Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MTS NURUL HUDA TIMBANG KECAMATAN CIGANDAMEKAR KABUPATEN KUNINGAN Oman Abdurahman; Amirudin Amirudin
Edulead : Journal of Education Management Vol 2 No 2 (2020): Edulead : Journal of Education Management
Publisher : LPPM Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang;1)Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Tahun 2020./2021, 2) Hambatan dan Solusi dari Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan. Pendekatanpenelitianinimenggunakanpenelitiandeskriptifkualitatif. Tempatpenelitian di MTs Nurul Huda Timbang, Penelitiandilakukanbulan September-Nopember 2020. SubyekpenelitianKepalaSekolah, Ketua Yayasan, KomiteSekolah dan guru Tahfidz al-Qur’an, siswa, wakil kepalasekolahbidangkurikulum, dan Wali Murid. Teknik pengumpulandata;observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknikkeabsahan data menggunakantrianggulasisumber.Teknikanalisis data menggunakanmetodeinteraktif yang dimulaidaripengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikankesimpulan.Hasil penelitian mengungkap mengenai Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Tahun 2020/2021 yang digunakan fungsi Manajemen Program Tahfidz dalam 4 penelitian a) Perencanaan Program Tahfidz di MTs Nurul Huda Timbang, b) Pengorganisasian Program Tahfidz di MTs Nurul Huda Timbang,selalu koordinasi atau rapat rutin disekolah terkait peningkatan prestasi siswa serta diskusi sesama guru mencari solusi permasalahan di kelas, serta kepala sekolah dan pengawas, c) Pelaksanaan Program Tahfidz :disesuaikan standar kurikulum, penambahan materi, dalil dan gambar. disampaikan siswa, supaya siswa mempunyai pemahaman yang lebih luas.d) Pengawasan Program Tahfidz; dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sesuai jadwal satu bulan sekali. 2) Hambatan;(A) kurangnyakesadaransiswatentangpentingnya Program tahfiddz Al-Qur’an (B) kurangnyamotivasi, (C) materi yang terbatas, (D) ketersediaanwaktu yang terbatas.FaktorEksternalyaitu: (a) lingkungankeluarga (b) lingkungansekolah. 3) Solusi; a)siswamenyadaripentingnyaTahfidz Al-Qur’an,(b) tambahanwaktu (c) motivator orang tua (d)saranaprasarana ,(e) kerjasamalingkungankeluarga.
Pendampingan Ekonomi Home Industry Sapu Injuk Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Patapan Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon Mohammad Ridwan; Ade Firmansyah; Ade Siti Halimah; Ainun Fatia; Febiyanti Febiyanti; Iyam Maryamah; Muhammad Amirudin; Nurlaeli Murlaeli; Nita Amelia; Selinda Fatimah; Titi Helawati; Yoga Aditia Nugraha
Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/etos.v4i1.733

Abstract

The purpose of this study was to determine the economic contribution of the injuk broom home industry in improving the welfare of the community in Patapan Village, Beber District, Cirebon Regency through community service assistance carried out. The home industry is a place for the majority of the community who can grow and develop independently by contributing and occupying a strategic role in economic development in Patapan Village, Beber District, Cirebon Regency. The research method used in this study uses descriptive qualitative research methods with data collection is observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the presence of the injuk broom industry in Patapan Village, Beber District, Cirebon Regency has an important role in absorbing labor, increasing the number of business units, to increase household income and the welfare of the local community Abstrak Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi ekonomi home industry sapu injuk dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa patapan kecamatan beber kabupaten cirebon melalui pendampingan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. Home industri merupakan wadah bagi sebagian besar masyakarat yang mampu tumbuh berkembang secara mandiri dengan memberikan andil besar serta menduduki peran strategis dalam pembangunan ekonomi di desa patapan kecamatan beber kabupaten cirebon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan datanya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hadirnya home industri sapu injuk di Desa Patapan Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon memiliki peranan penting dalam menyerap tenaga kerja, meningkatkan jumlah unit usaha, sehingga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kata Kunci : Home Industri, Sapu Injuk, dan kesejahteraan Masyarakat
Moderasi Beragama dalam Perspektif Heterogenitas di Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Amirudin Amirudin; M. Abdan Karochman; Supriyatin Supriyatin
Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/etos.v3i1.347

