Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Pojok Baca MTs Wihdatul Ulum Bontokassi Kabupaten Gowa sebagai Wujud Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Umar Mansyur; Sitti Rahmawati; Muhajir Muhajir
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.343

Abstract

Permasalahan mitra, Madrasah Tsanawiyah Wihdatul Ulum Bontokassi Kabupaten Gowa, dalam pengabdian ini adalah implementasi Gerakan Literasi Sekolah belum berjalan optimal dan Pojok Baca sebagai sarana penunjang Gerakan Literasi Sekolah juga belum tersedia. Selain itu, guru dan peserta didik belum memahami secara mendalam terkait tahapan implementasi Gerakan Literasi Sekolah. Untuk itu, solusi yang diterapkan adalah pembuatan Pojok Baca Kelas dan memberikan materi program Gerakan Literasi Sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi, penyuluhan, dan aplikasi program. Pada kegiatan sosialisasi, diberikan motivasi literasi kepada peserta didik. Kegiatan penyuluhan, diberikan materi implementasi dan tahapan program Gerakan Literasi Sekolah kepada guru dan pustakawan. Dan pada kegiatan aplikasi program, dilakukan pembuatan pojok baca kelas. Berdasarkan realisasi kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan mitra terkait program Gerakan Literasi Sekolah dan telah tersedianya sarana literasi Pojok Baca di sekolah. Peningkatan pengetahuan mitra tersebut terutama terkait langkah-langkah atau tahapan dalam mengimplementasikan program Gerakan Literasi Sekolah, tumbuhnya motivasi dan minat baca peserta didik, serta pemanfaatan sudut ruangan kelas sebagai sarana literasi berupa pojok baca.
Menumbuhkan Kreativitas melalui Pelatihan Membuat Mading Digital Siswa MA Wihdatul Ulum Nurfathana Mazhud; Ihramsari Akidah; Sitti Rahmawati
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.341

Abstract

Pada era digital saat ini, tampaknya mading konvensional sudah tidak lagi sesuai, selain anggaran untuk menyiapkan berbagai bahan yang dibutuhkan memerlukan biaya yang cukup tinggi. Penggunaan bahan-bahan tentunya menjadi pertimbangan saat harus mendaur ulang karena harus diganti secara berkala. Olehnya itu, mading konvensional haruslah beriringan bersama dengan perkembangan era digital. Mading digital sudah marak digunakan oleh beberapa sekolah dengan memanfaatkan teknologi digital. Berbagai platform digital dapat digunakan dalam mendesain mading digital sehingga dapat menghasilkan kreasi yang baik. Salah satu platform yang bisa digunakan yakni ‘canva’. Mengingat keberadaan mading sekolah memiliki arti yang penting baik bagi siswa maupun guru, maka hendaknya mading sekolah dikelola secara baik agar tetap eksis. Menumbuhkan kreativitas siswa MA Wihdatul Ulum merupakan lokasi pengabdian yang dipilih oleh tim pengabdi karena sekolah tersebut adalah salah satu sekolah binaan Yayasan Wakaf UMI yang berlokasi di Desa Bontokassi Gowa. Pelatihan membuat mading digital bagi siswa mendapat respon yang positif dari pihak sekolah sebagai mitra pengabdian. Pelatihan membuat mading digital diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas siswa dalam berbagi informasi terbaik sekolah kepada seluruh siswa maupun orang di luar lingkup sekolah. Pelatihan ini memberi manfaat yang besar bagi siswa untuk menampilkan informasi setiap saat dalam waktu relatif bebas. Pada akhir kegiatan pelatihan, secara kolaboratif tim pengabdi, guru, dan siswa menyusun mading digital yang memuat data tentang informasi seputar sekolah.