Endang Dwi Agustini
Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektifitas dan Efisiensi Biaya Logistik Angkutan Udara di Bandar Udara Soekarno- Hatta Endang Dwi Agustini; Lita Yarlina; Ali Murtadho
WARTA ARDHIA Vol 41, No 2 (2015)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.27 KB) | DOI: 10.25104/wa.v41i2.148.97-110

Abstract

Biaya pengiriman kargo dan pos udara di Indonesia paling mahal diantara negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini dipengaruhi oleh rendahnya efektifitas dan efisiensi dalam pengiriman logistik/kargo yang berdampak membengkaknya biaya dengan proses yang lebih lama dibandingkan di luar negeri. Dari hal tersebut diatas maka perlu dilakukan penelitian efektifitas dan efisiensi logistik angkutan udara di Bandar udara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk melihat efisiensi penanganan kargo udara maka dalam penelitian ini dilakukan analisa perhitungan tarif biaya logistic kedatangan logistik/kargo dan alur atau proses penanganan logistik/kargo sampai dengan dinyatakan lengkap dan keluar dari terminal kargo. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa kedatangan logistik/kargo dinyatakan efisien apabila barang tersebut mempunyai dokumen yang lengkap dan segera diambil sehingga tidak perlu mengeluarkan tambahan biaya sewa gudang.[Effectiveness and Efficiency of Air Transport Logistic in Soekarno-Hatta International Airport] The cost of airmail and cargo shipment in Indonesia is the most expensive among the other countries in ASEAN. High cost and longer processing time are affected by below average logistic handling/delivery effectivity and efficiency. Therefore, study for air logistic effectivity and efficiency in Soekarno-Hatta International Airport need to be done. In order to determine the efficiency of air logistic, analysis of logistic cost calculation and logistic handling flow/process is applied. The results of this study conclude that logistic delivery can be stated as efficient when the cargo documents are complete and the cargo picked immediately so that the extra expense for warehouse can be neglected.
Kajian Pelayanan Radar Untuk Meningkatkan Control Lalu Lintas Udara Mendukung Keselamatan Penerbangan Endang Dwi Agustini
WARTA ARDHIA Vol 33, No 1 (2007)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6045.024 KB) | DOI: 10.25104/wa.v33i1.39.31-49

Abstract

Bandara Internasional Minangkabau yang jauh berbeda dari Bandara Tabing terutama dari segi fasilitas teknologi terhadap peningkatan dalam pengoperasian lalu lintas udara yaitu, terpasangnya alat bantu pendaratan yang modern (Instrument Landing System/ ILS) posisi bandar udara menjadi sangat penting dalam mewujudkan keselamatan penerbangan mengingat bandar udara yang memberikan pemanduan pesawat udara untuk tinggal landas, terbang dan mendarat. Untuk menghasilkan kinerja yang optimal harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai sesuai dengan misi PT Angkasa Pura II sebagai pengelola BIM selalu mengutamakan keselamatan penerbangan, keamanan serta kepuasan pengguna jasa.BIM telah memiliki Sertifikat Operasi Bandara (SOB) sejak bandar udara tersebut sebelum dioperasikan dan merupakan bandar udara satu-satunya yang ber SOB sebelum dioperasikan.Pada kondisi saat ini berdasarkan data statistik jumlah penumpang dan pergerakan pesawat sangat meningkat, sedangkan fasilitas alat bantu control/radar belum terpasang, oleh sebab itu bandar udara tersebut masih menggunakan cara-cara konvensional (non radar). Untuk menjamin keselamatan penerbangan dari sisi udara fasilitas yang digunakan sudah sesuai standar mengacu pada peraturan ICAO. Sedangkan untuk mengatasi permasalahan radar di Bandara Internasional Minangkabau, maka dinas pelayanan operasi lalu lintas udara telah mengusulkan untuk pemasangan radar sebagai alat bantu control lalu lintas udara untuk mendukung keselamatan penerbangan, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.
Evaluasi Penyelenggaraan Angkutan Udara Lebaran 2009 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Dina Yuliana; Endang Dwi Agustini
WARTA ARDHIA Vol 35, No 4 (2009)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5844.182 KB) | DOI: 10.25104/wa.v35i4.72.150-161

