Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Efektifitas Model Pembelajaran Talking Stick dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Amirudin Amirudin; Laela Yohana Kurniasih
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 1 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the effectiveness of the talking stick learning model in learning Indonesian class 2B at MI Al Washliyah Perbutulan. The study was motivated by the low learning outcomes of Indonesian in the class, the learning model that lacks innovation, causing students to be less enthusiastic in learning. This study aims to determine the effectiveness of the talking stick learning model in learning Indonesian class 2B at MI Al Washliyah Perbutulan. The research method used is qualitative research. Data collection techniques using the interview method. Sources of data in this study include primary data, namely the homeroom teacher of class 2B and secondary data, namely learning outcomes of Indonesian language subjects for grade 2B students. . The results of the data were analyzed using an analytical model, from data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results showed that the application of learning for class 2B students at MI Al Washliyah Perbutulan before using the talking stick learning model in teaching and learning activities the teacher used various learning models, but in the Indonesian language subject there were obstacles caused by several factors, namely internal factors, namely factors within students. itself, is related to the interest and motivation of students to participate in learning activities at school. External factors are the use of learning models that are not in accordance with the material presented. Furthermore, after the application of the talking stick learning model to class 2B MI Al Washliyah Perbutulan there was a definite change compared to not using the talking stick learning model. This can be seen from the number of students who achieved a score above the KKM from a total of 27 students, only 2 students who had not achieved a score above the KKM. Abstrak Penelitian ini membahas efektivitas model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Kajiannya dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia di kelas tersebut, model pembelajaran yang kurang inovasi sehingga menimbulkan siswa kurang semangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas model pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas 2B di MI Al Washliyah Perbutulan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer yaitu guru walikelas 2B dan data sekundernya yaitu hasil belajar mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas 2B. . Hasil data dianalisis menggunakan model analisis, dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran siswa kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan sebelum menggunakan model pembelajaran talking stick dalam kegiatan belajar mengajarnya guru menggunakan berbagai model pembelajaran akan tetapi pada mata pelajran bahasa Indonesia mengalami kendala yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal yakni faktor dalam diri siswa itu sendiri, terkait dengan minat dan motovasi belajar siswa untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Faktor eksternal yaitu penggunaan model pembelajaran yang tidak sesuai dengan materi yang di sampaikan. Selanjutnya, setelah penerapan model pembelajaran talking stick terhadap kelas 2B MI Al Washliyah Perbutulan terdapat perubahan yang pasti dibandingkan dengan tidak menggunakan model pembelajaran talking stick. Hal ini dapat terlihat dari jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM dari jumlah 27 siswa hanya 2 siswa saja yang belum mencapai nilai di atas KKM.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Program 3S (Salam, Sapa, Senyum) dan Tahsin di SDN 1 Cigadung Rayanti Puri; Tarsinah Inah; Barnawi Barnawi; Amirudin Amirudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management of students at Binaul Ummah Kuningan integrated Islamic Elementary School is still very lacking in maintaining the school environment. As an alternative to overcome this SDN 1 Cigadung apply character education in forming good moral students. The problem in this study is how practical education management in applying and forming students with noble character. The purpose of this study was to determine the management of integrated Islamic education in forming students with noble character by maintaining the environment at SDN 1 Cigadung Kuningan school, and knowing what are the supporting and inhibiting factors.This study uses a qualitative research approach with a descriptive qualitative research design. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. This research method is a qualitative method, while the method of determining the subject using purposive sampling technique (random sample). After the data is collected, data analysis will be carried out, with data reduction steps, Data categories, data synthesis and conclusion.The results in this study revealed Student Management in improving student discipline are: first, the development of Student Management in improving student discipline SDN 1 Cigadung Kuningan is by trying to conduct student guidance on discipline through a program of daily, weekly, and monthly activities, the development of Student Discipline, Devotion in student development guidance,enforcement of student discipline. Secondly, the active role of parents. Third, adequate school facilities. Fourth, quality teachers and the assistant teacher. While the inhibiting factor is the lack of communication between parents and teachers, the lack of facilities used, students experience fatigue (partly) as well as teachers who feel fatigue from activities at school.Keyword: Character Education; Greetings; Smiles. Abstrak Manajemen peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Binaul Ummah Kuningan masih sangat kurang di dalam menjaga lingkungan sekolah. Sebagai alternatif dalam mengatasi hal tersebut SDN 1 Cigadung menerapkan pendidikan karakter dalam membentuk siswa berahlak mulia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana manajemen Pendidikan yang berkrakter di dalam menerapkan dan membentuk siswa berakhlak mulia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Pendidikan Islam Terpadu dalam membentuk siswa berakhlak mulia dengan menjaga lingkungan disekolah SDN 1 Cigadung Kuningan, serta mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambatnya.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, sedangkan metode penentuan subjek menggunakan teknik purposive sampling (sample secara acak). Setelah data terkumpul maka akan dilakukan analisis data, dengan langkah-langkah reduksi data, kategori data, sintesis data dan penarikan kesimpulan.Hasil dalam penelitian ini mengungkapkan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa adalah: Pertama, pengembangan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SDN 1 Cigadung Kuningan yaitu dengan berupaya melakukan pembinaan siswa tentang kedisiplinan melalui program kegiatan harian, mingguan, dan bulanan, pengembangan disiplin siswa, pengabdian dalam pembinaan pengembangan siswa,penegak disiplin siswa. Kedua, peran aktif orang tua. Ketiga, sarana fasilitas sekolah yang memadai. Keempat, guru berkualitas dan guru pendamping. Sedangkan faktor penghambatnya adalah minimnya komunikasi orang tua dan guru, minimnya sarana yang digunakan, peserta didik mengalami kecapean (sebagian) begitu juga dengan guru yang merasa keletihan dari aktivitas di sekolah.Kata Kunci: Pendidikan Karakter; Salam; Sapa; Senyum.
