This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Anggit Nugroho
Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Deskripsi Tata Letak Proyektor Dan Pencahayaan Di Ruang Kelas Serta Keluhan Kelelahan Mata Mahasiswa/i Anggit Nugroho; faisal Syahrian
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 2 (2020): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v14i2.148

Abstract

Kelelahan mata ( asthenopia ) merupakan gangguan fungsi penglihatan. penyebab dan gejalanya sangat majemuk yang melibatkan faktor fisik , fisiologis, psikologis, faktor sosial. Ruang kelas yang ergonomis merupakan hal penting dalam menciptakan proses belajar mengajar. Faktor yang mempengaruhi aspek ergonomis dari layar proyektor, meliputi sudut pandang (visual angle) dan kecerahan. Tujuan penelitian ini untuk Deskripsi Keluhan Kelelahan Mata Mahasiswa/i Terhadap Tata Letak Proyektor, Pencaayaan di Ruang Kelas STIKes Dharma Husada Bandung Tahun 2019. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan data primer, melalui instrumen kuesioner, Jumlah sample 100. Data terkumpul dianalisis secara univariat. Hasil penelitian di 7 ruang kelas STIKes Dharma Husada Bandung, pencahayaannya belum memenuhi standar(144 lux). Pengukuran letak proyektor sudut horizontal dan vertikal masih di bawah standar. Keluhan Kelelahan mata yang terjadi di STIKes Dharma Husada Bandung tertinggi diantaranya bahu terasa nyeri sebanyak 84 responden (84 %) dan paling sedikit keluhan pusing disertai mual sebanyak 28 responden (28 %). Pencahayaan ruang kelas sesuai standar serta tata letak proyektor sesuai dengan sudut vertikal dan horiontal sehingga dapat mengurangi keluhan kelelahan mata mashasiswa/i STIKes Dharma Husada Bandung.
Perbandingan Hasil Refraksi Subjektif pada Jarak 6 Meter dan 4 Meter Menggunakan Slide Projector Anggit Nugroho; Avita Farens Ferdinandus
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.166

Abstract

Pemeriksaan refraksi didentifikasikan sebagai pengukuran terhadap gangguan refraksi. Pemeriksaan refraksi dibagi menjadi 2 yaitu pemeriksaan refraksi objektif dan subjektif. Pemeriksaan refraksi subjektif merupakan pemeriksaan yang bergantung pada kerjasama pasien dalam menilai perbaikan refraksi selama pemeriksaan. Pemeriksaan refraksi subjektif jarak jauh pada umumnya menggunakan snellen chart dengan jarak 6 meter. Pada kunjungan penulis, ditemukan tempat pemeriksaan yang kurang dari 4 meter menggunakan snellen chart. Sehingga dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk membandingkan hasil refraksi subjektif pada 6 meter dan 4 meter dengan metode yang digunakan adalah cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara hasil refraksi subjektif pada jarak 6 meter dan 4 meter sebanyak 97 mata dari 104 mata yang diteliti.
MANAJEMEN PERSEDIAAN DI OPTIK ROLISTA FIDA CIREBON Anggit Nugroho; Ahmad Marzuki; Trisno Subekti
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v14i1.305

Abstract

Persediaan merupakan asetpenting dari optik, hampir 90% dari total keseluruhan nilai investasi. Manajemen persediaan dilakukan agar dapa tmeminimalkan biaya persediaan. Kapan waktu dan berapa jumlah pemesanan harus diketahui dengan pasti agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan barang. Optik Rolista Fida sebagai usaha dagang dan pelayanan, masih melakukan pemesanan berdasarkan perkiraan atau ramalan (forecast) tidak berdasarkan perhitungan pasti kebutuhan barang yang akan dijual. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efesiensi pengadaan barang untuk persediaan, di Optik Rolista Fida Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah study kasus dengan deskriptif kuantitatif, data yang terkumpul dari observasi dianalisis dengan menggunakan metode Ekonomic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian didapatkan gambaran pengadaan barang untuk Persediaan lebih efesien dengan menggunakan metode EOQ, berdasarkan perhitungan metode EOQ, jumlah pemesanan Frame : 265, Lensa : 687 dan Kontak Lens : 239. Frekuensi pemesanan Frame : 16, Lensa :13 danKontak Lens : 6 kali. Daur pemesanan Frame : 24, Lensa : 13 dan Kontak Lens : 63 hari.
RISIKO KACAMATA TANPA PUPIL DISTANCE YANG TEPAT DI OPTIK ANZHARI CIREBON Anggit Nugroho; Ari Anzari Budiman
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 2 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupil distance merupakan jarak antara pupil mata kanan dan mata kiri, Berdasarkan pengamatan ditempat saya bekerja masih banyak optik yang tidak melakukan pengukuran pupil distance terlihat dari tidak tercantumnya pupil distance pada resep kacamata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui resiko kacamata tanpa pupil distance yang tepat terhadap ketidaknyamanan kacamata saat di pakai pada Costumer Optik Anzhari Cirebon. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, yaitu total populasi yang berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner tertutup dan observasi. Hasil penelitian menunjukan adanya resiko kacamata tanpa pupil distance yang tepat didapatkan hasil sebanyak 26% responden menyatakan Nyaman dan 74% responden menyatakan Tidak Nyaman. Terdapat resiko kacamata tanpa pupil distance yang tepat terutama adaptasi sebanyak 79% responden mengalaminya, terdapat resiko mengalami kelelahan pada mata sebanyak 74% responden mengalaminya. Diharapkan untuk dinas kesehatan dan IROPIN memberikan sosialisasi kepada pengusaha Optik dan masyarakat mengenai resiko kacamata tanpa pupil distance yang tepat. Pengusaha Optik dan tenaga Refraksi diharapkan memiliki kesadaran tentang resiko terjadinya efek prisma yang ditimbulkan dari penggunaan kacamata tanpa pupil distance yang tepat.
KEPUASAN KONSUMEN DI AMANAH OPTIKAL SUMEDANG Indra Karana; Anggit Nugroho; Saarah Luthfiah
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optik merupakan sarana yang menyelengarakan pelayanan pemeriksaan mata, pemeriksaan refraksi serta pelayanan kacamata koreksi dan atau lensa kontak. Dalam hal ini optik harus selalu memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen serta berusaha memenuhi harapan konsumen dengan cara memberikan pelayanan. Setiap optik dituntut untuk membuat konsumen merasa puas dengan memberikan penawaran dan pelayanan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan konsumen yang berdasarkan; kualitas produk, kualitas emosional, dan kesesuaian harga barang. Metode penelitian menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian di Amanah Optikal Sumedang. Hasil penelitian berdasarkan; kualitas produk berkategori cukup memuaskan, kualitas pelayanan cukup memuaskan, faktor emosional cukup memuaskan, dan kesesuaian harga cukup memuaskan. Kepuasan konsumen berdasarkan kualitas pelayanan harus ditingkatkan dalam aspek kecepatan dan ketanggapan, komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen dapat memberikan kenyamanan dalam berkonsultasi. Peningkatan fasilitas fisik terutama ruang tunggu yang nyaman dan fasilitas parkir yang memadai dapat membuat konsumen merasa nyaman dan tenang ketika berkunjung.