Sutrisno
Jurusan Tarbiyah, STAI At-Tahdzib Jombang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kepemimpinan Kiai dalam Menanamkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Pondok Pesantren At Tahdzib Rejoagung Ngoro Jombang Sutrisno Sutrisno; Moh. Ifan Fahmi
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v8i1.2159

Abstract

The emergence of the term religious moderation in Indonesia in recent times is closely related to various phenomena of intolerance, radicalism, and terrorism that occur in Indonesia. Moderation is a life view that always prioritizes the attitude of tolerance and always takes the middle road from two opposing attitudes. Islamic boarding schools are an integral part of the institutions that exist in Indonesia which instill religious values and practices in their students for the advancement of national development. As a subculture rooted in Islamic culture in Indonesia, Education in boarding schools, not only provides educational facilities and practices, but also instills a number of values or norms. One of them is the Islamic boarding school At-Tahdzib Rejoagung in Ngoro district. The Islamic boarding school At-Tahdzib as an educational institution has proven to be quite excellent in producing generations of the nation who have good character. One of the proofs is the large number of alumni of At-Tahdzib pesantren who are trusted by the community to become educators in various formal and non-formal educational institutions. This is certainly inseparable from the role of kiai leadership who are also teachers in the educational process. The role of leadership is an attitude and behavior in influencing human resources, so that they are willing to carry out their duties to achieve organizational goals effectively and efficiently. This study aims to examine the leadership of kiai in instilling the values of religious moderation in Islamic boarding schools. More specifically, this article intends to identify strategies and analyze the influence of kiai leadership in instilling the values of religious moderation at the Islamic boarding school At Tahdzib Ngoro Jombang
Implementasi Metode Muhafadhoh Nadhom Dalam Pembelajaran Qowa’id Nahwiyah Di Pondok Pesantren At-Tahdzib Ngoro Jombang Sutrisno, Sutrisno
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 1 No 1 (2019): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v1i1.192

Abstract

Implementasi Metode Muhafdhoh adalah suatu cara dimana seorang guru menyuruh murid untuk berusaha meresapkan ilmu atau materi yang berbentuk bait-bait kedalampikiran agar selalu ingat. Dalam bahasa arab tata bahasa biasa disebut Qowa’id Nahwiyah merupakan bahasa Semitik dan tata bahasanya banyak kesamaan dengan tata bahasaSemitik lain. Berdasarkan Konteks Penelitian di atas, maka permasalahan yang timbul adalah (1) Bagaimana Implementasi Metode Muhafadhoh Nadhom dalam Pembelajaran Qowa’idNahwiyah di Pondok Pesantren At-Tahdzib. (2) Apa Problematika Penerapan Metode Muhafadhoh Nadhom dalam Pembelajaran Qowa’id Nahwiyah di Pondok PesantrenAt-Tahdzib (3) Apa saja yang diambil dalam penanganan masalah ini. Menurut jenisnya penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview, dokumentasi dan analisis datanya adalah deskriptif kualitatif. Problematika Metode Muhafadhoh Qowa’id Nahwiyah dikarenakan beberapa faktorbaik intern atau ekstern, intern seperti kurang adanya tekad yang kuat dan optimis, malas, kurang diulang-ulang, kurang lancer dalam membaca tulisan arab, sering menunda-nunda dan tidak bias mengatur waktu dengan baik. Ekstern seperti tidak ada guru pembimbing, kurang adanya perhatian dan motivasi, lingkungan kurang mendukung, terpengaruh oleh teman, banyak lafadz-lafadz yang mirip dan sulit untuk dihafalkan
Manajemen Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Sumber Daya Manusia di Madrasah Diniyah Ifan Fahmi; Sutrisno
Ats-Tsaqofi: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol 5 No 2 (2023): Ats-Tsaqofi
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ats-tsaqofi.v5i2.304

Abstract

Abstract: This research aims to find out clearly about the management of madrasah heads in developing human resources at Madrasah Diniyah Fathul Ulum Diwek Jombang. The data collection methods used were in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis techniques are carried out throughout the data collection process and after all the data has been collected, the data validity test is carried out by testing the credibility of the data. As for the results of this research, it can be concluded that madrasa heads in developing human resources have concepts and strategies as well as supporting and inhibiting factors for these activities. The concept has been implemented as well as the madrasa head's strategy by holding teacher development training and comparative studies to schools or Other madrasas and madrasa heads provide special seminars to teaching staff, while the supporting factors are the emergence of a sense of concern for one another, while the inhibiting factors are discommunication and lack of facilities and infrastructure.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN Sutrisno
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2021): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v1i1.1162

