Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBIASAAN TADARUS AL-QUR’AN SEBELUM KBM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI BENTUK RELIGIUSITAS MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG Fil Isnaeni; Fatimah Fatimah
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 2, No 2 (2020): VOL 2, NO 2 DESEMBER 2020: JURNAL KAJIAN AGAMA, HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v2i2.p1-14.9445

Abstract

Tantangan pendidikan di era 4.0 menuntut mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang dapat diberdayagunakan untuk menjawab tantangan zaman. Mahasiswa harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta komunikatif. Sehingga predikat agen of chage pada mahasiswa dapat terwujud. Peningkatan mutu pendidikan pada kualitas mahasiswa terus ditingkatkan, terutama dalam proses pembelajaran. Output dan outcame yang didapat mahasiswa sebagai keluaran perguruan tinggi menjadi jawaban terhadap kualitas mahasiswa. Namun demikian, sebagaimana visi dari universitas pamulang tentang humanis dan religius. Maka keluaran dari mahasiswa juga memiliki nilai-nilai humanis dan religius.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan jenis penelitian analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menelaah data, mereduksi data, pengkodean, mengadakan pemeriksaan keabsahan data dan menyimpulkan data dari fakta-fakta secara khusus kemudian disimpulkan secara umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegtahui bagaimana proses penerapan pembiasaan tadarus al-Qur'an dilingkungan mahasiswa. Selain itu penelitian ini dilaksanakan guna menunaikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi selain pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat yaitu penelitian. Hal ini berdasarkan pada pasal 20 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan berdasarkan pasal 24 UU Diknas yang menyatakan bahwa adanya otonomi oleh perguruan tinggi untuk mrngrlola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan perguruan tinggi, penelitian ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat. Yang diharapkan hasil penelitian ini mampu dijadikan sebagai salah satu tolak ukur visi misi Universitas Pamulang yaitu menjadi universitas yang humanis dan religius. Selain itu penelitian ini nantinya akan dijurnalkan.Kata Kunci : Pembiasaan; Tadarus; Religius  
THE IMPLEMENTATION OF THE SPECIAL CURRICULUM OF ISLAMIC SD IN THE ESTABLISHMENT OF STUDENTS' RELIGIOUS ATTITUDES Septian Arief Budiman; Fil Isnaeni; Donny Indradi
Indonesian Journal of Elementary Teachers Education Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : The University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijete.v3i1.5323

Abstract

Education curriculum policies in Indonesia change with the times, curriculum changes will adapt to the needs of the community, especially in children's knowledge, attitudes and psychomotor, and one that is shifting in the direction of concern is the religious attitude of children at this time, this study aims to analyze the level of effectiveness curriculum that are applied at the Kamila Insan Cita Islamic Elementary School in the context of forming students' religious attitudes, this study uses a qualitative method with a field research approach where researchers manage data through interview documents and observations, interviews conducted are in accordance with applicable research methodology guidelines and in accordance with research needs. at the Kamila Insan Cita Islamic Elementary School which is located in Sawangan District, Depok City, West Java, the results of this study indicate that the level of effectiveness of curriculum implementation in the context of forming the religious attitudes of students in the fairly good category is evidenced by the results of interviews with researchers with a number of research objects such as school principals, teachers, parents of students.
PENDIDIKAN ANAK DALAM QS LUQMAN AYAT 12-19 DAN ‎IMPLEMENTASINYA ‎(Studi Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab)‎ Fil Isnaeni
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1, Juli 2022
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v4i1.p31-44.23307

