Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Lingkar Fokus Indonesia Kota Tangerang Selatan Aden Prawiro Sudarso; Kevin Rinaldo
Jurnal Ilmiah PERKUSI Vol 2, No 4 (2022): PERKUSI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.perkusi.v2i4.25299

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui disiplin kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Lingkar Fokus Indonesia Kota Tangerang selatan baik secara parsial maupun secara simultan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan sampel jenuh yaitu menggunakan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian  yakni 64 responden. Hasil penelitian Terdapat pengaruh secara parsial Gaya Kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT Lingkar Fokus Indonesia dengan hasil persamaan regresi Y = 20,881 + 0,428X1 dan hasil koefisien korelasi sesuai berdasarkan Rhitung (pearson correlation) sebesar 0,532 tingkat sedang antara variabel Gaya Kepemimpinan (X1) kerja dengan kinerja (Y). Terdapat pengaruh secara parsial disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Lingkar Fokus Indonesia dengan hasil persamaan regresi Y = 15,667 + 0,326X2 dan hasil koefisien korelasi sesuai Rhitung (pearson correlation) sebesar 0,781 berada pada interval koefisien korelasi 0,600-0,799 artinya terdapat hubungan yang kuat antara disiplin kerja (X2) kerja dengan kinerja. Gaya Kepemimpinan (X1) dan disiplin kerja (X2) secara simutan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT Lingkar Fokus Indonesiadengan hasil pengujian hipotesis F hitung > F tabel atau (54,847 > 3,15), dan diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 13,229 + 0,166X1+ 0,285X2, dengan nilai koefisien korelasi untuk Gaya Kepemimpinan dan Disiplin kerja secara simultan dengan kinerja sebesar 0,802 berada pada interval koefisien korelasi 0,800-0,1000 Artinya variabel Gaya Kepemimpinan (X1) dan disiplin kerja (X2) secara bersama-sama mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat terhadap kinerja karyawan (Y).
Pengaruh Stres Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Rizka Putri Amelia; Aden Prawiro Sudarso
Jurnal Ilmiah PERKUSI Vol 1, No 1 (2021): PERKUSI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.perkusi.v1i1.9982

Abstract

Hasil penelitian ini adalah Stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan hal ini dapat dilihat dari hasil uji thitung = 0,949 sedangkan ttabel = 1,662 (thitung < ttabel) dengan taraf signifikansi 0,345 < 0,05, maka H0 diterima dan Ha ditolak. Hasil uji koefisien korelasi yang diperoleh berdasarkan angka koefisien korelasi antara stres kerja dan kinerja karyawan rendah atau sebesar 0.328. Motivasi berpengaruh signifikan secara parsial antara variabel motivasi tehadap kinerja karyawan dengan diperoleh nilai thitung > ttabel  atau (3,415 > 1,662) hal ini diperkuat dengan  nilai signifikansi 0,001 >0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima hasil koefisien korelasi secara parsial motivasi terhadap kinerja karyawan  memperoleh hasil 0,455 dalam kategori sedang,  Secara simultan dengan Uji F terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara variabel stress kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan dari nilai yang diperoleh F hitung >F table 11,660>3,10 serta memiliki pengaruh yang sedang yaitu 0,464.
Optimalisasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pondok Pesantren Mathla’ul Hidayah Desa Cibogo Kec. Cisauk Indri Indirasari; Aden Prawiro Sudarso; Enny Savitri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i2.30593

Abstract

Pondok pesantren memiliki fungsi yang meliputi pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat karena itu pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan di Indonesia. Apalagi dilihat secara historis, pesantren memiliki pengalaman yang luar biasa dalam membina dan mengembangkan masyarakat. Bahkan, pesantren mampu meningkatkan perannya secara mandiri dengan menggali potensi yang dimiliki masyarakat di sekelilingnya. Fungsi pesantren sebagai lembaga pendidikan merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan karena pada dasarnya pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Dalam praktiknya, banyak lembaga kemasyarakatan yang terlibat dan mengambil peran dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Berbagai yayasan sebagai badan penyelenggara pendidikan mendirikan satuan-satuan pendidikan dalam berbagai jenjang, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Satu hal yang menarik adalah adanya satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan segala latar belakang budaya dan agama yang memberi ciri khas satuan pendidikan tersebut yang oleh undang-undang dilindungi oleh pemerintah. Perlindungan dan pengakuan adanya ciri khas tersebut merupakan konsekuensi logis dari sistem pendidikan nasional dalam realita kebhinekaan bangsa Indonesia
Sosialisasi Manfaat Badan Usaha Milik Desa Sebagai Upaya Peningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Durung Desa Sindanglaut Carita Pandeglang Banten Irma Sari Octaviani; Lidya Pricilla; Aden Prawiro Sudarso
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen Vol 3, No 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen
Publisher : Unpam Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kmm.v3i4.36656

