Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PIPER

Studi Karbon Pada Tegakan Hutan Mangrove Sekunder Di Desa Tanjung Harapan Kabupaten Kubu Raya Antonius -
Publikasi Informasi Pertanian Vol 16, No 31 (2020): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v16i31.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang simpanan karbon pada tegakan hutan mangrove sekunder di Desa Tanjung Harapan Kabuapten Kubu Raya.Analisis kandungan karbon tegakan hutan mangrove sekunder menggunakan metode survei dengan cara jalur berpetak. Pengumpulan data di lapangan menggunakan metode non destructive sampling (pengumpulan data tanpa pemanenan). Panjang jalur yang dibuat sepanjang 100 meter dengan jumlah jalur yang dibuat di dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 jalur penelitian. Peletakan jalur penelitian dilakukan dengan metode purposive sistematik sampling, titik awal peletakan jalur 10 meter dari batas pinggir pantai dengan jarak antar jalur 150 meter. jalur tersebut dibuat sub-petak dengan ukuran 10 m x 10 m untuk tingkat pohon, dan 5 m x 5 m untuk tingkat pancang. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah individu pancang sebesar 2.040 individu/ha, sedangkan jumlah pohon sebesar 340 individu/ha. Potensi karboon pada tingkat pancang sebesar 21,72 ton C/ha, sedangkan potensi karbon pada tingkat pohon sebesar 39,17 ton C/ha. Total jumlah karbon pada tegakan hutan mangrove sekunder di Desa Tanjung Harapan adalah sebesar 60,89ton C/ha atau setara dengan 223,47 ton CO2/ha. Kata Kunci: Karbon Tegakan, Hutan Mangrove Sekunder
POTENSI KARBON PADA TEGAKAN HUTAN SEKUNDER DI DESA TANJUNG LASA KABUPATEN KAPUAS HULU Widiya Octa Selfiany; Antonius -
Publikasi Informasi Pertanian Vol 17, No 1 (2021): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v17i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai potensi karbon padategakan hutan sekunder di Desa Tanjung Lasa Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten KapuasHulu. Analisis kandungan karbon tersimpan pada tegakan lakukan menggunakan metode surveidengan cara jalur berpetak.Pengumpulan data di lapangan menggunakan meode non destructivesampling (pengumpulan data tanpa pemanenan). Panjang jalur yang dibuat sepanjang 1000 meterdengan jumlah jalur yang dibuat di dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 jalur penelitian. Setiapjarak 100 meter dibuat petak 20 x 20 m untuk tingkat pohon, 10 x 10 m untuk tingkat tiang dan 5 x5 m untuk tingkat pancang. Peletakan jalur penelitian dilakukan secara purposive sampling(disengaja) mulai dari 20 meter dari pinggir sungai hingga masuk kedalam sejauh 1000 m. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa potensi karbon tersimpan tegakan hutan sekunder pada tingkatpertumbuhan pancang sebesar 18,68 ton C/ha atau setara dengan 68,54 ton CO2/ha, dengan kanpada tingkat pertumbuhan tiang adalah sebesar 15,65 ton C/ha atau setara dengan 57,44 ton CO2/ha, sementara pada tingkat pertumbuhan pohon sebesar 13,61, ton C/ha atau setara dengan 49,93ton CO2/ha.
POTENSI, PEMANENAN DAN PEMANFAATAN ROTAN JERNANG DI KAWASAN EKOBUDAYA HUTAN RAWA GAMBUT PENAM SENGKUANG LEBUK Antonius -; Vincencia Septaviani Issera Sulistya Putri
Publikasi Informasi Pertanian Vol 18, No 1 (2022): JURNAL PIPER
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v18i1.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi, pemanenan dan pemanfaatan resin jernangyang berasal dari Rotan jernang (Daemonorops spp) dengan menggunakan metode survey danwawancara langsung. Rotan jernang merupakan salah satu jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)yang bernilai ekonomi tinggi adalah produk yang berasal dari buah rotandisebut “jernang”. Jernangdigunakan oleh masyarakat untuk pewarna bahan kerajinan tangan dan tenun ikat. Penelitian ini dilakukanuntuk menganalisis potensi buah rotan jernang dan mendeskripsikan teknik pengolahannya memanenbuah rotan jernang oleh masyarakat. Penelitian dilakukan di kawasan Ekobudaya Penam SengkuangLebuk Desa Empaka Kebiau Raya Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.Potensijernang di hutan alam dapat mencapai 33,33 kg/ha/sekali panen. Buah yang baik untuk di panen memilikiukuran setengah dari ukuran buah matang. Warna buah jernang muda berwarna coklat tua kehitamandan apabila masak warnanya hitam kekuningan. Buah membutuhkan waktu sekitar 11"13 bulan untukmenjadi buah yang matang. Petani memanen buah dengan menggunakan parang panjang, kemudianjika rotan terlalu tinggi petani memanjat pohon inangnya.