Tantangan dan Upaya Guru PAI dalam Perubahan Era Globalisasi Revolusi Industi 4.0 di SMP NU Babakan Gebang Sulaiman Sulaiman; Mohamad Ikhwan Maulana; Amirudin Amirudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this era of globalization and information, teachers are challenged by the behavior of students who like to surf in cyberspace through android, gadgets or sophisticated mobile phones that they have. This student behavior is marked by the tendency to prefer reading through mobile phones rather than books, like to look for various information on their own without checking first, like to find friends through social media accounts, and seem individualistic. For this reason, teachers in learning must be able to utilize information technology. This research method uses a qualitative research method that aims to determine the level of teacher readiness, the challenges faced, and the strategies carried out by teachers in facing the era of the Industrial Revolution 4.0. From the results of the above research, the author concludes that the challenges of Islamic Religious Education teachers in the era of the industrial revolution 4.0, are that teachers must be literate in digitization and be able to compete in the problem of teaching and learning changes that are developing every year to improve the system and learning environment in the classroom.Keyword: PAI Teacher Challenges; PAI Teacher Efforts; Industry 4.0 Revolution.
Pemikiran Syekh Mahmud Mukhtar dalam Kitab Adab Al-Muta'alim Ma'a Al-Mu'alim atas Pembentukan Karakter Peserta Didik Amirudin Amirudin; Jamaludin Jamaludin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 1 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this paper is the current condition of moral degradation of students due to various factors that cause it. Therefore, the results of this research are expected to perfect the concept of student adab to teachers that already exist in the realm of Islamic education. The type of research used by researchers is library research, because this research aims to collect information and data by requiring assistance from various materials that can be obtained from libraries, such as books, records, manuscripts, magazines, documents, historical stories and so on. Then this research uses a concept study research approach or the thoughts of figures and the data sources used are primary and secondary. This research is descriptive analytical in nature, namely research that describes what is the idea in the book of Adabul Muta'allim Ma'al Mu'allim by Sheikh Mahmud Mukhtar Bode about student adab to the teacher. While the analysis method in this research is content analysis, which is research in the form of in-depth discussion of the content of written information. The results of this study reveal that Sheikh Mahmud Mukhtar Bode has thoughts about the manners of a student towards the teacher as stated in his book “Adab al-Muta'allim ma'a al-Mu'allim”, namely: Student's manners towards the teacher, the manners of learning, the manners of choosing a study partner, the path to world-afterlife happiness, scientific sanad, and bid'ah in religion. In addition, Sheikh Mahmud Mukhtar Bode offers that the key to success in forming the characteristics of students includes following the right and good teacher and the right and good learning intentions such as those in Al-Burhany Bode IT Junior High School.Keyword : Sheikh Mahmud Mukhtar; Adab Al-Muta'alim Ma'a Al-Mu'alim; Character Building
Peran Pendidikan Orang Tua terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Amirudin Amirudin; Sumiati Sumiati
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol 3 No 2 (2022): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan orang tua dalam perkembangan bahasa anak, mengetahui tindakan yang dilakukan oleh orang tua untuk mengembangkan aspek bahasa anak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menghambat perkembangan bahasa anak di kelompok A TK Rengganis Kecamatan Palasah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan field research. Pendekatan ini dipilih karena dinilai cocok karena proses pengolahan data tidak menggunakan statistika.Penelitian ini membahas tentang tindakan yang dilakukan orang tua dalam mengembangkan aspek bahasa anak seperti dengan membangun komunikasi yang baik, memberikan waktu khusus untuk belajar dan memanfaatkan gadget. Tak hanya itu, isi dari penelitian ini juga fakor yang dapat menghambat perkembangan bahasa anak seperti kurangnya pendampingan orang tua, mendapat kekerasan secara fisik dan orang tua yang pemarah. Simpulan dari hasil peneltian diketahui bahwa Tinggi rendahnya tingkat pendidikan orang tua tidak berpengaruh terhadap perkembangan aspek bahasa pada anak. Tindakan yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan aspek bahasa pada anak yaitu memberikan waktu belajar khusus di rumah, Stimulasi dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, memilihkan lingkungan dan pertemanan yang baik untuk anak, memanfaatkan tekonologi gawai (gadget).
