Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nursing Inside Community

Hubungan Caring Perawat dengan Kecemasan Pasien Pre Operasi Reni Idawati Sitorus; Imanuel Sri Mei Wulandari
Nursing Inside Community Vol. 2 No. 3 (2020): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perasaan cemas  merupanan respon yang diberikan oleh individu terhadap suatu ancaman. Perasaan cemas dapat mempengaruhi keadaan fisik dan emosional pasien sebelum menjalani tindakan operasi.  Caring menjadi fokus dalam praktek keperawatan dikarenakan caring merupakan pendekatan yang dinamis. Seorang perawat professional diharapkan selalu menerapkan sikap caring dalam melakukan asuhan keperawatan. Sikap caring juga dapat digunakan untuk mengevaluasi suatu tindakan yang dilakukan perawat. Penelitian ini dilakukan untuk megetahui hubungan antara sikap caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Metode yang digunakan adalah korelasi analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien pre operasi dengan anestesi umum, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 48 pasien pre operasi yang dijadwalkan pada bulan maret 2020 di Rumah sakit Advent Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukan Sebagian besar perawat menujukan sikap caring yang baik 91,7 % dan 56,3% pasien menunjukan rasa cemas yang sedang. Analisa bivariat menunjukan nilai p < 0,05. Yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di Rumah Sakit Advent Bandung. Diharapankan perawat akan tetap mempertahankan dan selalu mengaplikasikan sikap caring dalam melakukan asuhan keperawatan.  
Motivasi Mahasiswa Perawat Universitas Advent Bandung dalam Menghadapi Pembelajaran Daring dada Masa Pandemik Covid-19 Daniel Rony Tua Simatupang; Imanuel Sri Mei Wulandari
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 1 (2020): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Awal tahun 2020, dunia sedang waspada dengan virus yang bernama corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 yang menakutkan. COVID-19 mengakibatkan berbagai penyakit mulai dari flu ringan hingga dapat menimbulkan penyakit berat. Akibat pandemic ini banyak sekolah dan institusi Pendidikan yang ditutup sementara, sehingga sistem pembelajaran dilakukan secara online. Semangat belajar dapat dimiliki dengan meningkatkan motivasi belajar. Motivasi belajar adalah sebuah penggerak atau pendorong yang membuat seseorang akan tertarik kepada belajar sehingga akan belajar secara terus-menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi mahasiswa perawat dalam menghadapi pembelajaran daring, dan adakah perbedaan motivasi belajar mahasiswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode survey, sebanyak 124 mahasiswa perawat yang menjadi sampel di dalam penilitian ini. Hasil penilitan ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi perawat dalam pembelajaran daringdengan rata-rata 79,01 masih dalam kategori baik. Adapun Analisa secara univariat dan bivariat,ada 3 indikator yang mempunyai perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan yaitu, indikator konsentrasi, indikator antusias, indikator pantang menyerah. Secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan yang signifikan motivasi antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Dapat disimpulkan bahwa para mahasiswa masih bisa menjaga motivasi belajar mereka selama proses pembelajaran daring ini berlangsung,dan bisa memanfaatkan fasilitas belajar dengan maksimal.