Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Karakteristik Dielektrik Isolator Polimer Resin Epoksi Berbahan Pengisi Abu Tongkol Jagung Yuditirajab Harun; Amelya Indah Pratiwi
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n1.2141

Abstract

Intisari — Pengembangan isolator polimer semakin meningkat dikarenakan sifat dielektrik isolator polimer lebih baik dibanding kaca dan keramik, konstruksi relatif lebih ringan, ketahanan kimia yang baik, ketahanan yang tinggi terhadap asam, memiliki sifat kedap air (hidrophobik) dan proses pembuatannya yang relatif lebih cepat dibandingkan isolator keramik dan kaca. Adapun kekurangannya yakni bahannya kurang tahan terhadap perubahan cuaca yang menyebabkan kekuatan mekanis menurun dan kerusakan fisik isolator. Kekurangan tersebut dapat diperbaiki dengan menambahkan bahan pengisi (filler) pada bahan isolator, seperti pasir silika, ataupun abu arang yang banyak mengandung silika. Penelitian ini mengkaji karakteristik dielektrik isolator polimer berbahan pengisi abu arang tongkol jagung. Bahan resin epoksi yang di gunakan adalah Dyglicidyl Ether Of Bisphenol-A (DGEBA) sebagai bahan dasar dan Metaphenylene Diamine (MPDA) sebagai bahan pengeras dengan perbandingan campuran 2:1 dan dicampurkan bahan pengisi (filler) dengan komposisi 0 gr, 15gr, 30gr. Pengujian dilakukan pada kondisi kering dan basah. Hasilnya Korona yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih lama dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr, dan nilai tegangan tembus yang terjadi pada sampel dengan filler 30gr lebih tinggi dibandingkan dengan sampel dengan filler 15gr. Dengan demikian peningkatan filler secara bertahap dapat memperbaiki nilai tegangan tembus pada sampel isolator. Kata Kunci: Isolator Polimer, Resin Epoxy, Filler, Abu TongkolJagung
Effectiveness Of Rice Husk Charcoal to Improve Breakdown Voltage of Used Transformer Oil Amelya Indah Pratiwi; Muhammad - Asri
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 10 No 1 (2022): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v10i1.1430

Abstract

Environmental pollution due to the burning of rice husk biomass and discarded transformer oil has a negative impact on the environment and livings. Utilization of rice husk biomass apart from being used as animal feed, fertilizer, can also be used as a purification of used transformer oil so that used transformers that were originally going to become waste can be reused in a long period of time. This study aims to analyze the effectiveness of rice husk activated charcoal in improving the breakdown voltage of used nynas libra transformer oil. The activator material used in rice husk charcoal is NAOH 30% as much as 100 ml with a chemical method for the activation process. To obtain the effectiveness value in terms of the percentage increase in breakdown voltage before and after purification, then the value of the voltage of the two test treatments is also reviewed against the standard breakdown voltage of transformer oil SPLN 49-1. The results showed that the average breakdown voltage increase of 5 times in each process was 166.99%. It can be concluded that the use of rice husk activated charcoal as a purification agent is effective in improving the breakdown voltage of used transformer oil