Paulus MM
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN PRODUK PINJAMAN PADA CREDIT UNION Paulus -
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 15, No 1 (2017): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v15i1.78

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan mengenai strategi pemasaran produk pinjaman (kredit)pada lembaga keuangan Credit Union (CU) dengan mengambil tempat penelitian pada CU Keling KumangKantor Cabang Putussibau. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendiskripsikan dan mengetahui Pelaksanaanstrategi Pemasaran yang meliputi produk (Product), harga (Price), tempat (Place), dan promosi(Promotion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek produk memiliki keunggulan karena produkpinjaman ada 6 jenis untuk mengakomodir kebutuhan anggota, namun masih ada keinginan anggota yangbelum terpenuhi yaitu jenis pinjaman untuk pasca panen. Aspek harga yaitu variasi bunga pinjaman yangditerapkan ada dua metode perhitungan yaitu sistem bunga flat dan sistem bunga anuitas dengan kisaranbunga antara 1 % sampai 2 % sesuai dengan jenis pinjaman. Aspek tempat CU Keling Kumang sudahmemiliki kantor yang representatif untuk pelayanan anggota dan untuk aktivitas administrasi, namundaerah pelayanan yang jauh masih menjadi kendala dalam pelayanannya mengingat jarak tempuh dansulitnya medan yang dilalui. Aspek promosi, CU Keling Kumang sudah menerapkan promosi denganberbagai metode, dan metode yang sering digunakan adalah dengan pemberian brosur – brosur tentangproduk. Pemasangan spanduk, ikut serta di dalam pameran-pameran dan kegiatan pendidikan anggotasecara terjadwal setiap tahun bukunya.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BENGKEL SEPEDA MOTOR Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 19, No 2 (2021): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v19i2.556

Abstract

Lokasi penelitian dilakukan di Bengkel Mitra Motor di Kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Usaha bengkel dikembangan dengan menerapkanstrategi penetapan harga berdasarkan Cost Plus Pricing (penetapan harga berdasarkan harga pokokdan margin) dan Average Rate Pricing (harga berdasarkan rata-rata harga produk di pasar). Hargaproduk yang ditetapkan terdiri dari produk jasa reparasi kendaraan dan produk suku cadang kendaraan.Strategi kedua dalam pengembangan usaha adalah pelayanan. Pelayanan di menerapkan konsep RATER(Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), Empati (Empathy), Kendalan (Reliability).Pelayanan, selanjutnya di dukung oleh sarana dan prasarana pendukung. Usaha bengkel sepeda motordapat berkembang dengan pelaksanaan pelayanan yang baik dan harga yang kompetitif. Karyawandapat melaksanakan pelayanan reparasi dan pelayanan penjualan suku cadang dengan dukungan saranaperbengkelan yang memadai.
Upaya Meningkatkan Minat Nasabah Produk BNI Griya Pada Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Sintang Paulus -
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 19, No 1 (2021): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v19i1.476

Abstract

BNI Griya merupakan salah satu produk BNI Cabang Sintang yang merupakan produkkredit. Produk BNI Griya disiapkan bagi nasabah yang memiliki keinginan untuk mendapatkan fasilitaspinjaman yang bertujuan untuk membeli rumah tempat tinggal, renovasi, dan pembangunan rumah baru.Selain itu produk BNI Griya juga dapat dipergunakan untuk keperluan kredit multi guna bagi nasabahyang memerlukan kredit untuk berbagai keperluan.Produk BNI Griya khusus untuk nasabah yang berprofesisebagai pegawai baik pegawai Negeri Sipil maupun pegawai swasta. Upaya untuk menarik minat paranasabah maka manajemen BNI melakukan promosi, yaitu dengan cara mendatangi instansi-istansipemerintah maupun swasta yang dilakukan oleh staf marketing (pemasaran). Promosi dilakukan denganbantuan media promosi berupa brosur yang berisikan informasi mengenai manfaat dan keunggulan produkBNI Griya.Suku bunga produk BNI Griya bervariasi sesuai dengan sistem yang diterapkan.Suku bungadengan menggunakan sistemflat rate (sistem bunga tetap) danfloating rate (sistem bunga mengambang).Sistem flat rate tingkat suku bunganya dibawah 12 % pertahun atau dibawah 1 % perbulan.
DAMPAK KEBERADAAN PT. PERDANA SAWIT PLANTATION (PSP) TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 17, No 1 (2019): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v17i1.271

