Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL KEGIATAN DAN SURAT MENYURAT PADA KARANG TARUNA DI LINGKUNGAN RW. 10 PERMATA MANSION, SERUA, BOJONGSARI, DEPOK Tri Pujiati; Varatisha Anjani Andullah; Yuli Iskandari; Ratna Juwitasari Emha
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 2, No 2 (2020): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v2i2.3970

Abstract

ABSTRAK Karang taruna merupakan sebuah organisasi pemuda yang memiliki wadah untuk menyampaikan aspirasi di kalangan remaja. Mitra dalam program ini adalah Karang Taruna di wilayah RW 04 Permata Mansion Serua, Bojongsari, Sawangan, Depok, Jawat Barat. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra adalah sulitnya menulis proposal kegiatan sesuai dengan standar penulisan proposal kegiatan sehingga berdampak pada sulitnya karang taruna dalam mendapatkan sponsor dalam setiap kegiatan yang akan mereka lakukan. Upaya yang kami lakukan sebagai bentuk penyelesaian terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah dengan memberikan pelatihan penulisan proposal kegiatan yang sesuai dengan standar baku dalam penulisan proposal kegiatan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tidak hanya itu, solusi yang kami tawarkan adalah melakukan pendampingan terhadap karang taruna pada saat akan menulis proposal kegiatan sehingga mereka terbiasa untuk menulis proposal kegiatan dengan baik dan benar sesuai dengan standar penulisan proposal kegiatan. Langkah berikutnya yang kami tawarkan adalah pelatihan dalam membuat surat menyurat resmi sesuai dengan standar baku bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga karang taruna di RW 10 Permata Mansion mengetahui cara menulis surat-menyurat sesuai dengan standar baku bahasa Indonesia. Kata Kunci: Karang taruna, Proposal kegiatan, dan Surat Menyurat
Pelatihan Virtual Menulis Puisi di Masa Pandemi COVID-19 untuk Meningkatkan Budaya Literasi di SMP Negeri 1 Karangampel Kab. Indramayu Ratna Juwitasari Emha; Varatisha Anjani Abdullah; Tri Pujiati; Yuli Iskandari
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Edisi Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i3.6866

Abstract

Poetry is a reflection of hearts and feelings expressed by humans through literary works. Poetry writing activities can improve students' ability to improve literacy culture. Community Service Activities are carried out as an effort to improve student literacy in SMP Negeri 1 Karangampel, Kab. Indramayu in this technological era so that their work can be read by the general public on social media. This activity is carried out through a virtual method by inviting teachers and students to be actively involved in Community Service activities organized by the academic community of the Indonesian Literature Study Program at Pamulang University. PKM activities carried out on 18-20 June 2020. The results of this PKM activity concluded that basically students in SMP Negeri 1 Karangampel, Kab. Indramayu has a fairly good literacy ability. This is evident from their ability to write and read poetry in public with a bold and the quality of poetry that is made quite good. The expectation of this PKM activity is the quality of writing poetry of students in the school continues to increase and they dare to read poetry and write poetry through social media so that their work can be read by the wider community.Keywords: Poetry, Literacy Culture, Pandemic Era Covid-19
Konflik Hak Menguasai Negara dan Hak Ulayat Masyarakat Adat dalam Pengadaan Tanah Proyek Strategis Nasional di Merauke Berdasarkan UUPA Inawati Santini; Yuli Iskandari
Judge : Jurnal Hukum Vol. 6 No. 11 (2026): Judge : Jurnal Hukum
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/judge.v6i11.2495

Abstract

Pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke menimbulkan permasalahan hukum berupa benturan antara hak menguasai negara dan hak ulayat masyarakat adat yang sama-sama diakui dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Di satu sisi, negara memiliki kewenangan untuk mengatur dan memanfaatkan tanah demi kepentingan umum serta pembangunan nasional sebagaimana diatur dalam Pasal 2 UUPA. Di sisi lain, Pasal 3 UUPA mengakui keberadaan hak ulayat masyarakat hukum adat sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap hak ulayat masyarakat adat dalam pengadaan tanah PSN di Merauke serta mengkaji harmonisasi antara hak menguasai negara dan hak ulayat berdasarkan UUPA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan hak ulayat dalam UUPA belum sepenuhnya diimplementasikan secara efektif dalam pelaksanaan pengadaan tanah PSN sehingga berpotensi menimbulkan konflik agraria. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi kebijakan yang menempatkan perlindungan hak ulayat sebagai bagian integral dalam pelaksanaan pembangunan nasional guna mewujudkan keadilan agraria dan kepastian hukum bagi masyarakat adat.