Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Struktur dan Pemanfaatan Tanaman pada Pekarangan Desa dan Nurlaelih, Euis Elih; Anbarwati, Utari Putri; Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki; Zahro, Frelyta Ainun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 4 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.04.05

Abstract

Pekarangan desa dan kota memiliki struktur dan penggunaan tanaman yang berbeda sehingga menjadi pembeda di antara keduanya.  Struktur dan pemanfaatan tanaman pada pekarangan penting dalam dalam upaya konservasi keragaman hayati serta upaya optimalisasi pekarangan untuk mendukung kebutuhan hidup masyarakat.  Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan keragaman struktur dan pemanfaatan tanaman pada pekarangan desa dan kota.  Penelitian ini menggunakan metode survey dengan observasi dan wawancara terhadap dua kelompok masyarakat pemilik pekarangan yang ada di Kabupaten Malang dan di Kota Bekasi.  Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan struktur dan pemanfaatan pada pekarangan yang ada di kedua wilayah tersebut.  Perbedaan tersebut antara lain pekarangan desa menunjukkan keragaman jenis tanaman yang lebih tinggi dibandingkan tanaman di pekarangan kota. Strata pohon pada pekarangan desa lebih banyak dibandingkan di pekarangan kota. Berdasarkan pemanfaatannya, tanaman di pekarangan desa lebih beragam dibandingkan pekarangan kota, demikian pula dengan bagian tanaman yang digunakan.  Tanaman di pekarangan desa digunakan oleh masyarakat sebagai makanan, obat-obatan, estetika, papan, ritual budaya dan lingkungan  Sedangkan di perkotaan, tanaman pekarangan lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan terhadap keindahan dan lingkungan.
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Tanaman Hias Di Desa Bokor Sitawati, Sitawati; Suryanto, Agus; Nurlaelih, Euis Elih; Permanasari, Paramyta Nila; Wicaksono, Karuniawan Puji; Baskara, Medha; Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i2.5107

Abstract

Desa Bokor memiliki potensi sebagai Desa Wisata berbasis pertanian dan bentang alam serta letak yang strategis pada jalur wisata. Pada pengabdian masyarakat sebelumnya sudah dilakukan peningkatan ketrampilan perbanyakan tanaman hias dan analisis TWIN dalam pengembangan Desa Wisata di Desa Bokor. Sehingga, dalam mendukung program desa sebagai Desa Wisata diperlukan lomba kreativitas dan edukasi edukasi tanaman hias untuk meningkatkan keindahan dan kualitas lingkungan Desa Bokor. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah: 1) Memanfaatkan lahan kosong atau tegal kosong dan pekarangan untuk budidaya tanaman hias, 2) Meningkatkan kualitas lingkungan desa dan meningkatkan keindahan desa, dan 3) Menggiatkan dan memotivasi warga desa untuk mewujudkan Desa Wisata. Masyarakat mengetahui dan memahami teknologi budidaya tanaman hias, manfaat, dan luaran pada kegiatan ini adalah: a) Masyarakat mengetahui dan memahami teknologi budidaya tanaman hias, b) Masyarakat dapat mengoptimalkan lahan pekarangan untuk tempat budidaya tanaman hias, dan c) Masyarakat desa menjadi termotivasi untuk mewujudkan desa agrowisata.
KAJIAN PENGGUNAAN MACAM MULSA ORGANIK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki; Aini, Nurul; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mulsa organik terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah, serta untuk menentukan mulsa organik terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan di Kota Pasuruan pada bulan Maret sampai Agustus 2012, dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan mulsa organik dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemulsaan organik dapat meningkatkan secara nyata tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, jumlah buah, jumlah panen total per tanaman, bobot segar buah per tanaman dan diameter buah.  Perlakuan mulsa batang jagung, mulsa jerami dan mulsa orok-orok lebih baik dibandingkan dengan mulsa kayu apu, mulsa eceng gondok, mulsa kara benguk dan perlakuan tanpa mulsa karena dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen buah pada tanaman cabai besar. Peningkatan hasil pada mulsa batang jagung sebesar 79%, pada mulsa jerami 64% dan pada mulsa orok-orok sebesar 56% dibandingkan dengan kontrol.
Kajian Etnobotani Tanaman Buah Lokal di Pekarangan Desa Pagung Kabupaten Kediri Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki; Nurlaelih, Euis Elih; Fajarwati, Santi Kusuma; Sandy, Yohana Avelia; Zahro, Frelyta A.
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2023.008.2.05

