Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ASESMEN UNJUK KERJA PORTOFOLIO DALAM MENULIS TEKS PERSUASI KELAS VIII SMP NEGERI 16 KOTA JAMBI Dila Nurzafti, Kharisma; Nazurty, Nazurty; D., Yusra; Purba, Andiopenta
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): June
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v3i7.2268

Abstract

This study was used a qualitative-descriptive approach to purposely figuring the application of assesment in the performance of writing persuasive text for VIII grade of SMP Negeri 16 Jambi City in 2022/2023 Academic Year. The students and the teacher in class VIII become the subjects of this study during the class. Data collection techniques were carried out by interviews, observations, and also documentation of the subjects and objects of the research. The data used in this research is the application of performance assesment in writing persuasive text for VIII grade of SMP Negeri 16 Jambi City. The result of this study shows that the application of performance assesment in writing persuasive text was applied well according to assesment standard of Curiculum 2013, with the RPP, indicators, and the given tasks to students are mutually sustainable. The application of this performance assesment was met the obstacles caused by the internal factors, such as limited study time and motivation lacks students to studying.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 11 KOTA JAMBI TAHUN AJARAN 2021/2022 Dea Juliza, Agna; Karim, Maizar; D., Yusra
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): October
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v3i11.2451

Abstract

This research aims to describe the implementation of a contextual approach in learning to write persuasive texts in class VIII B of SMP Negeri 11 Jambi City. Learning Indonesian cannot be separated from the approach methods in delivering the material. One approach used is a contextual approach. The purpose of this research was to find out how to implement contextual application in Indonesian language learning of persuasive text material for class VIII B students at SMP Negeri 11 Jambi City. This type of research is descriptive qualitative, data collection in this research was carried out by observing teachers, students and classes, interviews and documentation. The subject of this research is the Indonesian language study teacher in class VIII B of SMP Negeri 11 Jambi City. The implementation of the contextual approach was carried out ideally and this has been proven by the researchers' interviews with teachers, students and monitoring carried out during the teaching and learning process and the supporting factors were the enthusiasm of the students in participating in the learning, as well as adequate facilities and infrastructure. Based on the research results, it can be concluded that the application of a contextual approach to learning to write persuasive texts for class VIII B students at SMP Negeri 11 Jambi City has been implemented quite well.
NILAI MORAL DALAM NASKAH DRAMA NENEK TERCINTA KARYA ARIFIN C. NOER Sari, Andini Yopita; D., Yusra; Rahima, Bunga Efrilea; Hutagalung, Erniyani
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam naskah drama Nenek Tercinta karya Arifin C. Noer, sekaligus menekankan pentingnya telaah moral di tengah situasi krisis moral pada masyarakat kini. Nilai moral merupakan pedoman bagi manusia dalam membedakan perilaku baik dan buruk serta menjadi dasar dalam bertindak sesuai dengan norma sosial dan etika. Gejala menurunnya rasa hormat kepada orang tua, memudarnya rasa empati, serta menguatnya sifat individualis menjadikan karya sastra perlu dikaji sebagai media perenungan dan pembelajaran moral. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dilalukan dengan metode simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis isi terhadap naskah drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam naskah drama ini meliputi tiga aspek utama, yaitu (1) hubungan manusia dengan diri sendiri, (2) hubungan manusia dengan manusia lain, dan (3) hubungan manusia dengan tuhan. Dalam hubungan dengan sesama, nilai moral tercermin pada sikap kasih sayang, empati, dan tanggung jawab. Sedangkan nilai moral dalam hubungan dengan tuhan tercermin keyakinan, kesabaran, dan penyesalan atas dosa. Secara keseluruhan, naskah drama Nenek Tercinta menggambarkan potret kehidupan keluarga yang sarat pesan moral tentang rasa hormat terhadap orang tua dan pentingnya rasa syukur.
ABSURDITAS DALAM NASKAH DRAMA “DOR” KARYA PUTU WIJAYA TINJAUAN EKSISTENSIALISME Sari, Yomi Kristina; D., Yusra; Sari, Delia; Andani, Melisa
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1194

Abstract

Penelitian ini mengkaji absurditas dalam naskah drama “DOR” karya Putu Wijaya melalui tinjauan eksistensialisme. Fokus kajian ini berangkat dari kehadiran berbagai keganjilan dan ketidakpastian hidup dalam naskah yang merefleksikan problem eksistensial manusia modern. Tujuan penelitian meliputi pendeskripsian bentuk-bentuk absurditas dalam perwatakan tokoh, analisis makna absurditas melalui perspektif eksistensialisme, serta pengungkapan relevansinya dengan realitas sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Data berupa dialog, monolog, dan tindakan tokoh yang merepresentasikan fenomena absurditas dianalisis berdasarkan konsep eksistensialisme Jean-Paul Sartre dan Albert Camus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absurditas dalam “DOR” terwujud melalui percakapan repetitif, pernyataan kontradiktif, dan keputusan irasional. Unsur-unsur ini tidak hanya menjadi ciri estetika drama absurd, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap sistem hukum dan realitas masyarakat Indonesia. Dengan demikian, “DOR” merepresentasikan sintesis antara estetika absurditas, refleksi eksistensial, dan kritik sosial yang relevan dengan kehidupan manusia modern.
STRUKTUR INTRINSIK DRAMA "GODLOB" KARYA DANARTO Nabila, Ananda Putri; D., Yusra; Resviani, Fadiya; Ardiansyah, Perdi
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1201

Abstract

Drama tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai representasi kehidupan sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan manusia. Godlob karya Danarto adalah salah satu drama yang kuat dalam menyuarakan kritik tersebut, yang menampilkan ironi tentang kepahlawanan, kekuasaan, dan kekerasan dalam situasi perang. Drama ini menarik untuk dikaji karena menunjukkan penderitaan manusia yang dimanfaatkan untuk heroisme. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur-unsur intrinsik dalam drama Godlob karya Danarto. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimana elemen tema, alur, tokoh, latar, dan gaya bahasa yang saling berkaitan dalam membangun makna cerita secara utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Godlob sangat menentang kemunafikan kekuasaan dan ironi kepahlawanan dalam perang. Jalan cerita berjalan secara linier, dengan konflik yang menyebabkan tokoh Lelaki Tua kehilangan akal sehat sebagai akibat dari penderitaan dan ketidakadilan yang dia alami. Lelaki muda digambarkan sebagai korban fanatisme perang, sementara lelaki tua digambarkan sebagai korban sistem kekuasaan yang gagal. Berbagai simbol yang digunakan dalam drama ini menunjukkan bagaimana kekerasan yang dilegalkan merusak nilai-nilai kemanusiaan dan etika.Secara keseluruhan, drama Godlob menunjukkan bagaimana struktur intrinsiknya saling mendukung dalam menyampaikan kritik sosial yang kuat terhadap fakta perang dan kekuatan, serta menunjukkan bahwa perang menghancurkan tidak hanya tubuh manusia tetapi juga nilai dan moralitas manusia.