Abstract

One of the features of Jungjang village is the heterogeneity of religions and there are even houses of worship from several religions in one area. Religious heterogeneity means differences in systems of how to worship God Almighty and interactions with other believers. For a long time, tolerance has been deeply embedded there. Recently, the rise of religious issues is feared that it will erode the existing tolerance. To address the existing diversity so that there is no division, religious moderation is needed. Moderation or moderation, which is not extreme or not exaggerating towards a view, but must find a middle way. The method used by researchers is a qualitative type with unstructured observation and structured interviews as data collection techniques. After conducting the research for two weeks, it was found that the moderation attitude in Jungjang Village was still strong so that tolerance was still closely intertwined amid the heterogeneity that existed there. Abstrak Salah satu keistimewaan desa Jungjang yaitu adanya heterogenitas agama, bahkan terdapat rumah ibadah dari beberapa agama dalam satu wilayah. Heterogenitas agama sendiri merupakan beragamnya sistem cara beribadat kepada Tuhan Yang Maha Esa serta interaksi dengan penganut keyakinan lainnya. Sejak dahulu sikap toleransi sudah tertanam erat disana.Namun akhir-akhir ini maraknya isu-isu agama di khawatirkan akan mengikis toleransi yang sudah ada Untuk menyikapi keberagaman yang ada agar tidak timbul perpecahan maka dibutuhkan moderesi beragama. Moderasi atau moderat yaitu tidak ekstrim atau tidak berlebihan pada terhadap suatu pandangan melainkan harus mencari jalan tengahnya. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah jenis kualitatif dengan observasi tak terstruktur dan wawancara terstruktur sebagai teknik penggumpulan datanya. Setelah melakukan penelitian selama dua minggu didapatkan hasil bahwa sikap moderasi didesa Jungjang masih kokoh sehingga toleransi masih erat terjalin ditengah heterogenitas yang ada di sana.
Pengaruh Modernisasi Terhadap Eksistensi dan Keberlangsungan Pengrajin Dandang di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Amirudin Amirudin
Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/etos.v1i1.194

Abstract

Society is a collection of individuals who are always in motion or are always changing. Changes have different measures or sizes, some are experiencing a change that is relatively fast (evolutionary, there are also moderate and slow changes. Both planned and incidental changes. As with change or currently progressive and massive changes. as the impact of modernization is also felt by the people of Parapatan Village, Sumberjaya, Majalengka, especially Dandang craftsmen, where as the impact of modernization and industrialization, the community prefers practical things rather than using dandang, which has to go through a fairly long production process. This research uses a qualitative method. According to Lexy J. Moleong (2005: 6), qualitative research methods are research that aims to understand the phenomena experienced by research subjects, such as behavior, perceptions, motivation, actions, etc. in a holistic manner, and presented in a descriptive way in the form of narrative and language, in a context special nature and by making use of various natural methods. The results showed that Dandang Craftsmen in Parapatan Village, Sumberjaya District, Majalengka Regency already have consumers who always order their products or commonly called collectors and then market them again to customers who have been loyal subscribers, so that their existence and sustainability are not affected by modernization. that occurs in the community of Parapatan Village, Sumberjaya District, Majalengka Regency. Dandang craftsmen in Parapatan Village, Sumberjaya District, Majalengka Regency are advised to be more creative and innovative in facing modernization that occurs in society due to increasingly sophisticated and practical technological developments and to pay more attention to quality and maintain distinctive characteristics. or the value of “Dandang” Local Products also takes into account in terms of the heir or successor of Dandang Craftsmen for the sake of the existence and sustainability of Dandang Craftsmen in the future. Abstrak Masyarakat merupakan kumpulan individu yang selalu bergerak atau selalu mengalami perubahan. Perubahan itu mempunyai takaran atau ukuran yang berbeda-beda, ada yang mengalami suatu perubahan yang relatif cepat (evolutif, ada juga perubahan yang sedang dan lambat. Baik perubanahn yang terencana maupun yan insidental. Sepertihalnya dengan perubahan atau saat ini yang progressif dan massive. Perubahan sebagai dampak modernisasi ini juga dirasakan oleh masyarakat Desa Parapatan, Sumberjaya, Majalengka, khususnya pengrajin dandang, dimana sebagai dampak modernisasi dan industrilalisai tersebut masyarakat lebih memilih hal yang praktis dibanding menggunakan dandang yang harus melewati proses produksi yang lumayan panjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitaif. Menurut Lexy J. Moleong (2005:6), metode penelitian kualitatif merupakan riset yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistic, dan disajikan dengan cara deskriptif dalam bentuk narasi dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Hasil penelitian menunjukkan Pengrajin Dandang yang ada di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka sudah memiliki konsumen yang selalu memesan produk-produk mereka atau biasa disebut pengepul kemudian memasarkannya lagi ke pelanggan yang sudah berlangganan setia dari dulu, sehingga eksistensi dan keberlangsungan mereka tidak terpengaruh karena adanya modernisasi yang terjadi di masyarakat Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka.Pengrajin Dandang di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka disarankan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghadapi modernisasi yang terjadi di masyarakat akibat perkembangan teknologi yang semakin canggih dan praktis serta untuk lebih memperhatikan kualitas dan menjaga ciri khas atau nilai dari Produk Lokal “Dandang” juga memperhatikan dalam segi pewaris atau penerus Pengrajin Dandang demi eksistensi dan keberlangsungan Pengrajin Dandang di masa yang akan datang.
Kyai Haji Abbas Abdul Jamil's Preaching Model: The Combination between Tradition Aspects with Psychosufism Amirudin; Jajat Darojat; Farid Wajd; Abdul Karim; Amin Hidayat; Mohammad Fathi Royyani
Jurnal Penelitian Volume 20 Nomor 1 2023
Publisher : LPPM UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jupe.v20i1.7036