Abstract

Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting yang apabila dilakukan secara benar akan membawa kepada keunggulan dan kualitas akal serta kejernihan fikir. Disamping itu pada hakikatnya anak adalah generasi masa depan, pada pundaknyalah diserahkan masa depan tanah air, karena anak sekarang adalah orang dewasa besok, dan apa yang ditanamkan sekarang akan dipetik buahnya(hasilnya) besok. Demikian halnya bagi setiap anak secara fitrah memiliki potensi yang besar dan membawa kemungkinan-kemungkinan untuk berkembang, sehingga mereka sangat memerlukan bimbingan dan arahan dari orang dewasa disekitarnya, dan sangat membutuhkan sentuhan cinta kasih sayang mereka dalam berproses menuju kstabilan emosional, intelektual dan spirit mereka.Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan mengambil tafsir Al-Misbah tehadap QS. Luqman ayat 12-19 sebagai objek. Pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan sumber data primer yaitu Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Sedangkan analisis d yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Isi (content analysis) selanjutnya analisi data tersebut ditarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran dalam QS.Luqman adalah pokok-pokok pendidikan anak yang dijadikan sumber inspirasi bagi orangtua dalam mendidik anaknya, yaitu pendidikan aqidah, pendidikan syariat dan pendidikan akhlak. Konsep pendidikan yang terkandung didalam QS. Luqman ayat 12-19 terdapat konsep syukur, konsep ketauhidan, menghormati orangtua, menghormati orangtua musyrik, konsep balasan akhirat, konsep tentang shalat, konsep amar ma’ruf nahi munkar dan konsep sabar, dan sikap hidup. Untuk mengimplementasikan konsep tersebut kedalam pendidikan diperlukannya sosok pendidik yang ideal, materi pengajaran yang komprehensif dengan potensi anak, dan metode yang akomodatif yaitu dengan menggunakan metode nasehat.Kata Kunci : pendidikan, anak, luqman,
Analysis of the Readiness for Implementing Deep Learning Curriculum in Madrasah from the Perspective of Educators Fil Isnaeni; Septian Arief Budiman; Nurjaya Nurjaya; Mukhlisin Mukhlisin
Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 8 No. 1 (2025): Islamic Primary Education based on Islamic values
Publisher : Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54069/attadrib.v8i1.841

Abstract

This study explores the readiness of madrasahs to implement a deep learning-based curriculum from the perspective of educators. As technology advances and digital skills become increasingly important in education, integrating deep learning approaches is expected to improve learning quality in Islamic schools. Using a qualitative case study method, this research was conducted in several madrasahs that have begun incorporating technology into their teaching practices. Data were collected through in-depth interviews with educators and classroom observations. The findings show a strong interest among teachers in applying deep learning strategies. However, several challenges hinder effective implementation, including limited access to technology, lack of professional training, and insufficient understanding of deep learning concepts. Despite these issues, most teachers expressed willingness to adapt and learn, provided they received adequate support from schools and the government. The study concludes that three key factors determine the success of deep learning curriculum implementation in madrasahs: (1) continuous professional development for teachers, (2) sufficient technological infrastructure, and (3) a deeper understanding of the pedagogical value of deep learning. This study implies that successful implementation requires collaboration from all parties. The government should provide policies and funding for teacher training and technology access. Madrasahs must facilitate ongoing learning opportunities, while teachers should remain open to improving their digital and pedagogical skills. With strong collaboration, deep learning can be effectively integrated, enhancing the quality of Islamic education in the digital age.
Workshop Pengembangan Budaya Sekolah Bernilai Qurani sebagai Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik Septian Arief Budiman; Nurjaya Nurjaya; Fil Isnaeni
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH)
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/wgr6mb95

Abstract

School culture plays a crucial role in shaping students' character and behavior. However, the implementation of Qur’anic values within school culture remains a challenge due to limited understanding among educators and the lack of systematic integration of Islamic values into daily school activities. This community service program aimed to enhance teachers’ knowledge and skills in developing a Qur’anic-based school culture through a workshop. The $ employed participatory methods, including lectures, group discussions, case studies, and action plan development. The participants consisted of teachers and educational staff from the partner school. The workshop materials focused on the concept of school culture, the integration of Qur’anic values in educational settings, and strategies for fostering a religious and character-oriented school environment. The results indicated a significant improvement in participants’ understanding of Qur’anic-based school culture and their ability to design practical programs for implementation in schools. Several follow-up initiatives were developed, including Qur’an reading habituation, congregational prayer programs, Islamic character-building activities, and social care programs. The workshop contributed positively to strengthening teachers’ capacity to cultivate a school environment that promotes religious values, discipline, responsibility, honesty, and social awareness. Therefore, this program can serve as an effective model for supporting character education through the development of a Qur’anic-based school culture.
Pengaruh Corporate Governance dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Ikhlas Fitri Edi Rahmah; Selvia Anggi Anggraeni; Fil Isnaeni
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.330

