Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Distribusi Medan Magnet Pada Daerah Sekitar Gardu Induk (GI) PT PLN (Persero) P3B Sumatra Teluk Betung Selatan-Bandar Lampung Menggunakan Surfer Riza Septiani; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito; Wahyu Handriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.105

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis distribusi medan magnet di daerah sekitar Gardu Induk (GI) PT.PLN (Persero) P3B Sumatra, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. Gardu Induk (GI) berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari sistem transmisi listrik ke distribusi konsumen. Hal tersebut menyebabkan timbulnya medan magnet di sekitar peralatan instalasi listrik dan sekitar kawat berarus yang ada di GI. World Health Organization (WHO) dan SPLNmenetapkan baku mutu medan magnet, yaitu 1000 ?T, sementara Kemenkes dan SPLN menetapkan baku mutu medan magnet, yaitu 5000 ?T. Berdasarkan hasil penelitian pengukuran medan magnet dengan alat ukur Milli Gauss Meter GU-3001pada waktu pagi, siang, dan malam hari (beban puncak) menunjukkan bahwa waktu penyaluran daya listrik cukup mempengaruhi besarnya medan magnet dan nilai yang ditimbulkan masih dalam ambang batas baku mutu medan magnet. Nilai medan magnet tertinggi, yaitu 10,71 ?T (arus searah DC) dan 3,42 ?T (arus bolak-balik AC). Nilai tersebut adalah hasil pengukuran medan magnet pada waktu malam hari (beban puncak) yang masih di bawah baku mutu medan magnet.
Sistem Pengukuran Suhu Tanah Menggunakan Sensor DS18B20 dan Perhitungan Resistivitas Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner Dwi Vaolina Sari; Arif Surtono; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.106

Abstract

Karakteristik tanah yang penting adalah suhu dan resistivitas. Penelitian ini mengukur suhu tanah dengan sensor DS18B20. Beda potensial diukur dengan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner dan arus diukur dengan multimeter digital. Pengukuran dikendalikan oleh Arduino Uno. Jenis logam, yaitu stainless. Jarak setiap logam adalah 10 cm. Rata-rata nilai suhu pasir adalah 28.70C, suhu tanah kebun adalah 27.310C, dan suhu tanah di jurusan Fisika adalah 26.20C. Resistivitas pasir adalah 2422.748 ?m, resistivitas tanah kebun adalah 22.81712 ?m, dan resistivitas tanah di jurusan Fisika adalah 16.3033 ?m. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai suhu meningkat maka nilai resitivitas meningkat.
Analisis Pengaruh Tekanan Pada Serat Optik Terhadap Sistem Transmisi Data BerbasisMikrokontroler ATMega32 Dengan Akuisisi Data Menggunakan Matlab Rita Budiati; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i1.109

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh tekanan pada serat optik terhadap sistem transmisi data. Pengaruh tekanan pada serat optik ini lebih dikenal dengan mikrobending. Mikrobending menyebabkan terjadinya deformasi pada inti serat optik dan mengakibatkan berkurangnya daya optik yang melalui serat optik. Penelitian ini meliputi pengujian kestabilan laser, pengaruh tekanan dan elastisitas serat optik. Pengujian ini menggunakan sensor fototransistor, serat optik single mode, laser dengan panjang gelombang 650 nm, catu daya, sistem minimum mikrokontroler ATMega32, rangkaian penguat IC324, dan software Matlab. Tekanan yang diberikan berasal dari variasi beban dengan massa antara 0 sampai 8 kg.Variasi beban diletakkan di atas serat optik secara terpusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kestabilan laser cukup baik, ketika variasi beban diletakkan di atas serat optik, maka sinar laser yang diterima semakin kecil. Oleh karena itu, sinar laser yang diterima semakin kecil, maka tegangannya akan semakin kecil juga. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan grafik seiring bertambahnya beban yang diletakkan di atas serat optik dan serat optik menunjukkan elastisitas yang cukup baik.
Pengukuran Suhu dan Kelembaban Udara Melalui Analisis Perubahan Tingkat Penyerapan Bunyi dan Kecepatan Gelombang Bunyi di Udara Amria Sukma Ringkeh; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.113

