Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERAN MEDIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA LOKAL (Studi Fenomenologi pada Masyarakat Kabupaten Ponorogo dalam Program Acara Dangdut Ponoragan di Radio Duta Nusantara) Eli Purwati
ARISTO Vol 1, No 2 (2013): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.091 KB) | DOI: 10.24269/ars.v1i2.26

Abstract

Suatu informasi dapat menimbulkan sistem sosial dalam kehidupan masyarakat ataupun suatu bangsa. Informasi pula yang mejadi unsur dinamis dalam masyarakat baik di lingkup nasional maupun internasional. Radio merupakan suatu alat komunikasi yang proses penyampaian pesan atau informasi yang disiarkan tanpa melalui proses proses yang rumit.Radio dapat menyampikan suatu informasi kepada khalayak secara langsung dan lebih efektif. Begitu suatu pesan di ucapkan oleh seorang penyiar atau operator, pada saat itu juga dapat diperoleh dan di terima oleh khalayak secara langsung, bagaimana pun jauhnya sasaran yang dituju radio dapat menjangkaunya. Hal itulah yang menjadi daya tarik suatu radio yang mana merupakan suatu media yang tepat dalam penyampaian suatu infomasi atau pesan. Dalam hal ini masyarakat kabupaten Ponorogo yang mayoritas penduduknya adalah penggemar Radio yang mampu merespon program-program acara yang telah di rancang. Mulai dari berbagaiinformasi, hiburan dan pendidikan. Melihat dan mengamati beberapa Radio swasta yang ada di Kabupaten Ponorogo belum ada yang mengemas dan mengenalkan Budaya ponorogo kepada masyarakat, maka tim kreatif Radio Duta usantara ingin menciptakan program acara yang mengedepankan sentuhan budaya Reog Ponorogo, dengan memberikan nama program acara tersebut adalah DANGDUT PONORAGAN , yang tak lepas dari slogan yang dibuatnya. Dari latar belakang yang telah di uraikan tersebut penulis ingin meneliti bagaimana perubahan prilaku masyarakat di di Kabupaten Ponorogo terhadap program acara DANGDUT PONORAGAN yang mana program acara tersebut merupakan program unggulan radio Duta Nusantara yang di siarkan setiap hari pada jam 14.00-16.00 Wib. Sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dan untuk informan nya adalah dari pihak radio dan pendengar program acara dangdut ponoragan. Maka dari itu dapat di simpulkan Melalui program acara dangdut Ponoragan maka Media local yaitu Duta Nusantara dapat melestarikan budaya Lokal, dan dapat melestarikan Identitas warok dengan menggunakan bahasa dialeg Ponorogoan atau bahasa Warok yang identik bernada Tinggi, dan kental dengan bahasa jawa nya. Selain itu juga materi yang dibawakan saat acara berlangsung juga terkait kesenian reog,. Sapaan pendengar dan penyiar juga sangat khas dengan nama-nama jawa misalnya saja laki-laki di sebut Kang Suro sedangkan perempuan disebut Mbok Suro, atau bias juga Thole dan Genduk. Sehingga acara Dangdut Ponoragan ini adalah acara untuk Melestarikan Bahasa daerah karakteristik warok Ponorogo Menumbuhkan rasa cinta kesenian reog Ponorogo mulai anakanak., Mengembangkan music trasional yang merangsang munculnya lagu-lagu ala Ponorogoan, dengan karakteristik musik yang khas Menjadi acara radio yang has,memberikan tempat dan ruang bagi pelaku seni di daerah untuk terus berkarya Tempat untuk berbincang soal kesenian tradisional reog Ponorogo
STUDI SEMIOTIK SIKAP HUMANIS-RELIGIUS DALAM TRAILER FILM SANG MURABBI Eli Purwati
ARISTO Vol 2, No 2 (2014): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.691 KB) | DOI: 10.24269/ars.v2i2.21