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Sindanglaut Carita Pandeglang Banten dengan target RT/RW, Kepala dusun, BPD Desa, aparat pemerintahan desa dan Pengurus BUMDes. Masyarakat pelaku usaha seperti perdagangan dan jasa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes bagi peningkatan pembangunan dan peningkatatan kesejatraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan merata. Melalui peningkatan pemasukan PADes dengan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diselenggarakan berupa sosialisasi mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes serta sosialisasi mengenai manajemen SDM yang profesional dalam mengelola BUMDes di desa. Sosialisasi tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi pengurus BUMdes di Desa Sindanglaut Carita Pandeglang Banten.
Pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Sembilan Puluh Enam Derajat Jakarta Selatan: Rayhan Fadhil Morsyam*, Aden Prawiro Sudarso Rayhan Fadhil Morsyam; Aden Prawiro Sudarso
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 1 No. 2 (2023): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/zsya8t55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sembilan Puluh Enam Derajat Jakarta Selatan, Baik secara simultan maupun secara persial. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin, Adapun Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Karyawan PT. Sembilan Puluh Enam Derajat Jakarta Selatan, yaitu berjumlah 365 karyawan. Sampel yang digunakan sebanyak 78 responden, dengan menggunakan teknik pengumpulan data angket kuesioner. Sifat penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode analisa data yang digunakan antara lain uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji korelasi, regresi linier sederhana, persamaan regresi berganda, uji koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan menunjukkan hasil uji thitung = 2,450 sedangkan ttabel = 1.991 (thitung > ttabel) dengan taraf signifikansi 0,004 < 0,050, Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan menunjukkan hasil uji thitung = 2,087 sedangkan ttabel = 1.991 (thitung > ttabel) dengan taraf signifikansi 0,031< 0,050, dan Pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan menunjukkan hasil uji f hitung = 13,115 sedangkan f tabel = 3.12 (thitung > ttabel) dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,050 Persamaan regresi berganda adalah Y = 39.731 + 0,059X1 + 0,023X2 + . Korelasi berganda sebesar 0,055 yang memiliki hubungan yang sangat rendah. Nilai koefisien determinasi atau kontribusi pengaruhnya secara simultan sebesar 8,3% sedangkan sisanya sebesar 91,7% dipengaruhi oleh faktor lain.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT INTERTEKNO GRAFIKA SEJATI-JAKARTA SELATAN Laelatun Hamdiyah; Aden Prawiro Sudarso
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i4.11921

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to determine the effect of motivation and work environment on employee performance at PT Intertekno Grafika Sejati - South Jakarta, both partially and simultaneously. The research method used is a quantitative method with a descriptive and associative approach. The sampling technique uses saturated samples obtained by a sample of 60 respondents. Data analysis uses validity tests, reliability tests, classical assumption tests, regression analysis, correlation coefficient analysis, determination coefficient analysis and hypothesis testing. Work motivation and work environment have a significant effect on employee performance with the regression equation value Y = 4.355 + 0.526X1 + 0.359X2. The correlation coefficient value or level of influence between the independent variable and the dependent variable is obtained at 0.760, which means that the Work Motivation (X1) and Work Environment (X2) variables have a very strong relationship with Employee Performance (Y). The determination coefficient value is 0.779 or 77.9% while the remaining 22.1% is influenced by other factors. Hypothesis test F count value > F table or (40.387 > 2.761). This is further supported by a p-value < significant 0.05 (0.000 < 0.05). Therefore, H0 is rejected and H3 is accepted, indicating a significant simultaneous effect between work motivation and work environment on employee performance at PT Intertekno Grafika Sejati – South Jakarta. Keywords: Work Motivation, Work Environment, Employee Performance
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Duapilar Possumur Teknologi Jakarta Barat Rezqa Nessa Salim; Aden Prawiro Sudarso
AMANAH : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): AMANAH: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/amanah.v4i1.978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Duapilar Possumur Teknologi Jakarta Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden, teknik analisis data yang di gunakan yaitu: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearita, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier sederhana, uji regresi linier berganda, uji koefisien korelasi sederhana, uji koefisien korelasi berganda, uji analisis koefisien determinasi, uji t dan uji f. Lingkungan kerja fisik (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan dibuktikan dengan nilai thitung>ttabel atau 3,118>1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0.05 atau 0.003<0.05. Stres kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja karyawan dibuktikan dengan nilai thitung>ttabel atau 4,347>1,998 dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0.05. Lingkungan kerja fisik (X1) dan stres kerja (X2) secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan nilai Fhitung>Ftabel atau 12,793>3,14 dan nilai signifikansi 0.000<0.05.
Pengaruh Reward dan Punishment terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Blessindo Tangerang Andri Priadi; Aden Prawiro Sudarso; Ferdiansyah Ferdiansyah
AMANAH : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): AMANAH: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/amanah.v4i1.1049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap kinerja karyawan pada PT. Blessindo Tangerang baik secara parsial maupun secara simultan. Adapun populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 62 responden, yang merupakan karyawan PT. Blessindo Tangerang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non-Probability Sampling, yaitu Sampling Jenuh. Analisis dalam penelitian ini menggunakan program software SPSS versi 27. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, yang didasarkan atas hasil kuesioner dari sampel sebanyak 62 responden. Sedangkan teknik analisis menggunakan analisis adalah uji instrument (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi) uji analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif reward terhadap kinerja karyawan secara parsial, dilihat dari uji t (uji parsial) dengan nilai thitung 2,373 > ttabel 1,670 dengan tingkat signifikan 0,021 < 0.05, dan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan punishment terhadap kinerja karyawan secara parsial, dilihat dari nilai thitung 4,425 > ttabel 1,670 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Sedangkan berdasarkan uji F (uji simultan) menunjukan bahwa terdapat pengeruh positif dan signifikan reward dan punishment terhadap kinerja karyawan secara simultan, dilihat dari nilai Fhitung 32,036 > Ftabel 3,16 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0.05.