Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kelembagaan, Pembiayaan, dan Kemandirian terhadap Kewirausahaan Petani Padi metode Hazton di Kabupaten Menpawah Kalimantan Barat Ridha Rizki Novanda
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol2.No2.67-75

Abstract

Menpawah Regency is the central potential for Hazton's cultivation to be developed. This must be demonstrated by the entrepreneurial spirit of farmers in their development. Therefore it is important to analyze how the influence of institutions, financing, and independence on entrepreneurship of rice farmers. The study was conducted on Hazton rice farmers. The sampling location was chosen purposively in the Hazton rice production center. The results showed that institutional, financing, and independence had a significant effect on entrepreneurship. The significance value is 0.002; 0,003; and 0.002. The value of the institutional odds ratio of 2.73 means that entrepreneurship is highly determined if the institutional conditions are 2.73 times. The value of the odds ratio of financing of 1.85 means that entrepreneurship is very determined by institutional conditions as much as 1.85 times. And the value of the odds ratio of independence of 2.68 means that entrepreneurship is very determined if the independence condition is 2.68 times.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA BISNIS (BUSINESS PLAN) DAN MODEL BISNIS CANVAS DESA PEKIK NYARING KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Hariz Eko Wibowo; Reflis; Nyayu Neti Arianti; Ellys Yuliarti; M. Mustopa Romdhon; Ridha rizki novanda; Netta agusti; Reswita; Rihan Ifebri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pekik Nyaring sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kewirausahaan. Desa ini memiliki potensi demografis yang besar, ditunjukkan oleh 83% penduduk berada pada usia produktif. Namun, sebagian masyarakat masih berada pada kondisi prasejahtera dan belum bekerja secara optimal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi bisnis, khususnya terkait perencanaan usaha dan pemodelan bisnis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Pekik Nyaring dalam menyusun rencana bisnis (business plan) dan business model canvas sebagai dasar pengembangan usaha. Metode kegiatan dilakukan melalui dua tahapan utama, yaitu pelatihan penyusunan business plan dan pelatihan business model canvas. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pendampingan sederhana yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi usaha masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan usaha yang terstruktur. Peserta mampu mengenali elemen-elemen utama dalam business plan, seperti analisis pasar, strategi pemasaran, rencana operasional, dan rencana keuangan. Selain itu, peserta juga memahami sembilan elemen inti business model canvas, termasuk segmen pelanggan, proposisi nilai, aliran pendapatan, sumber daya utama, dan struktur biaya. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dengan dukungan perangkat desa, keterlibatan mahasiswa, serta antusiasme masyarakat yang tinggi. Respon positif peserta menunjukkan bahwa materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan dan mudah diaplikasikan dalam usaha yang dijalankan. Pelatihan business plan dan business model canvas efektif dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat Desa Pekik Nyaring dan berpotensi mendorong pengembangan usaha secara berkelanjutan.