Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Tantangan dan Upaya Guru PAI dalam Perubahan Era Globalisasi Revolusi Industi 4.0 di SMP NU Babakan Gebang Sulaiman Sulaiman; Mohamad Ikhwan Maulana; Amirudin Amirudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this era of globalization and information, teachers are challenged by the behavior of students who like to surf in cyberspace through android, gadgets or sophisticated mobile phones that they have. This student behavior is marked by the tendency to prefer reading through mobile phones rather than books, like to look for various information on their own without checking first, like to find friends through social media accounts, and seem individualistic. For this reason, teachers in learning must be able to utilize information technology. This research method uses a qualitative research method that aims to determine the level of teacher readiness, the challenges faced, and the strategies carried out by teachers in facing the era of the Industrial Revolution 4.0. From the results of the above research, the author concludes that the challenges of Islamic Religious Education teachers in the era of the industrial revolution 4.0, are that teachers must be literate in digitization and be able to compete in the problem of teaching and learning changes that are developing every year to improve the system and learning environment in the classroom.Keyword: PAI Teacher Challenges; PAI Teacher Efforts; Industry 4.0 Revolution.
Pemikiran Syekh Mahmud Mukhtar dalam Kitab Adab Al-Muta'alim Ma'a Al-Mu'alim atas Pembentukan Karakter Peserta Didik Amirudin Amirudin; Jamaludin Jamaludin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this paper is the current condition of moral degradation of students due to various factors that cause it. Therefore, the results of this research are expected to perfect the concept of student adab to teachers that already exist in the realm of Islamic education. The type of research used by researchers is library research, because this research aims to collect information and data by requiring assistance from various materials that can be obtained from libraries, such as books, records, manuscripts, magazines, documents, historical stories and so on. Then this research uses a concept study research approach or the thoughts of figures and the data sources used are primary and secondary. This research is descriptive analytical in nature, namely research that describes what is the idea in the book of Adabul Muta'allim Ma'al Mu'allim by Sheikh Mahmud Mukhtar Bode about student adab to the teacher. While the analysis method in this research is content analysis, which is research in the form of in-depth discussion of the content of written information. The results of this study reveal that Sheikh Mahmud Mukhtar Bode has thoughts about the manners of a student towards the teacher as stated in his book “Adab al-Muta'allim ma'a al-Mu'allim”, namely: Student's manners towards the teacher, the manners of learning, the manners of choosing a study partner, the path to world-afterlife happiness, scientific sanad, and bid'ah in religion. In addition, Sheikh Mahmud Mukhtar Bode offers that the key to success in forming the characteristics of students includes following the right and good teacher and the right and good learning intentions such as those in Al-Burhany Bode IT Junior High School.Keyword : Sheikh Mahmud Mukhtar; Adab Al-Muta'alim Ma'a Al-Mu'alim; Character Building
Peran Pendidikan Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Amirudin Amirudin; Sumiati Sumiati
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol 3 No 2 (2022): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan orang tua dalam perkembangan bahasa anak, mengetahui tindakan yang dilakukan oleh orang tua untuk mengembangkan aspek bahasa anak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menghambat perkembangan bahasa anak di kelompok A TK Rengganis Kecamatan Palasah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan field research. Pendekatan ini dipilih karena dinilai cocok karena proses pengolahan data tidak menggunakan statistika.Penelitian ini membahas tentang tindakan yang dilakukan orang tua dalam mengembangkan aspek bahasa anak seperti dengan membangun komunikasi yang baik, memberikan waktu khusus untuk belajar dan memanfaatkan gadget. Tak hanya itu, isi dari penelitian ini juga fakor yang dapat menghambat perkembangan bahasa anak seperti kurangnya pendampingan orang tua, mendapat kekerasan secara fisik dan orang tua yang pemarah. Simpulan dari hasil peneltian diketahui bahwa Tinggi rendahnya tingkat pendidikan orang tua tidak berpengaruh terhadap perkembangan aspek bahasa pada anak. Tindakan yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan aspek bahasa pada anak yaitu memberikan waktu belajar khusus di rumah, Stimulasi dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, memilihkan lingkungan dan pertemanan yang baik untuk anak, memanfaatkan tekonologi gawai (gadget).
Karakteristik Kajian Islam Kontemporer: Dialektika Barat dan Timur Amirudin Amirudin; Masayu Mashita Maisarah
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.29