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik penyerapan bunyi pada udara dengan menghitung koefisien absorbsi bunyi. Selanjutnya, menganalisis perubahan suhu dan kelembaban udara yang terjadi. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan pengukuran intensitas bunyi menggunakan Sound Level Meter (SLM) dengan variasi jarak, frekuensi dan suhu serta kelembaban udara. Perhitungan koefisien absorbsi bunyi menggunakan persamaan perbandingan tekanan akustik pada dua jarak yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pada suhu rendah dan kelembaban tinggi (suhu 23,4? dan kelembaban 82%) koefisien serap bunyi yang dihasilkan tinggi. Kemudian, saat suhu tinggi dan kelembaban rendah (suhu 39,5? dan kelembaban 53%) koefisien serap bunyi yang dihasilkan semakin rendah. Tetapi, hal tersebut tidak terjadi pada saat suhu 29? dan kelembaban 57% dikarenakan beberapa faktor.
Desain dan Realiasasi Alat Ukur Curah Hujan dengan Metode Timbangan Menggunakan Sensor Flexiforce Afrida Hafizhatul Ulum; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.114

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sebuah alat ukur curah hujan dengan sistem timbangan menggunakan sensor flexiforce A201 1 lbs. Alat ukur ini dibuat untuk mengetahui jumlah curah hujan yang jatuh di suatu daerah. Data tegangan dari sensor akibat pengaruh perubahan tekanan diolah menjadi nilai volume sehingga dihasilkan nilai curah hujan. Data curah hujan diolah oleh mikrokontroler yang hasilnya ditampilkan oleh Liquid Crystal Display (LCD) dan disimpan dalam Micro Secure Digital (Mikro SD) dengan delay selama 6 detik. Proses pengolahan dan komunikasi data diatur oleh program pada mikrokontroler dengan pemrograman bahasa C. Parameter ukur pada alat ini berupa nilai volume air hujan yang digunakan sebagai nilai referensi pada pengendalian valve solenoida. Alat ukur ini mampu membaca perubahan volume hingga 5 ml sehingga nilai resolusi pengukuran sebesar 0,28 mm.
Rancang Bangun Sistem Telemetri Pengukuran Suhu dan Kelembaban Udara Menggunakan Sensor SHT11 dengan Memanfaatkan RF APC220 Siti Wahyuni; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.115

Abstract

Realiasasi Sensor Temperatur LM35DZ Sebagai Sensor Kecepatan Aliran Fluida Berbasis Mikrokontroler ATMega32 dengan Media Penyimpan Data Micro Secure Digital (Micro SD) Darti Nopilawati; Gurum Ahmad Pauzi; W Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.117

Abstract

Penelitian ini menggunakan sensor temperatur LM35DZ sebanyak delapan buah dan menggunakan heater pada temperatur konstan 52.3oC. Output dari penelitian ini adalah temperatur, selisih temperatur, Analog Digital to Converter (ADC), selisih ADC, tegangan, dan selisih tegangan. Semakin besar sudut kran yang digunakan, maka selisih temperatur yang dihasilkan semakin kecil dan kecepatan aliran fluida semakin besar. Perambatan panas pada aliran fluida lebih cepat daripada kecepatan aliran fluida sehingga menyebabkan selisih temperatur besar. Grafik selisih temperatur 0.89oC, 0.49oC, 0.29oC, dan kecepatan aliran fluida 0.12 m/s, 0.26 m/s, 0.48 m/s menunjukkan data berbanding terbalik. Sistem kontrol penelitian ini adalah Atmega32 dan media penyimpanan data adalah Micro Secure Digital (Micro SD).
MONITORING DATA KECEPATAN DAN ARAH ANGIN SECARA REAL TIME MELALUI WEB Yuri Pramono; W Warsito; S Syafriadi
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v4i2.124

Abstract

Telah direalisasikan sistem monitoring data kecepatan dan arah angin secara real time melalui website (web). Aplikasi web penelitian ini digunakan untuk memberikan informasi data kecepatan dan arah angin kepada masyarakat dengan cepat dan akurat. Sistem monitoring data kecepatan dan arah angin ini dikendalikan oleh mikrokontroler Atmega16 dan pengujian alat dilakukan menggunakan Anemometer Lutron AM-4203. Alat kecepatan angin yang dirancang pada penelitian ini mempunyai nilai resolusi sebesar 0,01 m/s. Pengukuran data kecepatan dan arah angin dilakukan diatas bangunan Wisma Mutya Utari Jalan Bumimanti IV Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu Bandar Lampung. Data pengukuran yang dihasilkan alat kecepatan dan arah angin akan ditampilkan pada Personal Computer (PC) server dan dikirim ke web dengan bantuan program visual basic 6.0 sehingga data tersebut dapat diakses oleh client. Pengambilan data dilakukan pada pukul 10:43 WIB sampai 16:43 WIB dengan pengiriman data kecepatan dan arah angin setiap 5 detik. Pada penelitian ini, alat kecepatan angin dapat mengukur kecepatan maksimum 13 m/s atau 46,8 km/h dan memiliki nilai akurasi rata-rata yang dihasilkan sebesar 98,31%.