Abstract

Pekarangan secara umum memiliki fungsi sosial budaya, hubungan ekonomi, serta biofisika. Pekarangan memiliki manfaat sebagai penghasil tanaman untuk kebutuhan pangan, rempah, buah, biofarmaka, dan hewan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tanaman pekarangan oleh masyarakat Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei lapang dimana kegiatan meliputi wawancara, identifikasi jenis tanaman dan analisis data. Pengumpulan data dilakukan  dengan cara wawancara semi terstruktur dengan responden. Setelah pengumpulan data, dilanjutkan pengumpulan spesimen tumbuhan yang didampingi oleh informan kunci. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan kategori pekarangan Desa Pagung tergolong pekarangan dengan luas sedang yang ditanami 53 spesies tanaman buah yang berasal dari 22 famili. Tanaman buah yang sering  ditemui di pekarangan Desa Pagung adalah Pisang (Musa paradisiaca) sekitar 15,55% dan Mangga (Mangifera indica) sekitar 14,50%. Masyarakat Desa Pagung menanam tanaman buah karena hobi, karena pemeliharaan budidaya yang mudah, vegetasi untuk lahan yang erosi atau longsor, koleksi, peneduh, ketersediaan air yang sulit. Tanaman buah yang dibudidayakan oleh masyarakat Desa Pagung selain dikonsumsi dalam bentuk buah juga dimanfaatkan sebagai obat (22,64%), ritual budaya atau agama (15,09%), peneduh (22,64%), dan hias (3,77%).
APLIKASI ECO-ENZYME DAN PUPUK N ANORGANIK PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL BROKOLI (Brassica oleracea Var. Italica) Sitawati, Sitawati; Al Fikriyah, Ulfatul Rosyida; Nihayati, Ellis; Damaiyanti, Dewi Ratih Rizki
BUANA SAINS Vol 26, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v26i1.7894

Abstract

Annual market demand for broccoli (Brassica oleracea var. italica) continues to rise. Nevertheless, this increasing trend has not been matched by adequate production quality and quantity, which remain relatively low, thereby necessitating improved cultivation techniques. Currently, broccoli farming is still highly dependent on inorganic fertilizers to support optimal plant growth. Consequently, incorporating organic fertilizers is essential to minimize this reliance. This study aimed to evaluate the effects of applying eco-enzyme to reduce nitrogen fertilizer rates on broccoli yield and quality. The experiment was conducted in Tulungrejo, Bumiaji, Batu City, East Java, from May to July 2024. A randomized complete block design (RCBD) with factorial arrangement was employed, consisting of two factors: eco-enzyme concentrations (0, 15, 30, and 45 ml L?¹) and synthetic N fertilizer rates (0%, 33%, 66%, 100%, and 133% of the recommended dose of 300 kg ha?¹). The results revealed a significant interaction between eco-enzyme concentration and synthetic N fertilizer rate. The application of 30 ml L?¹ eco-enzyme combined with a 66% reduction in inorganic N fertilizer notably enhanced leaf area (4.26%), flower diameter (18.48%), total fresh weight (50.14%), and edible fresh weight (43.82%) compared to the control. These findings suggest that eco-enzymes can effectively reduce dependence on inorganic nitrogen fertilizers in broccoli cultivation.