Abstract

This article discusses the religious thought of Kiai Abbas Abdul Jamil related to manhaj in doing da'wah and social approach and solutions to problems in the community. Literature that discusses the figure of Kiai Abbas Abdul Jamil Buntet, more about the side of his struggle and heroism, this study aims to explain the other side of Kiai Abbas Abdul Jamil related to religious thought and its approach to society. In discussing the idea of Kiai Abbas Abdul Jamil, researchers use a qualitative approach, data obtained through interviews with families and students/alumni about daily life and how to educate students. The Data were analyzed with the literature related to it. The results of this study include that the approach to the community conducted by Kiai Abbas Abdul Jamil in carrying out his missionary mission is through the system of Shari'ah, namely by applying qawā’id fiqhiyyah and cultural approaches and habits of society. The conclusion is that the problems in society require resolution in the right direction; kiai Abdul Jamil intelligently uses analytical skills qawā’id fiqhiyyah and the socio-cultural approach as manhaj in his preaching.
MANAJEMEN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI MTS NURUL HUDA TIMBANG KECAMATAN CIGANDAMEKAR KABUPATEN KUNINGAN Oman Abdurahman; Amirudin Amirudin
Edulead : Journal of Education Management Vol 2 No 2 (2020): Edulead : Journal of Education Management
Publisher : LPPM Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang;1)Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Tahun 2020./2021, 2) Hambatan dan Solusi dari Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan. Pendekatanpenelitianinimenggunakanpenelitiandeskriptifkualitatif. Tempatpenelitian di MTs Nurul Huda Timbang, Penelitiandilakukanbulan September-Nopember 2020. SubyekpenelitianKepalaSekolah, Ketua Yayasan, KomiteSekolah dan guru Tahfidz al-Qur’an, siswa, wakil kepalasekolahbidangkurikulum, dan Wali Murid. Teknik pengumpulandata;observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknikkeabsahan data menggunakantrianggulasisumber.Teknikanalisis data menggunakanmetodeinteraktif yang dimulaidaripengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikankesimpulan.Hasil penelitian mengungkap mengenai Manajemen Program Tahfidz Al-Qur’an di MTs Nurul Huda Timbang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Tahun 2020/2021 yang digunakan fungsi Manajemen Program Tahfidz dalam 4 penelitian a) Perencanaan Program Tahfidz di MTs Nurul Huda Timbang, b) Pengorganisasian Program Tahfidz di MTs Nurul Huda Timbang,selalu koordinasi atau rapat rutin disekolah terkait peningkatan prestasi siswa serta diskusi sesama guru mencari solusi permasalahan di kelas, serta kepala sekolah dan pengawas, c) Pelaksanaan Program Tahfidz :disesuaikan standar kurikulum, penambahan materi, dalil dan gambar. disampaikan siswa, supaya siswa mempunyai pemahaman yang lebih luas.d) Pengawasan Program Tahfidz; dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sesuai jadwal satu bulan sekali. 2) Hambatan;(A) kurangnyakesadaransiswatentangpentingnya Program tahfiddz Al-Qur’an (B) kurangnyamotivasi, (C) materi yang terbatas, (D) ketersediaanwaktu yang terbatas.FaktorEksternalyaitu: (a) lingkungankeluarga (b) lingkungansekolah. 3) Solusi; a)siswamenyadaripentingnyaTahfidz Al-Qur’an,(b) tambahanwaktu (c) motivator orang tua (d)saranaprasarana ,(e) kerjasamalingkungankeluarga.
Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas III Sekolah Dasar Islam Terpadu Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon Tiyara Khoerunisa; Amirudin Amirudin
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i1.47