Abstract

Islam is understood in multi-meaning, as a religious teaching and as a scientific field. This matter is still being debated by several groups, especially regarding the issue surrounding studying Islam in the West. The purpose of this paper is to examine the development of Islamic studies from time to time. The issue of using a normative and historical approach in Islamic studies has been widely discussed by experts, both from the West and the East. However, in its development, Islamic studies form a separate 'stronghold' with their respective identities in an effort to understand Islamic teachings, both as an 'observer' and as an 'actor' who has an element of partiality. By using a historical approach, this paper will prove the flexibility of Islamic studies, where each "camp" will have its own method and style in understanding Islamic teachings, both in its development in the East and West. The study of Islam will always be up to date because it attracts attention. This is of course not only among Muslims (insiders), but also among non-Muslims (outsiders) who study Islam from various perspectives. Abstrak Islam dipahami dengan multi-makna, sebagai ajaran keagamaan dan sebagai bidang keilmuan. Hal tersebut hingga kini masih diperdebatkan oleh beberapa kalangan, terutama menyangkut isu seputar mengkaji Islam di Barat. Tujuan tulisan ini ingin mengkaji perkembangan studi Islam dari masa ke masa. Isu penggunaan pendekatan normatif maupun historis dalam kajian Islam telah ramai diperbincangkan oleh para ahli, baik dari Barat maupun Timur. Namun dalam perkembangannya, studi Islam membentuk ‘kubu’ tersendiri dengan identitas masing-masing dalam upaya memahami ajaran Islam, baik sebagai ‘pengamat’ maupun sebagai ‘aktor’ yang memiliki unsur keberpihakan. Dengan menggunakan pendekatan historis, tulisan ini akan membuktikan fleksibilitas kajian Islam, di mana masing-masing ‘kubu’ akan memiliki metode dan corak tersendiri dalam memahami ajaran Islam, baik perkembangannya di Timur dan Barat. Kajian tentang ke-Islaman akan selalu aktual untuk diperbincangkan karena sangat menarik perhatian. Hal ini tentunya tidak hanya dikalangan muslim sendiri (insider), tetapi juga kalangan non-muslim (outsider) yang mempelajari agama Islam dari berbagai sudut pandang.
Strategi Menghidupkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kelompok Belajar Amirudin Amirudin; Supriyatin Supriyatin; Sylvia Dewi; Yuli Ismeliantika
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v3i`1.82

Abstract

This study aims to determine strategies in increasing student learning motivation to maintain the continuity of the educational process in the Study From Home (SFH) policy during the COVID-19 pandemic. The approach used in this research is qualitative with the research subject, namely students in the study group in Jungjang village. Data collection techniques used were interviews and documentation. The results showed that the form of the learning group teacher strategy to increase student learning motivation in the SFH policy in the midst of the COVID-19 outbreak was with student work study groups which were proven to increase student learning motivation. The obstacles encountered by the learning group teacher were related to the aspects of the students' parents, learning facilities, and the creativity of the learning group teachers. The benefits of this research are the growth of student motivation, train student discipline, and help improve the closeness between parents and children. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelompok belajar di desa Jungjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi guru kelompok belajar untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kebijakan SFH di tengah wabah COVID-19 adalah dengan kelompok belajar kerja tugas siswa yang terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hambatan yang ditemui guru kelompok belajar yaitu berkenaan dengan aspek orang tua peserta didik, sarana pembelajaran, dan kreativitas guru kelompok belajar. Adapaun manfaat dari penelitian ini adalah tumbuhnya motivasi belajar siswa, melatih kedisiplinan siswa, serta membantu meningkatkan kedekatan antara orangtua dan anak.
Sisi Lain Islam; Relevansi Pemikiran Supra-Rasionalitas Agama Al-Ghazālī dan Ibn ‘Arabī di Era Disrupsi Amirudin Amirudin; Abu Khaer; Noval Maliki
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v10i1.18003

Abstract

Tulisan ini dilatar belakangi kontroversi terhadap pemahaman terhadap agama berkenaan dengan sisi rasionalitas dan pemahaman diluar akal manusia (metafisika), di mana atara rasionalitas dengan transendensi metafisik sulit di pahami secara bersamaan, terlebih pada era disrupsi di mana akal manusia lebih banyak digunakan untuk berpikr hal-hal yang empirik. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap pemahaman akan puncak rasionalitas manusia hingga pada tahap supra-rasional, dimana supra-rasional itu sendiri menjadi bagian penting dalan memahami essensi dan transendensi diluar kemampuan akal/rasio (metafisika). Penelitian ini merupakan penelitian literature, yang berupaya menganalisi essensi dan substansi teks-teks nalar agama berdasarkan metodologi filsafat dengan pendekatan hermeneutika Hans Georg Gaddamer dengan fusion of horizon dan hermeneutical Circle-nya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dalam pandangan Al-ghazali supra-rasional merupakan manifestasi dari kepasrahan rasionalitas manusia-sehingga mengembalikan essensi kebenarannya kepada Tuhan, disisi lain Ibn ‘Arabi meyakininya sebagai salah satu dari manifestasi Wahdah al-wujud, sehingga supra-rasional hanya kan didapat bagi manusia-manusia dan memahami hakikat baik hakikat Tuhan ataupun hakikat lain yang ada dalam pikirannya.