Razali Razali
Universitas Syiah Kuala

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Master Bahasa

KARAKTERISTIK BAHASA GURU DALAM INTERAKSI BELAJAR-MENGAJAR PADA SISWA DISABILITAS DI SMPLB YPPC BANDA ACEH Meri Yulizar; Ramli Ramli; Razali Razali
Master Bahasa Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Master Bahasa
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24173/mb.v7i2.22147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk(1) mendeskripsikan karakteristik bahasa guru dalam interaksi belajar-mengajar pada siswa disabilitas tunarungu, tunanetra, tunagrahita, dan autis. dan (2) mendeskripsikan hambatan yang dialami guru saat berkomunikasi dengan siswa disabilitas di SMPLB YPPC Banda Aceh. Sumber data dalam penelitian ini adalah lima guru yang mengajar di kelas A,B, dan C. Pada setiap kelas memiliki rombel yang sesuai dengan jenis keterbatasan siswa, antara lain tunarungu, tunagrahita, tunanetra, dan autis. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung karakteristik bahasa guru berdasarkan penggunaan kalimat yang dihasilkan. Pengumpulan data dilakukan sebanyak 10 kali pertemuan selama 2 bulan, yaitu mulai periode 7-14 Agustus 2018 sebanyak lima kali pertemuan dan 19-25 September 2018 sebanyak lima kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, simak bebas libat cakap (SBLC), dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, karakteristik bahasa guru yang ditemukan berbentuk pengulangan. Repitisi atau pengulangan dilakukan guru sebagai bentuk usaha untuk menegaskan saat menyampaikan materi. Guru sering menggunakan pengulangan pada siswa dengan jenis keterbatasan tunarungu dan tunagrahita. Hal tersebut disebabkan oleh siswa tunarungu ini membutuhkan waktu untuk memahami maksud yang guru berikan. Kedua, komponen komunikasi yang paling sedikit muncul yaitu efek dan umpan balik, kedua hal ini menjadi penghambat komunikasi yang dilakukan oleh guru, karena siswa tidak memberikan efek dan umpan balik saat kegiatan pelajaran berlangsung.
KORELASI ANTARA KEMAMPUAN MEMBACA DAN PENGUASAAN STRUKTUR KALIMAT DENGAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MUTIARA Nurul Aida Fitri; Rajab Bahry; Razali Razali
Master Bahasa Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Master Bahasa
Publisher : Master Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24173/mb.v8i1.22153

Abstract