Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Kajian Tasawuf di Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah Kabupaten Lamongan Moh. Ulumuddin; Ahmad Insya Ansori; Bustanul Arifin; Purwantoro
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M IAI At-Tahdzib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/5jw92m91

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas spiritual dan kelembagaan jamaah di lingkungan Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) Kabupaten Lamongan. Kegiatan dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan pembinaan tasawuf amali yang mampu menumbuhkan kesadaran religius, akhlak sosial, dan keseimbangan hidup di tengah tantangan modernitas. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dalam bentuk pengajian umum dengan peserta sekitar 1000–1500 orang yang berasal dari 8 kecamatan, 19 desa, dan 26 kelurahan di Kabupaten Lamongan. Materi utama difokuskan pada penanaman nilai ajaran Wahidiyah yang meliputi lillah-billah (berbuat semata-mata karena dan dengan pertolongan Allah), lirrosul-birrosul (berjuang karena dan dengan bimbingan Rasulullah), lilghouts-bilghouts (mengabdi karena dan dengan bimbingan Al-Ghauts Al-A‘zham), serta prinsip yukti kulla dzihaqqin haqqoh, taqdimul aham fal aham tsuma anfa fal anfa (memberikan hak secara proporsional dan mendahulukan yang paling penting serta bermanfaat). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman jamaah terhadap nilai-nilai ihsan, tumbuhnya semangat kebersamaan, terbentuknya kelompok kajian lanjutan, serta munculnya inisiatif dakwah digital oleh kader muda Wahidiyah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan tasawuf amali berbasis komunitas efektif dalam memperkuat spiritualitas, moralitas, dan harmoni sosial masyarakat Lamongan.
Organizational Culture as the Governance Architecture of Islamic Education Management: A Systematic Literature Review of Madrasah Studies (2017–2026) Bustanul Arifin; Ulfi Naja Arsyada
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 7 No 2 (2025): Ats-Tsaqofi
Publisher : Institut Agama Islam At-Tahdzib

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/rqc07095

Abstract

Islamic education management in madrasahs is increasingly confronted with complex challenges, including quality assurance, public accountability, and the need for innovation and adaptation to social and technological change. Within the academic literature, studies on madrasah management predominantly emphasize leadership, performance, and innovation, while organizational culture is often positioned as a secondary supporting factor. This article aims to map, analyze, and synthesize the development of organizational culture–based Islamic education management studies through a Systematic Literature Review (SLR) employing a narrative PRISMA approach. Literature searches were conducted using Google Scholar and the Garuda database (Indonesia) covering publications from 2017 to 2026. The synthesis reveals that most studies continue to treat leadership, organizational culture, and innovation as separate constructs, resulting in fragmented understandings of madrasah governance. The findings affirm that organizational culture should be positioned as the core governance architecture that bridges Islamic values with modern managerial practices. This article contributes by reconstructing organizational culture as an integrative foundation of Islamic education management and by offering theoretical, practical, and policy implications for strengthening sustainable madrasah governance.