Abstract

This study refers to the lack of student learning motivation in science subjects. This is due to the lack of interesting teacher innovations in learning, so students easily feel bored while learning. Ice breaking is a simple, lightweight and concise activity that functions to change the composition of freezing, rigidity, boredom or drowsiness in learning so that it can build an atmosphere of learning that is full of enthusiasm and fun. This research uses a quantitative approach with a correlational method. The population used is class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon, which amounted to 23 students. Sampling is done by population research techniques which are used if the subject is less than 100. Statistical data analysis used is the Person Product Moment Correlation Test (PPM). The conclusions of this study are: 1) The application of Ice Breaking in natural science subjects obtained 90% the results of the questionnaire recapitulation means that the application of Ice Breaking is included in the excellent category. 2) Student learning motivation in science subjects in Class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon obtained 86% (very high). In this study, there is a significant influence of the application of Ice Breaking in Natural Sciences as indicated by the results of the correlation analysis of 0.65% with the level of strong relationship and hypothesis testing obtained by tcount of 3, while ttable () so as to reject Ho and Ha accepted. Keywords: Effect of Ice Breakin; Student Learning Motivation; Sains Abstrak Penelitian ini mengacu pada kurangnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan guru kurang membarikan inovasi yang menarik dalam pembelajaran, sehingga siswa mudah merasa bosan saat belajar. Ice breaking merupakan kegiatan sederhana, ringan dan ringkas yang berfungsi untuk mengubah susunan kebekuan, kekakuan, rasa bosan atau mengantuk dalam pembelajaran sehingga bisa membangun suasana belajar yang penuh semangat dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi yang digunakan yaitu kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon yang berjumlah 23 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik penelitian populasi merupakan teknik yang digunakan bila subjeknya kurang dari 100. Analisis data statistik yang digunakan yakni uji korelasi Person Product Moment (PPM).Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA diperoleh 90% dari hasil rekapitulasi angket artinya penerapan Ice Breaking termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di Kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon diperoleh 86% (sangat tinggi). Dalam penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA yang ditunjukkan dengan hasil analisis korelasi sebesar 0,65% dengan tingkat hubungan kuat dan uji hipotesis diperoleh harga thitung sebesar 3, sedangkan ttabel () sehingga dengan demikian tolak Ho dan Ha diterima. Kata kunci : Pengaruh Ice Breaking; Motivasi Belajar Siswa; IPA
Pendampingan Orang Tua dalam Proses Belajar Anak pada Pembelajaran Daring di SD Negeri 1 Kaliwulu Kabupaten Cirebon Amirudin Amirudin; Jamila Jamila
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring di SD Negeri 1 Kaliwulu tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 5 orang tua siswa kelas IV di SD Negeri 1 Kaliwulu Tahun Pelajaran 2020/2021. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data reduksi data, display data dan verifikasi data. Untuk mengetahui pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring diambil dari observasi dan wawancara dan peneliti berperan sebagai pewawancara untuk menggali data melalui 5 orang tua siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring di kelas IV SD Negeri 1 Kaliwulu yaitu bentuk pendampingan orang tua sangat diperlukan dengan cara meluangkan waktu untuk menemani anak belajar, memantau perkembangan belajar, dan memberikan arahan kepada anak untuk belajar dengan rajin. Kendala dalam pendampingan belajar anak yaitu orang tua mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara anak dan pekerjaan, serta latar belakang pendidikan orang tua mempengaruhi tingkat kemudahan dan kesulitan orang tua dalam mendidik anak, sedangkan kendala pada anak yaitu anak kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru dan anak kurang antusias untuk memulai belajar.
Efektifitas Model Pembelajaran Talking Stick dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Amirudin Amirudin; Laela Yohana Kurniasih
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 1 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the effectiveness of the talking stick learning model in learning Indonesian class 2B at MI Al Washliyah Perbutulan. The study was motivated by the low learning outcomes of Indonesian in the class, the learning model that lacks innovation, causing students to be less enthusiastic in learning. This study aims to determine the effectiveness of the talking stick learning model in learning Indonesian class 2B at MI Al Washliyah Perbutulan. The research method used is qualitative research. Data collection techniques using the interview method. Sources of data in this study include primary data, namely the homeroom teacher of class 2B and secondary data, namely learning outcomes of Indonesian language subjects for grade 2B students. . The results of the data were analyzed using an analytical model, from data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results showed that the application of learning for class 2B students at MI Al Washliyah Perbutulan before using the talking stick learning model in teaching and learning activities the teacher used various learning models, but in the Indonesian language subject there were obstacles caused by several factors, namely internal factors, namely factors within students. itself, is related to the interest and motivation of students