Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS SRIGUNUNG KEC. SUNGAI LILIN KAB. MUSI BANYUASIN 2023 Rika Maisaroh; Ahmad Arif; Arie Anggraini; Andini Zuitasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18508

Abstract

Ada 65% ibu hamil, gizi belum terpenuhi. Minimnya pemahaman ibu hamil tentang gizi pada ibu hamil. Kedua permasalahan ini berdampak pada tidak adanya tindak lanjut untuk meningkatkan pengetahuan gizi  pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, tingkat pendidikan, penghasilan, status pekerjaan dan sumber informasi terhadap pengetahuan gizi ibu hamil di Puskesmas Srigunung Kec. Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin 2023. Rancangan penelitian yang digunakan berupa penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square. Subyek penelitian adalah ibu hamil di Puskesmas Srigunung Kec. Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin 2023 dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 82 orang responden, teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian diperoleh setelah menggunakan uji chi square diketahui bahwa nilai signifikansi < 0,05, yang artinya terdapat hubungan usia, tingkat pendidikan, penghasilan, status pekerjaan dan sumber informasi terhadap pengetahuan gizi ibu hamil di Puskesmas Srigunung Kec. Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin 2023.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGIS SAAT PREMENOUPOSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PREMENOUPOSE DI PUSKESMAS TALANG BETUTU KOTA PALEMBANG TAHUN 2023 Rima Fujiyati; Ahmad Arif; Arie Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18612

Abstract

Menopause adalah sebagai masa berakhirnya siklus menstruasi pada perempuan secara alamiah. Keluhan-keluhan menopause baik fisik, psikologis maupun seksual akan dialami oleh perempuan yang memasuki masa menopause. berbagai perubahan dalam menopause dapat menimbulkan kecemasan. Dengan adanya keseimbangan pengetahuan tentang menopause secara menyeluruh, diharapkan keluhan, kecemasan yang timbul pun dapat berkurang dan kualitas hidup mereka pun akan menjadi lebih baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perubahan fisik dan psikologis secara simultan dengan kecemasan pada ibu premenoupose di Puskesmas Talang Betutu Tahun 2023. Metode menggunakan jenis penelitian kuantitatif survey analitik. Subjek penelitian 75 responden dengan tehnik pengambilan purposive sampling. Hasil penelitian ada hubungan antara pengetahuan  secara partial dengan  kecemasan pada ibu premenoupose dengan  nilai p-value 0,000 (p<0,05). Ada hubungan  antara perubahan fisik dan psikologis secara partial dengan kecemasan pada ibu premenoupose dengan  nilai p-value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan  pengetahuan,  perubahan fisik  dan psikologis saat premenoupose dengan tingkat kecemasan ibu premenoupose.
PENGARUH CONTINUITY OF CARE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN DALAM KEHAMILAN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN NURACHMI SST. M.Kes KOTA PALEMBANG 2023 Eka Rahmawati; Arie Anggraini; Reffi Dhamayanti; Ahmad Arif
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 2: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Continuous care is carried out with the aim of providing comprehensive services that can be started from the preconception period, early pregnancy, during pregnancy in each trimester, labor process, BBL care, to postpartum. This study is to analyze the effect of Continuity Of Care on the health of pregnant women, maternity mothers, postpartum mothers, and neonates. Method: This study used a quasi-experimental design with the Posstest-Only Control Design method. In this design, the samples were divided into two groups, namely, group I carried out continuous assistance and group II as a control. Data sources in this study used primary data in the form of observation sheets and secondary data from medical records, MCH books, and registers. The number of samples in this study was 100 respondents, which were divided into 2 groups with each group of 50 respondents. Statistical tests used Mann Whitney test. Results: There was a significant difference between pregnancy discomfort. Statistically obtained a p value of 0.030; P<0.05. Conclusion: Pregnant women who are given continuous care have different discomfort experienced compared to those who are not given continuous care.
Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan, dan Dukungan Keluarga Terhadap Kegagalan ASI Ekslusif Di UPTD Puskesmas Pengaringan Kabupaten Oku Lely Lora; Ahmad Arif; Dewi Ciselia; Habiah Habiah
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol2.Iss2.918

Abstract

Breast milk is the best food for babies. It cannot be replaced with other foods and no food can replace breast milk. The converage of breast feeding babies in OKU Regency in 2018 was 60,7%. in pengaringan primary health care center area in 2021 it was recorded that out of 168 babies there wewe 146 babies who failed to have exclusive breastfeeding (86,9%). the objective of the of implementing exclusive breastfeeding in the UPTD area of pengaringan primary health care center, semidang Aji district, OKU Regency in 2021. this study was quantitative with a cross-sectional design. The population of the study was all mothers who had babies aged more than 6 months, who visited the UPTD Primary health care center of pengaringan, semindang aji sitrict, OKU Regency in february 2022. the sampel of the study was 30 a quistionnaire. The data were analyzed by means of chi -square test formula. The results of with the failure of exclusive breastfeeding with the value of variable of knowledge (p-0.004) and family support (p-0,013). there was no significant relationship between work and exclusive breastfeeding failure with p-value of 0.402. it is expected that the primary health care center be able to increase health counseling related to exclusive breastg=feeding and put up more health information such as posters about exclusive breastfeeding.
Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Continuity Of Care pada Pelayanan Kebidanan di Puskesmas Kana Azhara; Siti Aisyah; Arie Anggraini; Ahmad Arif
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.270

Abstract

Puskesmas memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan merata bagi masyarakat. Faktor-faktor seperti paritas (jumlah kehamilan yang pernah dialami oleh seorang wanita), jarak tempuh ke puskesmas, dan kepemilikan jaminan kesehatan dapat memengaruhi ketersediaan dan penerimaan pelayanan Continuity of Care (COC) untuk memberikan perawatan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara paritas, jarak tempuh, kepemilikan jaminan kesehatan, dan pelayanan COC di puskesmas.. Metode pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu  nifas yang tercatat pada data rekam medik di Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 sebanyak 39  responden dan sampel sebanyak 39 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan  data menggunakan data sekunder dengan menggunakan data rekam medik Puskesmas Nusa Bakti tahun 2022 . Analisis data menggunakan uji statistik chi square dengan P value < 0.005 . Hasil penelitian ini dari 26 responden paritas resiko rendah yang dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (76.9%) dengan P value = 0.001 , sedangkan dari 25 responden dengan jarak tempuh dekat dilakukan COC terstandar sebanyak 20 responden (80.0%) dengan P value =0.001 , dan dari 26 responden yang memiliki BPJS 19 responden 73.1%) dilakukan COC secara terstandar dengan P value = 0.003. Ada hubungan antara paritas, jarak tempuh dan kepemilikan  jaminan kesehatan dengan COC. Peneliti menyarankan untuk menyajikan informasi yang spesifik dan mudah dipahami kepada ibu hamil, terutama yang memiliki paritas tinggi atau tinggal di daerah dengan jarak tempuh yang jauh. Program edukasi kesehatan dapat mencakup manfaat COC, cara mengatasi risiko, dan pentingnya pelayanan kebidanan berkualitas