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan PT. Perdana Sawit Plantation yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah kecamatan Ketungau Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan data dan menganalisis data yang diperoleh kemudian dibuat kesimpulan dan saran atas penelitian yang dilakukan. Aspek yang diteliti berkaitan dengan permaslahan adalah aspek sosial dan aspek ekonomi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini antara lain : 1). General Manager, 2). Manager Community Development, 3). Kepala Desa Argo Mulyo, dan 4). Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian diperoleh data bahwa perusahaan telah melaksanakan operasinya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Perusahaan telah melaksanakan program CSR (Corporate Social Responsibilty) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada semua pihak-pihak terkait, baik internal maupun eksternal. Namun program yang dijalankan belum sepenuhnya dapat terlaksana sesuai dengan harapan masyarakat. Pada aspek sosial, perusahaan telah memberikan kontribusi berupa bantuan sarana dan prasarana bagi masyarakat setempat, terlibat dalam berbagai even sosial budaya masyarakat seperti keterlibatan di dalam kegiatan budaya masyarakat. Partisipasi dalam bentuk tenaga, barang, dan juga uang. Partisipasi sosial juga diwujudkan dalam bentuk bantuan pembangunan sarana dan prasarana umum untuk pemerintahan desa. Pada aspek ekonomi, perusahaan telah memberikan kontribusi berupa memberikan peluang kerja bagi masyarakat untuk menjadi pegawai sehingga dapat memperoleh pendapatan untuk meningkat taraf hidup masyarakat. Namun demikian secara umum kontribusi perusahaan belum menyentuh sepenuhnya terhadap kebutuhan masyarakat. Tanggung jawab sosial perusahaan masih dianggap belum sesuai dengan harapan masyarakat.
Pelaksanaan Pendidikan Dan Pelatihan Karyawan Credit Union (CU) Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 18, No 2 (2020): FOKUS Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Ka
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v18i2.431

Abstract

Pendidikan dan pelatihan Karyawan Credit Union merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan (skill), dan sikap (attitude) karyawan. Capaian program pendidikan dan pelatihan dipengaruhi oleh perangkat infrastruktur sumber daya yang dimiliki oleh lembaga Credit Union. Output dari pelaksanaan pendidikan dan pelatihan adalah terwujudnya peningkatan kemampuan karyawan baik yang bersifat teknis maupun manajerial. Bentuk pendidikan yang dimasud di CU lebih mengarah kepada pendidikan formal yang dilaksanakan oleh karyawan, sedangkan pelatihan yang dilakukan berupa latihan praktek kerja secara individu dan kelompok yang dibimbing oleh seorang instruktur baik pelatihan di internal CU maupun pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal.Outcome dari program pendidikan dan pelatihan bagi lembaga CU adalah terwujudnya pelayanan yang berkualitas bagi anggota sehingga meningkatkan jumlah anggota dan aset lembaga CU.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM (KSP) Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 17, No 2 (2019): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v17i2.355

