Na sebesar 27,38 ppm dan klorida sebesar 240,63 ppm. Perbandinga Na dan klorida pada air pendingin sebesar 1 : 8, 79 ppm masih dibawah perbandingan konsentrasi Na dan Klorida pada penelitian ini. Klorida pada air ketel dan air pendingin pabrik PT. PUSRI disimpulkan tidak mengganggu analisis Na menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom.
Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati Nova Yuliasari; Miksusanti .; Endang Setiyowati
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Vol 15, No 3: Juli 2012
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati
Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati Nova Yuliasari; Miksusanti .; Endang Setiyowati
Jurnal Penelitian Sains (JPS) Vol 15, No 3: Juli 2012
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Konsentrasi Zat Warna Erionil pada Limbah Cair Jumputan Menggunakan Lumut Hati
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGGUNAAN CAIRAN PEMOTONGAN RAMAH LINGKUNGAN DI BENGKEL LAS DAN BUBUT TRIS PALEMBANG Muhammad Yanis; Nukman Nukman; Aneka Firdaus; Nova Yuliasari
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): APTEKMAS Volume 5 Nomor 1 2022
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.062 KB) | DOI: 10.36257/apts.v5i1.4540

Abstract

Efforts to preserve the environment and natural resources, currently the machining process is directed to apply environmentally friendly machining. One of them is by using cutting fluid from vegetable oil. Vegetable oil as a substitute for mineral oil which is known to be non-renewable, non-biodegradable, carcinogenic, has an impact on health and the environment. This service activity aims to increase knowledge to machine tools for small industrial partners in applying environmentally friendly cutting fluids. The partner workshop is a Tris welding and lathe workshop located in the Kelurahan Kebun Bunga, Palembang. The implementation is carried out in one day with a limited number consisting of partner leaders and employees, other invited participants, and students. Based on the activities carried out, participants' understanding of the material presented increased by 84.4% and specifically material about environmentally friendly cutting fluids achieved the success of 88.9%. Partner workshops are very supportive of the activities carried out and want sustainable activities so that they have an effect on increasing their business.
Penerapan alat minimum quantity lubrication pada pemberian cairan pemotongan sebagai upaya pemesinan ramah lingkungan Muhammad Yanis; Al Antoni Akhmad; Barlin Barlin; Aneka Firdaus; Nova Yuliasari
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.13957

Abstract

Photocatalytic Degradation of Malachite Green by Layered Double Hydroxide Based Composites Nova Yuliasari; Alfan Wijaya; Risfidian Mohadi; Elfita Elfita; Aldes Lesbani
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2022: BCREC Volume 17 Issue 2 Year 2022 (June 2022)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.17.2.13482.240-249

Abstract

Studies of LDH materials to be applied as photocatalyst for dye pollutant degradation have been developed. These interesting efforts are inseparable from the investigation of degradation performance and competitive synthetic methods. Composites based on Zn/Al and Mg/Al layered double hydroxides (LDHs) with ZnO and TiO2 were prepared by coprecipitation-impregnation method following by calcination at 300 °C to forms Zn/Al-ZnO, Mg/Al-ZnO, Zn/Al-TiO2, and Mg/Al-TiO2. Composites were characterized by XRD, FTIR, SEM and UV-DRS. Photodegradation of malachite green (MG) was carried out, after optimization of pH, catalyst loading and contact time in batch system under UV irradiation. XRD and spectroscopic data shows composites were successfully formed indicated by formation of both pristine materials. Degradation of malachite green showed that composites as photocatalyst have higher catalytic activity than pristine LDHs. LDH-ZnO composite have better activity, energy band gap and degradation reusability than LDH-TiO2. The Zn/Al-ZnO and Zn/Al-TiO2 composites degraded 97.1% and 96.3% MG, whereas the Mg/Al-ZnO and Mg/Al-TiO2 composites were able to degrade 99.8% and 98.6% MG, respectively. Copyright © 2022 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).