Abstract

Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan yang berperilaku bersama dengan anggota kelompok dengan menggunakan cara atau gaya tertentu. Kepemimpinan memiliki peran sebagai kekuatan dinamis yang mendorong, memotivasi dan mengkoordinasikan perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran. Dengan ini dapat disebut sebagai pemimpin pada satuan pendidikan yang bertugas melaksanakan pengelolaan satuan pendidikan yang dipimpinnya. Pendidikan Khusus adalah pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, dan sosial tetapi memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Selain itu, pendidikan khusus juga berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan anak yang bersifat unik. Pendidikan khusus akan tepat digunakan apabila kebutuhan peserta didik tidak dapat diakomodasi dalam program pendidikan umum. Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMA LB) dalam mengelola kurikulum dan peserta didik adalah gaya kepemimpinan yang digunakan atau diterapkan hanya dalam mengelola kurikulum dan peserta didik Sekolah Luar Biasa (SLB). Bukan gaya kepemimpinan yang digunakan dalam mengelola orang lain atau dalam kegiatan lainnya. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana isi dari skripsi ini akan dijelaskan secara runtut mengenai gaya kepemimpinan kepala sekolah SLB yang luar biasa dalam mengelola kurikulum dan kesiswaan. Yang mana dalam pelaksanaannya kepala sekolah harus berhadapan dengan siswa berkebutuhan khusus. Serta bertanggung jawab dalam mengelola lembaga pendidikan khusus sebagai tempat pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Dari hasil penelitian diketahui bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis. Kepala sekolah SLB Kurnia Asih tidak pernah lepas dan selalu menyarankan musyawarah bagi seluruh stakeholder terkait untuk setiap permasalahan dan keputusan, seperti pembentukan visi dan misi kepala sekolah tidak serta merta memutuskan atau melakukan musyawarah oleh seluruh stakeholder untuk merumuskan dan menyepakati hasil dari visi dan misi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan keputusan kepala sekolah berdasarkan kesepakatan mufakat. Kepala sekolah SLB KURNIA ASIH dalam mengelola kurikulum menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Namun, di sisi lain, kepala sekolah SLB KURNIA ASIH tidak menggunakan gaya kepemimpinan demokratis melainkan menggunakan gaya kepemimpinan laiseez faire dalam mengimplementasikan kurikulum. Di mana kepala sekolah mempercayai sepenuhnya kepada bawahannya dengan menganggap bahwa bawahannya adalah orang yang mampu dan tahu akan tugasnya. Gaya kepemimpinan kepala sekolah SLB KURNIA ASIH yang digunakan dalam mengelola peserta didik tidak lagi menggunakan gaya kepemimpinan demokratis melainkan gaya kepemimpinan liseez faire. Dimana kepala sekolah SLB KURNIA ASIH sudah mempercayai sepenuhnya kepada bawahannya dalam mengelola siswa. Namun, kepala sekolah tidak melepaskan pengawasan kepada bawahannya. Jika dikemudian hari ada bawahan yang menyimpang atau tidak sesuai maka kepala sekolah akan membimbingnya.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasikan PERBUP Jombang No 41 Tahun 2019 Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Peserta Didik Sutrisno
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i2.1163

Abstract

Pendidikan keagamaan merupakan pondasi yang sangat penting bagi hidup dan kehidupan bangsa Indonesia, khususnya bagi generasi muda, baik dijenjang Sekolah Dasar, Menengah, dan Atas. Era globalisasi dan moderisasi yang sangat pesat, membawa produk dan budaya ber etiket luar negeri yang tidak semuanya berdampak positif, dimana budaya berbasis islami tertindas oleh masuknya budaya barat. Pemerinhtah Jombang merasa perlu hadir dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menerapkan Perbub. Jombang No 41 Tahun 2019 berisi tentang kurikulum mulok dan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian tentang Strategi Kepala Sekolah Mengimplementasikan PERBUP Jombang No 41 Tahun 2019 dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Peserta Didik di SMPN 2 Bareng ini, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:1. Strategi kepala sekolah mengimplementasikan PERBUP Jombang No 41 Tahun 2019 ini sudah baik dan sesuai dengan pedoman-pedoman yang ada, dengan memantau kinerja guru, membuat jadwal pelajaran. 2. Dalam peningkatan pemahaman keagamaan peserta didik bapak ibu guru dalam menyampaikan materi dengan baik dengan menggunakan metode-metode ajar yang baik dan berfariasi seperti menggunakan metode cerita, ceramah, dan menggunakan media audio visual, untuk bisa mencapai keberhasilan anak dalam memahami materi.
Implementasi Google Workspace dalam Manajemen Pendidikan Islam di MTs Al Anwar Perak Jombang Sutrisno, Sutrisno
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v9i1.3218

Abstract

Technological advancements have compelled schools and educational institutions in Indonesia to adapt without compromising their cultural identity and values. Traditional Islamic education is based on face-to-face learning and direct interaction between teachers and students. However, with the development of technology, Islamic educational institutions have begun to adapt to modern approaches without neglecting religious values. This is important to ensure that the implementation of technology can support Islamic values in education, including ethics, discipline, and openness to the times. In boarding school-based schools such as MTs Al Anwar, the integration of Google Workspace offers benefits in terms of information management and distribution, as well as more structured learning activity management. This implementation aims to improve operational efficiency, accelerate communication, and create a more collaborative work culture, and is expected to increase administrative efficiency and collaboration among teachers, students, and school staff as a whole. This research aims to explore the implementation of Google Workspace in Islamic education management at MTs Al Anwar Perak Jombang, particularly in the aspects of administration and learning.