Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Prudence, Kepemilikan Institusional, dan Struktur Modal terhadap Kualitas Laba Diki Wahyudi; Hari Stiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prudence, kepemilikan institusional, dan struktur modal terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor kesehatan (healthcare) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh 11 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 55 data observasi selama lima tahun pengamatan. Pengolahan data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh hasil estimasi yang mampu menggambarkan hubungan antarvariabel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak E-Views versi 13. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan pemilihan model regresi data panel melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier untuk menentukan model yang paling sesuai. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bukti empiris mengenai hubungan antarvariabel dalam penelitian ini. Prudence berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, yang mengindikasikan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyusunan laporan keuangan mampu meningkatkan kualitas laba perusahaan. Kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, sehingga besarnya kepemilikan saham oleh institusi belum mampu meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap praktik pelaporan laba. Sementara itu, struktur modal berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, yang menunjukkan bahwa komposisi pendanaan perusahaan berperan dalam memengaruhi kualitas laba yang dihasilkan.
Pengaruh Struktur Modal, Kebijakan Dividen dan Kebijakan Utang Terhadap Nilai Perusahaan Dinaria Sahmawita Damanik; Hari Stiawan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to empirically examine the influence of capital structure, dividend policy, and debt policy on firm value among banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. The study employs an associative quantitative approach using secondary data obtained from the banking companies' financial statements. Purposive sampling was used as the sampling technique, while data analysis was conducted using panel data regression with the aid of EViews 13 software. The results indicate that, individually (partially), capital structure has a significant effect on firm value. Meanwhile, dividend policy and debt policy do not have a significant effect on firm value. However, simultaneously, capital structure, dividend policy, and debt policy collectively influence firm value.
Pengaruh Green Accounting dan Corporate Social Responsibility terhadap Kinerja Keuangan Akdesita Nabila Intania; Hari Stiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green accounting dan corporate social responsibility (CSR) terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dan menghasilkan 10 perusahaan atau 50 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien sebesar 0,537548 dan probabilitas 0,1617. CSR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan koefisien sebesar -0,135968 dan probabilitas 0,0008. Secara simultan, green accounting dan CSR berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, ditunjukkan oleh probabilitas F sebesar 0,000196. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,274979 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 27,50% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik lingkungan dan sosial belum tentu memberikan manfaat finansial secara langsung, karena pengaruhnya dapat berbeda berdasarkan karakteristik perusahaan, strategi pengelolaan, serta kondisi periode pengamatan. Hasil ini menegaskan pentingnya perusahaan mempertimbangkan efektivitas biaya dan manfaat program lingkungan serta sosial dalam mendukung pencapaian kinerja keuangan yang berkelanjutan dalam jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan.
Pengaruh Kinerja Keuangan, Biaya Lingkungan dan Penerapan ISO 14001 terhadap Kinerja Keuangan Gadis Nurlaela Qodri; Hari Stiawan
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan penerapan ISO 14001 terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 9 perusahaan dengan total 45 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, biaya lingkungan berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sedangkan penerapan ISO 14001 tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan penerapan ISO 14001 berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mampu meningkatkan kinerja lingkungan berpotensi memperoleh manfaat ekonomi melalui peningkatan kepercayaan pemangku kepentingan dan efisiensi operasional. Sebaliknya, biaya lingkungan yang tinggi dapat menekan profitabilitas dalam jangka pendek. Sementara itu, penerapan ISO 14001 belum menunjukkan pengaruh signifikan, sehingga manfaat penerapannya terhadap kinerja keuangan belum dapat dirasakan secara langsung. Temuan ini dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dalam menyusun strategi pengelolaan lingkungan yang efektif, efisien, dan selaras dengan pencapaian tujuan keuangan perusahaan untuk mendukung kinerja perusahaan.
Pengaruh Arus Kas Operasi, Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Financial distress (Studi Empiris pada Perusahaan Subsektor Media & Entertainment yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024) Dian Novita; Hari Stiawan
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 2 (2024): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i2.9146

Abstract

Industri Media & Entertainment di Indonesia mengalami tekanan financial dalam lima tahun terakhir, yang ditandai dengan penurunan pendapatan, membengkaknya beban operasional, dan meningkatnya utang. Kondisi tersebut mengindikasikan potensi financial distress yang perlu diwaspadai oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, membuktikan, dan memahami secara empiris Pengaruh Arus Kas Operasi, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Financial distress pada perusahaan subsektor Media & Entertainment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024. Financial distress dalam penelitian ini diproksikan menggunakan model Springate (S-Score), sedangkan variabel independen diukur melalui Arus Kas Operasi (AKO), Profitabilitas dihitung menggunakan Retturn on Assets (ROA), dan Leverage diukur menggunakan Debt to asset ratio (DAR). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder, berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengumpulan sampel penelitian ini yaitu menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, yang menghasilkan sampel sebanyak 12 perusahaan dengan jumlah data observasi sebanyak 60 data observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) yang diolah menggunakan media software E-views 14. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa arus kas operasi, profitabilitas, dan leverage masing-masing berpengaruh secara positif terhadap Financial distress secara parsial. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi arus kas operasi, profitabilitas, dan tingkat leverage perusahaan, maka akan semakin tinggi juga skor Springate yang mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang lebih sehat dan terhindar dari risiko financial distress. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain dan menguji model prediksi financial distress lainnya untuk memperkuat generalisasi temuan.