Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Kegiatan Pendidikan Di Sekolah Relevan Dengan Perkembangan Dan Perubahan Zaman Taufiq Harris; Etiyasningsih Etiyasningsih
Akademika Vol 17, No 1 (2023): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v17i1.1516

Abstract

This study is aimed to describe education in schools so that it is relevant to the dynamics of the times. This study uses qualitative methods using library research. The results of this study indicate that schools are able to effectively follow the changes in the times by implementing strategies in the form of programs, namely; (1) continuous teacher training, especially on teaching management systems, 2) schools have consultants for teachers, (3) teaching activity models in the form of actions (4) schools have good cooperative relationships with student parents, communities, and institutions, (5) schools develop innovation.
Readiness and Challenges of Implementing Virtual Reality in School Administration: A Case Study at Yayasan Pendidikan YIMI Gresik Sri Sundari; Etiyasningsih Etiyasningsih; Ariel Teta Zulinarh; Wahyu Ivana Sagiokta
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1640

Abstract

Little is known about the application of Virtual Reality (VR) in school administration, particularly in Indonesia. This study examines the readiness and challenges of implementing VR technology at Yayasan Pendidikan YIMI Gresik, covering KB-TK, SD, and SMP levels. Using surveys, interviews, and field observations, the research assessed infrastructure, training needs, and potential benefits. The survey results show moderate readiness scores across units (KB-TK = 3.1, SD = 3.4, SMP = 3.2 on a 5-point scale), with training needs identified as a critical gap. The findings reveal that while VR has strong potential to enhance administrative efficiency and user satisfaction, its adoption is hindered by limited infrastructure and lack of intensive user training. This study provides one of the first empirical insights into VR readiness for school administration in Indonesia and offers a foundation for future planning and policy in educational management technology.
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di KB Adhyaksa XXXIII Gresik Dano Siti Zubaidah; Etiyasningsih Etiyasningsih; Ahmad Thohirin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1177

Abstract

Mutu pendidikan merupakan indikator penting keberhasilan suatu lembaga pendidikan, termasuk pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan lembaga, pembinaan tenaga pendidik, serta pengembangan program yang diterapkan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pendidikan di KB Adhyaksa XXXIII Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informasi penelitian terdiri atas kepala sekolah sebagai informan utama dan guru sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator. Strategi yang diterapkan meliputi peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum, pemanfaatan teknologi, optimalisasi sarana dan prasarana, penguatan kerja sama dengan orang tua, serta pelaksanaan supervisi dan evaluasi secara berkala. Faktor pendukung meliputi kerja sama yang baik antara kepala sekolah dan guru, dukungan orang tua, motivasi guru, komunikasi yang efektif, dan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan. Faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan anggaran sekolah, beban administrasi guru, perbedaan kemampuan peserta didik, serta keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program pengembangan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan peningkatan mutu pendidikan di KB Adhyaksa XXXIII Gresik.
Peran Komunikasi Orang Tua dan Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa di SD SEMEN GRESIK Dimas Saputra; Etiyasningsih Etiyasningsih; Noor Indahwati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi, hambatan komunikasi dan upaya mengatasi hambatan komunikasi orang tua dan sekolah dalam pembentukan karakter siswa di SD Semen Gresik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan bentuk deskriptif dengan jenis studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru wali kelas, guru pendidikan Agama, guru pendidikan Pancasila, orang tua dan siswa yang terlibat secara langsung dalam proses pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komunikasi orang tua, sekolah dan siswa sangat penting dalam pembentukan karakter siswa melalui komunikasi aktif, pembiasaan, keteladanan, dan lain sebagainya. Hambatan yang ditemukan meliputi hambatan penyampaian, fisik, semantik, kognitif, teknologi dan sosial, namun tidak ditemukan hambatan psikologis. Dengan demikian, upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan meliputi pengecekan arti atau maksud pesan, meinta penjelasan lanjut, pengecekan hasil, mengulangi pesan dan mengakrabkan antara pengirim dan penerima pesan.