Abstract

Film Indonesia sekarang ini adalah kelanjutan dari tradisi tontonan rakyat sejak masa tradisional, dan masa penjajahan sampai masa kemerdekaan. Untuk meningkatkan apresiasi penonton film Indonesia adalah dengan menyempurnakan permainan trik- trik serealistis dan sehalus mungkin, seni akting yang lebih nyata, pembenahan struktur cerita, pembenahan setting budaya yang lebih dapat dipertanggung jawabkan, penyuguhan gambar yang lebih estetis dan sebagainya. Dalam perkembangannya film tidak hanya dijadikan sebagai media hiburan semata tetapi juga digunakan sebagai alat propaganda, terutama menyangkut tujuan sosial atau nasional. Dari pemaparan di atasa maka peneliti mengambl judul :Bagaimanakah peran sikap humanis-religius ustadz direpresentasikan dalam trailer film Sang Murabbi? Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis semiotika. Semiotika melihat teks media sebagai sebuah struktur secara keseluruhan. Objek dalam penelitian ini adalah trailer film Sang Murabbi yang dirilis pada tahun 2008, dan disutradarai oleh Zul Ardhia. Film ini menceritakan kehidupan Almarhum KH Rahmat Abdullah (1953-2005), seorang ustadz yang berasal dari Betawi atau Jakarta. Sedangkan pemeran dalam film ini antara lain: Sutan Reinaldy, Astri Ivo, Aty Cancer, Neno Warisman, Jerrio Jeffry, Benny Riswandi, dan David Chalik. Dapat disimpulkan bahwa Representasi sikap humanis-religius ustadz dalam film ini tampak dari kesederhanaan serta keseharian dari Ustadz Rahmat. Misalnya ketika beliau kesulitan uang, atau ketika beliau tetap melakukan kegiatan domestic seperti menyapu halaman rumahnya. Dan Sikap kemanusiaan dari Ustadz Rahmat tertera dalam adegan kepedulian membantu umat serta memikirkan umat, baik dengan materi, rohani, maupun pendidikan.
PEMAHAMAN MAHASISWA MENGENAI IDENTITAS DAN PRIVASI DALAM MENGGUNAKAN FACEBOOK (Studi Fenomologi Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNMUH Ponorogo) Eli Purwati
ARISTO Vol 1, No 1 (2013): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.036 KB) | DOI: 10.24269/ars.v1i1.262

Abstract

ABSTRAK
Covid-19 Vaccination in News Construction kompas.com and cnbc.com Eli Purwati; Ayub Dwi Anggoro; Krisna Megantari
ARISTO Vol 10, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ars.v10i1.4163

Abstract

The dynamics of handling COVID-19 in Indonesia is entering a new phase, namely vaccination. There is a phenomenon that is widely discussed in the community about the pros and cons of the effectiveness of the Sinovac and AstraZeneca vaccines. The media skillfully writes various news points of view related to government policies in terms of vaccination. In this case, the news delivered by kompas.com media on March 10, 2021 and cnbcindonesia.com on March 9, 2021 about the efficacy of vaccination is interesting to study.  The two media frame the Vaccine news differently, The objective of this study is to compare the news content of the two media. This study applies a qualitative approach and Robert Etmant's framing analysis model. According to the results of research on news at kompas.com, the elaboration of the explanation about the AstraZeneca vaccine is so complete and detailed, but it is in contrast to the explanation elaborated on the Sinovac vaccine. On the other hand, in the news on cnbcindonesia.com, the elaboration on the use of technology is described in a balanced way. It was concluded that kompas.com wrote a balanced report on the information process while cnbcindonesia.com wrote it in a balanced way in the information process.
OPINI PUBLIK TERHADAP PERAN MEDIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA (Studi pada Program Acara Budaya di Radio Gema Surya Dan Radio Duta Nusantara Ponorogo) Eli Purwati
ARISTO Vol 3, No 1 (2015): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.899 KB) | DOI: 10.24269/ars.v3i1.10

