Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Computer-based lesson planning for the subject of Islamic Culture History Guntur Cahyono
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v2i1.28-54

Abstract

AbstractThis study aims to describe the planning, implementation, evaluation, constraints and advantages of computer utilization in the History of Islamic Culture subject in MAN Salatiga. This research is a field study, aimed at studying intensively the background, current state, and environmental interaction of a social unit. Viewed from the type of data collected, this research is included in the category of qualitative research. Qualitative research is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from the people, or their behavior that can be observed. Subjects of this study are teachers and students. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study indicate that the planning is done by classroom teachers by making lesson plan based on 2013 Curriculum guideline. Teachers have written the utilization of computers on the lesson plan components. Utilization of computers in the classroom is as a medium and the one in the computer laboratory as media and learning resources. Computers are used as a substitute for books due to their limited availability. It is also practiced as a habituation for preparing the computer-based national examination (UNBK). Keywords: computer utilization, learning, history of Islamic culture subject Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala dan kelebihan pemanfaatan komputer dalam pembelajaran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MAN Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan bertujuan mempelajari secara intensif latar belakang, keadaan sekarang, dan interaksi lingkungan suatu unit sosial. Jika dilihat dari jenis data yang dikumpulkan, maka penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan oleh guru kelas dengan membuat RPP menggunakan pedoman Kurikulum 2013. Guru sudah menuliskan pemanfaatan komputer pada komponen RPP. Pemanfaatan komputer di kelas sebagai media dan di laboratorium komputer sebagai media dan sumber belajar. Komputer dijadikan sebagai alat pengganti buku karena terbatasnya ketersediaan buku. Sekaligus sebagai pembiasaan komputer untuk persiapan UNBK.                                                                                                          Kata kunci: pemanfaatan komputer, pembelajaran, SKI
STRATEGI PEMBERIAN REWARD PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN DI SDIT MUHAMMADIYAH AL KAUTSAR GUMPANG KARTASURA Guntur Cahyono; Sigit Tri Utomo; Endah Winarni
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.304 KB) | DOI: 10.32529/al-ilmi.v2i2.422

Abstract

Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui metode pembelajaran tahfidzul Qur’an di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Gumpang Kartsura dilihat dari cara lembaga sekolah memberikan reward kepada peserta didik yang saat siswa mampu menyelesaikan hafalan Al Qur’an. Pembelajaran tahfidzul  Quran menjadi program unggulan di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura. Target hafalan juz 30 diselesaikan dikelas 3 dan juz 29 kelas 5. Untuk mencapai hal itu maka para pengajar tahfidz selalu memberi motivasi kepada anak supaya anak terpacu untuk bisa menyelesaikan target hafalan yang ditentukan. Adapun reward yang diselenggarakan sekolah bermacam-macam mulai bingkisan atau ucapan selamat. Puncak kegiatan dari reward kegiatan tahfidz Qur’an adalah penghargaan kepada siswa dengan mengikuti wisuda tahfidz. Dengan metode ini peserta didik berhasil menyelesaikan hafalan sesuai target yang telah ditentukan bahkan ada yang mencapai predikat mumtaz.
The Development of PowerPoint-Based Video Intructional Media for Islamic Education Teachers in MTs Qudsiyyah Kudus Guntur Cahyono; Muhamad Rozikan
Teknodika Vol 20, No 1 (2022): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/teknodika.v20i1.58841

Abstract

This research aims to develop a PowerPoint-based video instructional media. PowerPoint is an office application that teachers can easily operate. There are three steps in the development process of this research, namely, testing the prototype of the material on individual students with three students. It was followed by trials in small classes and large class trials (field tryouts). This small class trial involved eight students, while the large class involved 20 students by taking the students in the class. The first evaluation results of this learning media product were 89.9, followed by the second and third tests, which resulted in the same score of 89.3. It means that the design development of this media product is feasible for the teaching and learning process and can be developed according to the learning needs of the madrasah. The evaluation and product improvement process needs to be carried out to produce good learning media products. This PowerPoint-based video learning media is expected to provide new learning experiences for students because learning is more interesting.
YOUTUBE SENI KOMUNIKASI DAKWAH DAN MEDIA PEMBELAJARAN Guntur Cahyono; Nibros Hassani
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.091 KB) | DOI: 10.24260/al-hikmah.v13i1.1316

Abstract

This research describes the development of Social Media YouTube that gives new communication pattern for the preacher and the teacher. YouTube is the most strategic media which containing videos content that spreading the information as an art of communication which envolve the users. The society routine for Revolutional Industry 4.0 has changed the communication pattern to get online information (in the internet). Through certain keywords, YouTube users can get the information that is wanted. Media social platform possess the vary contents including Islamic Da’wah and Islamic Education. YouTube in the context of Islamic Education some certain of da’wah contents can become as learning media or material enrichment that is still limited in text book learning present day. [Penelitian ini mendiskripsikan bahwa perkembangan media sosial YouTube memberikan pola baru komunikasi para pendakwah dan guru. YouTube adalah media paling strategis, yang memuat konten video untuk menyebarkan informasi sebagai seni berkomunikasi dengan melibatkan para pengguna. Kebiasaan masyarakat di era revolusi industri 4.0 mengubah pola komunikasi untuk mendapatkan informasi daring (dalam jaringan). Melalui kata kunci tertentu pengguna YouTube bisa memperoleh informasi yang diinginkan. Platform media sosial memiliki konten yang bermacam-macam termasuk didalamnya adalah dakwah Islam dan pendidikan Islam. YouTube Dalam konteks pendidikan Islam beberapa konten dakwah bisa dijadikan sebagai media pembelajaran atau pengayaan materi yang selama ini masih terbatas pada buku pelajaran]. Kata Kunci : YouTube, Komunikasi Dakwah, Media Pembelajaran
Pemanfaatan Media Youtube Dakwah Ustadz Adi Hidayat dalam Pengembangan Materi Fikih Madrasah Ibtidaiyah Guntur Cahyono
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.355 KB) | DOI: 10.22515/attarbawi.v4i1.1474

Abstract

Social media are beneficial not only to communicate interpersonally but also to preach and educate people. One of these media is Youtube that can be applied in developing learning materials by capitalizing online preaching of Islam teachers (ustadz) uploaded in this medium. This research gives description on how Youtube is useful as part of learning material development. In this research, the description reveals the facts that teachers employ not only text books or student work books (LKS) in material development but also online videos. Youtube videos of ustadzAdiHidayat can be used to develop Islamic principal (Fiqh) learning materials in Islamic elementary schools by downloading those videos. Teachers are required to be savvy in operating internet media in learning material development for teaching and learning process.