Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal EduBio Tropika

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN TEAMS GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA KONSEP HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN Sonja V.T. Lumowa; Yunita Dwi Kusumawati
Jurnal Edubio Tropika Vol 1, No 1 (2013): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.388 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan Teams Game Tournament terhadap hasil belajar IPA-Biologi konsep Hama dan Penyakit Tumbuhan pada siswa kelas VIII SMPN 6 Samarinda. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 10 kelas yaitu dari kelas VIII1 sampai dengan kelas VIII10. Kelas yang dijadikan sampel yaitu kelas VIII1 dan VIII4 sebagai kelas eksperimen serta kelas VIII2 sebagai kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa untuk kelas eksperimen TGT (VIII1), 30 siswa untuk kelas eksperimen TAI (VIII4) dan 30 siswa untuk kelas kontrol. Analisis data menggunakan uji Anakova dengan perhitungan SPSS Versi 20.0 dan secara manual. Data hasil perhitungan perbedaan ratarata kelompok menunjukkan bahwa tiga kelompok tersebut diperoleh nilai FHitung sebesar 48,245, sedangkan FTabel pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan (db) = 86 yaitu sebesar 2,70, maka dapat dikatakan bahwa FHitung FTabel berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dan Teams Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar IPA-biologi Konsep Hama dan Penyakit Tumbuhan pada siswa kelas VIII SMPN 6 Samarinda.
PENGARUH PERENDAMAN BIJI KEDELAI (Glycine max, L. Merr) DALAM MEDIA PERASAN KULIT NANAS (Ananas comosus (Linn.) Merrill) TERHADAP KADAR PROTEIN PADA PEMBUATAN TEMPE Sonja V.T. Lumowa; Ima Nurani
Jurnal Edubio Tropika Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EduBio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.282 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman biji kedelai (Glycine max, L. Merr) dalam media perasan kulit nanas (Ananas comosus (Linn.) Merrill) terhadap kadar protein pada pembuatan tempe. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan di Laboratorium Tanah,Pusat Studi Reboisasi Hutan Tropika Humida (PUSREHUT) Universitas Mulawarman Samarinda dengan menggunakan Metode Kjehldahl untuk menentukan kadar protein.Teknik Analisis penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (termasuk kontrol) yang diulang sebanyak 6 kali. Masing-masing perlakuan yaitu Perendaman biji kedelai dalam air perasan kulit nanas selama 6 jam (kontrol), 6,5 jam, 7 jam dan 7,5 jam. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varian satu arah (annava) dan dilanjutkan dengan uji BNT 5 % dan 1 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar protein tempe untuk masing-masing perlakuan berturut-turut adalah 22,73 % untuk perendaman 6 jam, 18,93 % untuk perendaman 6,5 jam, 17,61 % untuk perendaman 7 jam, dan 15,91 % untuk perendaman 7,5 jam. Dari analisis data memberikan hasil F hitung (9,34) F tabel taraf signifikan 1% (4,94) F tabel  taraf signifikan 5 % (3,10) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga perendaman biji kedelai dalam media perasan kulit nanas memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar protein pada pembuatan tempe. Dari hasil uji lanjut BNT 5 % maupun BNT 1 % diperoleh hasil Perendaman 6 jam merupakan perlakuan terbaik pada penelitian ini