Sungkowo Soetopo
Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN (STUDI ETNOGRAFI DI SEKOLAH DASAR PUNCAK SEKUNING PALEMBANG) Meyrizka Dwinanda; Nurhayati Nurhayati; Sungkowo Soetopo
Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2017): SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.826 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) proses kegiatan belajar mengajar keterampilan membaca permulaan di SD Puncak Sekuning Palembang mencakup tahap kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup; (2) faktor pendukung dan penghambat membaca permulaan terhadap siswa kelas II SD Puncak Sekuning Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Hasil penelitian menunjukkan pada kegiatan pendahuluan guru melaksanaakan tugas rutin kelas dengan memeriksa ketersediaan alat tulis, kebersihan kelas, mengecek daftar hadir dan melakukan apersepsi. Pada pendahuluan, topik membaca permulaan terlihat pada saat apersepsi. Kegiatan inti pembelajaran guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Guru dapat mengatur dan memanfaatkan waktu belajar secara optimal serta selalu memberikan penguatan nonverbal. Guru mengajarkan membaca permulaan dengan menerapkan metode mimicry yaitu mencontohkan kemudian anak menirukan. Kemudian menerapkan pembelajaran Reading Aloud dan Round Robin serta melakukan pengulangan dalam setiap teks yang dibaca. Demi memberi kelancaran membaca, guru menerapkan metode tutor personal. Metode ini merupakan pengajaran secara individu terhadap siswa. Pada kegiatan penutupan, guru hanya beberapa kali saja melakukan review dan tidak pernah melakukan evaluasi terhadap proses interaksi edukasi yang baru saja dilakukan. Pada penutup, topik membaca permulaan terlihat pada saat review. Faktor pendukung membaca permulaan ialah (1) lingkungan yang mendukung; (2) memiliki contoh untuk ditiru anak; (3) memiliki buku/bahan bacaan lebih dari satu; (4) memiliki motivasi yang tinggi dan reward; (5) penerapan metode tutor personal. Faktor penghambat dalam membaca permulaan ialah (1) faktor fisiologis; (2) minat baca siswa yang rendah; (3) tidak memiliki buku; (4) lingkungan kurang mendukung; (5) jumlah siswa terlalu banyak.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) ELEKTRONIK TEKS CERITA PENDEK BERBASIS BUDAYA LOKAL Fiqi Nurmanda Sari; Nurhayati Nurhayati; Sungkowo Soetopo
Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2017): SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.819 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kebutuhan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) elektronik teks cerpen berbasis budaya lokal menurut peserta didik dan guru, (2) merancang LKPD elektronik berdasarkan analisis kebutuhan peserta didik dan guru, (3) mendeskripsikan hasil self evaluation terhadap paper based LKPD pengembangan, (4) mendeskripsikan hasil validasi ahli terhadap LKPD pengembangan, (5) mengetahui kepraktisan LKPD elektronik berdasarkan uji coba one-to-one dan small group, serta (6) mengetahui efek potensial LKPD elektronik terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian dan pengembangan ini memodifikasi dan mengolaborasi teori pengembangan Kirschner, Valcke, dan Sluiijsmans (dalam Akker, dkk. 1999,p. 89), Nieveen (dalam Akker, dkk., 1999,p. 126—134), dan Tessmer (1998,p. 15—35). LKPD elektronik pengembangan ini disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan peserta didik kelas VII dan guru SMP LTI IGM Palembang. Kerangka LKPD elektronik ini terdiri dari menu beranda, tentang program, tujuan, petunjuk, materi, latihan, kriteria penilaian, cerpen pilihan, rujukan, penulis, dan contoh cerpen. LKPD elektronik ini telah melalui uji validasi oleh tiga ahli yang meliputi aspek kelayakan: materi, bahasa, dan media. Berdasarkan validasi dari tiga ahli tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa LKPD elektronik layak diujicobakan dengan revisi sesuai komentar dan saran para ahli. Berdasarkan hasil uji coba one-to-one dan small group LKPD elektronik praktis digunakan oleh peserta didik. Berdasarkan hasil uji coba lapangan melalui pretes dan postes, nilai rata-rata menulis teks cerpen peserta didik mengalami peningkatan dari 27,87 menjadi 50,93 (selisih 23,07).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH MENYIMAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Nur Shabrina Reznani; Nurhayati Nurhayati; Sungkowo Soetopo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 6 No. 1 (2021): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v6i1.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbentuk modul menyimak berbasis budaya lokal yang dapat digunakan oleh mahasiswa di Universitas Baturaja. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Penelitian ini memodifikasi model pengembangan Borg, Gall dan Gall serta Dick, Carey, dan Carey menjadi enam langkah, yaitu identifikasi kebutuhan, eksplorasi kebutuhan materi, produksi bahan ajar,validasi desain, revisi, dan uji coba produk. Untuk mengetahui kepraktisan dan keefektivan modul, dilakukan uji validasi oleh ahli dan tiga tahap evaluasi formatif menggunakan angket, wawancara dan lembar penilaian. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan dari tiga aspek, yaitu kelayakan isi/materi dan penyajian, kebahasaan, dan kegrafikaan, modul dikategorikan valid. Berdasarkan uji kepraktisan melalui evaluasi orang per orang (one to one evaluation) dan uji coba kelompok (Small Group) pada mahasiswa modul dikategorikan sangat praktis. Selanjutnya berdasarkan uji efek potensial melalui field test modul berpengaruh dan terdapat peningkatan rata-rata sebesar 9,1 terhadap keterampilan menyimakmahasiswa.