to participate in learning activities at school. External factors are the use of learning models that are not in accordance with the material presented. Furthermore, after the application of the talking stick learning model to class 2B MI Al Washliyah Perbutulan there was a definite change compared to not using the talking stick learning model. This can be seen from the number of students who achieved a score above the KKM from a total of 27 students, only 2 students who had not achieved a score above the KKM. Abstrak Penelitian ini membahas efektivitas model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Kajiannya dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia di kelas tersebut, model pembelajaran yang kurang inovasi sehingga menimbulkan siswa kurang semangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer yaitu guru walikelas 2B dan data sekundernya yaitu hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas 2B. . Hasil data dianalisis menggunakan model analisis, dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran siswa kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan sebelum menggunakan model pembelajaran talking stick dalam kegiatan belajar mengajarnya guru menggunakan berbagai model pembelajaran akan tetapi pada mata pelajran bahasa Indonesia mengalami kendala yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal yakni faktor dalam diri siswa itu sendiri, terkait dengan minat dan motovasi belajar siswa untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Faktor eksternal yaitu penggunaan model pembelajaran yang tidak sesuai dengan materi yang di sampaikan. Selanjutnya, setelah penerapan model pembelajaran talking stick terhadap kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan terdapat perubahan yang pasti dibandingkan dengan tidak menggunakan model pembelajaran talking stick. Hal ini dapat terlihat dari jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM dari jumlah 27 siswa hanya 2 siswa saja yang belum mencapai nilai di atas KKM.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Program 3S (Salam, Sapa, Senyum) dan Tahsin di SDN 1 Cigadung Rayanti Puri; Tarsinah Inah; Barnawi Barnawi; Amirudin Amirudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of students at Binaul Ummah Kuningan integrated Islamic Elementary School is still very lacking in maintaining the school environment. As an alternative to overcome this SDN 1 Cigadung apply character education in forming good moral students. The problem in this study is how practical education management in applying and forming students with noble character. The purpose of this study was to determine the management of integrated Islamic education in forming students with noble character by maintaining the environment at SDN 1 Cigadung Kuningan school, and knowing what are the supporting and inhibiting factors.This study uses a qualitative research approach with a descriptive qualitative research design. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. This research method is a qualitative method, while the method of determining the subject using purposive sampling technique (random sample). After the data is collected, data analysis will be carried out, with data reduction steps, Data categories, data synthesis and conclusion.The results in this study revealed Student Management in improving student discipline are: first, the development of Student Management in improving student discipline SDN 1 Cigadung Kuningan is by trying to conduct student guidance on discipline through a program of daily, weekly, and monthly activities, the development of Student Discipline, Devotion in student development guidance,enforcement of student discipline. Secondly, the active role of parents. Third, adequate school facilities. Fourth, quality teachers and the assistant teacher. While the inhibiting factor is the lack of communication between parents and teachers, the lack of facilities used, students experience fatigue (partly) as well as teachers who feel fatigue from activities at school.Keyword: Character Education; Greetings; Smiles. Abstrak Manajemen peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Binaul Ummah Kuningan masih sangat kurang di dalam menjaga lingkungan sekolah. Sebagai alternatif dalam mengatasi hal tersebut SDN 1 Cigadung menerapkan pendidikan karakter dalam membentuk siswa berahlak mulia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana manajemen Pendidikan yang berkrakter di dalam menerapkan dan membentuk siswa berakhlak mulia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Pendidikan Islam Terpadu dalam membentuk siswa berakhlak mulia dengan menjaga lingkungan disekolah SDN 1 Cigadung Kuningan, serta mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambatnya.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan metode penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling (sample secara acak). Setelah data terkumpul maka akan dilakukan analisis data, dengan langkah-langkah reduksi data, kategori data, sintesis data dan penarikan kesimpulan.Hasil dalam penelitian ini mengungkapkan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa adalah: Pertama, pengembangan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SDN 1 Cigadung Kuningan yaitu dengan berupaya melakukan pembinaan siswa tentang kedisiplinan melalui program kegiatan harian, mingguan, dan bulanan, pengembangan disiplin siswa, pengabdian dalam pembinaan pengembangan siswa,penegak disiplin siswa. Kedua, peran aktif orang tua. Ketiga, sarana fasilitas sekolah yang memadai. Keempat, guru berkualitas dan guru pendamping. Sedangkan faktor penghambatnya adalah minimnya komunikasi orang tua dan guru, minimnya sarana yang digunakan, peserta didik mengalami kecapean (sebagian) begitu juga dengan guru yang merasa keletihan dari aktivitas di sekolah.Kata Kunci: Pendidikan Karakter; Salam; Sapa; Senyum.