Abstract

Radio siaran diberi julukanThe Fifth Estate disebabkan daya kekuatan nya dalam mempengaruhi masa khalayak. Ini disebabkan beberapa factor, yakni: Daya langsung adalahuntuk mencapai sasarannya pendengar, isi program yang akan disampaikan tidaklahmengalami proses yang komplek. Daya tembus factor lain yang menyebabkan radio dianggapmemiliki kekuatan kelima ialah daya tembus radio siaran, dalam arti kata tidak mengenaljarak dan rintangan.Radio Gema Surya dan Radio Duta Nusantara merupakan radio yangsudah terdaftar di PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesai) memilikitanggung jawab yang besar terhadap masyarakat dengan program yang disajikan. Opinipendengar merupakan kekuatan pada diri pendengar untuk memberikan perhatian pada suatuobjek dan suatu aktifitas yang di munculkan dalam siaran (Dan Nimmo, 1998: 12). Dan yangmenjadi pengaruh cukup besar terhadap opini pendengar pada siaran radio adalah kesukaanpendengar.Dari pemaparan diatas maka peneliti mengambil judul OPINI PUBLIKTERHADAP PERAN MEDIA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA (Studi Pada ProgramAcara Budaya di Radio Gema Surya Dan Radio Duta Nusantara Ponorogo) denganmenggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Menggunakan rumus nya Yamane dalammenggali Data. Opini pendengar merupakan kekuatan pada diri pendengar untuk memberikan perhatian pada suatu objek dan suatu aktifitas yang di munculkan dalam siaran (Dan Nimmo, 1998: 12). Dan yang menjadi pengaruh cukup besar terhadap opini pendengar pada siaran radio adalah kesukaan pendengar. Kesukaan dapat berupa dari kepercayaan, perasaan maupun tindakan terhadap program acara Budaya.
Analisis Perilaku Mitos dalam Komik Online “Next Door Country” Pada Episode 28 “Baju Hijau” dan Episode 130 “Siul” Dini hari; Eli Purwati
Communicator Sphere Vol. 2 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.623 KB) | DOI: 10.55397/cps.v2i1.20

Abstract

Komik online dengan judul “Next Door Coountry” merupakan komik yang bergenre top slice of life atau sepotong kehidupan yang terbit setiap hari selasa dan jumat. Di aplikasi bernama Line Webtoon dan bisa diakses melalui website. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tanda, objek, dan interpretant serta mengetahui perilaku mitos yang terjadi di Indonesia dalam komik online “Next Door Country”. Analisis yang digunakan adalah analisis semiotika menurut Charles S. Peirce. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap komik tersebut dapat diperoleh kesimpulan bahwa komik online “Next Door Country” mempresentasikan perilaku mitos, seperti dalam kebiasaan, pandangan, atau kepercayaan di setiap negara yang berbeda. Serta komik ini membuka mata masyarakat Indonesia akan mengenai mitos-mitos atau budaya yang masih dipercayai sampai sekarang ini. Dalam hal ini mitos tersebut sebaiknya untuk dihindari, sebab untuk menjaga sopan santun dan tata krama walaupun belum terbukti akan kebenaran mitos tersebut. Selain itu komik ini memberikan pesan atau makna melalui gambar.
AKTIVITAS CYBER PUBLIC RELATIONS PEMERINTAH DALAM DISEMINASI INFORMASI DUKUNGAN UNTUK EKSISTENSI IKON DAERAH Avira Candra Windiana; Eli Purwati; Krisna Megantari
Jurnal Riset Komunikasi Vol 13, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v13i1.15232

Abstract

Di setiap daerah memiliki ciri khas budaya unggulan yang mayoritas datang dari adat istiadat pendahulu mereka. Dengan keunggulan budaya yang dimiliki tersebut, beberapa daerah menjadikannya sebagai ikon daerah. Reog Ponorogo merupakan bentuk kesenian berupa atraksi menarik yang membawa tuntunan dan untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat Ponorogo, Jawa Timur yang saat ini diajukan pada pencatatan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke ICH-UNESCO. Pihak pemerintah Ponorogo khususnya humas sangat berperan pada agenda penting ini utamanya pada aktivitas publikasi online atau dikenal dengan istilah cyber public relations. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi aktivitas cyber public relations berdasarkan konsep-konsep dalam bidang kehumasan dan bentuk informasi yang disebarluaskan oleh humas pemerintah Ponorogo kepada publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus untuk mencari literatur sesuai topik dan dalam pengumpulan data dengan observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa humas pemerintah Ponorogo telah melakukan aktivitas cyber public relations diantaranya dengan unggahan publikasi melalui media sosial, website, dan email sebagai upaya pengoptimalan diseminasi informasi yang disebarluaskan kepada publik. Terkait bentuk informasi yang disajikan diselaraskan dengan media yang dipergunakan.
MODEL SOLIDARITAS SOSIAL ORGANISASI PEREMPUANDI ERA PANDEMI COVID-19 Yusuf Adam Hilman; Eli Purwati
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v13i2.4449