Karakteristik Kajian Islam Kontemporer: Dialektika Barat dan Timur Amirudin Amirudin; Masayu Mashita Maisarah
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.29

Abstract

Islam is understood in multi-meaning, as a religious teaching and as a scientific field. This matter is still being debated by several groups, especially regarding the issue surrounding studying Islam in the West. The purpose of this paper is to examine the development of Islamic studies from time to time. The issue of using a normative and historical approach in Islamic studies has been widely discussed by experts, both from the West and the East. However, in its development, Islamic studies form a separate 'stronghold' with their respective identities in an effort to understand Islamic teachings, both as an 'observer' and as an 'actor' who has an element of partiality. By using a historical approach, this paper will prove the flexibility of Islamic studies, where each "camp" will have its own method and style in understanding Islamic teachings, both in its development in the East and West. The study of Islam will always be up to date because it attracts attention. This is of course not only among Muslims (insiders), but also among non-Muslims (outsiders) who study Islam from various perspectives. Abstrak Islam dipahami dengan multi-makna, sebagai ajaran keagamaan dan sebagai bidang keilmuan. Hal tersebut hingga kini masih diperdebatkan oleh beberapa kalangan, terutama menyangkut isu seputar mengkaji Islam di Barat. Tujuan tulisan ini ingin mengkaji perkembangan studi Islam dari masa ke masa. Isu penggunaan pendekatan normatif maupun historis dalam kajian Islam telah ramai diperbincangkan oleh para ahli, baik dari Barat maupun Timur. Namun dalam perkembangannya, studi Islam membentuk ‘kubu’ tersendiri dengan identitas masing-masing dalam upaya memahami ajaran Islam, baik sebagai ‘pengamat’ maupun sebagai ‘aktor’ yang memiliki unsur keberpihakan. Dengan menggunakan pendekatan historis, tulisan ini akan membuktikan fleksibilitas kajian Islam, di mana masing-masing ‘kubu’ akan memiliki metode dan corak tersendiri dalam memahami ajaran Islam, baik perkembangannya di Timur dan Barat. Kajian tentang ke-Islaman akan selalu aktual untuk diperbincangkan karena sangat menarik perhatian. Hal ini tentunya tidak hanya dikalangan muslim sendiri (insider), tetapi juga kalangan non-muslim (outsider) yang mempelajari agama Islam dari berbagai sudut pandang.
Strategi Menghidupkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Kelompok Belajar Amirudin Amirudin; Supriyatin Supriyatin; Sylvia Dewi; Yuli Ismeliantika
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v3i`1.82

Abstract

This study aims to determine strategies in increasing student learning motivation to maintain the continuity of the educational process in the Study From Home (SFH) policy during the COVID-19 pandemic. The approach used in this research is qualitative with the research subject, namely students in the study group in Jungjang village. Data collection techniques used were interviews and documentation. The results showed that the form of the learning group teacher strategy to increase student learning motivation in the SFH policy in the midst of the COVID-19 outbreak was with student work study groups which were proven to increase student learning motivation. The obstacles encountered by the learning group teacher were related to the aspects of the students' parents, learning facilities, and the creativity of the learning group teachers. The benefits of this research are the growth of student motivation, train student discipline, and help improve the closeness between parents and children. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan subjek penelitian yaitu siswa kelompok belajar di desa Jungjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi guru kelompok belajar untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam kebijakan SFH di tengah wabah COVID-19 adalah dengan kelompok belajar kerja tugas siswa yang terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hambatan yang ditemui guru kelompok belajar yaitu berkenaan dengan aspek orang tua peserta didik, sarana pembelajaran, dan kreativitas guru kelompok belajar. Adapaun manfaat dari penelitian ini adalah tumbuhnya motivasi belajar siswa, melatih kedisiplinan siswa, serta membantu meningkatkan kedekatan antara orangtua dan anak.