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di KSP Sejahtera yang berdomisili di Kota Sintang. Strategi pengembangan usaha, pertama, melalui desain produk jasa keuangan yaitu produk pinjaman untuk pensiunan dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bunga kredit yang diterapkan sebesar 6 persen perbulan dengan sistem anuitas. Jangka waktu kredit maksimal 12 bulan. Kedua, pengembangan Sumber Daya Manusia, hasil penelitian menunjukkan sumber daya karyawan sudah memadai, kompetensi karyawan dikembangkan melalui program diklat yang dilaksanakan oleh divisi pengembangan sumber daya manusia dari kantor pusat yang berada diPemerintah Daerah tingkat Satu (Kota Pontianak). Ketiga, Pengadaan sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana KSP Sejahtera sudah memadai untuk menunjang kegiatan pelayanan kredit. Keempat, Permodalan. Permodalan bersumber dari setoran uang para pendiri dan dikembangkan dengan Sisa Hasil Usaha (SHU). Koperasi Sejahtera selalu surplus setiap bulannya sehingga mendapatkan SHU yang selanjutkan dialokasikan untuk menambah modal lembaga. Strategi Koperasi dalam upaya pengembangan usahanya sudah cukup berhasil karena modal selalu bertambah dari tambahan laba yang diperoleh setiap bulannya. Sumber daya karyawan sudah mampu menjalankan operasional koperasi dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Strategistrategi terus dikembangkan dengan melakukan inovasi produk dan pelayanan. Inovasi produk yang akan dilakukan adalah menambah spesifikasi produk pinjaman dengan menambah jangka waktu kredit dan segmentasi anggota peminjam. Selain itu Sarana dan prasarana disesuaikan untuk menjawab tuntutan pengembangan lembaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kualitas sumber daya karyawan koperasi.
KINERJA PENGURUS KOPERASI UNIT DESA (KUD) Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 18, No 1 (2020): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v18i1.395

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kinerja Pengurus KUD Dharma Bhakti di Kecamatan Binjai Hilir Kabupaten Sintang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan kinerja pengurus. Manfaat yang dihasilkan dari penelitian diharapkan memiliki kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Ruang lingkup penelitian ini adalah kinerja dengan aspek-aspek yang diteliti antara lain : 1) tugas pokok dan fungsi pengurus, 2) Dimensi Kinerja, 3) motivasi kerja, dan 4) fasilitas kerja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari yaitu : 1) Ketua Pengurus, 2) Ketua Pengawas, 3) Anggota. Penetapan subjek penelitian ketua pengawas dan ketua pengurus menggunakan metode purposive sampling, sedangkan anggota menggunakan metode incidental sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengurus terdiri dari ketua pengurus, sekretaris, dan bendahara yang memiliki tupoksi masing-masing yang mengacu kepada peraturan perkoperasian pada umumnya. Berdasarkan tupoksi pengurus melaksanakan operasional usaha koperasi dengan memperhatikan dimensi kinerja kualitas, kuantitas, kecepatan, kerja, kerja sama, kepemimpinan, dan komunikasi. Pengurus hal-hal yang memotivasi pengurus yaitu rasa solidaritas, honor pengurus, dan penguatan dari anggota berupa kepercayaan yang diberikan anggota untuk mengelola. Pengelolaan KUD didukung oleh fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk bekerja dalam melaksanakan pekerjaan administrasi perkantoran.
PEMASARAN PRODUK Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 16, No 1 (2018): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v16i1.143

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Pemasaran Produk PT. Unilever Cabang Sintang, selanjutnya rumusan permasalahan tersebut adalah bagaimanakah Pemasaran Produk PT. Unilever Cabang Sintang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan mengetahui Pemasaran produk yang selanjutnya berguna baik secara teoritis maupun secara praktis untuk kemajuan perusahaan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan subjek penelitian berjumlah 4 orang yaitu Operasional Manager, Distributor Sales Supervisor, Staf Sales Distributor , dan Pelanggan. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang kemudian dilakukan pembahasan dan dibuat suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa omset penjualan produk menunjukkan trend penurunan penjualan selama tahun 2015, hal ini berdasarkan data penjualan pada bulan September, omset penjualan sebesar Rp. 3.965.000.000, Nopember sebesar Rp. 3.209.000.000, Desember Rp. 2.958.000.000. Penurunan omset lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal yaitu menurunnya daya beli masyarakat akibat dari menurunnya pendapatan masyarakat secara umum. Berdasarkan hasil penelitian mengenai ruang lingkup penelitian yaitu produk, harga, tempat, dan promosi sebagai marketing mix sudah berjalan dengan baik. Strategi untuk produk yaitu dengan diferensiasi produk, dari aspek harga perusahaan menerapkan kepemimpinan harga rendah, aspek tempat, perusahaan memilih kantor berada di kota kabupaten sebagai tempat yang stragis, kemudian berdasarkan aspek promosi, PT. Unilever melaksanakan promosi dengan menerapkan bauran promosi (promotion mix) yang terintegrasi dilakukan mulai dari PT. Unilever pusat sampai ke perusahaan cabang di daerah sebagai perusahaan distributor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PT. Unilever dalam pemasaran produk menerapkan bauran pemasaran yang terdiri dari aspek produk, harga, tempat, dan promosi. Keempat aspek bauran pemasaran sudah berjalan dengan baik, namun belum maksimal. Aspek produk berupa diferensiasi produk dengan cost leadership, didukung lokasi dan kantor yang representatif serta menerapkan bauran promosi.
DISIPLIN KERJA PADA PABRIK MINYAK KELAPA SAWIT Darmansah -; Paulus -; Kaspama Yuli
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 16, No 2 (2018): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v16i2.212