Abstract

Social solidarity in women's organizations is something unique to study, when collective awareness declines due to the ongoing COVID-19 pandemic, This study seeks to see the model of solidarity that is formed within the organization. This research is descriptive qualitative, with primary and secondary data sources. The results of this study show that the type of solidarity that is formed is organic solidarity, which occurs in modern times, with a high division of work specialization, and a dominant individualistic nature. Organizational values ​​are one of the important things that drive the emergence of collective consciousness, which then collects donations through the ta'awun or urunan model, for people affected by COVID-19.
STRATEGI KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL LANSIA DI PAGUYUBAN GAMELAN “MARGO LARAS” DESA NGEBEL Afrelia Susanti; Eli Purwati; Deny Wahyu Tricana; Oki Cahyo Nugroho
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jikq.v5i1.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Antarpribadi dalam meningkatkan kesehatan mental lansia di Paguyuban Gamelan “Margso Laras” Desa Ngebel. Keseluruhan penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dimana penelitian kualitatif merupakan penelitian dengan menggunakan latar belakang alamiah dengan maksud memahami fenomena apa yang dialami subjek penelitian, misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dengan cara deskripsi dalam bentuk bahasa dan kata-kata, pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Dalam melaksanakan sebuah penelitian, banyak sekali jenis metode yang dapat digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi antarpribadi dalam meningkatkan kesehatan mental lansia di paguyuban gamelan “Margo Laras” Desa Ngebel yaitu dalam proses pembelajaran latihan gamelan antara satu lansia dengan satu lansia lainnya berbentuk komunikasi sehari-hari. Komunikasi berperan penting dalam proses pembelajaran tersebut, komunikasi antarpribadi merupakan komunikasi yang paling efektif dalam proses pembelajaran tersebut dan mampu menyampaikan informasi secara maksimal antara satu lansia dengan lansia lainnya. Pendekatan seperti ini telah dilaksanakan namun belum mencapai hasil secara maksimal, dengan adanya beberapa faktor yang memperlancar dan menghambat komunikasi antarpribadi yang berlangsung. Faktor pendukung dilihat dari adanya timbal balik dalam proses pembelajaran latihan berlangsung. Sedangkan faktor penghambat adanya beberapa ketinggalan materi yang diajarkan sehingga perlu adanya pengulangan dan memperlambat proses pembelajaran.
Program “Public Speaking and Media Training” di LKSA PA Nurus-Syamsi Bungkal Krisna Megantari; Eli Purwati; Ayub Dwi Anggoro
Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Dharma Wacana
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37295/jpdw.v3i2.253

Abstract

Program “Public Speaking and Media Training” di LKSA PA Nurus-Syamsi Bungkal diadakan untuk menjawab tantangan masa kini terkait literasi digital. Penerapan Information Communication & Technology (ICT) memaksa kita untuk bergerak lebih aktif dalam penguasaan media. Dalam prakteknya, penerapan media bukan hanya dalam penggunaannya saja, melainkan juga dalam hal literasi digital yang merupakan rules dalam bermedia. LKSA PA Nurus-Syamsi Bungkal merupakan pondok pesantren yang dihuni oleh beberapa siswa di tingkatan SMP dan SMA. Penggunaan sosial media yang bijak merupakan suatu keharusan di era sekarang. Banyak hal menyimpang dalam bentuk konten unfaedah dan berseliweran di sosial media. Remaja pada umumnya mempunyai ketertarikan dan aktivitas yang tinggi dalam bersosial media. Hal ini menjadi menarik ketika mereka dapat mengemas konten yang positif dalam bersosial media. Konten positif tersebut tentunya akan menaikkan citra diri maupun  Permasalahan yang terjadi di dalam pondok ini adalah keterbatasan tentang pemahaman penggunaan media sosial dan juga keterbatasan public speakingnya. Program studi ilmu komunikasi hadir dalam rangka untuk menjawab permasalahan tersebut melalui program pengabdian masyarakat yang berbentuk program Public Speaking dan Media Training. Melalui program ini diharapkan siswa mampu menggunakan sosial media dengan bijak. Terkait penggunaan sosial media, diperlukan juga pemahaman terkait dengan konten yang bermanfaat serta public speaking yang beretika ketika membuat konten dan membuat postingan di sosial media. Karna seperti yang kita ketahui, banyak sekali tindakan tidak beretika yang berakibat fatal yakni menuju ke ranah hukum. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu membantu siswa dalam pemahaman mengenai literasi media digital sehingga dapat menggunakan sosial media dengan bijak.