Abstract

The number of passenger air transport movements during Lebaran 2009 in Sultan International Airport Makassar reached 126,907 passengers, or up 126.91% from the previous year. Institutions associated with the implementation of transport Lebaran is Adbandara, PT. Angkasa Pura I (Persero), Police, TNI-AU, Public Health, Security and Scout. Problems in implementation include the supervision of the airlines to travel agents about searching Seat -is very weak resulting in user satisfaction lack of air transport services with information assurance seats, the plane delays still occur either because of technical and operational factors, waiting lists, Check in Counter.
Peningkatan Sertifikasi Kecakapan Personel (SKP) Keamanan Bandara Internasional Soekarno Hatta Endang Dwi Agustini
WARTA ARDHIA Vol 37, No 2 (2011)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.2 KB) | DOI: 10.25104/wa.v37i2.102.129-142

Abstract

Attempts to create airport security, especially at the Soekarno-Hatta International Airport which is a gate of the Republic of Indonesia is one of the desires of all users of airport services. In an effort to realize and improve airport security must be supported by competent airport security personnel. From the results of field surveys, the number of security personnel Soekarno-Hatta International Airport are: Which already has Personnel Skills Certificates (SKP): Basic Aviation Security 214 persons, Junior Aviation Security 493 persons, Senior Aviation Security 182 persons, and Who haven’t yet Personnel Skills Certificates totaling 562 person are out sourcing. According the interviews results with Head of Security Division existing condition of security personnel at terminals 1 and 2 have been sufficient, while the existing condition of the security personnel at terminal 3 amounted to 124 people who had assessments. From the analysis and discussion in order to meet the needs of security personnel is programmed and to improve the assessments needed 248 persons, lack of security personnel at the desired terminal 3:124 persons. To increase the airport tax assessment organizers can do the addition by way of both internal and external. Internal assessment is done through a test that is taken from the power out sourcing to test, while the external through the recruitment test to provide the opportunity for applicants from outside environment. Through both ways can be realized to increase the number of assessments.
Kebutuhan Approach Light System pada Kedua Ambang Landasan Bandara Sultan Hasanuddin-Makassar untuk Meningkatkan Kapasitas Pergerakan Pesawat Udara Endang Dwi Agustini
WARTA ARDHIA Vol 38, No 2 (2012)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.242 KB) | DOI: 10.25104/wa.v38i2.192.168-179

Abstract

In developing Sultan Hasanuddin Airport Makassar, one of the efforts is by installing Approach Light System, a navigation tool installed at both runway edges used to improve flight security and safety. By installing Approach Light System at both runway edges, it can guarantee safety flight in order to develop air traffic system in the movement area that is safe, fast and smooth.The objective of Approach Light System is to provide clear guides to pilots when performing landing on the runways. The tool is also useful for making accurate landing of the aircraft.By using descriptive qualitative technical approach method in the analysis of this study, it can be concluded that by completely installing the Approach Light System at both runway edges in Sultan Hasanuddin Airport, it has met the regulation number SKEP/114/VI/2002 on the Airport Installation System Standard Blueprint (Airfield Lighting System) issued by the General Directorate of Air Transport so that safe and secure flight can be conducted optimally and aircraft movement can be increased as well.Approach Light System merupakan peralatan navigasi pada kedua ambang landasan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan penerbangan. Tujuan dan manfaat dari Approach Light system adalah untuk memberikan tuntutan kepada pilot/penerbang saat melakukan pendaratan menuju landasan dan manfaatnya untuk ketepatan pendaratan pesawat udara.Melalui metode pendekatan teknis deskriptif kualitatif dalam melakukan analisis pembahasan dapat disimpulkan bahwa dengan terpenuhinya kebutuhan Approach Light system pada kedua ambang landasan bandara Sultan Hasanudin Makassar, maka sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu SKEP/114/VI/2002 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang Standar Gambar Instalasi Sistem Bandar Udara (Airfield Lighting System) sehingga dapat terselenggara keamanan dan keselamatan penerbangan secara optimal dan dapat meningkatkan pergerakan pesawat udara.