Abstract

Adanya penegakan disiplin organisasi yang baik, biasanya dapat mempengaruhi kinerja karyawannya. Penegakan disiplin yang lemah dan ketidakjelasan aturan dalam perusahaan dapat mengakibatkan karyawan bertindak semaunya tanpa aturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Disiplin Kerja Pada Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SAM Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Validitas data diperoleh dengan cara trianggulasi sumber dan teknis analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Kajian dalam penelitian ini mengetahui Disiplin Kerja Pada Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SAM Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang pada aspek : Disiplin Kerja Karyawan (Disiplin Preventif, Disiplin Korektif, Disiplin Progresif dan Budaya Kerja Organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga tahun 2017 tentang Disiplin Kerja Pada Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT. SAM Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang telah diterapkan oleh perusahaan kepada karyawan walaupun belum sepenuhnya dapat dilaksanakan karena masih terdapat beberapa karyawan perusahaan yang masih melanggarkan baik terhadap disiplin kerja itu sendiri. Kesimpulannya Secara umum pelaksanaannya disiplin organisasi pada PT. SAM menunjukan sudah berjalan dengan baik serta lancar. Disarankan kepada Sebaiknya untuk menghindari banyaknya pelanggaran terhadap disiplin kerja perusahaan perlu adanya pendekatan tersendiri kepada semua karyawan dengan meningkatkan perhatian sosial dan kekeluargaan sehingga karyawan lebih merasa diperhatikan.
PERAN LOAN OFFICER DALAM MENGATASI KREDIT BERMASALAH DI KOPERASI SIMPAN PINJAM Paulus MM
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 21, No 1 (2023): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v21i1.724

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian sosial dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumberdata penelitian berupa data primer dan data sekunder. Penentuan lokus dan lokus penelitian berdasarkanalasan metodologis, bahwa terdapat permasalahan yang menarik untuk diteliti serta tempat penelitianterjangkau oleh peneliti. Ruang lingkup penelitian ini adalah peran Loan Officer (petugas Kredit) dalammengatasi kredit bermasalah. Untuk membatasi fokus penelitian digunakan aspek penelitian yaitu : 1)Analisis Kredit, 2) Administrasi kredit, 3) Pengawasan Kredit, 4) Pembinaan anggota.Kredit Bermasalahadalah kredit yang tidak dibayar oleh Peminjam (anggota) Koperasi sesuai dengan perjanjian kredit.Wanprestasi ini dapat berupa pembayaran pinjaman tidak tempat waktu dan atau tidak tepat jumlah.Peran Loan Officer (LO) dalam mengatasi kredit ini tertuang dalam job desdription yang dilakukansecara komprehensif melibatkan kegiatan analisis, administrasi, serta pengawasan dan pembinaan secaraterus menerus kepada anggota. Berdasarkan hasil penelitian peran LO di KSP CU Tri Tapang Kasihsudah dijalankan sesuai dengan job Descriptionnya namun masih terdapat kekurangan dan kelemahandalam implementasinya. Kelemahan terdapat pada semua aspek tersebut.Kesimpulan penelitian inibahwa LO berperan di dalam memberikan keputusan kredit melalui analisis yang dilakukan, selanjutnyaterlibat dalam pengadministrasian, pengawasan, dan pembinaan anggota. Peran ini sudah dijalankannamun masih terdapat kelemahan yang bersumber dari kapasitas LO bersangkutan. Saran yang dapatdisampaikan adalah perlu terus ditingkatkan kompetensi sumber daya LO melalui pendidikan danpengembangan staf.