Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Intensitas Modal, Pertumbuhan Penjualan, dan Umur Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak Wiwit Irawati; Elysabet Dwi Gracia; Lidya Meilani Tamara; Mirawati Tinambunan; Mita Sopita; Nurul Oktavia; Siti Dahniar Hammda
Jurnal Trial Balance Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : ICMA Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61754/jutriance.v3i1.131

Abstract

This study aims to analyse the effect of capital intensity, sales growth, and company age on tax avoidance. Tax avoidance is a company’s effort to minimize the tax burden that must be paid, which can impact state revenue. The independent variables in this study include capital intensity, which reflects a company’s investment in fixed assets; sales growth, which indicates business expansion; and company age, which represents the company’s operational experience. The research data was obtained from the financial statements of companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. This study examined 17 companies with observations over five years, resulting in a total of 85 observations. The sampling technique used was purposive sampling. The analysis methods used were descriptive statistical analysis and panel data regression analysis. The results of this study indicate that (1) capital intensity has no effect on tax avoidance, (2) sales growth has a negative effect on tax avoidance, and (3) company age has an effect on tax avoidance. Meanwhile, capital intensity, sales growth, and company age simultaneously influence tax avoidance. Keywords: Capital Intensity, Sales Growth, Company Age, Tax Avoidance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan umur perusahaan terhadap penghindaran pajak. Penghindaran pajak adalah upaya perusahaan untuk meminimalkan beban pajak yang harus dibayar, yang dapat berdampak pada penerimaan negara. Variabel independen dalam penelitian ini mencakup intensitas modal, yang mencerminkan investasi perusahaan dalam aset tetap, pertumbuhan penjualan, yang menunjukkan perkembangan usaha, dan umur perusahaan, yang mewakili pengalaman perusahaan dalam operasional. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 17 perusahaan dengan pengamatan selama 5 tahun, sehingga total observasi sebanyak 85 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) intensitas modal tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, (2) pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, (3) umur perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Sementara itu secara simultan intensitas modal, pertumbuhan penjualan dan umur perusahaan berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Kata Kunci: Intensitas Modal, Pertumbuhan Penjualan, Umur Perusahaan, Penghindaran Pajak.
Pengaruh Jumlah Komite Audit, Pertumbuhan Perusahaan, dan Audit Report Lag terhadap Opini Audit Going Concern (Studi Empiris pada Perusahaan Basic Materials yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) Rusdiyantoro Fadhillah; Wiwit Irawati
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 2 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i2.1965

Abstract

The issuance of going-concern audit opinions remains a critical issue for publicly listed companies, particularly in capital-intensive sectors vulnerable to financial instability. This study examines whether the number of audit committee members, company growth, and audit report lag influence the likelihood of receiving a going concern audit opinion, with Debt to Asset Ratio (DAR) included as a control variable. The sample consists of 27 Basic Materials companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020-2024, resulting in 135 firm year observations selected through purposive sampling. Secondary data were obtained from audited annual financial statements and analyzed using logistic regression with the Generalized Estimating Equation (GEE) approach to accommodate panel data characteristics and heteroskedasticity. The findings indicate that company growth significantly affects the probability of receiving a going-concern audit opinion, while the number of audit committee members, audit report lag, and DAR do not show significant partial effects. However, jointly, all independent variables significantly explain variations in going-concern audit opinions. These results suggest that financial performance remains a primary consideration for auditors, while governance structure and reporting timeliness play a complementary role in the assessment process.
Pengaruh Cost of Debt, Thin Capitalization, dan Firm Age terhadap Agresivitas Pajak Nur Fitri Hidirrohillah; Wiwit Irawati
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol. 5 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v5i2.8874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh cost of debt, thin capitalization, dan firm age terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi cost of debt, thin capitalization, dan firm age, sedangkan variabel dependennya adalah agresivitas pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial thin capitalization dan firm age berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sementara cost of debt tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Pengaruh Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Firm Size Terhadap Agresivitas Pajak Cica Zhafira Aliani; Wiwit Irawati
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol. 5 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v5i2.8892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Firm Size terhadap Agresivitas Pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews 13. Variabel independent dalam penelitian ini meliputi Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Firm Size, sedangkan variabel dependennya adalah Agresivitas Pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Capital Intensity, Transfer Pricing, dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap Agresivitas Pajak. Secara parsial, Capital Intensity dan Transfer Pricing tidak berpengaruh signifikan terhadap Agresivitas Pajak, sedangkan Firm Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap Agresivitas Pajak.
Pengaruh Inventory Intensity, Cost of Debt, dan Firm Size Terhadap Agresivitas Pajak Rifa Salsabilla; Wiwit Irawati
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inventory intensity, cost of debt, dan firm size terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 13. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi inventory intensity, cost of debt, dan firm size, sedangkan variabel dependennya adalah agresivitas pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inventory intensity dan firm size berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sedangkan cost of debt tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan, Sanksi Perpajakan, dan Mekanisme Self Assessment terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Sektor Usaha Mikro di KPP Pratama Serpong Fajaria Khoirunnisa; Wiwit Irawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan, sanksi perpajakan, dan mekanisme self assessment terhadap kepatuhan wajib pajak sektor usaha mikro di KPP Pratama Serpong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak usaha mikro yang telah memiliki legalitas usaha. Sampel penelitian berjumlah 100 responden, ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan teknik sampling insidental. Data dianalisis menggunakan SPSS 30.0 melalui statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Seluruh butir pernyataan dinyatakan valid dan reliabel, sedangkan hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa data memenuhi persyaratan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan, sanksi perpajakan, dan mekanisme self assessment secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Secara parsial, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan, dengan koefisien regresi masing-masing sebesar 0,282; 0,272; dan 0,380. Mekanisme self assessment menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,395 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 39,5% variasi kepatuhan wajib pajak, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman perpajakan, penerapan sanksi yang tegas dan proporsional, serta penyederhanaan mekanisme self assessment untuk mendorong kepatuhan wajib pajak usaha mikro secara berkelanjutan.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Kualitas Audit terhadap Agresivitas Pajak: Moderasi GCG Surisma Indah; Wiwit Irawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji agar mengetahui tentang pengaruh kinerja keuangan dan kualitas audit terhadap agresivitas pajak dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dari situs resmi BEI. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keseluruhan perusahaan pada sektor energi yang terdaftar di BEI tahun 2020-2024. Prosedur pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh 9 (sembilan) perusahaan yang memenuhi kriteria pemilihan sampel data. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel dan analisis regresi moderasi dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian menunjukan bahwa model terbaik adalah Random Effect Model. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan kinerja keuangan dan kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, secara parsial kinerja keuangan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak sementara kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Good corporate governance tidak dapat memoderasi pengaruh kinerja keuangan dan kualitas audit terhadap agresivitas pajak.