Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development of HOTS-based 2013 Curriculum Assessment Instruments in Elementary School Marwan Pulungan; Toybah Toybah; Vina Amilia Suganda
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jtlee.v4i1.7858

Abstract

This study aims to develop a HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument in the form of questions. The research subjects were fifth-grade students of the elementary school in Palembang. This research activity is development research using the ADDIE development model and the Tessmer evaluation method. The development stages include analysis, design, development, implementation, and evaluation. The prototype evaluation was carried out in stages: self-evaluation, expert reviews, one-to-one evaluation, small group evaluation, and field test evaluation. The results showed that the HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument developed was declared valid, with a percentage of 89.5%. The trial results in the one to one and small group stages showed that the assessment instrument (HOTS questions) had a very good level of practicality, namely 84.3% for the one to one stage, and 83.2% for the small group stage. The effectiveness of the HOTS-based 2013 curriculum assessment instrument is at a low level, with an average score of 50. This means that the HOTS questions developed are still not effective in helping students think at higher levels, in this case, the ability to analyze, evaluate and create. This is as a note for researchers to review by carrying out further research.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 04 PALEMBANG Hetri Delmania; Marwan Pulungan; Mazda Leva Okta Savitri
Elementa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 3 (2023): Periode Nopember - Februari
Publisher : Program Studi PGSD STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca permulaanpeserta didik kelas IB di SD Negeri 04 Palembang. Metodologi yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan deskiptif kualitatif dengan menggunakan teknikpengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekankeabsahan data menggunakan triangulasi. Data akan dianalisis melalui langkah-langkahpengumpulan data. Dari hasil penelitian di dapat bahwa kemampuan membacapermulaan peserta didik kelas IB adalah tidak membedakan beberapa huruf, gagapdalam mengeja, mengubah kata, dan tidak memahami isi bacaan. Faktor eksternal yangmenghambat kemampuan membaca permulaan ini ialah orang tua yang kurangmembimbing peserta didik dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan.Selain itu, terdapat faktor penghambat lainnya seperti faktor intelektual atau kecerdasandan rendahnya minat baca peserta didik.
Contextual Learning Model in Elementary Schools in Improving Learning Outcomes Dian Wulansari; Anita Putri Oktariani; Marwan Pulungan
Journal of Basic Education Research Vol 4 No 3 (2023): September
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v4i3.726

Abstract

Purpose of the study: This research aims to improve students' cognitive learning outcomes by applying the Contextual Teaching and Learning learning model. Methodology: The research method used is Classroom Action Research, which consists of three cycles. The sampling technique was purposive sampling, with the sample being class III.B with a total of 31 students, consisting of 16 male and 15 female students. The research instruments used were observation sheets and student learning outcome assessment formats. The data analysis techniques used in this research are quantitative and qualitative data. Main Findings: The results of this research indicate that the application of the Contextual Teaching and Learning learning model can improve cognitive learning outcomes for theme 1 subtheme 2 in class III.B students, with learning completion results in cycle I 58%, cycle II 74.1%, cycle III 87% and post-test 90.3%, with a percentage of success requirements of 85%. Novelty/Originality of this study: The Contextual Teaching and Learning learning model can improve learning outcomes for theme 1 subtheme 2 class III.B at Elementary School 25 Palembang.
Penggunaan Media Audio Visual Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Isi Teks Narasi pada Siswa Kelas IV SD Negeri 25 Palembang Safera Tri Utami; Marwan Pulungan; Anita Putri Oktariani
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 2 No. 3 (2024): Mimbar PGSD Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v2i3.1583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami isi teks narasi pada siswa kelas IV SD Negeri 25 Palembang dengan menggunakan media audio visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan dalam 2 siklus dan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data berupa data deskriptif kualitatif, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan soal evaluasi dalam bentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan memahami isi teks narasi pada peserta didik kelas IV SD Negeri 25 Palembang. Hasil observasi aktivitas guru siklus I mencapai 80% dengan kategori baik dan siklus II mencapai 94% dengan kategori sangat baik. Sedangkan hasil observasi aktivitas peserta didik siklus I mencapai 78% dengan kategori baik dan siklus II mencapai 91% dengan kategori sangat baik. Adapun nilai hasil belajar siklus I menunjukkan terdapat 17 anak yang tuntas pada pencapaian 54,84% dan peserta didik yang tidak tuntas 14 anak pada pencapaian 45,16%. Sedangkan nilai hasil belajar peserta didik pada siklus II peserta didik yang tuntas sebanyak 29 anak dengan nilai pencapaian 93,54% dan peserta didik yang tidak tuntas 2 anak dengan penapaian 6,46%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media berbasis audi0 visual dapat meningkatkan kemampuan memahami isi teks narasi pada peserta didik kelas IV SD Negeri 25 Palembang.
The Effect of Out Class Learning Design on Students' Creative Thinking Ability in Social Studies Learning for Grade IV Elementary School Students Siti Dewi Maharani; Azizah Husin; Marwan Pulungan
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11704

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of learning design outside the classroom on students' creative thinking skills in social studies learning for fourth-grade elementary school students. This research uses an experimental research method with a quasi-experimental research design non-equivalent control group design. The population of this research is the fourth-grade students of one of the elementary school in Palembang. The samples obtained are the control class in class IVc which consists of 35 students, and the experimental class in class IVa, which consists of 33 students. Data was taken using pretest-posttest and then tested with normality and homogeneity tests. Then given treatment and tested the hypothesis using the independent sample t-test. From the test results, it was found that in testing the dependent variable, the results obtained sig. <0.05, with a score of 0.007 and the result is lower than the significance value. The results of the test state that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is a difference in influence between the experimental class and the control class in creative thinking skills. So, the design of outclass learning is more effective than direct learning in improving students' creative thinking skills in social studies learning.Keywords: creative thinking, elementary school students, outclass learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh desain pembelajaran di luar kelas terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV salah satu sekolah dasar di Palembang, Indonesia dan sampel yang diperoleh adalah kelas kontrol di kelas IVc yang berjumlah 35 siswa dan kelas eksperimen di kelas IVa yang berjumlah 33 siswa. Data diambil dengan memberikan pretest-posttest kemudian diuji dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian diberikan perlakuan dan diuji hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test. Dari hasil pengujian diketahui bahwa pada pengujian variabel dependen diperoleh hasil sig. < 0,05, dengan skor 0,007 dan hasilnya lebih rendah dari nilai signifikansinya. Hasil pengujian menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan pengaruh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran di luar kelas lebih efektif dari pada pembelajaran langsung dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPS.Kata kunci: berpikir kreatif, siswa sekolah dasar, pembelajaran di luar kelas.