Abstract

This study aims to analyze the influence of Corporate Governance and capital structure on the company's financial performance by focusing on two main governance variables, namely managerial ownership and institutional ownership. The research approach used is qualitative with the type of library research. Data was obtained from various secondary sources such as books, national and international journals, and scientific repositories accessed through Google Scholar, Mendeley, and Garuda. The analysis was carried out in a descriptive-analytical and comparative manner, by examining the results of previous research on the relationship between variables. The results of the study show that managerial ownership has a positive effect on financial performance through the alignment effect mechanism between managers and shareholders. However, at a level of ownership that is too high, there is a negative effect (entrenchment effect) that can reduce the company's performance. Institutional ownership serves as an effective external oversight mechanism, where the proportion of ownership by financial institutions is able to improve managerial discipline and transparency. However, its influence depends on the level of active involvement of institutional investors in corporate supervision. Meanwhile, the capital structure has a varied influence on financial performance. The proportionate use of debt can increase profitability through tax efficiency and financial discipline, but excessive use of debt actually reduces performance due to increased financial risks. In general, the relationship between Corporate Governance, capital structure, and financial performance is complex and contextual, influenced by industry characteristics, company size, and ownership structure. The study concludes that the improvement of financial performance is not only determined by financial policies, but also by the effectiveness of governance and the balance of ownership structures. The results of this study provide theoretical implications for the development of agency theory and trade-off theory, as well as practical recommendations for companies to design more efficient and sustainable governance and financing policies.
Pengaruh Disclosure Corporate Governance, Financial Distress dan Family Ownership Terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus pada Perusahaan Property dan Real estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019 - 2023) Zulfa Putri Cahyani; Fil Isnaeni
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Disclosure Corporate Governance, Financial Distress dan Family Ownership terhadap Tax Avoindance. Corporate Governance pada penelitian ini menggunakan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/SEOJK.04/2015. Financial Distress dan Family Ownership menggunakan laporan tahunan. Sedangkan Tax Avoidance di ukur dengan Effective Tax Rate. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan sektor Property dan Real Estate yang terdaftar di BEI periode 2019 – 2023. Adapun teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, diperoleh 9 sampel perusahaan dengan periode lima tahun, sehingga diperoleh 45 data observasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Adapun hasil penelitian ini dapat dikertahui bahwa secara simultan variabel Corporate Governance, Financial Distress dan Family Ownership berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Secara parsial variabel Corporate Governance berpengaruh terhadap Tax avoidance. Secara parsial variabel Financial Distress tidak berpengaruh terhadap Tax avoidance. Secara parsial variabel Family Ownership berpengaruh terhadap Tax avoidance.
Pengaruh Good Corporate Governance, Sales Growth dan Kinerja Keuangan Terhadap Tax Avoidance Liliana Indah Permatasari; Fil Isnaeni
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i1.8080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Good Corporate Governance, Sales Growth dan Kinerja Keuangan terhadap Tax Avoidance pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020 – 2024. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Good Corporate Governance, Sales Growth dan Kinerja Keuangan. Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah Tax Avoidance. Populasi dalam penelitian ini adalah 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020 – 2024. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan diperoleh 17 perusahaan sektor energi dengan periode pengamatan selama 5 (lima) tahun sehingga total data observasi adalah sebanyak 85 data observasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan uji analisis regresi data panel dan asumsi klasik serta data diolah menggunakan Microsoft Excel dan Eviews 13. Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan Good Corporate Governance, Sales Growth dan Kinerja Keuangan berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Sementara secara parsial Good Corporate Governance dan Kinerja Keuangan berpengaruh terhadap Tax Avoidance, sedangkan Sales Growth tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance.